febeVBfebe

hutan wana wisata - jantung kota balikpapan

8 posts in this topic

Ada lagi tempat wisata di balikpapan,

Namanya hutan wana wisata.. tempatnya di Jalan Soekarno Hatta Km. 10, yah tidak terlalu jauh lah dengan pusat kota balikpapan. Tidak sampai 30 menit.

Disini udaranya seger banget, cukup jadi jantung oksigen kota balikpapan yg mengeluarkan banyak polusi karena kilang minyaknya yg paling besar se Indonesia..

KAWASAN_kecil.JPG43-02kecil.jpg

Disini keluarga rombongan bisa menikmati tanaman2 langka khas balikpapan yg hampir punah. Biaya masuknya murah kok, cuma 1000 perak per orang, dan mahalan parkirnya yg 3000 per mobil. Hehehe...

Bukanya setiap hari, dari pagi sampe jam 5. Yah gak mungkin juga kita ke hutan malem2 lah ya.. mungkin bagi yg traveling ke balikpapan bisa di kunjungi, dan dibagi foto2nyaa :D

43-03kecil.jpg bagus nih buat foto2 hehe :P

Share this post


Link to post
Share on other sites

nice share - lebih terkenal namanya inhutani....... disini sering diadakan acara2 outbound ma retreat gt bagi umat kristiani dan katolik.....

yang pasti tempatnya masih hutan banget :D

terakhir kesana kyny kalo gak 2003-2004 deh :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

ya, kemarin waktu aku ke balikpapan sempet lewat... dia di jalur balikpapan samarinda kan mas??

sejalur mau kearah bukit bangkiraiii yg terkenal ituuu :D

cuman katanya sekarang udah lumayan sepiiii.

pada beralih ke bukit bangkirai kali yaaa??

Share this post


Link to post
Share on other sites

wisata murah meriah ini...

hahahaha....

masuk cm 1000 aja. bisa bermain disana sepuasnya.

lagipula, saya lebih senang dengan wisata alam seperti ini daripada wisata buatan.

kalo disana diperbolehkan camping juga...?

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalo disana diperbolehkan camping juga...?

hehe iya emang wisata murah meriah nihh... boleh kok, tapi bilang dulu sama petugasnya yg disanaaa.. biar barang kali dapet pengawasan tambahannn... be carefull ya tapi kan ini masih daerah hutan hehe

Share this post


Link to post
Share on other sites

waw sering ada perkemahan gitu gk disini ataw acara2 outbound ?

Share this post


Link to post
Share on other sites

acara2 outbond sih biasanyaa.. kalo perkemahan saya belum pernah liat langsung, cuma denger2 ajaaa...

kalo outbond sering disini, apalagi tempatnya murah n bener2 OUT bond :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

acara2 outbond sih biasanyaa.. kalo perkemahan saya belum pernah liat langsung, cuma denger2 ajaaa...

kalo outbond sering disini, apalagi tempatnya murah n bener2 OUT bond :D

o gtu pasti enak ya outbound disini masih fresh pas untuk nmeninggalkan semua stres :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now

  • Similar Content

    • Jalan - Jalan Ke Kandang Buaya
      By Lathifah Ratih
      Siapa yang tidak suka Jalan - jalan? Hampir semua bahkan mungkin semua orang suka jalan - jalan. Bagi saya, Jalan - jalan bukan hanya sekedar menghabiskan uang atau foya - foya, tetapi sebuah aktivitas yang memiliki banyak manfaat dan nilai positif.
        Kali ini Saya akan berbagi cerita dan pengalaman selaa  jalan - jalan di Penangkaran Buaya, Teritib, tepatnya di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.     Penangkaran Buaya (Teritip Crocodile Farm)- Terletak di Kelurahan Teritip Balikpapan Timur, dengan jarak 27 km dari Pusat Kota Balikpapan. Luas areal penangkaran buaya ini seluas 5 ha. Kegiatan penangkaran dilakukan sejak 1990. Beberapa jenis buaya yang ada ditempat ini seperti : buaya muara (crocodylus porosus) ; buaya supit (tomistoma scheillius) ; buaya air tawar (crocodylus siamlisus). Tujuan dari kegiatan penangkaran buaya ini adalah : pengembangan satwa liar ; budidaya bisnis kulit; sarana wisata. Anda dapat mencapai tempat ini dengan kendaraan umum angkutan kota no. 7 dan kendaraan pribadi. Penangkaran buaya ini dibuka untuk umum mulai pukul 08.00 17.00 setiap hari. (Sumber : http://gerbangkaltim.com)         Tiket masuk ke Penangkaran Buaya Untuk Masuk ke lokasi penangkaran buaya, kita harus membayar tiket masuk terlebih dahulu seharga Rp. 15.000,-/org. Fasilitas umum yang tersedia disana : tempat parkir, toilet/WC, warung penjualan makanan dan minuman, serta cinderamata, balai pertemuan sebagai tempat bagi para pengunjung untuk beristirahat dan melihat anak anak buaya dan berbagai ukuran dan jenisnya. Terdapat pula warung makanan khas yang menunya terbuat dari daging buaya, seperti sate buaya, minyak buaya, dan lain lain. Spesial untuk sate buaya, biasanya disajikan pada hari Sabtu dan Minggu atau pada hari-hari Libur Nasional dan Keagamaan.   Gajah lagi makan pelepah kelapa Sebelum masuk ke lokasi dimana buaya - buaya sedang berendam, terlebih dahulu berjumpa dengan si Gajah.  Bosan menyaksikan si Gajah makan dengan lahapnya, saya lanjut ke kandang - kandang para monyet - monyet.
      Patung 2 ekor buaya yang berpose dengan manisnya meyambut siapapun yang datang berkunjung Patung Buaya berendam Kalau foto diatas ini, awalnya saya mengira itu buaya beneran soalnya mirip banget, mulai dari warna, besarnya sampai isi mulutnya, persis.. salut ama yang buat.

      Rumah adat Kalimantan di lokasi Penangkaran Buaya
      Di lokasi penangkaran buaya, tidak hanya ada buaya - buaya yang bisa kita temui disana, ada sebuah rumah yang menarik perhatian saya, begitu unik dan besar.

      Rumah Adat
      Ini dia rumah yang saya maksud, so Beautiful, bentuknya unik dan Khas, Besar dan dikelilingi taman. Di depannya ada taman dengan deretan pohon yang teratur dan rindang.

      Panggung Rumah Adat
      Nih dia bagian Luar/teras/panggung rumah yang besar nan cantik itu. Mantep kan??? 

      Makanan Khas Teritip Di tempat penangkaran buaya ini ada makanan khas yang pantas untuk di cicipi bagi yang berminat, Sate buaya. Waktu itu, hanya dengan Rp. 3.000,- sudah bisa menikmati seporsi sate buaya, sayang loh kalau dilewatkan. Kata pengunjung yang pernah mencoba sih katanya enak, tapi berhubung saya lagi gak mood alias gag nafsu makan sate setelah liat buaya - buayanya yang begitu gede' makan ayam bulat - bulat, akhirnya saya memutuskan untuk tidak mencobanya. he he

      Lokasi menyaksikan dari dekat buaya - buaya dewasa dan tempat memberi makan mereka. Tempat ini adalah lokasi yang sangat berbahaya, khususnya untuk anak kecil

      Pengalaman yang Paling Ekstrim selama di Teritip, pegang buaya langsung Ada  satu lagi yang sangat menegangkan selama d Teritib. Kesempatan berfoto dengan buaya. Memang sih buayanya tidak segede' yang dikandangkan tapi sensasi saat memegang kulitnya yang kasar dan perutnya yang lunak - lunak gimanaaaaa githuuuuuuuu buat saya geli. Berkali - kali saya mencoba memegangnya tapi rasa geli dan jijik yang membuat saya berteriak dan menghempaskannya ke tanah, hingga akhirnya berhasil memegangnya walau hanya sebentar. Untuk bisa berfoto dengan binatang yang sama sekali tidak lucu ini, kita harus mengeluarkan kocek Rp. 15.000,- sekali Jepret. Itung - itung uji nyali, gak apa - apalah, kapan lagi kesempatan pegang dan berfoto dengan si hewan tidak lucu ini. he he   Oleh - oleh Khas Teritip yang special buat yang butuh Ada oleh - oleh khas yang kadang banyak dicari pengunjung Teritip, khususnya pengunjung laki - laki. Urusan manfaat dari oleh - oleh ini, saya No Comment..he he     Kalau berkunjung ke Kalimantan, Khususnya Balikpapan, jangan sampai melewatka kesempatan mengunjungi tempat ini deh, dijamin tidak akan menyesal.
       
      #Lathifah Ratih
       
    • Makan Malam Di Pantai Melawai
      By christopherapss
      Kebetulan 2 minggu lalu kami jalan-jalan ke Kota Balikpapan.
      Bermalam minggu di Kota Balikpapan sangat mengesankan sekali.
      Kami berjalan menyusuri Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Plaza Balipapan ke arah Pelabuhan.
       
      Anak-anak muda duduk-duduk di tepi jalan Sudirman dengan motornya.
      Suasana sangat ramai, namun dapat terasa ketertibannya.
       
       
      Kami cukup menikmati kemeriahan malam minggu itu.
      Sampai terasa perut keroncongan, maklum waktu sudah menunjukan jam 9.30 malam.
       
      Kami mencari makan yang ada di sekitar Pantai Melawai.
      Karena sangat banyak pilihan, justru membuat bingung hehehehe.
       
      Akhirnya kami teringat akan ayam goreng yang kata temen cukup rame dan enak.
      Berada pada lokasi paling awal dari lokasi jajan lesehan, bersebelahan dengan lapak pisang gapit.
      Ayam goreng ini sangat ramai.
      Tidak hanya ayam potong, ada juga ayam kampung dan bebek.
      Yang luar biasa dari warung/lapak ini adalah selain ayamnya besar dan bumbunya yang meresap juga karena sambalnya yang khas : melimpah ruah pedas manis gurih. Nikmaaaaaat sekali.
       
      Sambil makan lesehan dengan tikar, kita dapat menikmati suasana pinggir pantai dan lampu kapal-kapal di sekitar. Angin pantai juga menambah nyaman suasana dan tentunya menambah nafsu makan hehehehehe.
       
      Harga satu porsi sekitar Rp 25.000. Walau mahal untuk ukuran Jawa tapi sangat puas kok. Enggak nyesal deh.
       
      Apabila teman Jalan2 berkunjung ke Balikpapan, saya rekomendasikan warung dan lokasi Pantai Melawai ini.
       
       
       
      Ini foto ayamya   :

       
      Sedangkan suasana dari lesehan di Pantai Melawai dapat dilihat di bawah ini :

       
      Jalan rayanya ramai meriah dan tetap aman dan tertib. Balikpapan memang luar biasa :

    • Tips penting untuk anda yang berlibur di Balikpapan.
      By AB. Harta
      ada beberapa tips dari saya, sesuai dengan pengalaman pribadi.
       
      - Take pesawat lebih baik pake citilink, soalnya kalo pake lion ruang tunggu nya PENUH banggeeett. lagian harganya lebih murah pake citilik gan, ane dapat harga sekitar Rp.410ribu nettbuat jakarta balikpapan.
       
      -Beware di bandara banyak scamming untuk ke samarinda, jadi buat agan2 yang mau ke samarinda hati-hati. selain itu ,
       
      - taksi mahal!!! kemanapun agan pergi, agan bakal di charge Rp.45.000 , padahal cuma jarak 15 menitan. mending tawar2an sama taksi biasa aja. pokonya agan harus tahu agan mau kemana dulu.
       
      -Harga hotel pas weekend akan lebih murah saat walk in!! ini serius banget gan, ane kemaren nginep di Swiss Bell kena harga Rp. 490rb++, sedangkan hari ini ane chek in di Zurich Hotel kena harga Rp.460rb++.
       
      nanti ane update terus deh gan.
       
    • Lamin Etam, km28 Balikpapan-Samarinda
      By veetha
      Ternyata di Balikpapan ada tempat wisata baru didaerah kilo 28 .... klo liat dari foto teman tempatnya asik ada ATV, Flaying fox, Mancing, nginep
      hiks..hiks...hiks saya ketinggalan infoh
       
       
    • bukit bangkirai - nyebrang jembatan 40 meter diatas tanah
      By hobijalan2poto2
      egini rasanyaaa....

      tepat sabtu lalu tanggal 20 okt aku ke bukit bangkirai, tau kan wisata yg paling terkenal dibalikpapan..

      sebelumnya memang udah di bikin thread m mas petualang sejati. tapi kan belum pernah kesana kan? so threadku bisa jadi jawabannya..

      rasanya? seru, lemes, terkagum-kagum deh pokoknya...
      pas di pintu masuk, kita harus jalan dulu 500 meter masuk hutan buat ketemu jembatannya atau sebutan resminya CANOPY BRIDGE..
      perjalanan 500 meter itu cuma jalan setapak yg bener2 hutan belantara jadi jalan setapaknya gak pernah dibersihin (masak mau bersihin hutan ). saking belantaranya masih banyak penghuni hutan loh. aku juga ketemu sama 3 ekor bekatan (monyet merah) & 1 tupai/bajing atau apa ya? diatas pohon sih lompat2 jadi gak jelas bangett...
      pohon2nya sungguh gedeeee bangeeett.. dipeluk gak sampe. ada yg diameternya sampe 2 meteran..

      pas sampe di CANOPY BRIDGE, rasanya langsung takjub, terpesona, kagum plus lemes karena liat tangga n jembatan gantungnya yg tinggi buangeettt... sekitar 30-40 meter.

      takut sih, tapi masa udah jauh2 ke pulau Kalimantan mau gak coba?
      rugi waktu n ongkos donkk !

      modal nekat, aku n the gank naik tangga setinggi 40 meteran itu.. sampe di ketinggian 20meter, kepala mulai pusing kakiku juga mulai lemes..
      gak sampe-sampe.. tinggi banget.. lemes. menguatkan diri n mengatur nafas akhirnya sampe puncak jugaa.. terlintas gak mau nyeberang jembatan sih.
      tapi nekat aja..


      nyeberang jembatan pertama, sampe di pohon kedua. tambah seru, pohonnya goyang. karena mendung jadi angginnya gede..
      gak lama gerimis lagi. padahal harus ke pohon 4 buat sampe ke tangga turun..

      waaa...

      tambah deg2an tapi mau gak mau harus nyebrang biar bisa turun.. akhirnya agak cepet2 kita nyeberang jembatannya.. dan lari pas turun tangga karena hujan tanbah deress..

      overall, seru sekali kesini.. harus dicoba n jangan takut2 coba aja buat sok berani kyk aku :lol: