Sign in to follow this  
Esha

wisata nyebrang pake getek di sungai musi

10 posts in this topic

bulan mei lalu, saya berkesempatan mengunjungi palembang untuk menghadiri suatu undangan kerabat selama 3 hari disana. hari pertama dan kedua saya ga bisa kemana2 karena repot sama urusan nikahan kerabat tersebut. hari ketiga baru saya jalan2 deh.

saya jalan2 ke bawah jembatan ampera, ternyata ada pasar disana. setelah itu , saya main2 ke tempat saudara di daerah 'orang sungai' jadi itu daerah pinggiran sungai musi, nah disitu ada dermaga saya lihat anak2 sedang nyemplung ke sungai mengejar uang receh, berhubung saya dan teman saya berjiwa muda, kami ikut2an anak2 tersebut mengejar koin hehe.

setelah itu , saya dan teman saya ini ingin naik getek keliling sungai musi, lalu saya naik perahu getek, oh baru saya tahu kalo sungai musi sangat besar, seperti laut saja, ujung ke ujung ga keliatan. saya liat banyak orang yang tinggal di tengah sungai itu,bikin rumah2 terapung dll. wah , sebenarnya ini bisa jadi wisata yang bagus kalo di kelola dengan baik. hmmm ...ini ada foto sungai musi dan jembatan ampera

225px-Sungaimusikalasenja.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

Belom pernah ngerasain naek getek di sungai Musi.. cuma keliling2 di sekitar tepinya aja..

Sebenernya potensinya emang bagus ya.. cuma butuh pengelolaan yang lebih baik, biar sungainya lebih bersih dan lebih menarik juga

Share this post


Link to post
Share on other sites

waaah kayaknya menarik tuuh. pernah sekali ke palembang siiih, tapi belum nyoba naek getek. tapi palembang emang kota yang menarik. terlebih di pinggir sungai musi juga banyak restoran yang menarik.

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya juga pernah ke palembang beberapa kali. tapi tidak pernah sempet naik geteknya.

hahahaha...

mungkin nanti kalo kesana lagi, saya akan mencoba untuk menaiki geteknya untuk jalan-jalan disekitar sungai musi.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Sungai Musi merupakan sungai terbesar di Sumatera, saya belum pernah ke sana, biasanya Cuma liat dari televisi....ada Jembatan Ampera yang bisa buka-tutup ya, tp sekarang ini sudah tidak difungsikan lagi....bicara palembang jadi inget Pempek Palembang????

Share this post


Link to post
Share on other sites

jadi pengen ke Palembang nih... pengen foto di jembatan ampera. hehehe

katanya kalo di sungai musi tu arusnya deres? kok bisa ya nyebreang pake getek? gak terbawa arus tuh? hehehehe

anak2 yg cari koin lagi.. gak serem apa yaaaa???

Share this post


Link to post
Share on other sites

palembang itu kotanya bersih, saya pernah ke palembang pas jalam malem itu yang bersihin jalan sudah mulai di bersihkan secara manual... pegang pengki , sapu dll. tapi yang lebih asik dari bawah jembatan Ampera kita bisa naik speed boat atau naik getek  ada namanya pulau kemaro... wah lumayan pemandangan nya lumayan indah... tapi sebenarnya itu tempat beribadah kaun kongucu... disana ada PAGODA dan di saat imlek pasti rame... penuh... bisa lewat darat juga kayanya... heheheheheeh......

Palembang mempunyai sungai yang sangat bagus.. kenapa gak di aliri ke kota yah,,, bikin wisata air, atau jadikan sungai -sungai di kota sebagai jalan. trasport air jadi gak terlalu macet yah... kayanya keren tuh....heheheheh.... Maaf pa gubernur palembang hanya skedar masukan aja....

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By dhonnies
      Kali ini saya akan sharing tempat wisata yang gak jauh-jauh amat dari Ikon Palembang, yaitu Jembatan Ampera. ya Palembang terkenal dengan julukan kota Pempek, memang benar karena pempek sendiri merupakan makanan serta masakan khas Palembang yang sudah melekat disana. Selain pempek Palembang juga memiliki ikon yang sangat terkenal yaitu jembatan Ampera. Jembatan ini termasuk jembatan terindah di Indonesia karena pemandanngya yang bagus di malam hari. Bagi anda yang ingin atau sedang berkunjung ke Palembang dan bingung mau kemana serta bingung mau naik apa. Berikut ini tempat-tempat yang menarik yang bisa anda kunjungi yang tidak jauh dari jembatan Ampera.
      1.    Benteng Kuto besak

      Tempat menarik yang tidak jauh dari jembatan ampera yang pertama ialah benteng kuto besak. Benteng Kuto Besak atau yang sering dikenal dengan sebutan BKB ini merupakan bukti bahwa kerajan Palembang Darussalam tersebut berjaya dan berkembang d Indonesia. Melihat benteng Kuto Besak yang ada di Palembang ini mengingatkan kita akan perjuangan bangsa Indonesia pada saat jaman penjajahan.
      Di dalam Benteng Kuto Besak terdapat kantor kesehatan Kodam Sriwijaya 2 dan juga rumah sakit. Bahkan tempat tersebut adalah benteng yang dibangun menggunakan dinding batu. Zaman dahulu benteng ini berfunngsi  digunakan benteng pertahanan dari serangan musuh. Meski sudah dibuat sejak jaman dahulu, benteng ini tetap kokoh dan tidak rapuh.
      2.    Monpera

      Berjalan sedikit dari Benteng Kuto Besak, kita bisa mengunjungi salah satu bangunan bersejarah lainnya di Palembang, yaitu Monumen Perjuangan Rakyat (MONPERA). Monumen ini dibangun untuk mengenang perjuangan bangsa Indonesia dalam peperangan 5 hari 5 malam di Palembang pada Januari 1947. Monumen ini terdiri dari 8 lantai yang di dalamnya terdapat berbagai koleksi yang berkaitan dengan peperangan tersebut. 
      Lantai pertama dan keenam berisi gambar-gambar potret perjuangan rakyat, kemudian di lantai kedua berisi mata uang yang ada di zaman dahulu serta senjata yang digunakan saat peperangan, lantai ketiga dan kelima berisi benda dan peristiwa perjuangan tokoh-tokoh pahlawan di Palembang, lantai keempat berisi piagam penghargaan, piala serta buku-buku yang terkait dengan perjuangan rakyat, lantai ketujuh hanya ada tangga yang menuju ke atap dan lantai teratas adalah puncak atap dari Monpera. Dari atas sini, Anda dapat melihat panorama 360 derajat dari kota Palembang.
      3.    Museum Sultan Mahmud Badaruddin II 

      Di Palembang juga terdapat museum sejarah. Letaknya tidak jauh dari Jembatan Ampera. Nama museumya adalah  Museum Sultan Mahmud Badaruddin II. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II ini adalah tempat dimana kita bisa melihat dan mengenang berbagai macam peninggalan-peninggalan dari kerajaan Palembang.
      Museum ini juga memiliki desain arsitektur yang sangat unik. Jika kita perhatikan tangganya, kedua tangganya dibuat melingkar dari kedua sisi, ini menjadikan keunikan tersendiri untuk Museum Sultan Mahmud Badaruddin II. Didalam nya terdapat Berbagai macam peninggalan dari Kerajaan Palembang. Semuanya terawat dan disimpan di museum ini, museum ini pun juga berguna untuk melestarikan benda benda bersejarah yang ada di Palembang agar barang barang peninggalan itu tidak punah.
      4.    Pulau Kemaro

      Pada zaman dahulu Palembang merupakan pusat kerajaan bahari terbesar di Indonesia. Sehingga tidak heran jika Palembang memiliki tempat wisata berupa air dan perairan yang menakjubkan. Salah satu tempat wisata bahari yang patut untuk anda kunjungi yang tidak jauh dari jembatan Ampera adalah Pulau Kemaro. 
      Pulau ini adalah tempat wisata yang menarik dan mengasyikan bagi wisatawan. Bahkan jika musim liburan tiba tempat ini sangat penuh dikunjungi wisatawan. Pulau Kemaro tepatnya berada di tengah perairan Sungai Musi. Disana kita bisa melihat keindahan dan keelokan Sungai Musi.  Selain itu juga pengunjung bisa melihat keindahahan pemandangan di Pulau tersebut. 
      Pulau ini letaknya berada di 6 KM dari Jembatan Ampera. Karena letaknya yang strategis dengan ikon Kota Palembang, tak heran banyak wisatawan yang penasaran dengan Pulau Kemaro ini. Yang Paling menarik dari pulau ini adalah adanya Vihara. Dan sampai saat ini Vihara tersebut masih berfungsi dan sering digunakan untuk acara keagamaan, sehingga tidak mengherankan jika saat berkunjung kesana anda bisa meihat banyak umat Budhha yang berdoa dan berziarah di Vhara tersebut. Selain Vihara itu disana juga terdapat makam seorang putri cantik Palembang.
      5.    Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin

      Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin adalah mesjid terbesar di kota Palembang. Masjid ini merupakan tempat ibadah sekaligus tempat wisata religi bagi para pengunjung yang ingin datang langsung melihat bangunan kemegahan masjid ini. Masjid ini dibangun dan dirancang dengan menggabungkan arsitektur dari Eropa, China, dan Indonesia. Banyak para pengunjug yang kagum dengan keindahan bangunan masjid ini dan kenyamanan tempat ini. Selain itu Di dekat Masjid Agung Sultan Mahmud Bahruddin ini juga ada bangunan pasar yang menjual berbagai macam souvenir, kain tenun, kerajinan kayu, maupun makanan atau kuliner khas Palembang yang bisa dibeli sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang kerumah.
      6.    Kampung kapitan

      Kampung Kapitan adalahn salah satu kawasan yang bernilai sejarah tinggi. Karena, kampung ini merupakan tempat pertama kalinya warga Tionghoa menetap di Palembang saat kota tersebut masih dalam jajahan Belanda. Sekarang Kampung Kapitan dijadikan sebagai obyek wisata. . Disana juga wisatawan seakan-akan dibawa menuju ke masa 200 tahun silam. Nilai seni dan budaya yang ada di Kampung Kapitan ini terletak pada struktur dan bentuk bangunan rumah di sana.
      Setidaknya Rumah di kawasan Kampung Kapitan mengandung dua pengaruh budaya, yakni budaya Tionghoa dan budaya Palembang. Budaya Tionghoa terlihat dari bagian dalam rumah dan bagian teras rumah. Sedangkan budaya Palembang dapat dilihat dari bangunan rumah yang menyerupai limas dan ada tiang yang menopang berdirinya rumah.
      7.    Pasar 16

      Bagi yang suka berwisata belanja. Di dekat jembatan Ampera juga terdapat tempat berbelanja. Tepatnya di pasar 16 Ilir. Pasar ini berada di samping sungai musi di kawasan 16 Ilir, Palembang, tepatnya berada di belakang Ramayana. Pasar 16 Ilir diisi oleh ratusan ruko  yang menjual aneka barang yang bisa Anda bawa sebagai oleh-oleh. Seperti tas, dompet, atau pun sarung khas Palembang. Dan disana juga terdapat songket Palembang yang sudah terkenal kualitasnya.
      Selain oleh-oleh khas Palembang, Di Pasar 16 ilir ini juga banyak ditemui toko-toko Bahan-bahan tekstil, dan juga tempat ini digunakan untuk jual beli emas. Tak perlu takut soal harga, karena hampir semua barang dijual secara grosir. Bahkan Tempat ini dijuluki sebagai Tanah Abangnya kota Palembang. Jadi tak heran jika Pasar 16 Ilir disebut sebagai destinasi belanja murah di Palembang dan Sumatera Selatan.
       
    • By etiquoe
      Kuliner yang paling khas dari Kota Palembang pastinya pempek salah satunya yang terkenal ya.. tapi kali ini saya bukan mau bahas soal pempeknya. Melainkan salah satu pusat kuliner di kota ini, yang lokasinya sangat mudah dijangkau.

      Di tepi sungai musi, ada semacam pasar kuliner. Biasanya paling rame sore sampe malem.
      Ada macem-macem kuliner yang dijual di sini. Rata-rata masakan khas Indonesia. Harga rata-ratanya pun kalo menurut saya standar. Nggak mahal-mahal amat, tapi juga nggak murah. Biasa aja.
      Yang saya suka, dari makanan-makanan yang dijual, karena mungkin di daerah Palembang, jadi ada beberapa yang membawa ciri khas cita rasa Palembangnya. Seperti misalnya pindang, ada tambahan tempoyaknya (durian yang difermentasi). Atau sambal-nya, ada campuran buah nenas yang dominan.

      Kebetulan sih saya suka masakan Palembang, jadi cocok-cocok aja sama makanan-makanan yang ada di sini.

      Kalo misalnya ke Palembang, nggak ada salahnya berkunjung ke kawasan kuliner ini.
      Selain ngeborong pempek tentunya