Sign in to follow this  
Followers 0
Pepi.TheExplorer

Kampung Joglo - Restoran ala Desa

4 posts in this topic

kalo main ke daerah jakarta barat.

jangan lupa mampir ke kampung joglo bareng keluarga..

selain makan lengkap ada outbond juga loh buat anak anak..

jadi makan bisa sambil bermain :lol:

2010_06_04_03_02_16_RONDE-MI.CHRISTINE-(1).jpg--isi.jpg

kampung+joglo2_2.jpg

kampung+joglo+1_2.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

Paling suka tempat-tempat makan jenis ini..

Karena suasananya cenderung tenang.. dan kesannya asri

Cocok buat keluarga emang ya.. apalagi kalo ada gazebo-gazebo khusus untuk grup..

Share this post


Link to post
Share on other sites

tempat makan dengan tema alam yang sari seperti ini sih patut di kunjungi, tapi kok gak di tampilan menunya juga yah ?? kalo dilihat sih kalo rumah makan seperti ini pasti menunya seafood yah...

Share this post


Link to post
Share on other sites

tempat makan dengan tema alam yang sari seperti ini sih patut di kunjungi, tapi kok gak di tampilan menunya juga yah ?? kalo dilihat sih kalo rumah makan seperti ini pasti menunya seafood yah...

iyah saya pernah kesini..

walaupun banyak seafood,

tapi banyak menu lain seperti pempek bakmi jawa dimsum, variasi nya banyak deh

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • By Titi Setianingsih
      Mungkin ini telat laporannya, tapi tak apalah, buat dokumentasi saya juga kalau pernah ke Pulau Pari.
      Bulan Mei sudah dekat dengan bulan puasa, tapi kami masih gatal kakinya kalau tidak jalan2, begitu saya lempar ajakan ke Grup kami kok pada mau juga temen2 yang lain, jadilah trip 2D1N ke Pulau Pari.  Kami gandeng salah satu Trip Organizer langganan kami, dengan paket seharga Rp. 365.000 kami mendapatkan fasilitas :
      Tiket Kapal dari Muara Angke – Pulau Pari PP Homestay / Penginapan AC Guide lokal Sepeda Snorkling Alat snorkling + Rompi Pelampung + kaki katak ( 1 orang = 1 set ) Kapal Snorkling Free Camera Underwater Makan 3x BBQ @1x Free Aqua (dispenser galon di homestay)  
      Deal, jadilah Sabtu pagi hari itu kami bangun pagi2 untuk menuju Dermaga kali Adem di Muara Angke Jakarta Barat, gak kebayang sejauh mana itu dermaga, mengingat kami belum pernah ke Pulau Seribu lewat sini. Percaya gak percaya, jam 3 pagi kami sudah bangun dan pergi ke pintu tol jatiasih untuk menunggu mobil teman.
      Rupanya kalau pagi lancar, sehingga sebelum adzan Subuh kami sudah sampai di parkiran Dermaga Kali Adem, mobil teman kami yang rombongan dari Bogor di parkir di Pluit Mall karena takut kebanjiran katanya.
      Memang kalau paigi air laut meluap hingga jalanan menuju Kali Adem, ban mobil sempat terendam air, tapi rombongan kami penasaran, kami teruskan saja hingga ke dermaga dan ternyata parkiran disana kering, lega rasanya. Kenapa kami nekat parkir di sini ? Karena kalau parkir di Pluit Mall mahal hingga mencapai 200,000 sedang di Kali Adem tetap menggunakan tarif parkir per jam, dan hari itu kami hanya kena tarif 70.000,-. Lumayan kan selisihnya ?
      Selesai shalat Subuh kami menuju tempat loket, tempat janjian dengan teman2, begitu sudah dibagi tiket kapal oleh guide kami, menujulah kami ke dermaga. Untuk kedalam masih harus bayar retribusi per orang 2.000,-
      Begitu sampai ke dalam, pilihlah kapal2 yang menuju Pulau Pari, jangan sampai keliru ke Pulau lain nanti bisa hilang dengan rombongan. Kamipun mencari kapal yang dikasih tahu Guide, banyak kapal yang satu jurusan, tapi pilihlah yang ada dibagian luar, supaya jalannya nanti duluan.


      Sambil menunggu antrian, kita bisa menikmati sarapan pagi terlebih dahulu di tepian dermaga, banyak yang jual lontong sayur, nasi uduk dan snack2 lainnya yang bisa dibawa untuk bekal di kapal. Yaaaa kita bakal 3 jam diatas kapal loh, karena ini bukan kapal cepat melainkan kapal kayu.


      Akhirnya setelah menunggu lama, melajulah kapal kami kurang lebih jam 08,00. Jadi diperkirakan nanti akan sampai jam 11an, dengan catatan ombak bersahabat. Dan alhamdulillah, perjalanan lancar meski lelah yang terasa. Dan untuk supaya tidak mabok kami pilih di dek atas, supaya bisa memandang ke lautan lepas dan kena angin.
       


       
      Tidur merupakan salah satu cara untuk mengusir pusing, dan sebagian penumpang yang di ruangan atas memang pada tidur semua, tapi saya tidak mau tidur, saya kepingin menikmati perjalanan ini. Sangat sayang jika pemandangan alam yang luar biasa indah dilewatkan, ombak yang berkejar-kejaran, perahu2 nelayan yang simpang siur juga kapal2 cepat di seberang sana yang juga mengangkut para travellers.


      Sesuai perkiraan, jam 11an lebih disiang yang terik, sandarlah kapal kami di dermaga Pulau Pari. Pulau yang kesohor ini telah membuat penasaran kami, dan terbayarlah sudah keinginan kami selama ini. Ini baru pulau kelima setelah Pulau Tidung, Pulau Onrust, Pulau Cipir dan Pulau Kelor, gugusan pulau di Kepulauan Seribu yang berhasil saya kunjungi, hhmmmmm,,,masih 995 pulau lagi, kapan habisnya ya ? 


      Untuk menuju homestay kami berjalan kaki kurang lebih 10 menit, 2 homestay kami pesan untuk menampung teman2 kami yang berjumlah 24 orang. Hari pertama akan kami isi dengan snorkling, mumpung cuaca lagi bagus dan kalau terlalu sore nanti keburu ombaknya besar.
      Tentu saja kami berangkat snorkling sesudah shalat Dhuhur dan makan siang terlebih dahulu. Sebelum makan siangnya terhidang kami bersepeda dulu menuju Pantai Perawan yang letaknya mengarah ke timur dari homestay kami. Yang tidak bisa naik sepeda boleh dengan jalan kaki, karena tidak terlalu jauh kok.

      Masih panas terik suasana di Pantai Perawan, kalau melihat air laut yang hijau itu rasanya pingin nyebur, tapi belum saatnya basah2an kan ? Benar2 godaan, tapi ternyata ada anaknya teman kami yang langsung lari menuju laut yang nyebur,,,,bbbbbrrrrrrrrrr,,,!!





      Untuk yang tidak kuat panas2an bisa duduk2 saja di gajebo2 yang ada di pinggir pantai, sambil memandang hijaunya air laut di Pulau Pari, itulah ciri khas Pulau Pari yang lain daripada yang lain, hijaunya menandakan di dalam laut tersebut banyak terdapat ganggang hijau. Dan Pulau Pari ternyata juga salah satu penghasil rumput laut. Untuk yang suka panas2an jangan ditanya, lompat2an pun dilakukan untuk memuaskan hati.


      Ketika Guide Lokal memberitahukan kalau hidangan makan siang sudah tersaji lengkap, kamipun pulang ke homestay untuk makan siang. Makan siang yang sederhana tapi sangat membantu kebugaran kami setelah 3 jam lebih melaut. Dan kamipun siap melakukan snorkling.


      Kami berjalan kaki menuju perahu2 snorkling tertambat, disamping snorkling ada juga permainan banana boat, siapa yang berani main banana di laut lepas ?? Live jacket jangan lupa di pakai karena kita bakal melaut lagi dengan perahu kecil membelah ombak menuju spot snorkling yang ditentukan. Semakin ke tengah ternyata ombak semakin besar, kami kudu jaga keseimbangan perahu tentunya.


      Dan hampir setiap wiken katanya tidak pernah lowong perairan ini, spot snorkling penuh, menjadikan air laut menjadi keruh, sehingga foto underwater kurang bagus hasilnya. Tapi bermain air saja sudah cukup memuaskan kami yang sudah rindu dengan wisata air. Apalagi anak2 kami, mereka terlihat gembira dan tidak takut untuk nyebur ke tengah, beda dengan kami para orang tuanya malah ada yang gak bisa sama sekali melakukan snorkling (contoh terlampir, hiks).




      Hahahahah,,,foto yang berbicara tentang keseruan mereka, untuk ibu2 yang takut nyebur cukup foto2 di atas kapal sambil melihat anak2 mereka yang tertawa girang, hingga pada akhirnya kami harus pulang menuju homestay. Awalnya kami akan singgah ke salah satu pulau yang terdekat denga pulau pari tapi ada kabar kalau ombaknya makin besar sehingga kami putuskan untuk langsung pulang. Dan nyatanya benar, menuju pulang perahu kami terombang ambing bahkan ada yang terlemper hampir satu meter jauhnya saking besarnya guncangan perahu, seketika kami berdoa memohon kepada Allah untuk keselamatan kami. Alhamdulillah,,,sampai juga dengan selamat ke dermaga, petualangan yang seru sore ini tak akan dilupakan. Tapi bagi saya masih belum puas karena latihan snorklingnya belum berhasil juga, gak ada foto underwater yang saya dapatkan di Pulau pari. Next bakal balik ke pulau lainnya untuk mencapai satu keinginan, bisa snorkling dengan puas dan menikmati biota laut yang indah.
      Selesai mandi dan shalat Ashar, perburuan berikutnya adalah sunset di Bukit Matahari. Saya yang kebagian mandi terakhir sudah tertinggal dengan teman2, sehingga kami tidak bisa mencapai bukit itu, nyasarlah kami ke suatu tempat yang entah apa namanya. Semakin jauh dan jauh hingga sudah kelewat sunset barangkali, sehingga kami putuskan untuk balik ke homestay. Sepedapun terkayuh dengan pelan,,,,sudah lelah Sist,,,!


       
      Huuufftttttt,,,,capai juga main sepedanya, begitu sampai homestay suasana masih sepi, rupanya yang lain belum pada pulang. Dan ada yang telepon rupanya nyasar juga,,,memang disana banyak sekali gang kecil yang bikin bingung kalau tidak hafal tanda2 homestay dimana kita tinggal. Tapi tak usah khawatir, pulau Pari kecil gak akan hilang walau nyasarnya sudah jauh.
      Malam ini kami akan BBQan,,,guide lokal siap bikin perapian, terlihat di nampan sudah berjajar ikan, cumi, udang yang sudah bersih dan siap di bakar. Malampun dingin oleh hembusan angin malam, hingga seafood yang sudah banyak menurut kami akhirnya ludes dimakan ramai2. Doyan apa lapar yaaaa ????


      Rasa capai yang sangat dan kantuk yang luar biasa, membuat kami sangat cepat terlelap. Walau hanya tidur dengan kasur yang terhampar dilantai, tapi AC kamar yang dingin sudah membuat kami pulas dan untungnya alarm alam (guide) telah membangunkan kami. Buru2 kami cuci muka untuk melakukan Shalat Subuh dan sesudahnya bergegas menyambar sepeda untuk menuju Pantai Perawan lagi untuk menikmati sunrise.



      Pagi itu mendung sehingga kami tidak bisa menyaksikan terbitnya mentari dengan sempurna, tapi kami masih menikmati kemilau sinarnya. Dan air lautpun pasang, pohon kering yang terdampar dilaut terendam sementara kemarin siang terlihat secara utuh. Hingga ketika ada yang mencoba meniti pohon itu jatuhlah handphonenya...byuuurrrr....jatuh ke air.

       
      Melihat ada yang handphonenya tenggelam di air, kamipun menjauh, hihihi takut handphone kami jatuh juga. Dan di sisi sebelah barat bahkan nampak pelangi, Subhanallah indahnya, sepertinya sudah hampir seabad kami tidak melihat pelangi. Rasanya aneh dan bersyukur masih bisa menikmatinya, apa karena kami sekelompok Rainbow Moms sehingga ia harus menyapa kami di pagi yang mendung itu ??

      Dan semakin ke barat, kami temukan permainan yang lain, yaitu dayung. Jika mau berkeliling hutan mangrove bayar 15.000 untuk ber 5, maklum perahunya kecil. Baiklah, 1 perahu ber 5 jadi dengan 75.000 kami bisa berputar-putar sepuasnya, tapi masih tetap ingat waktu, karena siang ini harus sudah kembali ke Jakarta dengan menumpang kapal yang jam 11. 




      Air di hutan mangrove ini cukup dangkal dan bening, jadi untuk yang gak bisa berenang tidak usah takut, walau begitu tetap harus hati2, lain kali musti bawa drybag supaya barang2 kita aman dan tidak takut kena air. setelah kurang lebih 20 menit mendayung, sampailah kami ke pulau kecil yang terlihat ketika kami sedang bermain di pinggir Pantai Perawan tadi. Perahupun singgah di pulau itu dan kami puas2in untuk foto2. Memang bersih sekali airnya, seperti di luar negeri saja kelihatannya.




      Yaaaahhhhhhhhhh,,,,,habis sudah waktunya, kami hanya dikasih waktu 30 menit berkeliling hutan mangrove, tapi kemungkinan sudah lebih dari itu karena singgah di pulau dan bermain pasir sebentar. Dan seperti biasanya, begitu mendarat guide lokal sudah menghadang di pinggir pantai untuk ngasih tahu kalau sarapan sudah tersedia, dan tidak boleh lewat dari jam 10 harus sudah selesai packing karena akan ikut pelayaran jam 11. Okelaaahhhhh,,,walau kami melirik2 ke orang2 yang sedang main volley pantai, tapi kami urungkan keinginan untuk nimbrung ke mereka.
      Sepedapun kami kayuh dengan kecepatan tinggi,,,wuuuzzzzzzz,,,,,,sampailah kami ke homestay tidak pakai nyasar. Alhamdulillah,,,,selesai sudah jalan2 kami kali ini, semoga lain waktu bisa main lagi ke pulau2 lainnya. Masih banyak pulau yang menanti,,,,,,,sampai jumpaaaaaa,,,,!!
       
      Salam Jalan2 Indonesia.....!!!
       
    • By eka wibisono
      Restoran Jepang di Pelabuhan Muara Baru? Haa.... pasti gak  kebayang deh resto Jepang yg  biasanya ada di gedung perkantoran atw mal-mal, ada di daerah Muara Baru yg padat & tempat pelelangan ikan itu.  Tp kenyataannya memang bener,  yup... nama Restoran Jepang itu adalah SUSHI MASA dan menurut orang2 merupakan salah satu resto Jepang yg populer selain Sushi Tei. Gak usah kawatir kalo mo ke Pelabuhan Muara Baru, udah byk perubahan kok, jalan masuknya udh dicor, gak becek & gak sekumuh Pelabuhan Muara Angke.
      Krn penasaran pengen buktiin bener gak makanan di sana enak, suatu siang di hari Sabtu, awal Agustus 2016, saya dan teman2  (barengan jg sama @luxia dan @dewi fu) pas ada acara ke daerah Teluk Gong, Jakarta Utara,  skalian deh kita menjelajah  ke Pelabuhan Muara Baru utk maem siang di Sushi Masa.
      Menuju ke Pelabuhan Muara Baru, gampang bgt jalannya. Kalo dari arah Pluit menuju Kota (Jl. Pluit Selatan), setelah lewatin Sanno Hotel, lurus aja nanti dikiri ada Mesjid agak besar warna hijau (Masjid Nurul Mubin), nah tinggal belok kiri, lurus aja terus, udh sampe deh di kawasan Pelabuhan Muara baru.
      Dari arah Kota , atau exit tol Kota ke arah Pluit, kita masuk ke Jl Pluit Selatan, lewatin  ex Rumah Duka Heaven (kiri jalan) dan  di kanan ada Apartemen Mitra Bahari. Ikutin jalan aja, setelah belokan ke kiri, puter balik, nanti ketemu tuh Mesjid warna hijau, setelahnya arah sama seperti yg diatas.
      Dari gerbang masuk Pelabuhan, lurus terus, mentok, belok kiri, ikutin jalan, belok kanan, nanti ketemu tuh Gedung  3 lantai berwarna  agak abu2 tanpa nama, sebelahan sama BNI. Itu lah dia Grey Building tempat Resto Sushi Masa berada.

         - Alamat lengkapnya: Grey Building Jl Tuna Raya No. 5, Pelabuhan Muara Baru. Telp. 29263561
          -Jam buka: 11-15.00 17.30-22.00
      Waah ternyata kalo jam makan siang di hari weekend rame lho. Jd kalo mo rame2 makan di sini, sebaiknya pesen tempat deh krn ruangannya gak terlalu gede.

      Untuk pilihan menu-menunya, nih liat aja deh.
       


      Abis liat2 buku menu,  nah ini lah pilihan menu kami:
                        1. Skin Salmon Maki
                          2.Unagi Maki
                          3.   Anakyu Maki
                         4. Salmon Aburi Sushi.
                         5. California Maki
                         6. Salmon Donburi Set
                        7. Mix Mushroom with Uni Sauce
                        8. Ice cream Ogura (kacang merah)
                       9.Ice cream Geinmai (green tea)
                      10.Ice cream Hokkaisan Sake
                      11. Ice cream Mascapone Cheese
      Hahaha...gembul  jg ya makannya cewek2,  maklum deh  krn kita pd doyan makan sih. Oh iya utk minum sebaiknya pesen  Ocha aja krn  free flow alias boleh refill.
       
      Dari pesenan kita,  yg juaranya ini dia: Salmon Donburi Set & Mix Mushroom with Uni Sauce.
      1.    Salmon Donburi:  Cukup kenyang lho kalo makan sendiri krn dpt miso soup & salad jg. Isi  mangkuknya jg  meriah, selain nasi, ada telor ikan, telor kukus dan  irisan Salmon mentah. Nah ini yg aku heran, Salmonnya enak lho (padahal aku biasanya gak doyan sashimi), nasinya enak bgt krn pulen khas nasi Jepang & dibubuhi dgn kecap Jepang dikit. Katanya sih Salmon yg dipake, salmon dari Norwegia.

      2.    Mix Mushroom with Uni Sauce. Dari namanya aja udh ketauan ya, jamur yg dicampur. Jadi 4 macam jamur dicampur jd 1 dikasih sauce spesial. Nah ini jamurnya bener2 enak. Unik rasanya dan jenis jamurnya jg lain dr pada yg umum ditemui, selain jamur inoki lho.

      Abis makan, blom afdol kalo gak icip2 dessertnya. Semua dessertnya menarik2, tp akhirnya pilihan jatuh ke Hokkaido Ice cream (katanya sih favorit) , aku pilih rasa Hakkisan Sake (ngarepnya bener ada rasa sakenya). Harga 1 scoop kecil, lumayan mahal jg sih Rp.26 ribu, tp sayang.... rasanya gak sesuai  yg dibayangin hehehe... yaah namanya jg cobain.

      Untuk harga makanan... hmm... ada yg sedang, ada jg yg mahal. Contohnya ada lho  masakan seporsi  ikan harganya Rp.600rb yaitu menu Kinki Nitsuke. Utk menu sushi dan beberapa masakan lainnya, harganya ya...msh normal sih, setara lah sama Sushi Tei.
      Jd kalo teman2 penggemar masakan Jepang, pas main ke daerah Pluit dan sekitarnya boleh lah mampir icip-icip di Resto Sushi Masa ini. Recommended deh. Selamat mencoba.
       
    • By Hartono Hasian
      Salah satu tempat wisata yang bersejarah di Jakarta adalah megaria,  daerah ini sudah mempunyai sejarah yang panjang, bioskop ini awalnya bernama metropole dan dibangun tahun 1932, walau bolak balik ganti nama antara megaria dan metropole,  tapi keaslian daerah ini dengan bioskop,  es teler, pempek, ayam bakar dan kuliner lainnya tetap mempunyai kesan sendiri baik bagi pencinta kuliner, pencinta nongkrong, maupun pencinta film
      Walau saat ini sudah ada kuliner modern seperti starbuck,  dan gedungnya sudah direnovasi menjadi modern,  tapi bentuk bangunan tetap terjaga dan sama, sehingga tidak menghilangkan kesan peninggalan sejarah
      Sudah lama saya tidak berkunjung ke lokasi ini, sehingga memancing nafsu berkunjung saat bersama teman ingin menuju matraman dari slipi, saat sampai di lokasi,  saya terkaget dan terkagum, karena lokasi tersebut sudah direnovasi,  yang tadinya berpikir mau makan ayam bakar solo di warung samping bioskop,  ternyata sudah berubah menjadi rumah makan yang lumayan besar.
      Walaupun sudah jadi rumah makan,  jumlah pengunjung tetap sangat ramai,  tapi ada yang berbeda,  pelayanan agak kurang,  rasa juga agak kurang,  dulunya seingat saya ayam kampung,  tapi kali ini rasanya sih ayam negeri,  Yang tetap sama adalah habis makan, bayar sendiri ke kasir
      Jika anda suka wisata kuliner,  nga ada salahnya anda mencoba
      Lokasinya di belakang rs cipto mangunkusumo atau FKUI
       
       
       






    • By kimcheeGH
      Postingan ini adalah untuk penggemar daging dan foodies Korea di luar sana . Korean BBQ mengacu pada daging sapi, babi, dan ayam yang di panggang dengan cara masak Korea . Di meja , Anda bisa memanggang daging pada arang panggangan yang di letakan ada di bawah meja . Tetapi ada juga beberapa restoran memiliki kompor portabel di dalamnya. Tanpa ragu hidangan yang paling populer adalah Samgyeopsal yang merupakan daging perut babi panggang , Bulgogi adalah panggang daging sapi tenderloin dan Hanu ( daging sapi ) . Ada banyak restaurant daging BBQ Korea, tetapi untuk mengetahui mana yang harus di kunjungi bisa menjadi proses cukup panjang dan penuh salah jika Anda tidak melakukan mencari tahu terlebih dahulu . Faktor yang jelas  adalah kesegaran daging , harga , pelayanan restaurant dan jika Anda minum alkohol maka kesegaran dari alkohol tersebut .
      Berikut beberapa tempat yang tidak mungkin salah untuk menikmati daging panggang di Seoul, Korea!
      Daemyung Ggogi:
      Anda bisa menemukan tempa ini di Sincheon dengan mudah dan juga merupakan tempat samgyeopsal dengan harga murah. Satu porsinya sekitar 4000 won. Tempat ini populer dengan samgyeopsal yang diasinkan dengan 2 pilihan saus. Anda bisa memilih Doejang (Soybean paste) atau Gochujang (red pepper paste). Tempat ini cocok juga untuk para wisatawan karena harganya yang murah, dan juga untuk para mahasiswa yang ingin melakukan “Meat Party” di akhir pekan. Samgyeopsal tanpa saus berharga 3000 won dan dengan saus 4500 won.

      Tong Tong Dwaeji:
      Tempat ini dapat di artikan “Babi gemuk” dan lagi berlokasi di daerah Sincheon. Tempat ini tidak hanya populer di kalangan lokal tapi juga di kalangan wisatawan dari Japan. Tempatnya terbilang kecil hanya dengan 6-7 meja di dalamnya. Para pengunjung yang telah makan di sini mengatakan rasanya tidak bisa d bandingkan dengan restaurant lain. Para staff yang ada juga akan memasak daging untuk Anda, sehingga Anda tidak perlu repot. Mereka juga menyajikan Pa- muchim ( salad pedas) dan yukaejang ( sup daging pedas) buatan mereka sendiri. Ini bisa Anda dapatkan secara gratis saat Anda makan di tempat ini. Harga seporsi samgyeopsal 11,000 won, tapi ada banyak menu lain juga yang bisa Anda pesan.

      Sandoemi Bulgogi:
      Anda bisa menemukan tempat ini dekat Stasiun Sangsu. Tapi tempat ini juga bisa di bilang dekat dengan daerah Hongdae. Alasan mengapa tempat ini popular dan wajib di coba karena porsi yang di berikn cukup besar selayaknya gunung dan harga yang tidak akan membuat kantong Anda bolong. Menu Sandeomi Bulgogi hanya 15000 won, Sandeomi Duruchigi 7000 won, dan Galbi pedas sekitar 12000 won. Menu bulgogi adalah menu andalan.

      Doma:
      Tempat ini berlokasi di Hongdae dan merupakan restorant Rib BBQ. Terkenal untuk Mayak (narkotik) Deonjang Jjiga ( sup paste kacang kedelai) yang terbilang lezat. Menu hadir dengan format Set A atau set B, yang tentunya lebih murah, namun Anda pun tetap bisa memesan menu ala carte. Saat jam-jam sibuk jangan kaget jika Anda harus menunggu sebelum mendapatkan meja. Harga Galbi 13,000 won, untuk set A 17,000 won dan Set B 18,000 won. Kualitas daging di sini terbilang baik dan di rekomendasikan untuk memesan dalam ukuran medium.

      Saemauel Sikdang:
      Ini mungkin merupakan tempa BBQ paling mudah di temukan karena cabangnya tersebar di kota Seoul. Restaurant ini telah ada sejak tahun 1970 dan sampai saat ini masih populer di kalangan lokal dan wisatawan. Menu utama nya adalah Yeoltang bulgogi (daging pedas) . Dengan daging tipis dengan saus pedas manis, bisa membuat Anda ketagihan. Ada juga menu 7 menit kimchi jjigae yang di rekomendasikan juga untuk di coba. Ada banyak menu yang bisa Anda coba di sini, sehingga bisa membuat anda tergoda untuk memesan 2-3 kali lagi. Jangan lupa untuk menaburkan potongan rumput laut di atas nasi agar lebih lezat. Yeoltan bulgogi seharga 8000 won dan 7 meni kimchi jjigae seharga 5000 won. Jadi pastikan Anda menikmati hidangan di tempat ini!
       

      Jeju Tamhari:
      Berlokasi di dekat Stasiun Gunja dan sangat populer menawarkan geung gogi dari jeju (daging babi tebal). Dulu, jika Anda ingin menyantab hidangan ini Anda harus terbang jauh ke Jeju, namun sekarangan Anda bisa mendapatknya dengan mudah di Seoul. Ada saus special yang di hadirkan bersama daging bbq ini. Harganya tidak terbilang murah karena tentunya ketebalan daging yang ada. 600 gram geungogi sekitar 39000 won dan jika Anda ingin tambah ada 400 gram dengan harga 26000 won.

      Hwaegi-Ae-ae:
      Berlokasi di Gangnam, tempat bbq ini hadir dengan atmosphere yang enak. Terkenal juga untuk kesegaran daging yang di sajikan. Tempat ini juga menghadirkan daftar wine bagi kalian yang ini makan daging dan minum Wine. Mereka juga menyajikan teh sebelum Anda di hidangkan dengan makanan utama. Ada sekitar 10 jenis teh yang bisa ada pilih disini. Harga untuk seporsi Galbisal 13000 won , porsi untuk daging babi 28,000 (untuk 2 orang) dan untuk 4 orang : 41000, untuk 5-8 orang: 61000 won.

      Sipwonjip:
      Anda bisa menemukan “Sipwonjip” di dekat Stasiun Jonggak. Tempat ini sudah berdiri cukup lama, kurang lebih 50 tahun. Poin menarik dari tempat ini adalah dagingnya di panggang di atas arang. Tempat ini banyak di gemari oleh penduduk lokal ataupun turis. Harga makanan di mulai dari 6,000 won ke atas. Dengan atmosphere yang oke dan service yang ramah, tempat ini cocok untuk para turis yang akan berkunjung ke Seoul, Korea selatan!

      HBC Gogitjib:
      Berlokasi di Haebangchon, salah satu daerah dekat Itaewon yang terkenal untuk service yang dan kualitas makanan yang baik. Tempat ini tidak hanya ramai oleh pengunjung turis luar tapi juga penduduk lokal yang tinggal di sekitarnya. Para staff juga bisa berbahasa inggris, jadi jangan takut jika Anda tidak bisa berkomunikasi saat ingin memesan makanan. Restauran ini hanya menyajikan daging impor dari Australia/ America. Daging ribeye dengan saus special merupakan menu andalan dari tempat ini. Ada banyak juga lauk-lauk lain dan alkohol juga lengkap di sini. Jangn lupa juga catat setiap Hari Senin pertama, ke 3 dan ke 5 tiap bulannya ada promosi “All you can eat Ribeye special” dengan harga 15000 won , Anda bisa makan sepuasnya sampai Anda tidak kuat makan lagi.

      Tentunya kita semua menyukai BBQ. Mungkin Anda bisa menggunakan daftar restoran dari postingan ini untuk merencanakan acara makan- makan BBQ selanjutnya. Jadi jangan lagi makan BBQ di sembarang tempat karena hanya akan membuang uang dan waktu Anda! Bon Appetite!
       
    • By kimcheeGH
      Saat perjalanan pertama Anda ke Korea Selatan dan tidak tahu mana makanan bisa  menggugah selera Anda ? Atau makanan mana yang terlihat lezat dan sebenarnya lezat ? Berikut adalah daftar 15 makanan menurut saya tidak dapat Anda  lewatkan  pada perjalanan perjalanan pertama ke Korea. Ada beberapa jenis seperti sup , daging , mie , ramyeon , makanan ringan dan sebagainya . Meskipun setiap makanan yang disebutkan di sini mungkin tidak sesuai dengan selera Anda , setidaknya tidak ada salahnya mencoba . Sehingga nanti Anda tidak akan menyesal!
      Haemul Pajeon (Panekuk Seafood)
      Lezat dan penuh isi , makanan jenis pancake ini termasuk makanan andalan dengan  kerang , cumi-cumi , dan varietas lain dari seafood  sebagai isinya.

      Dan Anda tidak bisa makan Pajeon tanpa anggur beras Korea, makgeolli . Pajeon di makan dengan makgeolli adalah kombinasi yang sempurna untuk hari dimana hujan turun. Menurut orang-orang Korea makan pajeon saat hujan turun membuat semua turun jauh lebih lancar .
      Kalguksu
      Kalguksu yang buruk dapat meninggalkan rasa hambar di mulut Anda . Tapi kalguksu baik akan mengirim Anda ke surga .

      Meskipun sebagian besar tempat kalguksu memberi tambahkan jamur , iris labu dan bahan-bahan lain untuk bahan dasar mie dan kaldu . Tetapi jika Anda ingin memakannya dalam bentuk yang paling enak, caranya dengan membiarkan kalguksu dalam keadaan polos . Jika kuah kaldunya sudah baik maka kalguksu itu sendiri sudahlah sempurna.
      Galbi
      “Galbi” yang berarti juga “rib” terbuat dari daging babi. Berbentuk seperti lembaran dagin tebal yang diasinkan campuran kecap , bawang putih cincang, dan gula lalu dipanggang di atas api suhu api yang tepat.

      Tentu saja , daging sapi digunakan untuk membuat sup disebut galbitang dan dikukus disebut juga galbijjim . Tapi makanan ini , sebenarnya lezat sering terlupakan oleh orang-orang ketika mereka mengingat tentang Kalbi .
      Japchae
      Japchae adalah jenis lauk dari mie sohun , daging babi , dan berbagai macam sayuran tumis kecap , yang biasanya muncul di pesta dan acara besar lainnya .

      Tidak ada aturan yang pasti bagaimana Anda harus mengikuti saat meletakkan di sayuran pada Japchae , tetapi kebanyakan resep tidak jauh dari bahan standar jamur , wortel , bayam , bawang , dan daun bawang dan taburi daging .
      Naengmyeon (Mie Soba Dingin)
      Di Korea , orang-orang menunggu musim panas untuk  makan naengmyeon setiap minggunya saat cuaca amatlah panas . Mie Soba dingin yang besar sebagai pilihan makan siang ringan atau setelah BBQ Korea, sebagai cara untuk menurunkan rasa asin dari daging BBQ.

      Mul naengmyeon terdiri dari mie soba dengan kaldu daging atau kimchi , atasnya dengan irisan lobak ,timun , dan telur , dan dibumbui dengan cuka dan mustard Korea . “Bibim naengmyeon” umumnya mengandung bahan yang sama , tapi tanpa kaldu . Mie didalam saus merah yang terbuat dari pasta cabai .
      Mudfish Soup
      Sup pedas ini lebih mirip dengan makanan rebusan . Makanan ini di tumbuk dan direbus sampai titik semua campur menjadi satu . Chueotang adalah nama untuk mudfish ( ikan lumpur) air tawar yang merupakan bahan utama dalam hidangan ini .

      Ciri khas dari sup ini adalah texture dari mudfish dan sayuran yang terolah menjadi satu dengan tambahan: kecambah kacang hijau , kering lobak hijau , ubi jalar batang , dan daun kubis tips dengan bagian luar halus .
      Jjajangmyeon  (Mie Saus Hitam)
      Awalnya merupakan hidangan dari negri Cina , Korea telah mengadaptasi mienya dan menciptakan dengan texture lebih tebal , lebih enak yang nyaris menyerupai pendahulunya China .

      Jangan menganggap remeh dan mengatakan bahwa makanan ini bukan bukan termasuk dari makanan utama Korea . Kebanyakan orang Korea sering mengkonsumsi dan bahkan memiliki toko pesan antar jajangmyeon favorit mereka di speed dial atau setidaknya jjajangmyeon merupakan menu “takeaway” yang tertempel di kulkas mereka .
      Chimaek (Beer & Ayam)
      Chimaek , singkatan dari ” ayam dan bir ” sebenarnya bukan hidangan , tetapi sebuah kombinasi . Pasangan yang mulia ini memiliki dua makanan umum yang sering  ditemukan :                  ayam goreng dan bir

      Ayam atau bir itu sendiri adalah sesuatu yang luar biasa . Tapi setelah Anda menempatkan mereka bersama-sama , mata Anda akan melebar dan mulut Anda menjadi lebih berselar . Kombinasi ini memanglah lezat saat bersama-sama .
      BudaeJjigae (Hotpot Rebus Tentara)
      Ini adalah rebusan dari campuran beberapa makanan seperti sosis , Spam , keju Amerika , mie instan , tteok , dan berbagai macam sayuran saat masa Perang Korea dulu.

       
      Karena daging makanan langka saat itu , ditemukan pengganti kreatif dalam makanan surplus dari pangkalan militer Amerika ditempatkan di Seoul , maka terbentuklah nama dari “R . Meskipun hari ini daging mudah ditemukan , budae jjigae tanpa Spam sama sekali tidak terbayangkan .
       Samgyetang
      Korea punya pepatah  seperti ini , ” melawan panas dengan panas . ” Yang artinya Korea suka makan panas pada hari-hari terpanas di musim panas.

      Ciri khas dari hidangan ini adalah  Sup dengan ayam di isi dengan nasi ketan dalam keadaan hangat . Dengan campuran dari ginseng dan daun-daun , menciptakan rasa aromatik – rasa yang membuat dagingnya lembut.
      Gopchang
      Gopchang adalah usus kecil dari babi atau sapi , yang dicincang menjadi beberapa bagian bulat dan dimasak menjadi sup , tumis – goreng atau panggang .

      Gopchang panggang adalah makanan penting dari budaya barbekyu Korea. Rasa kenyal yang pas membuatnya lebih meriah daripada samgyeopsal , meskipun itu adalah makanan umum. Dan seperti kebanyakan pekerja kantor di Korea, makanan ini lebih enak saat di nikmati bersama Soju .
      Bibimbap.
      Ini adalah semangkuk penuh kelezatan saat dicampur bersama-sama. Merupakan campuran sayuran , nasi, daging sapi , dan telur , dengan minyak wijen dan sesendok sambal terasi Korea sebagai bumbunya .

      Mungkin Raja-raja Korea  dahulu akan terkejut betapa hidangan kerajaan telah menjadi begitu mendarah daging ke masyarakat besar . Mungkin Anda juga akan terkejut dengan bagaimana murah dan muidahnya kita bisa melahap makan siang kita dengan hidangan ini.
      Gimbap
      Proses pembuatan Gimbap menyerupai motor  . The Gimbap selesai sering terlihat terlalu cantik juga makan , tapi tidak memakan waktu lama untuk melahap hidangan ini.

      Sayuran tumis , daging sapi , acar lobak manis , dan nasi , digulung dan ketat dibungkus selembar bejana rumput laut , dan kemudian diiris ke dalam lingkaran seukuran gigitanmulut Anda . Mungkin tidak tampak banyak tapi merupakan camilan sempurna .
      Gamjatang
      Restoran Gamjatang bukan 24 jam , di Korea orang-orang cenderung mendambakan rebusan ini di jam awal pagi hari . Anda mencobanya dibandingkan pergi ke Mcdonald.

      Hidangan ini dikemas dengan kentang , daun bawang , bubuk biji perilla , dan potongan-potongan daging babi yang dimasak dalam kaldu tulang babi . Daya tarik  rebusan ini terletak pada rasa biji perilla , yang rasanya lebih kuat daripada rasa daging yang ada di dalamnya.
      Bossam
      Seperti seperti banyak hidangan daging Korea lainnya  , Bossam adalah hidangan daging babi kukus.

      Ciri khas dan daya tarik untuk hidangan ini adalah daging babi kukus diiris ke dalam kotak, Anda dapat membungkus dengan daun selada , perilla , atau kimchi , dan memulaskan dengan saus . Ada dua pilihan saus tradisional : Ssamjang , terbuat dari pasta cabai dan pasta kedelai , atau saeujeot , saus merah muda benar-benar asin yang terbuat dari udang. Memakanannya dengan cara dibungkus dan di celup ke saus satu-satunya cara untuk makan hidangan dengan maksimal .
      Jangan lupa untuk menjaga kantong Anda saat mencoba hidangan-hidangan ini. Dompet Anda mungkin akan kosong tetapi perut Anda akan sangat kenyang . Selama Anda berani , setiap makanan di daftar ini memiliki sesuatu yang baru  menunggu untuk Anda nikmati. Jadi ini adalah daftar 15 makanan umuㅡ orang Korea yang dapat temukan dengan mudah untuk di nikmati.
      SUMBER
    • By alexandra anastasya
      Berikut Alternatif Pengalihan Route Ganjil Genap di Jakarta :
      Sosialisasi 21 Juni - 26 Juli 2016 Ujicoba 27 Juli - 26 Agustus 2016 Pemberlakuan mulai 30 Agustus 2016 Seperti di kutip dari Facebook Page Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di SINI

    • By kimcheekorea
      Postingan untuk para penggemara bibimbap korea~~
      Sangat populer dan sehat Bibimbap adalah salah satu makanan Korea yang di cari setiap orang pada perjalanan pertama mereka  . Bahkan jika Anda tipe pencinta daging dari penggemar sayuran . Menurut filsafat Korea kuno yaitu Obangsaek , Bibimbap memiliki kekuatan untuk menyeimbangkan semangat, dan sangatlah lezat. Inilah waktu untuk menemukan  restoran bibimbap terbaik di Seoul !

      Hidangan khas bibimbap terdiri dari beras , berbagai sayuran seperti wortel , zucchinis , jamur dengan telur , daging sapi , beberapa minyak wijen dan beberapa pasta cabai merah . Kadang-kadang keluar di dalam mangkuk batu panas (hot-plate) yang akan menjaga kehangatan nasinya sampai gigitan terakhir . Kadang-kadang bahannya pun berubah , tergantung pada restoran yang Anda makan. Meskipun tidak ada yang terlalu istimewa tentang bibimbap , ada beberapa hal yang luar biasa untuk yang membuat para pecinta bibimbap bangga . Berikut beberapa tempat terbaik  di Seoul yang akan membuat Anda menambah porsi atau datang kembali.
       
      Gogung
       
      Bibimbap ini dipuja oleh generasi yang lebih tua khususnya , tempat ini dikemas dengan suasana Korea yang sangat tradisional. Keistimewaan dari Gogung adalah bibimbap . Dengan pertunjukan live musik tradisional Korea dapat dinikmati di waktu malam ,dan seragam staf secara eksklusif yaitu hanbok , Gogung , yang secara harfiah berarti ‘ istana tua . ‘ Gogung juga memiliki jumlah dari wisatawan dan lokal juga jadi jangan tertipu dengan berpikir bahwa Gogung adalah tempat turis semata. Bahkan diplomat Korea sering Gogung juga, yang mengejutkan tamu mereka adalah suasana santai nya. Berbagai bibimbap berkisar dari klasik , seperti Jeonju ( yang menggunakan bahan-bahan yang di kirim dari Jeonju ) dan dolsot bibimbap untuk hidangan khusus seperti nakji ( gurita ) dan yukhoe ( daging sapi tartare ) bibimbap .Harga yang wajar, tidak terlalu mahal . Tempat  ini buka dari 10:30 sampai 10:00 . Gogung berlokasi di dekat Myeong – dong .

      Jeonju Jungang Hoekwan
      Restoran Myeongdong terbilang kecil dan dalam kedipan mata Anda mungkin saja melewatkannya, tapi  sangat dianjurkan di panduan perjalanan karena rasa  bimbibap yang lebih hidup , agak manis , dan pasti lebih intens daripada bibimbap tradisional Korea yang Anda dapat makan di instansi lain . Berkat sentuhan unik pada hidangan ini , Jeonju Jungang Hoekwan telah ada selama 46 tahun dan sampai sekarang, tempat ini adalah poupular di kalangan turis Jepang , penduduk setempat dan wisatawan Barat tampaknya menemukan tempat ini dengan mudah (mungkin berkataroma unik bibimbapnya. Jeonju Jungang Hoekwan terkenal untuk bibimbap Jeonju , tetapi restoran ini juga menyajikan sebuah bibimbap dolsot , adalah  nasi yang di masak dengan kaldu sapi dan pasta kacang kedelai dalam panci batu panas sampai bagian bawah sedikit hangus . Setelah itu, diakhiri dengan berbagai sayuran tumis . Tempat ini terbilang murah Anda bisa makan 2 mangkuk jika Anda inginkan . Buka dari 8,30 sampai 10:30 malam

      Walkerhill Ondal
      Salah satu dari hanya dua restoran Korea yang terletak di hotel mewah di Seoul , restoran Ondal di Sheraton Walkerhill Hotel ini terletak di gunung Acha dan menawarkan pemandangan Sungai Han dari sisi timur dari Seoul . Kebanggaan dari Restoran ada dalam warisan budaya yang kaya , menjadi host untuk beberapa pejabat , seperti anggota KTT G20 Korea, dan menu berbasis pada masakan kerajaan tradisional dari dinasti Joseon . Bibimbap yang dibuat dengan bahan-bahan berkualitas tinggi ( semua sayuran segar dan organik ).Segala sesuatu disiapkan menggunakan kombinasi teknik-teknik modern dan klasik yang bersumber dari penelitian sejarah dari teks-teks memasak berabad-abad lalu . Harganya cukup tinggi , tapi kemudian sesuai apa yang Anda harapkan . Waktu makan siang dari 12:00 sampai 15:00 dan kemudian waktu makan malam dari 18:00-22:00 .

      Sae Byuk Jib
      Sae Byuk Jib secara harfiah berarti ‘ House Of Dawn ‘ . Tidak mengherankan , mengingat bahwa itu adalah restoran galbi (steak) pertama dan terutama , itu mengkhususkan diri dalam yukhoe ( daging sapi mentah ) sebagai topping untuk bibimbap . Meskipun yukhoe adalah rasa yang diperoleh (silahkan Anda coba sendiri , bahkan beberapa orang Korea tidak bisa memakannya) . Sae Byuk Jib ini yukhoe bibimbap memiliki pengikut dari kalangan kritikus makanan dan penduduk setempat . Dan hanya 8.000 won per mangkuk , Anda tidak mungkin  salah . Bibimbap juga dilengkapi dengan seonjitguk ( sup dengan darah beku ) , yang adalah hidangan lain yang memberikan keberanian untuk di coba para tamu. Menu bahasa Inggris tersedia sesuai permintaan . Seperti yang Anda baca di atas, harga hidangan yang cukup rendah . Restoran ini buka setiap jam.

      Mokmyeoksanbang
      Restoran hanok cantik ini didirikan oleh pemerintah Seoul dengan tujuan mempromosikan masakan Korea . Dinamakan dari perioed Mokmyeok kuno ,yang adalah gunung, sekarang disebut Namsan , rumah kayu tradisional memiliki interior belum dipoles kecil dengan pencahayaan yang hangat dan udara . Setelah tiba , Anda dapat melihat bahwa tempat ini tetap bersih di bagian manapun Anda lihat . Dengan mangkuk logam dan nampan kayu , interior klasik tua-sekolah Korea ,  ditekankan oleh piringan kuningan di mana teh Korea dan makgeolli juga di sajikan. Nikmati makanan Anda dengan layanan  ramah , atau menikmati makanan al fresco,pemandangan Myeondong yang ”eye catching”, dan menara Namsan . Harga yang terjangkau, tidak terlalu tinggi dan tempat ini buka dari 11 sampai 21:00 .

       
      Jika Anda tahu tempat Bibimbap lain yang harusnya lebih terkenal . Maka dengan segala cara , posting namanya di kotak komentar dan biarkan orang lain mengalami rasa mengagumkan dari makanan  kuno korea yang terkenal ini. Dan jika Anda ingin membuat bibimbap sendiri , ikuti video bermanfaat di bawah ini.
       
      SUMBER