Sign in to follow this  
Lyn

Hoshi Ryokan Hotel, Hotel tertua di dunia

6 posts in this topic

Jepang memang punya berbagai budaya yang unik dan keasliannya masih banyak yang terjaga sampai sekarang. Bahkan budayanya selalu di wariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Salah satunya hotel ini yang di cap sebagai hotel tertua di dunia. Hotel ini pertama dibuka tahun 717 sampai sekarang dan udah di jalankan sama 46 generasi keluarga pemiliknya!

Satu malam di hotel ini harganya sekitar 350 dollar amaerika dan itu termasuk makan pagi, makan malam, upacara minum teh, dan mandi di onsen. Gedungnya bukan kayak gedung mewah atau gedung tinggi bertingkat gitu, tapi lebih kayak gedung jaman dulu di jaman edo gitu. Hotel ini terletak di prefektur ishikawa, jepang

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah hebat 46 generasi keluarga. kalo di indonesia paling cuma sampe generasi beberapa gitu udah di jual tanahnya...haha

haha iya kalau di sana mentingin budaya turun temurun, jadi banyak tuh restoran, onsen, hotel dan tempat tempat lain nya yang di warisin berapa generasi sampe puluhan

Share this post


Link to post
Share on other sites

penasaran sama hotel ini jadi saya cari-cari deh gambarnya:

800px-Tamatsukuri_onsen_yado02s3648.jpg

800px-Arima_Onsen_Gosho-bessho02s5s4272.jpg

Ini sich bener-bener klasik dan bagus banget nich hotelnya.. saya jauh lebih minat nginep di tempat-tempat kaya gini kalau jalan-jalan dibandingkan dengan hotel-hotel yang mewah.

Share this post


Link to post
Share on other sites

penasaran sama hotel ini jadi saya cari-cari deh gambarnya:

Ini sich bener-bener klasik dan bagus banget nich hotelnya.. saya jauh lebih minat nginep di tempat-tempat kaya gini kalau jalan-jalan dibandingkan dengan hotel-hotel yang mewah.

iya setuju menurut saya juga liburan lebih berasa kalo nginep di tempat yang kayak gini lebih enak aja, kayaknya kalo hotel mewah gitu lebih cocok buat bisnis haha

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Sebelum nya sedikit intro dahulu bahwa sanya (bahaha bahasa gue), well tanggal 7-15 maret 2016 kemarin saya baru saja melakukan perjalanan dari Osaka - Nara - Kyoto - Seoul. Jadi perjalanan lintas 2 Negara, yang 2 negara ini Jepang dan Korea Selatan merupakan salah dua Bucket Travel Wishlist saya dari sejak lama.
      Namun disini saya mau memberikan sedikit cerita pengalaman saya menggunakan satu alat / media Tranportasi berupa Kartu yang disebut KANSAI THRU PASS

       
      Apa Itu Kansai Thru Pass ?
      Seperti kalian tahu di Jepang ini banyak sekali pass pass atau kartu kartu yang di peruntukkan untuk kemudahan Turis berwisata di Jepang. Sebut saja Pass seperti JR Rail Pass, Kanto Wide Pass, JR West Rail Pass, Kansai Thru Pass dan Pass Lainnya. Yang biasanya di bedakan akan Perusahaan dan Jalur dari Transportasi yang akan di gunakan, baik itu Subway, Kereta Listrik, Bus ataupun lainnya yang di cover oleh Pass tersebut.
      Nah untuk perjalanan ke area Osaka - Nara - Kyoto kali ini saya menggunakan Kansai Thru Pass. Karena Osaka - Nara - Kyoto ini berada dalam kawasan KANSAI. Masih ada 1 Pass lagi untuk area Kansai ini yaitu JR West Rail Pass, sesuai nama depan nya di operasikan oleh perusahaan JR (Japan Rail). Sedangkan Kansai Thru Pass atau disebut juga Surutto Kansai ini di bawah naungan perusahaan Nankai Travel International Co.
      Lebih gampang nya
      Kalian harus pahami maksud dari Selain Moda Transportasi Dari Perusahaan JR, karena ada beda nya dan juga untuk Subway dan MRT, Stasiun nya pun berbeda (walaupun ada Stasiun yang ter Koneksi). Biasa nya Moda Transportasi dari Perusahaan JR ini ada tulisan JR di depan nya. Misal stasiun JR Nara, JR Kyoto. Atau kereta JR Shinkansen, dll
      Nah selain dari Moda Transportasi JR tersebut kalian bisa gunakan dengan Kansai Thru Pass, biasa di singkat jadi KTP (baca kei, ti, pi). Karena cukup banyak Moda Transportasi selain JR di area Kansai ini. Jadi kalian bisa gunakan KTP ini.
       
      Bagaimana Cara Mendapatkan Kansai Thru Pass ?
      Mendapatkan nya dalam kata lain adalah Membeli nya cukup mudah dan bisa di lakukan dari Indonesia juga. Seperti yang saya lakukan kemarin. Saya melakukan pembelian secara online untuk Kansai Thru Pass ini, melalui website Resmi mereka di Nankai Travel International Co
      Langkah Membeli Online KTP sebagai berikut :
      01. Baca terlebih dahulu info lengkap Surutto Kansai Thru Pass di website INI
      02. Lalu masuk ke bagian pembelian Online ke website Nankai Travel International Co
      03. Pilih berapa hari yang kalian perlukan ada yang 2 dan 3 hari dengan harga yang berbeda pula.
      04. Lalu pilih tanggal mulai penggunaan KTP sesuai yang kalian mau
      05. Isi semua data diri dengan Lengkap
      06. Pembayaran menggunakan Kartu Kredit dan mata uang Yen Jepang
      07. Print out bukti booking KTP kalian ini, yang nanti untuk di tukar di Kantor Perwakilan KTP di Jepang ada di beberapa tempat.
       
      Selain pembelian secara Online kalian juga bisa mendapatkan nya secara Offline atau membeli langsung di Kantor atau Perwakilan KTP ini di Jepang, ketika kalian sudah tiba di Jepang. Dengan harga yang sama tentu nya
      Daftar Lokasi Pembelian Kansai Thru Pass di Jepang :
      Kansai Tourist Information Center Kansai International Airport(1st Floor / 07:00 – 22:00) Nankai Electric Railway Kansai-Airport Station Ticket Office (5:00 – 23:29) Osaka Airport Information Center (1st floor, North and South Terminals / North Terminal: 8:00 – 21:00 South Terminal: 6:30 – 21:00) Kyoto Station Bus Information Center (Kyoto Station Karasuma Exit / 07:30 – 19:30) Osaka Visitors' Information Center – Namba (Inside the General Information Center Namba on the 1F of Nankai Building / 09:00 – 20:00) Kansai Tourist Information Center Shinsaibashi(11:00~19:00) Osaka Visitors' Information Center – Umeda (JR Osaka Station, Central Ticket Gate / 08:00 – 20:00) Nara City Tourist Information Center (Alight at Kintetsu Nara Station / 09:00 – 21:00) Shin-Osaka Youth Hostel (Alight at Osaka Municipal Subway Shin-osaka Station / 06:00 – 23:00) Hankyu Tourist Center Umeda Osaka (8:00 – 17:00) Kansai Tourist Information Center Kyoto (10:00 – 18:00) Kansai Tourist Information Center Daimaru Shinsaibashi (10:30 – 21:00) Tourist information Center "Kanku Machidokoro" (KANSAI AIR PORT TERMIANL2 / 11:30 – 22:00) Bagi yang membeli Kansai Thru Pass secara online bisa menukar kan Print Out Booking nya di tempat-tempat di atas dan akan menerima Kartu KTP, sebagai ganti nya.
       
      Hal-Hal Yang Perlu Kalian Tahu Tentang Kansai Thru Pass
      Kansai Thru Pass ini unik karena memang penggunaan awal nya adalah untuk memudahkan traveler berkunjung ke Jepang khususnya area Kansai dengan mendapatkan berbagai potongan harga menarik baik dari Transportasi dan lain hal nya.
      Berikut hal yang kalian harus tahu tentang Kansai Thru Pass :
      01. Kansai Thru Pass hanya bisa digunakan di Area Kansai yaitu Osaka - Kyoto - Kobe - Nara - Wakayama - Hyogo - Shiga
      02. Terdapat 2 jenis KTP yang terbagi atas banyak nya hari yaitu 2 hari dan 3 hari
      03. Harga tiap hari pun berbeda, untuk KTP 2 Hari harganya 4000 Yen, sedangkan KTP 3 Hari harganya 5200 Yen
      04. Penggunaan KTP tidak harus dalam hari yang berurutan misal kan KTP 3 hari tidak harus tanggal 1-2-3. Kalian bisa gunakan bebas                 seperti tanggal 1-2-4 atau 3-5-10 dan seterusnya. Selama dalam jangka waktu 30 hari masa aktif
      05. Di Kyoto kalian akan menggunakan banyak KTP ini karena jalur nya lebih tercover oleh Bus, yang biaya nya tercover oleh KTP ini
      06. Pembelian Kansai Thru Pass disertai buku Panduan KTP berisikan Panduan lengkap wisata di Kansai, Map kereta yang menggunakan             KTP dan juga Voucher Diskon untuk beberapa Tempat Wisata yang ada di Kansai
       
      Efektifkah Menggunakan Kansai Thru Pass ?
      Untuk hal ini saya sendiri pernah menanyakan dan berdiskusi dengan banyak orang sebelum memutuskan untuk menggunakan KTP ini. Dimana efektifitas nya itu dinilai akan banyak hal. Seperti Biaya, Waktu dan juga Keuntungan Lainnya.
      Untuk saya pribadi cukup terbantu dalam hal Berhemat biaya Transportasi selama 3 hari di Kansai di mana jika di hitung :
      One Way dari Kansai Internasional Airport ke Osaka itu paling murah sekitar 1100 yen, jika Pulang Pergi sudah 2200 yen. Lalu perjalanan Pulang Pergi Osaka - Kyoto paling murah sekitar 1200 yen. Kemudian Kyoto - Nara one way sekitar 710 yen. Belum lagi dengan destinasi saya lain nya seperti Area Osaka, area Kyoto (Bus) yang total bisa lebih dari 3000 yen. Jadi cukup membantu dalam soal berhemat.
      Namun untuk Efisien Waktu agak kurang bagus karena Jalur kereta dari Kansai Thru Pass ini rata-rata sangat jauh jadi cukup memakan waktu. Contoh dari Kansai Airport ke Osaka jika menggunakan JR Railways hanya perlu waktu sekitar 45 menit, namun jika menggunakan KTP ini menghabiskan waktu sekitar 2 jam lebih karena harus berganti beberapa kali Jalur Kereta di Stasiun.
      Untuk hal ini saya juga mempersiapkan diri dengan membeli ICOCA Card mirip PASMO Card yang di Tokyo, kegunaan nya hanya untuk Transportasi Perusahaan JR. Karena saya juga perlu efisien waktu tidak habis di jalan, karena hanya punya waktu sekitar 4 hari di Osaka - Kyoto - Nara.
      Jadi apakah Kansai Thru Pass ini efisien ? Bagi saya tergantun dari hal apa, jika melihat dari Biaya jelas sangat efisien karena terbantu mengurangi biaya. Namun jika dari hal waktu kurang efisien karena waktu terbuang percuma di Kereta / Subway.
      Demikian lah semoga jadi referensi buat kalian yang mungkin mau ke Kansai Jepang
    • By Putra Buana Wira
      Pernah ngelirik satu iklan di Google tentang Airy Rooms, mengklaim bahwa mereka punya banyak promo. Tertarik sih, tapi aku ngga pernah percaya dengan promo-promo online yang too good to be true. Trik marketing kan sama aja. Mereka akan menaikkan harga sebelum akhirnya dipotong dengan “diskon”. Sama juga dengan e-commerce online; belum tentu harga yang diberikan adalah benar-benar harga “promo”.
       
      Suatu hari, aku pernah lagi butuh banget tiket pesawat untuk urusan kerjaan, kira-kira bulan Januari lalu. Sempat panik cari tiket pesawat karena harus ada di venue keesokan harinya dan sudah sore. Karena kantorku pakai sistem reimburse, aku juga harus mikir harga tiketnya karena saat itu adalah tanggal tua. Panik karena tiket pesawat di beberapa platform terkenal sudah hampir habis dan menyisakan tiket yang harganya berjuta-juta. Duh!
       
      Akhirnya melirik ke Airy. Bisa dibilang Airy ini adalah pendatang baru dalam hal per-tiket-an, kan? Sebelumnya, Airy lebih dikenal sebagai penyedia kamar hotel yang murahnya ngga masuk akal, menurutku. Hahahahaha. Jadi ngga pernah pesan di sana, takut zonk.
       
      Anyway, balik ke tiket pesawat. Akhirnya aku melirik ke Airy dan melihat daftar tiket pesawatnya dengan hopeless. Hasilnya? Yaa, bener. Akhirnya benar-benar kecewa.
       
      Kecewa kok ngga dari awal aku melihat list tiket dari Airy! Kan jadinya ngga perlu panik! Harga tiket yang sama, penerbangan yang sama, bisa lebih murah di Airy! Kebetulan lagi, mereka punya promo yang iseng aku coba dan ternyata BERHASIL! Asli, aku girang banget! Logikanya, kalau harga mereka udah lebih rendah dari yang lain, pun dikasih promo jadi lebih murah, berarti mereka diskonnya ngga tipu-tipu! Wah. Salut banget sama Airy!
      Setelah booking dan bayar, tiket pesawatnya agak delay. Kira-kira setengah jam. Lumayan deg-degan tuh. Tapi positive thinking aja, mungkin sistemnya yang lagi heavy load. Setelah setengah jam, e-ticket masuk ke email, langsung ploooong! Kerjaan aman, kantong pun aman. Hehehehe.
      Langsung aja nih penampakannya :

      Sembari tadi menunggu e-ticket, aku sempat browsing-browsing kamar Airy. Kepo juga setelah disodori tiket pesawat murah. Kok banyak review yang bilang kamarnya bagus, memuaskan, dan lain-lain. Sepertinya lumayan nih untuk dicobain. Gimana-gimana, produk utamanya Airy Rooms kan kamar hotelnya ini. Bahkan ada beberapa hotel yang ada kolam renangnya! Bayangin, kamar hotel harga dua ratus ribuan, dapat fasilitas kolam renang! Wagelaseh!
       
      Buat yang lain, ngga usah mengulangi kepanikan yang aku alami kemarin, ya! Rugi waktu dan energi. Mending langsung cek harga di Airy. Udah jaminan paling murah dan banyak promo. Tapi aku tetep kecewa sih, kenapa baru ada sekarang-sekarang ini? Harusnya Airy ada dari dulu doong hiks.. Kan jadi bisa hemat dari dulu. Tapi yasudahlah, yang lalu biarlah berlalu, yang penting adalah melihat ke depan, semoga ke depannya harga Airy masih murah terus dan banyak promonya.
    • By Friesca Maryto
      Halo komunitas jalan2,
      perkenalkan saya Friesca Maryto domisili DKI Jakarta, sudah sering kepo ke sini dari 2016. tapi baru kali ini sign up sebagai anggota, karena kebutuhan.
      saat ini saya sedang menempuh pendidikan pascasarjana Magister Teknologi Informasi di Universitas Indonesia, dan sedang membutuhkan banyak responden untuk Tugas Akhir saya yang berjudul "Analisis Kualitas Website B2C: Studi Kasus Hotel Bintang 5". Jika teman2 di komunitas jalan2 pernah melakukan pemesanan kamar langsung melalui website hotel bintang 5 di Jakarta, atau mempunyai kenalan yang pernah, mohon berkenan mengisi kuesioner pada link berikut
      http://bit.ly/websiteB2C
      Ada hadiah pulsa total IDR 500,000,- untuk 10 orang yang beruntung. Pemenang akan diumumkan pada minggu ke 2 Juli. Jika ada hal yang ingin teman-teman tanyakan, jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email friesca.maryto@ui.ac.id. Terimakasih sebelumnya
       
      Cheers,
       
      Friesca
       
    • By vie asano
      Jika dibandingkan dengan Tokyo, Kyoto, dan Osaka, kota Shizuoka jelas bukanlah kota yang populer untuk dikunjungi oleh wisatawan asing. Kota yang terletak di antara Tokyo dan Nagoya ini memang lebih dikenal sebagai daerah pertanian, pelabuhan, serta industri dibanding sebuah kota tujuan wisata. Namun siapa sangka jika ternyata, bagi sebagian wisatawan, Shizuoka justru menjadi tempat yang wajib untuk dikunjungi saat berada di Jepang, khususnya bagi pecinta plastic model kit dan Mini 4 WD (pasti pernah nonton anime Dash! Yonkuro dan Let's Go! yang populer pada tahun 90-an dan awal 2000? kan). Itu karena Tamiya, pabrikan Mini 4WD, radio control, serta plastic model kit ternama, lahir dan berkembang di Shizuoka. Sampai saat ini kantor pusatnya pun masih terdapat di Shizuoka, begitu juga dengan museum-nya yang wajib dikunjungi oleh pecinta Tamiya setidaknya sekali untuk seumur hidup. Mau tahu detail lebih lanjutnya?
       

      Logo Tamiya pada gedung Tamiya Head Office, via youtube 
       
      Tentang Tamiya Head Office di Shizuoka
       

      Gedung Tamiya Head Office, via tarletans32.rssing 
       
      Semenjak perusahaan Tamiya didirikan di Shizuoka pada tahun 1946, berbagai produk keluaran Tamiya (seperti plastic model kit, Mini 4 WD, mainan radio control, dan lain-lain) sukses dipasarkan ke berbagai negara termasuk Indonesia. Penggemar Tamiya pun membentuk berbagai komunitas yang tumbuh pesat dimana-mana. Demi mengapresiasi dan mengakomodasi para penggemar yang antusias untuk melihat lebih dekat aneka produk Tamiya di tempat kelahirannya, Tamiya Head Office pun membuka kantornya bagi siapa saja yang ingin berkunjung untuk melihat-lihat. Asyiknya, mengunjungi Tamiya Head Office ini tidak dipungut biaya. Kalian bebas mengelilingi setiap sudutnya (kecuali untuk area tertentu yang terlarang untuk publik), dan juga diijinkan untuk mengambil foto selama tidak ada tanda larangan terpampang di area tersebut.
       
      Yang bisa kalian temukan di tempat ini.
      Sejak baru masuk ke area kantor, kalian akan terpukau dengan area lobby-nya. Di area lobby ini kalian dapat melihat berbagai display aneka mesin yang bersejarah, seperti mesin FQ, Lotus 102 B, dan Tyrrell P34. Display berbagai model mobil Mini 4WD yang pernah dikeluarkan oleh Tamiya juga ditampilkan di area lobby yang sekaligus merangkap sebagai showroom ini. Penggila Mini 4WD dilarang melewatkan area ini jika nggak ingin menyesal!
       

      Sebagian Mini 4WD yang dipajang di area lobby, via gigazine 
       
      Salah satu hal menarik yang dipajang di area lobby dan showroom ini adalah mesin untuk mencetak berbagai model kit. Mau tahu bagian yang paling kerennya? Beberapa produk yang dicetak dari mesin ini dibagikan gratis sebagai souvenir untuk pengunjung lho. Kalian bisa sekaligus merakit aneka plastic model yang baru didapat di spot yang telah disediakan. Oya, di area lobby ini juga terdapat beberapa diorama berukuran besar.
       

      Mesin pencetak plastic model, via gigazine 
       
      Spot lain yang sayang untuk dilewatkan adalah area museum. Display berbagai produk yang pernah dikeluarkan oleh Tamiya dipajang disini. Jika selama ini kalian terlalu familiar dengan aneka plastic model maupun mobil-mobilan berbahan plastik yang dikeluarkan oleh Tamiya, di museum ini kalian akan mengetahui jika pada awalnya Tamiya mengeluarkan aneka produk modeling berbahan kayu, tepatnya model miniatur kapal perang dari kayu. Barulah sejak tahun 1950-an Tamiya bergerak dalam bidang plastic model mengikuti perkembangan tren penggunaan plastik.
       

      Contoh miniatur kapal Yamato skala 1/800 produksi pertama Tamiya, via gigazine 
       
      Setelah selesai mengelilingi area lobby, showroom, maupun museum, berkunjunglah ke toko resmi Tamiya yang ada di lantai 2. Kalian yang mengaku sebagai kolektor Tamiya pasti akan lupa waktu saat berada di toko resmi ini. Berbagai aksesoris produk-produk Tamiya –mulai dari stiker maupun cat warna- hingga T-Shirt resmi bisa kalian beli di area ini, begitu juga dengan aneka produk limited edition yang susah ditemukan di tempat lain. Terkadang ada juga produk tertentu yang di diskon dengan harga super miring lho.
       

      Pembeli memadati area toko, via gigazine 
       
      Di bagian atap, kerap dilakukan demonstrasi berbagai produk yang dikeluarkan oleh Tamiya. Demonstrasi ini boleh diikuti oleh siapa saja, dewasa maupun anak-anak. Jika sekedar ingin menonton maupun menikmati pemandangan di area sekitar gedung pun boleh.
       

      Suasana di atap, via gigazine 
       
      Sebagai penutup, dan sebagai tambahan informasi, di area lantai 3 merupakan area tempat proses kreatif desain dilakukan. Mengingat vitalnya proses desain bagi sebuah perusahaan seperti Tamiya, pengunjung dilarang mengambil foto di area tersebut.
       
      Cara menuju ke Tamiya Head Office di Shizuoka.
      Jika berangkat dari Tokyo, kalian bisa naik shinkansen Hikari (60 menit) dan Kodama (90 menit) dan turun di Stasiun Shizuoka. Jangan pilih shinkansen Nozomi karena tidak berhenti di Stasiun Shizuoka. Biayanya kira-kira 5830 yen* (untuk unreserved seat) dan 6350 yen* (untuk reserved seat) dan di cover oleh JR Pass. Dari Stasiun Shizuoka, cara termudah adalah dengan naik taksi hingga ke Tamiya Head Office (10 menit, 1200 yen*).
       
      Sedangkan jika naik kereta biasa, biayanya kira-kira 3020-3350 yen* dengan lama perjalanan kurang lebih 3 jam. Turunlah di Stasiun Higashi-Shizuoka, dan dilanjutkan dengan naik bis yang menuju Oshika Eigyo-sho (naik dari terminal 8 dari pintu utara stasiun). Turun di Oshika Eigyo-sho, dan lanjutkan dengan berjalan kaki selama 5 menit menuju persimpangan terdekat. Kantor Tamiya langsung terlihat dari persimpangan.
       

      Peta lokasi Tamiya Head Office, via tamiya 
       
      Detail teknis lainnya.
      Alamat: 3-7, Ondabara, Suruga Ward, Shizuoka, prefektur Shizuoka
      Telp: +81 54-283-0002
      Jam operasional: Senin-Jumat, rata-rata pukul 09.00-16.30 (tutup saat hari libur nasional). Untuk Tamiya Shop, tutup saat libur musim panas dan libur musim dingin.
      Google maps: < klik > 
      Website resmi: < klik > 
      Pendaftaran tur: < klik > Formulir dalam bahasa Jepang, namun kalian dapat menggunakan google translate untuk menerjemahkannya.  
       
       
    • By deffa
      Hola Deffa Here!
      Jadi bulan Februari 2018 kemarin saya ke Jepang untuk ke 3 kali nya. Untuk kali ini agak berbeda, selain saya jalan bareng dengan istri saya yang sedang hamil (Babymoon), juga kami tidak menyewa penginapan berupa Hostel, melainkan menyewa AirBNB yang notabene berupa Kamar Pribadi atau Apartemen Pribadi.
      Sebelum tahun 2018, pemerintah Jepang masih belum mengeluarkan ijin resmi atas penyewaan lodging bersifat properti pribadi. Kadang-kadang, hal ini juga yang sering menimbulkan masalah ketika di imigrasi dan mengakibatkan wisatawan Indonesia di tolak masuk ke Jepang, alasannya karena menggunakan Private Lodging seperti AirBNB (walaupun biasanya tidak di sebutkan alasan utama nya oleh petugas imigrasi). Karena, pada saat itu Private Property (Lodging) atau AirBNB ini masih bersifat Ilegal.
      Namun pada Februari 2018 lalu, pemerintah Jepang mengeluarkan Peraturan Baru yang Memperbolehkan Private Property untuk Disewakan bagi Wisatawan. Sebuah berita yang sangat menggembirakan bagi wisatawan Indonesia dan tentu nya juga bagi saya, yang waktu itu akan berangkat ke Jepang. Karena, dari harga AirBNB relatif lebih murah dan juga untuk keperluan saya dan istri, kami lebih memilih menyewa Apartemen.
      Namun perlu di perhatikan, ada beberapa peraturan yang harus kalian dan pemilik Private Lodging tahu. Salah satu nya yang terpenting adalah Kamar Kosong di Properti Pribadi boleh di sewakan kepada Turis sampai dengan 180 hari pertahun. 
      FYI: Saya sudah mendengar berita ini dari awal tahun 2018, lalu memesan AirBNB pada bulan Januari 2018 sebelum keberangkatan di awal Februari 2018. Ketika menuliskan Form Kedatangan yang di bagikan di dalam pesawat, kami tidak ragu untuk menuliskan AirBNB beserta alamat lengkap nya di Tempat Tinggal selama di Jepang. Lalu, ketika di periksa di Imigrasi tidak ada masalah dan langsung di cap saja E-Passport saya.
      Jadi, sebelum kalian booking dari AirBNB, lebih baik tanya dulu ke pemilik nya via Chat/Email. "Apakah kamar nya sudah melebihi Kuota 180 hari pertahun untuk disewakan?"
      Karena, bisa jadi pemilik lupa akan hal ini dan tetap mengiklan kan properti nya. Untuk info lengkap nya kalian bisa baca artikel berikut ini: 
      Regional rules set ahead of Japan law on private lodging
       
    • By vie asano
      Bagi traveler, menginap di hotel menjadi salah satu hal yang hampir selalu dilakukan saat traveling; walau kadang ada juga non-traveler yang rutin menginap di hotel karena alasan tertentu, salah satunya karena menyukai suasana hotel. Saya pribadi termasuk salah satu yang doyan banget menginap di hotel. Bukan karena faktor makanannya maupun fasilitas ekstra di hotel tersebut (seperti tempat fitness maupun spa), melainkan karena faktor suasananya, dan juga interior kamarnya. Dan satu lagi yang saya suka, adalah mengamati macam-macam karakter tamu yang menginap di hotel.
       
      Ya, bicara tentang hotel memang nggak lepas dari ngobrolin tentang tamu-tamu hotel. Terlepas dari apakah mereka termasuk tipe family (alias yang hanya bepergian bersama keluarga di akhir pekan), pebisnis (menginap hanya untuk keperluan bisnis), turis, maupun lansia; yang menarik untuk diamati adalah macam-macam karakter tamu hotel. Sebagai tempat bertemunya orang-orang yang memiliki kepribadian beragam, kadang ada saja karakter tamu hotel yang unik dan nyeleneh, sehingga menarik untuk diamati.
       
      Saya mengumpulkan beberapa karakter tamu yang lazim kita lihat setiap menginap di hotel. Sebagian saya dapat dari pengamatan pribadi, sebagian lainnya dengan mengamati tulisan dari mereka yang bekerja di industri hotel, serta hasil ngobrol-ngobrol dengan saudara yang pernah bekerja di hotel. Dari bermacam karakteristik tamu hotel berikut ini, manakah yang paling cocok dengan kalian?
       
      1. Tipe Ordinary
      Mungkin kebanyakan tamu hotel menganggap diri mereka biasa-biasa saja. Datang untuk check-in, istirahat di hotel maupun menikmati fasilitas didalamnya, dan check-out pada waktunya. Normalnya sih tamu hotel memang seperti itu, namun lihat dulu tipe-tipe tamu lainnya di bawah ini sebelum menganggap diri kalian adalah tamu biasa ya.
       
      *             *             *
       
      2. Tipe Selebriti
       

      Ilustrasi staff hotel sedang mencatat pesanan dari tamu, via gumtree 
       
      Maksud tipe selebritis disini maksudnya bukan selebriti sungguhan, namun para tamu yang terlalu ingin dilayani layaknya selebriti. Sebagian orang mungkin lebih suka menjuluki tamu jenis ini sebagai tamu manja. Tamu dengan tipe selebriti ini sangat suka diperhatikan, dan mereka maunya serba dilayani sebaik mungkin. Mereka suka dinomorsatukan, kadang nggak mentolelir kesalahan yang dibuat oleh pihak hotel maupun staff hotel, dan selalu menekankan jika “tamu adalah rajaâ€. Nggak sedikit staff hotel yang akan kesal dengan tipe tamu seperti ini.
       
      *             *             *
       
      3. Tipe Turis Sejati
       

      Spa di hotel, via hotels.1001tur 
       
      Tamu seperti ini datang ke hotel dengan tujuan untuk beristirahat. Mereka memilih hotel bukan karena faktor lokasi semata, melainkan karena fasilitas dan suasana yang ditawarkan oleh hotel tersebut. Karenanya, mereka suka menggunakan fasilitas hotel seperti spa dan fitness maupun berenang dan bersantai di tepi kolam renang; dan nggak sungkan membelanjakan uangnya untuk memesan makanan di hotel maupun mengikuti program tour yang diselenggarakan oleh hotel. Tamu jenis ini biasanya cenderung royal terhadap uang tip sehingga disukai oleh staff hotel.
       
      *             *             *
       
      4. Tipe Tukang Komplain
       

      Ilustrasi seorang tamu hotel yang sedang komplain, via bikashmohanty 
       
      Dari seluruh jenis tamu yang ada di daftar ini, mungkin tamu jenis ini yang paling membuat staff hotel mengelus dada. Segala macam dikeluhkan olehnya, mulai dari air kamar mandi yang lama panasnya, sampah yang telat dibersihkan, room service yang lambat merespon, dan banyak lagi komplain-an lainnya. Sebetulnya, tamu tukang komplain ini penyebabnya bermacam-macam. Ada yang memang sifat aslinya hobi mengeluh, namun ada juga yang berusaha mencari keuntungan dengan melakukan komplain ini-itu, seperti mengincar kompensasi dari hotel tersebut.
       
      *             *             *
       
      5. Tipe Kabayan
       

      Ilustrasi tamu yang bahagia, via hotelserena 
       
      Maksud dari tipe kabayan (diambil dari nama tokoh dalam cerita Sunda, Kabayan, yang dulu kerap diperankan oleh Didi Petet) disini adalah tamu yang kelihatan banget jarang menginap di hotel. Mereka selalu terpukau setiap kali masuk ke dalam hotel, selalu terlihat malu-malu, dan menganggap hotel (terutama hotel berbintang) merupakan dunia lain yang berbeda dengan dunia mereka sehari-hari. Biasanya, tamu jenis ini sangat ramah terhadap staff hotel maupun tamu lainnya, sehingga cukup menyenangkan untuk dijadikan tetangga kamar.
       
      *             *             *
       
      6. Tipe Kolektor
      Kalau tamu jenis ini murni berdasarkan pengamatan dan, uhuk, pengalaman pribadi. Mereka suka mengumpulkan barang-barang dari hotel, mulai dari barang-barang kecil seperti sampo, sabun, maupun toiletries; hingga barang-barang yang agak besar seperti sandal hotel, perlengkapan menulis, dan lain-lain. Asalkan barang tersebut ada logo hotelnya, maka barang tersebut bisa di embat untuk di koleksi. Adakah yang termasuk tipe ini?
       
      *             *             *
       
      7. Tipe Ogah Rugi
      Check-in jauh sebelum waktunya sehingga bisa masuk kamar tepat waktu, dan selalu check-out sesaat menjelang batas waktu yang ditentukan. Tujuannya supaya nggak rugi waktu selama menginap di hotel. Semua fasilitas gratisan selalu dimanfaatkan dengan maksimal, mulai dari sarapan gratis (semua menu dicoba, mulai dari semua jenis appetizer hingga dessert), toiletries, kolam renang; pokoknya tamu jenis ini selalu memaksimalkan waktu kunjungannya saat berada di hotel deh.
       
      *             *             *
       
      8. Tipe gratisan
      Nah, tamu jenis ini biasanya sering menginap di hotel, maupun mengetahui seluk beluk dunia perhotelan. Jadi mereka mengerti celah-celah untuk meminta diskon, dan malah terkadang minta gratisan.
       
      *             *             *
       
      10. Tipe Pebisnis
       

      Ilustrasi seorang pebisnis di kamar hotel, via themalaymailonline 
       
      Tamu tipe ini hanya menginap di hotel untuk keperluan bisnis. Jadi, mereka hanya menggunakan hotel sebagai tempat istirahat sementara dan jarang menggunakan fasilitas dalam hotel karena sibuk diluar. Kalaupun ada fasilitas yang sering digunakan, adalah area lounge untuk bertemu dengan tamu, serta fasilitas internet di hotel. Jika bicara, gaya bicaranya formal dan berwibawa.
       
      *             *             *
       
      11. Tipe Annoying
       

      Tetangga kamar yang hobi membuat keributan jelas menyebalkan, via motherswhowork 
       
      Nggak semua dinding hotel itu kedap suara, karena faktanya, banyak juga hotel yang memiliki dinding tipis dan berbahan non-bata. Sayangnya, nggak semua tamu hotel bisa bersikap tenang. Ada juga yang kerap menyetel TV keras-keras, ngobrol dengan keras, bahkan bertengkar tanpa malu-malu sehingga bisa didengar oleh tetangga sebelahnya maupun berpesta. Saya pernah bertetangga dengan tipe seperti ini (hobi ngobrol dengan suara keras), sehingga kami harus mengeraskan suara TV di kamar supaya suara obrolan di sebelah nggak kedengaran lagi.
       
      *             *             *
       
      12. Tipe Kombinasi
       
      Faktanya, bisa saja seorang tamu hotel memiliki kombinasi dari karakteristik yang sudah disebutkan di atas. Misalnya saja, jika menginap di hotel, saya termasuk tipe turis sejati (datang ke hotel untuk istirahat dan santai) dengan kombinasi tipe ogah rugi (check-in dan check-out tepat waktu supaya maksimal istirahat di hotelnya, haha). Dulu sih sempat jadi kolektor, untungnya sekarang sudah insyaf, hehe.  
       
      Nah, kira-kira teman-teman termasuk tipe yang mana? Jika kombinasi, kombinasi apa saja nih? Share dong! Feel free kalau mau menambahkan tipe tamu hotel lainnya yang belum ada dalam daftar ini.
       
    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Wilujeng Sumping ka Bandung Sadayana :)
      Karena Bandung sekarang udah makin menjadi primadona wisata khusus nya area Jawa Barat, di karenakan sudah makin bagus nya infrastruktur yang ada di Kota dan Kabupaten Bandung. Maka saya akan bantu untuk membuat itinerary yang pas untuk kalian mengunjungi Bandung.
      Mengunjungi Bandung paling enak itu minimal 2 hari, namun paling enak dan santai itu 3 - 5 hari, karena biar tidak terburu-buru, apalagi weekend Bandung itu bakalan rasa Jakarta. Ya macetnya kendaraan dan juga orang-orang nya yang mungkin akan kalian temui orang Jakarta lagi heheh.
      Berikut Itinerary yang sebenar nya saya sadur dari tulisan Facebook Rommy Budax Badeur yang sedikit saya edit menurut pandangan saya :
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 2 HARI 
      Day 1 Bandung Utara (Lembang) :
      Dusun Bambu Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch The Lodge Maribaya Floating Market Lembang Farmhouse Day 2 Kota Bandung :
      Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Cihampelas atau Jalan Riau (Wisata Belanja) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun Bandung -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 3 HARI
      Day 1 Bandung Selatan (Ciwidey) :
      Kawah Putih Curug Cipanji Situ Patenggang Ranca Upas (Penangkaran Rusa dan Camping Ground) Pemandian Air Panas Ciwalini / Cimanggu Perkebunan Teh Ciwalini Day 2 Bandung Utara (Lembang) :
      Dusun Bambu Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch The Lodge Maribaya Floating Market Lembang Farmhouse Day 3 Kota Bandung :
      Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Cihampelas atau Jalan Riau (Wisata Belanja) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun Bandung -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 4 HARI
      Day 1 Bandung Selatan (Ciwidey) :
      Kawah Putih Curug Cipanji Situ Patenggang Ranca Upas (Penangkaran Rusa dan Camping Ground) Pemandian Air Panas Ciwalini / Cimanggu Perkebunan Teh Ciwalini Day 2 Bandung Utara (Lembang) :
      Dusun Bambu Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch The Lodge Maribaya Floating Market Lembang Farmhouse Day 3 Kabupaten Bandung Barat (Padalarang) :
      Stone Garden Gua Pawon Day 4 Kota Bandung :
      Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Cihampelas atau Jalan Riau (Wisata Belanja) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun BandungSpoiler -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 5 HARI
      Day 1 Bandung Selatan (Ciwidey) :
      Kawah Putih Curug Cipanji Situ Patenggang Ranca Upas (Penangkaran Rusa dan Camping Ground) Pemandian Air Panas Ciwalini / Cimanggu Perkebunan Teh Ciwalini Day 2 Bandung Utara (Lembang) :
      Dusun Bambu Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch The Lodge Maribaya Floating Market Lembang Farmhouse Day 3 Kabupaten Bandung Barat (Padalarang) :
      Stone Garden Gua Pawon Day 4 Kota Bandung :
      Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun Bandung Day 5 Kota Bandung Wisata Belanja Dan Kuliner :
      Saung Angklung Udjo Bukit Moko Cihampelas (Oleh-Oleh) Jalan Riau (Factory Outlet) Kuliner Batagor Kingsley di Jalan Veteran Jalan Cibaduyut (Belanja Sepatu) Kuliner Bu Imas di Kebon Kalapa Kuliner Ceu Mar di Cikapundung Taman Cikapundungiler ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      Info Harga Tiket Masuk Beberapa Tempat Wisata di Bandung
      Harga Tiket Gunung Tangkuban Perahu
       
      Harga Tiket Kawah Putih
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      Itinerary di atas bisa berubah secara flexible sesuai yang kalian mau, tapi di atas itu di bikin searah agar perjalanan nya tidak pulang pergi. Masih banyak tambahan itinerary lain seperti Kuliner, Wisata Budaya dll. Kalian bisa konsultasi ke saya langsung jika perlu bantuan itinerary tambahan.
      Karena seperti Saung Angklung Udjo ataupun Kuliner Street Gourmet itu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk di lakukan. Dan juga beberapa Taman Tematik Bandung yang makin kece juga bisa kalian selipkan di sela-sela waktu itinerary di atas
      Ya silahkan di coba itinerary nya, karena itinerary yang di bikin ini sudah searah dan bisa di lakukan sesuai hari yang di tempuh. Thx to bro Rommy Budax Badeur atas info sumber nya.
      Jika perlu SEWA MOBIL MURAH Di BANDUNG cek ke SINI
      Wilujeng Sumping ka Bandung
      IG / Twitter / Steller: @Deffa_Utama
      Facebook : Deffa Boys N Root