Sign in to follow this  
zeekyuryu

Warung Keboenkoe, Wi-Fi santai nuansa alam

5 posts in this topic

Mau share satu tempat deket rumah ane yang adem asoy...

Namanya Warung Keboenkoe. Ini lokasinya terpencil gan. Ada di bilangan Depok tapi udah deket ke Cibinong sih, Dari alternatif Cibubur, ada Plaza Cibubur masuk dan lurus aja sekitar 15 menitan dari situ. Kalo tol jagorawi arah bogor, keluar tol cimanggis dan puter balik arah Cibubur, sekitar 5 menit dari pintu tol.

Tempatnya itu kebun-kebun biasa. Agan sering liat tukang jualan taneman di pinggir jalan? Kurang lebih seperti itu, Rapi, indah, bersih, Parkiran mobil luas, parkiran motor juga ada tempatnya sendiri, Initinya semuanya serba bersih, asri, dan indah. Nah, ini cafe gan. Model rumah panggung yang terbuka. Jadi ada dua lantai,. Di belakangnya juga ada lagi tempat saung2 dan lesehan buat yang mau meeting lebih eksklusif. Ada musholanya juga dengan konsep semua dari kayu gitu.

Ini tempat asik banget. adem dem dem... menu utama roti bakar, Nggak ada yang spesial sih, roti biasa aja, tapi suasana yang adem nyaman jadi bikin betah. ditambah lagi wifi yang cepet betah dah. heheh... menu makan berat juga ada. Rate harga dari 10 ribuan ampe 50 ribuan deh.. yang jelas, kalo lagi maen ke daerah sini, sempetin mampir di sini. Dijamin, tempatnya berasa banget serunya. Pic tenpat lain kali ya, karena ane adanya pic yang fokus ke muka pribadi doang jadi tmpatnya nggak keliatan, hehehe...

Share this post


Link to post
Share on other sites

mantap, kalo ada fotonya sekalian ya mas :D. Emang enanya ke tempat yg ada wifi jadi mau kerja jg bisa. asalan org ngafe zaman skrg biasanya krn bisa sambil kerja jg sih

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By elizato
      Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia, mulai dari Sabang di Aceh sampai Merauke di Papua, yang terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil, yang terhubung oleh selat dan laut. Menurut data Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia tahun 2010 sebanyak 17.504 pulau. 7.870 dari mereka memiliki nama, sementara 9.634 tidak memiliki nama.
      Luas wilayah lautan Indonesia lebih luas dari luas daratannya, yaitu luas daratan 1,91 juta km2, sedangkan luas samudra 6.279 juta km2. Dengan meluasnya Indonesia membuat banyak sumber daya alam di darat dan di bawah laut itu indah. Tak heran jika Indonesia memiliki banyak tempat indah terutama di sektor pantai. Karena letak geografis Indonesia sendiri yang berada di bagian khatulistiwa. Di antara sekian banyak pantai, ada beberapa pantai di Indonesia yang dikategorikan sebagai pantai terindah di dunia. Antara lain Pantai Senggigi di Lombok, Pantai Kuta di Bali, Pantai Bunaken di Manado, dan banyak pantai indah lainnya.
      Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat indah. Karena keindahan alamnya, Indonesia telah menjadi tujuan wisata yang banyak didambakan oleh pelancong lokal maupun internasional dari seluruh dunia. Panorama di Indonesia tentu tidak kalah dengan negara lain. Untuk itu tak ada salahnya jika kita berlibur untuk menikmati berbagai keindahan alam yang ada di Indonesia dan menjadikannya sebagai tujuan wisata.
      Tidak hanya itu, Indonesia juga kaya akan budaya, berbagai suku yang tinggal di Indonesia dengan harmoni dan damai, masing-masing suku memiliki ciri khas tersendiri yang membuat keragaman budaya di Indonesia, disamping Indonesia juga memiliki kuliner khas di masing-masing wilayah.
      Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan alam luar biasa. Padahal, seluruh dunia adalah obyek wisata yang terkenal di sini. Indonesia memiliki ratusan Taman Nasional yang harus dikunjungi. Salah satunya adalah Taman Nasional Komodo merupakan habitat tunggal Komodo di dunia. Selain itu, ada juga yang favorit pendaki internasional Carstensz Pyramid dimana gunung ini diselimuti salju abadi. Memang, kekayaan atraksi alam Indonesia tak terhitung jumlahnya. Untuk membuktikannya, silakan kunjungi Indonesia sebagai tempat tujuan wisata yang direkomendasikan dengan menghadirkan kekayaan alam terlengkap di bumi.
      Inilah 7 Tempat wisata di Indonesia yang direkomendasikan untuk dikunjungi:
      Gunung Bromo
      Gunung Bromo, merupakan tujuan paling populer di Indonesia yang selalu dikunjungi baik lokal maupun mancanegara. Gunung ini juga termasuk dalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Gunung Bromo merupakan gunung vulkanik aktif yang berada di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Pada 2.329 meter (7.641 kaki), ini bukan puncak tertinggi, tapi gunung yang paling terkenal.
      Bawean Treasure Island
      Pulau Bawean merupakan salah satu pulau indah di Indonesia, tepatnya di wilayah provinsi Jawa Timur. Pulau ini memiliki banyak destinasi wisata yang tidak kalah dengan tujuan wisata lainnya di Indonesia. Selain wisata bahari, danau dan wisata air terjun, para pengunjung juga bisa menikmati budaya masyarakat adat di Pulau Bawean.
      Orangutan DI Pulau Kalimantan dan Sumatera
      Orangutan adalah kera besar yang hidup di Asia Tenggara dan termasuk dalam kelompok hewan omnivora (di pulau Kalimantan dan Sumatera). Kera ini kebanyakan tinggal di pohon (mereka arboreal) dan berayun dari cabang ke cabang menggunakan lengan mereka. Ada banyak agen perjalanan wisata di Indonesia yang dengan senang hati membimbing Anda untuk mengunjungi tujuan Orangutan. Di situs ini, hadir untuk memberi Anda beberapa informasi tentang bagaimana Anda bisa mendapatkan tujuan Orangutan. Sebagian besar, gambar dan informasi di sini adalah tentang tur orangutan di pulau Kalimantan (Kalimantan), tepatnya berada di Taman Nasional Tanjung Puting Di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah - Indonesia.
      Pulau Komodo
      Taman Nasional Komodo juga memiliki kehidupan bawah laut yang menakjubkan. Penyelam menyatakan bahwa Pulau Komodo adalah salah satu tempat penyelaman terbaik di dunia. Dengan pemandangan dasar laut yang menakjubkan terdapat 385 spesies karang, mangrove dan rumput laut yang indah, serta rumah bagi ribuan ikan, 70 spesies spons, 10 spesies lumba-lumba, 6 jenis paus, penyu hijau, dan berbagai jenis hiu. dan ikan pari. Kombinasi berbagai vegetasi di taman memberikan lingkungan yang baik untuk berbagai jenis hewan di wilayah ini
      Wisata Sumatera Selatan
      Provinsi Sumatera Selatan sejak berabad-abad lalu juga dikenal sebagai 'Bumi Sriwijaya'. Pada abad ke-7 sampai abad ke-12 Masehi, kawasan ini merupakan pusat kerajaan Sriwijaya yang juga dikenal sebagai kerajaan maritim terbesar dan terkuat di nusantara. Gema dan pengaruhnya bahkan ke Madagaskar di Afrika.
      Perkebunan Kopi Jampit
      Perkebunan kopi Jampit, merupakan agrowisata di Bondowoso yang dikelola oleh PTP Nusantara Kalista Jampit VII. Perkebunan ini terletak 74 km ke timur kabupaten Bondowoso. Perkebunan ini memiliki luas 4000 hektar dan terletak pada ketinggian 900 M dpl.
      Kawah Ijen
      Kawah Ijen adalah kompleks kawasan vulkanik, yang ada kawah Ijen dan dataran tingginya, yang tingginya mencapai 2.600 M dan 8.660 M. Kawah Ijen terletak di tiga bagian kabupaten, yaitu di Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi, Jawa Timur. Kawasan vulkanik ini menjadi daerah vulkanik paling menakjubkan dan surealis yang memiliki danau kawah turquois raksasa di Jawa Timur.
    • By twindry
      yosshhh!!!  
      berhubung saya ke jakarta pengen kopdar sama teman2 yang ngak ada rencana kemanapun sewaktu lebaran nanti. adapun lokasi dan harinya sbb
      Hari / tanggal kopdar : Minggu, 25 Juni 2017
      jam / meeting point : 19:00 / Grand Indonesia (sementara meeting di GI dulu. nanti akan di tentukan kita nongkrong dimana  )
      CP : twindry WA 0812-5120-6106
       
      cc @min0ru @Yos yang udah pasti join
      @HarrisWang lu jadi ikut ngak?  
      @kyosash di jakarta juga toh? siapa lagi ya? @Vara Deliasani @Ikamarizka @mone dijakart bukan ya mereka?  @Sahat mari join wakakak. kalo @Hartono Hasian udah ngak bisa ikut  wakakakak
      @deffa ijin post ya mod
    • By ViCar Bromocorah
      Gunung yang satu ini letak nya di Bandung  Selatan,, buat temen temen forum jalan jalan yang suka mendaki gunung artapela ini wajib di coba, bagi pendaki pemula enggak perlu hawatir, track nya tergolong bersahabat. 
      Selamat mendaki.

       
      Sumber : gunung artapela
    • By Luxia
      Hi JJ-ers… Dah lama tak jumpa… Apa kabar semua?
      Aku kali ini ingin bercerita mengenai pengalaman berwisata di kota Jakarta dengan Bus Wisata 2 tingkat yang baru direlease oleh pemerintah DKI Jakarta pada tahun 2015 yang lalu. Jadi, keinginan ini sebenarnya udah terpendam sekian lama tapi selalu ragu tuk merealisasikannya. Rasa Penasaranlah yang mendominasi keinginan ini, seperti apa yah kira2 rasanya naik bis wisata 2 tingkat keliling kota jakarta ini. Selama ini kan taunya adanya di luar negeri doank… Hop On Hop Off… Keinginan menjadi semakin kuat setelah peresmian RPTRA Kalijodo. Dan akhirnya aku realisasikan bareng sama beberapa teman ex Gatnas Lombok IX. Selain melepas kangen juga merealisasikan rasa penasaran ini. Bagaimana caranya dan mesti naik dari mana baru nyaman dan bisa pilih tempat duduk yang nyaman? Yuk.. keliling bareng kami…
      Bus Wisata Jakarta ini terbagi menjadi 5 tema/rute, yaitu :
      1.     Sejarah Jakarta (History of Jakarta)
      2.     Jakarta Baru (Jakarta Modern)
      3.     Pencakar Langit Jakarta (Skyscrapers)
      4.     Kesenian & Kuliner (Art & Culinary)
      5.     RPTRA Kalijodo
      Berikut rute lengkapnya :
       
       
      Untuk rute bertemakan Sejarah Jakarta, Jakarta Baru, Pencakar Langit Jakarta dan RPTRA Kalijodo, Bus Wisata Gratis Jakarta beroperasi mulai jam 09.00 hingga 17.00 WIB (Senin – Sabtu) dan jam 12.00 hingga 19.00 WIB (Minggu).
      Untuk rute bertemakan kesenian & kuliner, Bus Wisata Gratis Jakarta beroperasi mulai jam 17.00 hingga 23.00 WIB dan hanya beroperasi pada hari Sabtu dan Minggu saja.
      GRATIS LHOO...!!! 
      Bagi teman-teman yang hendak memulai perjalanan Wisata dengan Bus Gratis ini dari Balai Kota bisa menggunakan beberapa alternative kendaraan umum menuju kesana antara lain :
      1.  Busway
      ada beberapa alternatif, antara lain yaitu : 
      -       Dari Harmoni: ambil yang ke arah Blok M, turun di halte Monas, lalu tunggu Busway yang ke arah Pulo Gadung dan turun di Halte Balai Kota.
      -       Dari Harmoni: bisa langsung tunggu busway yang ke arah Pulo Gadung, turun di Halte Balai Kota.
      -       Dari Blok M: ambil yang ke arah Kota, turun di halte Monas lalu nyambung ke arah Pulo Gadung dan turun di Halte Balai Kota.
      2.  Kereta Api (Commuter Line),
      Jurusan yang paling dekat adalah Stasiun Tanah Abang. Keluar dari Gate Out ke kanan         menuju jalan raya lalu belok kiri ke arah lampu merah… langsung aja naik ojek. Tarif ojek online dari Tanah Abang ke Balai Kota hanya Rp 10.000 – Rp 15.000 saja, tergantung armada apa yg akan dipilh.
      3.  Bis Umum,
      bisa naik yang jurusannya ke Monas, lalu turun di Monas.
       
      Dari halte Balai Kota kita berjalan mundur, akan terlihat plang IRTI (Ikatan Restoran dan Taman Indonesia) tepatnya di lapangan parkir IRTI (Jl. Medan Merdeka Selatan, Gambir). Nah di depan IRTI ada bus-bus wisata yang sedang menunggu penumpangnya. 
      Setelah sekian bulan tidak bertemu, kangen-kangenan, ceng-cengan, akhirnya kami tetapkan hati untuk berkumpul kembali di hari Sabtu yang cerah itu. Kami ber-10 (Aku, Ibu @Titi Setianingsih, Ghea @Gayatri, Ibu Rina (FB Rina Dwi Cahyani) + Putri Sulungnya, Mak @menie + Anak Bungsunya, FB Netty Neh, Cici @eka wibisono dan Mba @Onya Deisi) berkumpul pada jam 10.00 WIB di IRTI .


      Penampakan Bus Wisata tema : Sejarah Jakarta
      Tunggu punya tunggu, belum nemu Bus Wisata yang menuju kea rah Juanda seperti rencana awal kami, akhirnya daripada buang-buang waktu, diputuskanlah naik Bus Wisata apa aja yang masih kosong. Jadilah, pilihan pertama jatuh pada Jurusan RPTRA Kalijodo. Kamipun naik Bus dan bergegas menuju ke tingkat 2. Ternyata pada hari itu ada 2 group lainnya yang sedikit mencolok seragamnya selain kami, group berbaju merah dan biru.


      Bus Wisata ini Bersih, Aman (meskipun tetap waspada ya) dan Nyaman. Ber-AC, 2 tingkat, serta supirnya membawa bisnya tidak dengan istilah “mo kejar omset” alias bus berjalan cukup baik dan tidak ngebut, statis gasnya, sehingga tidak ada tuh cerita rem mendadak atau klackson2an seperti layaknya bus-bus lainnya di Jakarta.
      Ketika berada di dalam Bus Wisata Gratis Jakarta ini harap diperhatikan beberapa aturannya ya, seperti :
      -       Dilarang mengkonsumsi makanan dan minuman di dalam Bus Wisata
      -       Dilarang berdiri selama perjalanan keliling Jakarta
      -       Tidak ada istilah penumpang berdiri di dalam Bus Wisata
      -       Bagi penumpang yang terlebih dahulu datangnya silahkan langsung menuju ke tingkat 2 dan diisi penuh, sedangkan bagian bawah diprioritaskan bagi penumpang Lansia, Hamil dan            Disable.
      -       Bagi yang bawa anak kecil sebisa mungkin anaknya dipangku agar kursi nya bisa digunakan penumpang yang lainnya.
      -       Satu lagi tambahan dari aku, bagi orang tua yang membawa anak2 mohon dapat menasihati anak-anaknya apabila duduk di tingkat 2 agar duduk dengan manis. Ini pengalaman kami          kemarin, ada anak sekitar umur 6-7 tahun yang kesal dengan orang tuanya, lalu menghentak-hentakkan kakinya di lantai Bus tersebut sehingga mengganggu penumpang yang                  berada di bawah, setelah diperingatkan oleh kondektur Bus Wisata dengan Microphone (karena kondekturnya duduk di lantai 1 dekat supir), tetap saja si anak berulah dan orang                tuanyapun tidak bisa melarangnya sampai ada salah satu anggota kami yang ikutan menegur barulah orang tuanya malu dan mengingatkan anaknya. JANGAN YA..CH!!

      Bus Wisata tema RPTRA Kalijodo

      Mungkin bagi teman-teman yang sudah pernah naik Bus Wisata ini mengeluh ramai tidak bisa dapat duduk di tingkat atas, aku kasih kisi-kisinya sedikit ya. Kalau mau dapat tempat duduk nyaman dan masih banyak pilihan maka cari lah lokasi naik Busnya yang tepat, contohnya :
      1.     Kalau mau ke RPTRA Kalijodo, naiknya harus dari halte Monas (depan pagar IRTI). Bus ini hanya menurunkan penumpang di halte Kalijodo dan Monas saja. Tetapi bisa menerima penumpang (jika tempat duduknya masih tersisa) di tiap titik pemberhentian yang telah ditandai. Jika dari RPTRA Kalijodo hendak ke tempat lainnya, kita mesti kembali dulu ke Monas untuk kemudian naik Bus Wisata jurusan yang dimaksud.
      2.     Kalau mau ke Kota Tua / Batavia, Museum Bank Indonesia, Museum Fatahilah, Sunda Kelapa, Toko Merah, Museum Kapal, disarankan untuk naik dari halte Juanda / Istiqlal, karena disitu Bus Wisata tersebut masih kosong tempat duduknya.
      Karena tema tulisanku kali ini adalah Bagaimana caranya berwisata di Jakarta dengan Bus Wisata, maka saya singkat saja ya mengenai rute kami.
      Rute pertama adalah RPTRA Kalijodo, kurang lebih jam 10.30 WIB kami naik dari halte di depan IRTI lalu turun di RPTRA Kalijodo, perjalanan kami tempuh kurang lebih 15-30 menit saja karena Bus Wisata ini melewati jalur Tol Semanggi lalu turun di pintu tol Jelambar, sehingga cukup mempersingkat banyak waktu mengingat daerah yang dilalui dari mulai Semanggi, Slipi, Grogol dan Latumenten itu macet meskipun hari Sabtu ya.
      Setiba di RPTRA Kalijodo kami singgah untuk foto-foto sebentar karena cuaca cukup panas kamipun tidak berlama-lama di Kalijodo dan belum keliling sampai ke lokasi Skateboard. Kurang lebih 30 menit di Kalijodo, berhubung hari sudah siang, matahari sudah di atas kepala yang artinya sudah jam 12 lewat sekian dan perut kami sudah protes minta diisi, maka kamipun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan kami menuju Juanda, hendak kemana kita?? KULINERAAANNN….. 



          
      Rombonganpun naik Bus Wisata yang tadi untuk menuju ke Monas (kebetulan kami masih dapat Bus Wisata yang sama dengan waktu kami kesini), karena memang Bus Wisata yang 1 ini tidak melayani rute lain kecuali Monas & RPTRA Kalijodo saja, jadi kita mesti balik dulu ke Balai kota, repot sih memang.. tapi yah,, sesuai kan dengan temanya, keliling Jakarta.. ya sudah lah, kembali lah kita ke Monas.


      Setibanya di halte depan IRTI, kami pun bimbang, karena Bus yang ke Juanda masih lama, akhirnya kami putuskan untuk ber-umum-ria saja ke Juanda, karena jaraknya juga gak jauh dari Monas (hanya sekitar 2.4 KM saja). Kami pun mem”belah diri” menjadi 2 grup, 1 naik bajaj dan 1 lagi naik taksi. Tarif Bajaj Rp 20.000/way (syukur kalau bisa nawar dan dapat harga Rp 15.000/way) dan Taksi Rp 16.000/way (kondisi jalan lancar).
      Setibanya di area Jl.Veteran 1 No. 10, Gambir, langsung menuju ke toko Ragusa Es Italia. Rombonganpun bergegas mencari tempat duduk didalam toko es krim Ragusa… daaan… PENUH. Seperti sudah kami duga sebelumnya karena memang favorit banget. Ya ok deh, kami pun cek toko sebelah, menu di toko sebelah ada sate ayam, asinan juhi, mie juhi, gado-gado, otak-otak dan minuman. Harga makanannya per-porsi rata-rata Rp 20.000,- saja, sedangkan minumannya berkisar antara Rp 5.000,-/botol s/d Rp 7.000,-/botol saja. Jadi lah kami duduk memesan makanan ditoko ini dan beli "takeaway" es krim Ragusanya.
      Ragusa Es Italia adalah Produk es Italia yang telah berdiri sejak tahun 1932 dan menggunakan bahan dasar susu sapi segar sehingga menghasilkan es krim dengan tekstur yang lembut, tidak terlalu manis dan tidak menggunakan bahan pengawet. Toko es krim Italia ini hanya menjual tujuh rasa dasar es krim yang meliputi coklat, vanila, mocca, stroberi, nougat, durian, dan rum raisin dan beberapa kombinasi es krim lainnya. Pilihan menu favorit di Ragusa ini adalah Banana Split, Spaghetti, Cassata Cisiliana dan Tutti Frutti, harga menu favoritnyapun hanya Rp 35.000,-/porsi dan cukup banyak juga kalau untuk dikonsumsi sendirian.
             
      Berikut Menu es krim yang tersedia di Ragusa:
           
      by Google
      Berikut penampakan aslinya:
           
      Banana Split                                                                                                                    Spaghetti Ice Cream
           
       
      Tutti Frutti
      Selesai makan, kamipun melanjutkan perjalanan menuju Kota Tua/Batavia, sebelum meninggalkan lokasi, kami foto-foto dulu, sekalian perpisahan dengan Mak Menie, yang harus pulang lebih dahulu karena masih ada urusan lain. Selesai foto-foto kamipun menuju ke halte Bus Wisata, dari toko belok kiri, Jl. Veteran 1, jalan kearah luar gang belok ke kanan. Di sini ada 3 rute Bus Wisata yang berhenti mengambil penumpang, yaitu Jakarta Modern, Pencakar Langit Jakarta dan Sejarah Jakarta. Khusus untuk Sejarah Jakarta, antriannya adalah diatas trotoar, posisinya paling kanan. Jangan salah jalur ya, kalo salah jalur bisa diteriakin kondektur Bus untuk antri lagi dari belakang lho.

      Bus Wisata Pencakar Langit Jakarta
      Lama kami menunggu di halte, sempat bertanya-tanya kenapa busnya belum juga berjalan kearah kami, busnya berhenti sekitar 10 meter dari halte. Para petugas Bus mulai dari driver sampai dengan kondektur sibuk, hilir mudik, keluar masuk bus. Ada apa ya?? Oooo.. Ternyata Busnya sedang disapu dan di Pel dulu, mungkin ada penumpang sebelumnya yang sedikit kurang disiplin makan dan minum hingga menjatuhkan sesuatu yang membuat kotor Busnya…. Jadi ingat yach… Jangan abaikan larangannya. Kasian petugas-petugasnya.

      Menunggu sekitar 10-15 menitan, akhirnya bus wisatanya menghampiri kami dan penumpang mulai berjalan ke dalam bus dan bergerak menuju ke tingkat atas. Buspun jalan menuju Kota Tua dengan melewati Jalan Gajah Mada.
      Tiba di depan Museum Bank Indonesia, jam tangan menunjukan waktu sudah pukul 15.55 WIB, sudah tidak bisa masuk ke Museum Bank Indonesia lagi karena tutupnya jam 16.00 WIB, pintu pagarpun sudah ditutup rapat-rapat. Baik lah, berarti langsung saja menuju Wisata Kota Tua.
           
      Di Kota Tua, kita bisa menemukan Museum Fatahillah, Café-café yang di-design sedemikian rupa sehingga terkesan tua, meskipun menu dan merk restorannya adalah restoran masa kini, seperti Bangi Kopitiam dan lainnya. Ada Indomaretnya juga di samping Café Batavia. Pemandangan mulai menarik karena pintu bangunan masih terkesan kuno, disekitarnyapun banyak berdiri Patung-patungan Pahlawan dan Super Hero Tempo Dulu seperti Imam Bonjol, Gatot Kaca, Tentara Kompeni, Noni Belanda (yang tampangnya jauh dari orang Belanda…. Hehehe); pelukis, souvenir-souvenir, dan lainnya.


          
           
      Ada sepeda Ontel juga disana, dulu waktu tahun 2013, Saya pernah bawa tamu ke sini, sewa sepeda ontelnya untuk keliling ke Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Kapal, Pasar Ikan dan Toko Merah, harga sewanya Rp 30.000,- /unit. Tapi sepertinya sekarang Sepeda Ontelnya sudah tidak boleh keluar dari kawasan Kota Tua deh. Tapi menariknya sepeda-sepeda itu sekarang dicat berwarna warni dan masih dapat disewakan untuk pengunjung Kota Tua dan hanya boleh berkeliling didalam saja. Sayang sekali memang, padahal kalau masih boleh berkeliling ke Pelabuhan dan lain2 jadi bisa mengenal obyek-obyek wisata yang lainnya disekitar Kota Tua. Tapi.. ya sudah lah… Kami cukup puas juga dengan pemandangan yang ada disini.

      Setelah Capek foto-foto di Kota Tua, jam sudah menunjukkan pukul 17.05, lalu kamipun beranjak keluar dari Kota Tua dan berencana ngopi-ngopi cantik dulu sebelum bubar. Tujuan kami adalah Kopi “Lau Hue” (pernah dibahas oleh Ci Eka Wibisono) tahun lalu. Sebelum Ngopi ternyata Ibu-Ibu sudah lapar perutnya dan akhirnya nongkrong dulu dipinggir jalan didepan Museum Bank Indonesia mencoba jajanan berat pake bakulan di depan gedung Museum Bank Indonesia. Ada Gado-gado, ada Kwetiau, Mie Goreng, Bihun Goreng, lengkap dengan gorengan bakwan serta sambal kacangnya.. Rame lah pokoknya itu bakul. Yang pasti semua happy meskipun rasanya so so banget banget sih katanyaaa…. (karena aku sendiri tidak mencoba).
           
      Setelah nye”nack” jajanan berat itu tadi, kami lanjutkan perjalanan menuju ke Petak 9, Glodok area dengan berjalan kaki (jaraknya kurang lebih 1,2 KM). Kebayang kan bagaimana perjuangan kami hari itu… huff… berjalan kaki kurang lebih 15-20 menit, akhirnya tiba lah di tujuan yaitu kedai “Lau Hue”. Disini kami memesan Liang Teh (Rp 9.000,-), Es Kopi (Rp 12.000,-/gelas), gorengan pisang (Rp 3.500,-/pc), Talas (Rp 6.000,-/pc) dan tapenya (Rp 3.000,-/pc). Dah kecapean jadi gak napsu makan yang berat lagi (atau Ibu-Ibu kita udah kekenyangan ya… hahaha.. kagak tau juga). Yang pasti di Kedai ini ada jual Mi kuah, bihun kuah, kwetiau dan lain-lain khas Bangka.

      Ok… Tiba lah saatnya kami harus berpisah di halte Busway Glodok. Sebagian ke Kelapa Gading, Mangga Besar, ke Gajah Mada, dan sisanya kami balik lagi ke Balai Kota dengan menumpang Busway dengan tujuan akhir Monas, Foto-foto lagi sebelum berpisah.
          
      kami minta diturunkan didepan Balaikota. Kami pun menyempatkan diri untuk masuk ke halaman Balaikota dan berfoto ria dengan background Karangan Bunga yang banyak itu... Pertemuan ini singkat memang tetapi cukup berkesan karena memang sudah pada kangen sih…
      Akhir kata, bagi teman-teman yang di luar sana, baik Jakarta maupun luar kota, jangan ragu, silahkan mencoba berkeliling Jakarta dengan Bus Wisata Jakarta Ini. Mumpung masih Gratis. Kalau udah lewat dari bulan Oktober 2017, gak tau lagi deh. Dijamin nyaman dan memuaskan.
      Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat..!!
    • By val_3373
      Hallo Sobat Jalan2
      Ingin pergi ke Curug yang alami dengan spot selfie yang kekinian tapi ngga pake rame??? Curug Cipamingkis solusinya. Curug ini dikelola oleh perhutani, keasriannya tetap terjada dengan baik dengan fasilitas yang sangat baik karena dilengkapi dengan Mshola, Ruang ganti baju/Toilet yang bersih, area camping dan juga warung2.
      Apa sih keistimewaan dari Curug ini? Mau taukan... hehehhehe.. Curug cipamingkis tidak hanya menawaran keeindahan air terjun yang alami dan kesegaran airnya yg sangat jernih tetapi juga ada spot2 kece untuk berphoto ria/berselfie ria seperti Rumah Pohon, jembatan cinta dan kapal kayu untuk berphoto ala titanic.... seru kan
      Penasaran dengan Curug Cipamingkis serta mencari suasana yang tenang untuk bernasrsi ria, maka kami beriga : saya, @Fu Cen dan cik  Nani Handayani meluncur ke sana ditemani oleh Rudi driver yang merangkap phoografer dadakan kami hehehe..... Curug Cipamingkis berdekatan dengan curug Ciherang yang terkenal dengan rumah pohonnya jika dari Jakarta dengan memakai kendaraan pribadi roda empat bisa mengambil rute tol bogor keluar Cibubur kemudian ambil jurusan menuju jonggol, kemudian akan ada  pilihan ke kanan menuju citeurep, ke kiri menuju ciherang, kita ambil yang menuju ciherang sampai jalan menuju puncak 2 yang akan menuju ke arah curug ciherang, sampai mentok kita akan ada pilihan lagi kanan menuju curug ciherang, kiri menuju cipamingkis dan cipanas, kita ambil kiri menuju cipamingkis. Kondisi jalanan menuju cipamingkis berlubang dan menanjak jadi siapkan kondisi kendaraan anda terlebih dahulu yaa (jangan lupa isi full juga BBMnya) Pemandangan menuju cipamingkis cukup indah , kami juga sempat berhenti di sungai di desa Kondang sebenernya tempat penambangan pasir etatpi viewnya cukup instagramable istilah kekiniannya.
       
      Setelah puas berphotria dan bermain air di sungai , kamipun melanjutkan perjalanan menuju curug cipamingkis, cuaca agak mendung saat ini, sempat was2 ntar turun hujan pada saat sampe di curug, sepanjang perjalanannya, mata kita disuguhi dengan hamparan sawah yang indah, lumayan untuk menyegarkan mata. Selanjutnya kita dihibur dengan kawasan hutan pinus yang alami sehingga jalanan yang lumayan jelek tidak terlalu dirasakan hahahahahaa dan sampailah kiat di curug cipamingkis
      HTM Curug Cipamingkis Rp 16.500/org, parkir roda ampat Rp 5000
      Dari parkiran untuk menuju curug kita melewati Rumah pohon seperti yang terdapat di curug ciherang, walaupun tidak sebesar yang di curug Ciherang, ngga kalah kece loh. Mau buktinya?
      Ayo kita melanjutkan perjalanan lagi menuju curug dengan berjalan kaki, sudah ada jalur trekking berupa tangga sehingga akses untuk ke curug tergolong mudah, tapi bagi saya yang biasa travelling ke tempat2 cantik saja, lumayan menguras tenaga, tetapi teman perjalanan kali ini adalah Mom2 yang tangguh2 semua, spot selanjutnya ada gardu pandang ke arah sungai dan kapal kayu yang terdampar di sungai hahahahaa
      Finally kita menuju curugnya, perjalanan dengan berjalan kaki dari spot perahu sekitar 65M tetapi agak menanjak dan melelahkan, kelelahan segera terbayarkan dengan luas sesampai di Curug Cipamingkis. Debit air yang besar sehingga menimbulkan percikan air disekitarnya memberikan kesejukan tersendiri. Airnya sangat segar dan suasana yang masih alami memberikan ketenangan sehingga membuat kita lebih relax. Waktunya untuk bermain air....
      Setelah puas menyegarkan badan dan jiwa, kamipun memutuskan melanjutkan perjalanan untuk kembali ke Jakarta, tetapi tidak melalui jalan waktu pergi melainkan menuju cipanas dengan tujuan Sate maranggi  yang berlokasi dekat dengan Wisma Kompas. Sate maranggi ini agak berbeda dengan  sate yang biasa karena bumbunya adalah bumbu oncom
      setelah perut kenyang, waktunya pulang.....
      Happy Travelling sobat..... dan jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan di tempat wisata.... see u next trip
       

    • By Florencia Maria
      Hai saya cari teman untuk berangkat ke Belgia, tiket sekitar 8-10 juta, start dari Jakarta tanggal 7 juli- 15 Agustus (Summer). Belum tau lanjut kemana kemungkinan tidak Polandia, Jerman, Belanda,Perancis& Italy karena baru selesai trip kesana, khusus yang domisili Surabaya bisa urus visa barengan :D.
      kl berminat join bisa email saya yah florenciamaria24@gmail.com. Itinerary menyusul rencana negara setelah explore Belgia adalah Luxembourg, Slovenia, Monaco dan Austria (Liechtenstein) 
       
      Lumayan bisa ke Belgia PP 6.9 silahkan cek tiketnya pakai Thai Airways :)