Sign in to follow this  
Followers 0
shata

field report Senangya Bisa Naik Balon Udara di Cappadocia :D

27 posts in this topic

Menanggapi trit yang dibuat sama bang @ameryudha http://forum.jalan2.com/topic/8844-jalan-ke-cappadocia-turki-asik-ya-kayanya-naik-balon-udara-nginep-di-gua-eksotis/, saya mau cerita tentang pengalaman saya di salah satu tempat paling magis di dunia ini, Cappadocia. Please enjoy :-)

 

Sekilas info tentang Cappadocia

Cappadocia adalah salah satu wilayah yang ada di kota Nevsehir, ibukotanya provinsi Nevsehir. Nevsehir ini terletak di 'pulau asia'nya Turki yang biasa disebut dengan Anatolia. Nah, kalau Istanbul terletak di pulau eropa' nya Turki. Nevsehir merupakan kota kecil yang luas areanya cuma 535 km2. Kenapa kota kecil ini bisa begitu menarik perhatian para turis dari berbagai negara? Ya karena wilayah yang bernama Cappadocia ini. Cappadocia kalau dalam bahasa Turki jadi Kapadokya, tapi penyebutannya sama aja.

 

Cappadocia dulunya sebuah peradaban yang menyimpan banyak sejarah. Peradaban ini berkembang di suatu kota yang bernama Goreme. Goreme adalah bagian dari Cappadocia beserta kota2 lainnya yang bernama Urgup, Ihlara Valley, Selime, Guzelyurt, Uchisar, Avanos dan Zelve. Yang paling menarik dari Cappadocia adalah ribuan batu-batu kapur yang setinggi 10-15 meter dan membentuk formasi alam yang indah. Bebatuan ini ada yang disebut dengan fairy chimney karena bentuknya yang seperti cerobong asap. Ada juga yang disebut dengan pigeon house karena merupakan tempat tinggal dari burung2 merpati. Sedihnya saya bukan ilmuwan canggih nih Jalan2ers.. jadi gak tau persis apa penyebab bebatuan bisa terbentuk menjadi seperti yang ada di Cappadocia. 

 

Karena pernah menjadi peradaban, dulu banyak orang yang menjadikan bebatuan ini sebagai tempat tinggalnya tapi sekarang udah jarang. Cappadocia lebih difokuskan untuk pariwisata dan sudah menjadi UNESCO World Heritage Site dari tahun 90an. Uhuy!

 

y3tv.jpg

Salah satu sisi Cappadocia
 
Cappadocia, Februari 2012
Februari tahun lalu, saya diajak Mama ke Turki dengan menggunakan jasa tur. Paket tur ke Turki beda2 tapi yang umum sih ke Istanbul, Nevsehir (Cappadocia), dan Pamukkale yang terletak di Provinsi Denizli. Kalau paket yang memungkinkan kita ke 3 tempat tersebut biasanya membutuhkan waktu perjalanan yang lama karena jarak antar tempat jauh2 dan akan membutuhkan biaya yang cukup banyak. Karena waktu saya terbatas, waktu itu saya memilih Istanbul - Cappadocia aja tanpa Pamukkale. Total perjalanan selama 8 hari 6 malam. 
 
Istanbul ke Nevsehir sebenernya bisa melalui jalan darat tapi bakalan lama banget yaitu sekitar 8 jam. Kalau pakai tur pasti bakalan naik pesawat. Waktu itu saya naik pesawat Turkish Airlines dari Bandara Internasional Turki, Ataturk Havalimani, ke Nevsehir Kapadokya Airport. Lama perjalanan sekitar 2 jam.
 
Bulan Februari hampir seluruh provinsi di Turki masih bermusim dingin walaupun cuma tinggal sisa2 (nunggu musim semi tiba). Temperatur tiap provinsi juga beda2, ada yang udah belasan, 1-10, bahkan masih ada yang minus. Untungnya Istanbul saat itu udah gak minus dan gak bersalju. Cappadocia juga udah gak minus tapi masih ada sisa2 salju. Di tanah luar penginapan, di bandara, di jalanan, dan di bebatuan yang ada di Cappadocia jadi ada unsur putihnya karena salju. Kayak gini penampakannya:
 
ayjv.jpg
 
Buat kita2 orang Indonesia, liat salju kayak di foto atas tentu hal yang menarik. Tapi kalau buat Jalan2ers yang gak tahan sama udara dingin dan mau ngeliat alam Cappadocia kayak di foto yang pertama, jangan pergi pas musim dingin. Musim dan temperatur di Turki bisa diliat secara jelas di internet. Tapi kalau buat saya, ada di Cappadocia saat masih ada sisa2 salju yang bergabung sama pasir2 yang ada di bebatuan Cappadocia adalah hal yang super keren!
 
Balon Udara di Cappadocia
Bener apa yang ditulis sama Om @ameryudha kalau salah satu aktivitas yang bisa dilakuin di Cappadocia adalah naik balon udara. APAAA?! Naik BALON UDARA??! Salah satu bucket list saya tuh hehe ^^ Tapi sebenernya, sebelum sampai di Cappadocia, saya gak dikasih tau kalau ada penawaran naik balon udara karena memang optional dan ada biaya tambahan. Di itinerary yang dibagiin sebelum perjalanan gak tertera. Saya baru dikasih tau pas di bis waktu mau menuju penginapan oleh tour leader saya. Doi nanya siapa aja yang mau naik balon udara dengan biaya 100 USD (waktu itu sekitar satu jutaan) per orang. Cukup mahal yah? Tapi demi pengalaman yang tak terhingga nilainya, saya sama mama spontan langsung mau.
 
Naik balon udara di Cappadocia cuma boleh di pagi hari disaat cuaca dan angin sedang bagus2nya. Paginya pagi banget lho Jalan2ers. Saya diharuskan bangun jam 5 untuk siap2 karena akan dijemput oleh pihak perusahaan balon udara nya jam setengah 6. Dan mereka super on time! Pihak balon udara ngejemput saya dan anggota tur lain di penginapan dan mengantarkan kami ke salah satu area yang ada di Goreme, area khusus untuk aktivitas balon udara.
 
Setelah sampai di area ini, saya dan yang lainnya diantar menuju satu pondok yang digunakan sebagai tempat tunggu orang yang mau naik balon udara sembari balon2 udaranya disiapkan. Di pondok ini tersedia teh, kopi, roti, dan makanan ringan lainnya buat sarapan dan menghangatkan tubuh karena waktu itu lagi dingin buangets. Setelah balon udara nya siap, kami semua diminta untuk keluar dari pondok dan berjalan ke arah keranjang balon udara tersebut. Disini ada kejadian kocak nih Jalan2ers.. Karena waktu itu tanah penuh dengan salju dan es yang membeku (yang licin2 itu lho), banyak anggota tur yang kepleset. Si tour leader kewalahan megangin anggota satu2 alhasil banyak yang nekat jalan sendiri dan kepleset  :lol: Untungnya saya gak  :lol:
 
Begitu sampai di keranjang balon udara, kami diminta masuk ke keranjang satu persatu. Satu keranjang luasnya sekitar 3 x 2 meter dan muat sekitar 20 orang. 1 balon bisa terdiri dari 2 keranjang yang terpisah, di tengahnya ada space buat pengemudi balon udara tersebut. Dan karena waktu itu anggota tur yang ikut ada sekitar 30an, kami dipisah menjadi 2 grup biar keranjangnya muat. Keranjang ini gak dilengkapi pintu jadi satu2nya cara buat masuk adalah naik tangga yang bisa dipindah2 itu dan loncat ke dalem keranjang. 
 
Setelah semuanya on board, si pengemudi mulai ngasih tau apa2 aja yang gak boleh dan boleh dilakuin. Dia juga ngasih tau kalau balon udara ada di ketinggian berapa. Kalau kita lagi ngelewatin salah satu batu yang berbentuk unik, dia juga ngasih tau jenis dan sedikit sejarah tentang batu itu. Naik balon udara di Cappadocia, mulai dari take off dan landing sekitar setengah jam. Waktu yang kurang banget buat ngeliat seluruh keindahan Cappadocia dari atas :( Tapi emang gak boleh lama2 karena masalah keamanan dan musim yang kala itu lagi dingin. Saking dinginnya kaki saya sampai beku dan susah digerakkin pas udah selesai. Tapi pas masih di balon udara gak kerasa karena terpukau sama pemandangannya. Pemandangan yang saya dapet selama naik balon udara bisa dilihat di foto ini:
 
q9r6.jpg
Formasi bebatuan di Cappadocia dan Balon Udara lain yang sedang mengudara
 
ew54.jpg
Cappadocia jadi putih semua karena salju
 
Setelah hampir setengah jam, balon udara pun bergerak menurun dan mendarat di tanah lapang. Alhamdulillah selamat dan gak ada sesuatu yang berbahaya  :) Sebelum dijemput sama mobil mini van buat balik ke hotel, kami diberikan minuman sejenis wine dan biskuit coklat yang superduper enak, buat ngangetin badan. Si pengemudi yang ngebuka botol minuman tersebut lalu kami bersulang dan minum bersama sambil merayakan keselamatan dan keceriaan kami selama naik balon udara. Fyuuuh jadi kangen pengen kesana lagi  :terpesona
post-2443-0-92843800-1381209008_thumb.jp
Si pengemudi yang ganteng dan setia menemani kami selama naik balon udara  :P
 
post-2443-0-94375300-1381209093_thumb.jp
Cheers!
 
post-2443-0-92760700-1381209124_thumb.jp
Muka butek masih pagi tapi hati riang gembira  :wub:
 
 
Jalan2 likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

@shata wah nice FR mbasist .. kereeeeeeeeeeeeeen  :salut

eh btw itu balon udaranya gak tabrakan apa? bnyk begitu  :bingung  :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@shata

wuih gile turki bbooo

angkat tangan deh gue cc @denorra

mana gaka da sodara di turki pula :P

 

oo lagi musim salju ya pas kesana nice FR neh :D

 

Sisa2 musim salju sih Mod tapi lumayan lah masih kebagian dingin dan saljunya :D 

Gak ada sodara?? No Probs Mooood cari hostel2 murah aja banyak kok!

Share this post


Link to post
Share on other sites

@shata wah nice FR mbasist .. kereeeeeeeeeeeeeen  :salut

eh btw itu balon udaranya gak tabrakan apa? bnyk begitu  :bingung  :D

hahaha makasih ya masbro  :senyum

Hahaha nggak dong mas kan ada pengemudi yang ngatur jaraknya dan jauh2 gitu kok gak ada yang deketan ekeke  :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

emang keren cappadocia; tp yg gak tahan itu dinginnya, apalagi sdh sampe ketinggian 800m dpl

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah balon udara jd pengen coba gara2 kemarin malem liat film barat di tv  endingnya da festival/event/lomba balon udarannya gitu.. :terpesona , di indonesia da ga ya kira2 balon udara?? :bingung  

Share this post


Link to post
Share on other sites

@shata

Turki memang bagus ya... Aku baca beberapa kali tempat2 disana bagus-bagus. Wah, senangnya sudah bisa melihat Turki....

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah balon udara jd pengen coba gara2 kemarin malem liat film barat di tv  endingnya da festival/event/lomba balon udarannya gitu.. :terpesona , di indonesia da ga ya kira2 balon udara?? :bingung  

 

banyak tuh yg jualan balon udara di depan Matos... :shopping

Share this post


Link to post
Share on other sites

@shata

Turki memang bagus ya... Aku baca beberapa kali tempat2 disana bagus-bagus. Wah, senangnya sudah bisa melihat Turki....

 

Bagus buanget Mbak! Semua objek wisatanya kayak terintegrasi semua dan kerawat banget gitu  :) Hehe ya Alhamdulillah Mbak. Mbak Halimun pasti bisa nyusul  :backpacking

wah balon udara jd pengen coba gara2 kemarin malem liat film barat di tv  endingnya da festival/event/lomba balon udarannya gitu.. :terpesona , di indonesia da ga ya kira2 balon udara?? :bingung  

Setau aku di Sentul pernah ada deh Mas.. Tapi kayaknya gak terbang jauh dan gak tinggi2 banget atau gimana gitu, lupa saya.. Coba Googling aja Mas. Tapi emang balon udara pengoperasiannya gak segampang itu sih mas. Mesti di tempat yang lapang dan segala macemnya agak ribet hehe 

Share this post


Link to post
Share on other sites

agnez agnes ga kyk gitu jg kalee mbak   -_-

@shata oh gtu ya ok ntar saya googling dmbah google ya ... bt'w baru tau jg kalo balon udara trnyta bs dkemudikan aku kira terbang dengan sendirinya  :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

gw pengen banget naik balon udara di turki..tapi gw liat harga tiketnya ampuuuunnn...mahal bangeeettt  :bingung

Share this post


Link to post
Share on other sites

@spin_cobra

Pas promo dunks. Tahun 2015 yuks.

klo 2014 ada promo mau disikat ga mba??atau tetep nunggu 2015??..aku udah pengen banget soalnya ..  :terpesona

Share this post


Link to post
Share on other sites

@spin_cobra

2014 aku sdh byk trip gi. Januari - Bali dan Malaysia, April Thailand. Trs akhir mei-awal Juni ke Makassar.

Awal Januari yg ke Bali mkg mau gue pass aja deh, tiket harus dijual.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Sisa2 musim salju sih Mod tapi lumayan lah masih kebagian dingin dan saljunya :D

Gak ada sodara?? No Probs Mooood cari hostel2 murah aja banyak kok!

emang hostel2 disana brapa harganya ta??..

Share this post


Link to post
Share on other sites

@spin_cobra

Anter orang tua. Ga bisa ngajak siapa-siapa.  :senyum

Trip tahun depan juga cuma itu aja. Limited.

Share this post


Link to post
Share on other sites

gw pengen banget naik balon udara di turki..tapi gw liat harga tiketnya ampuuuunnn...mahal bangeeettt  :bingung

kalau mau agak murah nunggu promo AA ke Paris trus lanjut ke Ankara Turki naik TK

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalau mau agak murah nunggu promo AA ke Paris trus lanjut ke Ankara Turki naik TK

ooo gitu.. brarti harus siapin visa schengen nya ke france ya masbro..ok..ok...aku cobain hunting deh 

thanx ya masbro  :salut

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • Akhir Tahun Di Turki
      By Vernal Avianza
      Alhamdulillah di berikan kesempatan umroh dan jalan2 ke Turki 4hari di akhir tahun 2014 lumayan lah untuk perkenalan dengan kebudayaan di Turki

      Day 1 JKT-KUL-TRK
      Krn sudah dikasih jadwal berangkat tgl 25 jd tgl 23 kita berangkat dari bali ke jakarta dlu, via garuda kita ke malaysia dlu baru ganti pesawat turkish airlines langsung menuju bandara ataturk turki bagian eropa.
      Note : menurut informasi perjalanan 12 jam (perasaan lama banget).

      Day 2 : Istanbul
      Marhaba turkiye, akhirnya kita nyampe di bandara ataturk dan langsung menuju topkapi (dibaca topkape) palace istana peninggalan kesultanan ottoman yg bubaran sekitar tahun 1924, dilanjut ke blue mosque sekalian kita jumatan n istirahat, abis itu dilanjut ke hagia sofia.
      Note : topkapi palace istana dgn arsitektur perpaduan antara timteng n eropa, masih terawat bngt, taman2 masih dirawat, di bagian belakang istana ada selat bosporus (susah digambarkan keindahan topkapo palace dgn kata2). Untuk blue mosque sama seperti masjid2 di turki lain'nya krn di turki sendiri bentuk masjid sama semua bentuk dalem'nya.

      Day 3 Istanbul - Bursa
      Hari selanjutnya kita diajak ke entah itu pabrik atau distributor kerajinan kulit yg produktnya harga'nya luar biasa untuk kita yg pergi dengan budget kelas rakyat ya (hehehe,,,,,) akhirnya cuma bisa liat2 doank tp barang'nya c oke punya. Abis dari sana kita naik feri selusuri selat bosporus yg di tepi'nya ada bangunan istana peninggalan ottoman sama komplek perumahan kelas2 konglomerat gtu. Setelah itu kita otw bursa yg ga kebayang bursa itu kyak gimana dan alhasil setelah nyampe sana ternyata bursa jauh lebih dingin dari istanbul malah disana udah turun salju. Kita diajak ke uludag kyak pegunungan gtu, kita naik kereta gantung buat sampe ke puncak'nya dan setelah nyampe puncak "welcome to barbie city" salju sudah berhamburan jd kalo saya gambarkan kyak kota2 di film barbie wkt musim dingin gtu, mana yg dateng kesana cwe2'nya cute2 pula (wkwkwk,,,,) disana ya kita main salju n fto2 doank c (berharap ada yg jual bakso atau soto gtu).

      Day 4 Istanbul lagi
      Hari kte 4 kita balik dari bursa ke istanbul lagi dengan city tour ke Sultan Ahmed Cami ( Masjid dan Makam Sultan Ahmad) sang penakluk kekaisaran bizantium.
      Lanjut ke Eiyub al Anshori Cami (masjid Ayub al Anshori)
      Salah satu Sahabat Nabi Muhammad SAW yg menginfasi kerajaan bizantium. Lanjut ke Sulimaniye Cami (Masjid Sulaiman), Ulu Cami (Masjid Tua), Yeni Cami (Masjid Baru). Belanja di pasar bumbu sama di grand bazar.
      Note : kalo belanja di turki santai aja krn para pedagang disana udah pinter bhs indonesia malah ada yg pcr'nya dari jakarta :)

      Garis besar'nya di turki itu rapi n teratur tapi hati2 kalo ada penjaja post card atau buku di pinggir jalan lebih baik ga usah beli krn suka rogoh2 tas, kita aja shock bngt. Sama kalo pas musim dingin mau kesana siapin uang koin 1 lira krn kalo pipis bayar :)
      Dan kalo yg suka belanja tawar semurah-murahnya jgn sungkan2 kalo rejeki pasti dpt :)
      Maaf agak berantakan cerita'nya sama kalo masalah budget kita personal chat aja ya hehehe,,,,,

    • Ke Turki Pertama Kali, Lebih Baik Ikut Tour Atau Arrange Sendiri?
      By RYS
      Dear Jalan2nerss..
       
      Haii, selamat tahun baruuuu.... belum telat lah yaa ucapannya 
      Untuk yang pernah ke turki, mau tanya dong..
      Saya berencana mei ke turki 6-8 org dengan tujuan Istn - Safronbolu - Cappadocia - Konya - Fetiye - Kas - Pamukkale, setelah tanya-tanya bbrp travel agent udah dapet sih harganya. Tapi masih pikir-pikir kalau arrage ketengan sendiri memungkinkan ga yah lebih murah?apa malah ribet di transport? karena yang kita tau transport antar daerah di turki ga semudah jepang atau eropa. So, bagi yang berpengalaman saya mohon saran dan bantuan nyaa    terimakasiihhh...
    • 5 Ragam Jajanan Di Istanbul.. Yum Yum!
      By shata
      Jalan2ers kalau lagi ada di suatu kota atau suatu negara, biasanya cenderung tertarik buat nyoba makanan khas kota/negara itu gak siiihh? Hihi kalau saya tertarik banget   Sayang pas tur ke Turki waktunya cuma bentar, lagi musim dingin pulak! Keliling2 cari jajanan enaknya jadi gak maksimal deh  
       
      Jajanan di Turki suka beda2 tiap regional, walaupun bahan dasar atau bahan pokoknya sama. Bahan pokok ini kemudian dimodifikasi sama penduduk tiap2 regional Turki. Saya sekarang mau bahas tentang jajanan yang ada di Istanbul dulu yah! Karena saya lamanya pas di Istanbul dan Istanbul juga merupakan kota di Turki yang favorit.
       
      Doner Kebab
       
       
       
      Baru liat fotonya aja udah ngiler   Jalan2ers tau kios2 Doner Kebab yang ada di Indo kan? Kios ini terkenal akan kebabnya. Emang enak sih.. Tapi yang di Turki lebih wuenak! Kebab adalah makanan yang berkembang di timur tengah, makanya kebab banyak yang jual di Turki. Di Turki, Kebab biasa disebut dengan Döner atau Döner Kebap. Döner adalah bahasa turki yang artinya putaran atau berputar. Nah putaran yang dimaksud adalah panggangan yang dipake buat memanggang daging kebab. Panggangan ini berputar supaya dagingnya matang merata, bisa diliat di foto yang diatas. Kebap sendiri artinya daging panggang. Pas deh!
       
      Döner Kebap ciri khas Istanbul bernama KaÅŸarlı dürüm döner. Kebab jenis ini pake tambahan keju bernama kaÅŸar yang diparut diatas roti LavaÅŸ. Roti LavaÅŸ adalah roti yang digunakan dalam kebab dürüm. Kebab2 yang lain biasanya pake roti pita. LavaÅŸ yang udah ditaburin keju ini dipanggang dulu supaya garing dan kejunya meleleh, baru ditambah bahan2 isi kebab yang lain seperti ptotongan daging (biasanya bisa pilih mau daging ayam, sapi, atau kambing), tomat, paprika, kentang, bawang bombay atau bawang merah, dan selada.
       

      KaÅŸarlı dürüm döner dengan lelehan keju yang MANTAB   
       
      Selain KaÅŸarlı dürüm döner, kebab jenis lain juga bisa ditemukan di Istanbul. Dan kebab tuh ibarat nasi goreng kalau di Indo, yang jual ada dimana2. Tapi yang lebih spesifik, pedagang kaki lima atau restoran kebab di Istanbul ada banyak di sepanjang jalan Istiklal Caddesi http://forum.jalan2.com/topic/10893-jalanan-paling-hits-di-istanbul-istiklal-caddesi/ atau di sekitar area Grand Bazaar, Blue Mosque, dan Museum Hagia Sophia.
       

      Salah satu kedai kebab di Istiklal Caddesi (Bangunan no. 13)
       
      Balik Ekmek
      Gak mau makan kebab karena gak suka daging? Balik Ekmek adalah pilihan yang tepat buat yang gak suka atau gak bisa makan daging. Balik=ikan Ekmek=roti. Jadi, Balik Ekmek adalah jajanan khas Istanbul yang terdiri dari roti dan ikan. Bentuknya mirip sandwich dan daging ditengahnya adalah daging ikan (biasanya ikan kembung). Ikannya dipanggang trus ditumpuk sama roti khas turki. Tekstur roti khas turki agak keras dan bentuknya agak memanjang kayak roti baguette khas perancis. Bahan lain di dalam Balik Ekmek ada potongan tomat, kol ungu, selada, dan bawang bombay atau bawang merah. Pembeli Balik Ekmek biasanya dikasih jeruk nipis supaya ikannya gak terasa amis dan ada rasa seger2nya. Orang Turki biasanya makan Balik Ekmek pake cocolan saus acar yang bernama Turkusu. 
       

      Balik Ekmek, Lezatos 
       
      Karena bahan utamanya ikan, Balik Ekmek banyak dijual di area pelabuhan yang deket sama perairan. Nah, di Istanbul ada area kayak gini namanya Eminönü. Eminönü letaknya ditepi selat Boshporus, deket sama Jembatan Galata (Galata Köprüsü) dan teluk Golden Horn. Di area Eminönü ada alun2 Eminönü Square, masjid Yeni Cami, pasar tradisional, stasiun metro Istanbul, dan tempat2 penting lainnya.
       
      Buat menikmati Balik Ekmek, tempat paling oke adalah Eminönü Square. Di pinggir alun2 banyak yang jual Balik Ekmek. Ada yang pake gerobak dan ada yang pake perahu. Perahu?? Iya! Perahunya ada di atas air dan diiket ke tepi alun2. Jumlah perahu ada banyak, jadi kayak pasar terapung gitu. Para penjual Balik Ekmek masaknya diatas perahu milik mereka. Perahu mereka juga dihias sebagus mungkin, pake lampu2an segala jadi kalau malem meriah banget. Para pengunjung biasanya makan Balik Ekmek di area makan yang ada di alun2, sambil menikmati udara pinggir laut dan pemandangan keren perpaduan Masjid Yeni Cami, Teluk Golden Horn, dan orang2 yang mancing di atas Jembatan Galata. Tempat makan yang ada di alun2 juga lucu! Tempat duduknya terbuat dari tong-tong kayu yang biasa kita lihat di perahu2 perompak. Kalau mau makan Balik Ekmek yang dijual restoran, Jalan2ers bisa ke bagian bawah Jembatan Galata (jembatan ini terdiri dari 2 tingkat). Disana banyak berjejer restoran dengan hidangan utama Balik Ekmek.
       
       
      Tempat duduk bentuk barel di alun2 Eminonu & Aneka ragam perahu yang jual Balik Ekmek
       
      Pide
      Jalan2ers pernah nyobain menu flat bread di Pizza Hut? Di Turki ada yang mirip kayak gitu, disebut dengan Pide. Adonan pizza yang tipis dibentuk oval, mirip sama bentuk kano. Adonan ini lalu dipanggang sampai garing dan diberi topping di atasnya. Pide yang sebener-benernya harus dipanggang di oven yang terbuat dari batu atau batu bata. Oven jenis ini membuat pide jadi semakin khas dan nikmat. Layaknya pizza, topping Pide bisa bermacam2. KuÅŸbaşılı Pide toppingnya berisi daging cincang, bawang bombay, pasta tomat, dan paprika. KaÅŸarlı Kiymali terdiri dari daging cincang dan keju kaÅŸar. Ada juga Pide buat vegetarian yang toppingnya cuma keju, paprika, dan pasta tomat. Pide yang polos tanpa topping, biasanya dimakan barengan sama daging kebab. 
       

      KuÅŸbaşılı Pide & Pide polos
       
      Restoran, kios, ataupun toko roti dengan hidangan utama Pide ada banyak di Istanbul dan tersebar di berbagai tempat. Berdasarkan review orang2, beberapa restoran/toko roti Pide yang enak: Mavi HaliçPidecisi (ada di Kutucular Caddesi, jalanan deket Jembatan Galata), Yoremiz (toko roti yang ada di Jalan Kumbaracı dan Luleci Hendek), ÅžimÅŸek Pide Salonu (di Taksim Caddesi, jalan kecil yang bersebalahan sama Taksim Square). Pide terkenal dengan harganya yang murah. 
       

      ÅžimÅŸek Pide Salonu
       
      Kestane
      Ini salah satu jajanan khas turki favorit saya! *Karena baru pernah nyobanya ini doang sih* Kestane dalam bahasa inggris disebut chestnut dan kalau dalam bahasa indonesia disebut kestanye atau kastanya. Kestanye merupakan biji dari buah yang dihasilkan pohon yang bernama kestanye juga. Sebelum dimakan, kestane bisa direbus atau dipanggang dulu. Kestanye yang dipanggang sepertinya jajanan favorit terutama pas musim dingin deh! Soalnya kestanye panggang gak cuma ada di Turki aja tapi di kota2 lain kayak Paris, London, dll. Kalau di Indo lagi udara dingin kan identik sama makan jagung.. Nah kalau di Turki jagung pas musim dingin langka. Jadi penggantinya kestanye deh! 
       

      Kestane panggang
       
      Di Istanbul, penjual kestanye panggang ada dimana2 dan jumlahnya makin banyak pas musim dingin. Biasanya mereka jual kastanye panggang di gerobak warna merah. Mereka buka lapak di jalanan dan kawasan yang ramai kayak Istiklal Caddesi, kawasan Eminönü, Taksim Square, kawasan sekitar Grand Bazaar, Blue Mosque, dan daerah ramai di Istanbul lainnya. Tahun 2012 saya beli kestane setengah kantong (sekitar 100 gram) harganya 3 Lira (Sekitar 16.500). Bisa juga beli 200 gram harganya 5 Lira dan 400 gram 10 Lira. Harga tiap penjual mungkin beda2 tapi sekitar segituan lah kira2..
       

      Penjual Kestane di Gerobak 
       
      Simit
      Selain kestane, saya juga pernah beli simit deng! Simit dalam bahasa indonesia artinya renyah. Dan simit sebenernya adalah bagel alias roti yang biasanya berbentuk seperti donat atau kotak, bertekstur kering dan renyah, ada taburan wijen di bagian luarnya, rasanya gurih. Simit juga dicampur sama molase (sirup yang terbuat dari tebu). Inilah yang ngebuat simit agak beda dari bagel biasa. Makan Simit sama teh Turki sebagai pelengkap adalah satu hal yang tradisional di kebudayaan turki. Masyarakat Turki juga sering makan Simit dicampur sama keju, buah kering, atau ayran (yoghurt khas turki). Menurut saya, Simit kalau dimakan gitu aja emang gak terlalu enak karena agak keras jadi susah dikunyah. Coba dicelup ke kopi, teh, atau minuman lainnya. Dijamin muantab!
       

      Simit
       
      Karena Simit adalah makanan tradisional khas turki, penjual Simit juga banyak jumlahnya. Simit yang dijual di gerobak pinggir jalan namanya sokak simit dan yang dijual di restoran, cafe, atau toko kue, namanya pastane simit. Keduanya beda loh Jalan2ers! Sokak simit agak keras tapi lebih renyah dan pastane simit lebih lembut. Saya beli sokak simit di gerobak yang ada persis di depan Blue Mosque dengan harga 3 Lira 1 pieces nya. Selain di Blue Mosque, gerobak Simit juga ada di Istiklal Caddesi, sekitaran Grand Bazaar, jalan2 di Taksim Square, dan tempat2 ramai lainnya. Cafe terkenal yang hidangan utamanya Simit adalah Simit Sarayi. Cafe ini tersebar di berbagai spot asyik di Istanbul dan kota2 lain di Turki. Simit Sarayi yang saya kunjungi ada di deket Taksim Square. Sayang saya nggak nyoba beli Simit disini, malah beli minuman coklat panas :"(
       
       
      Sokak Simit & Simit Sarayi
       
      Ini lah 5 jajanan jalanan (streetfood) khas Turki, khususnya Istanbul. Tentunya masih banyak streetfood yang lain tapi 5 ini lah yang terfavorit dan sering dibeli orang2 yang lagi di Turki. Jalan2ers suka yang mana??
    • Taksim, Jantung Kota Istanbul
      By shata
      Another Turkish Invasion is coming!!!!!!!!
             
           
      Betapa banyak hal yang bisa diliat, dipelajari, ditulis tentang Turki. Kayaknya kalau ke negara ini emang gak bisa cuma sebentar deh.. Saya sendiri pengen banget kesana lagi, ke tempat2 dan kota yang belum pernah. Semangat nabung semuanya @deffa @denorra  Tapi sebelum ke bagian Turki yang jauh2, di kota Istanbul sendiri masih banyak tempat2 seru buat dikunjungin. Tapi rasanya kalau ke Istanbul belum lengkap tanpa silverqueen  #iklanbanget. Heheh maksud saya belum lengkap kalau belum ke jantung kota-nya Istanbul yang dinamakan dengan daerah Taksim. Taksim disebut sebagai jantung kota karena distrik ini dipenuhi sama hotel, restoran, cafe, aneka jajanan, tempat belanja, area wisata, dan lainnya. So pasti dong distrik ini jadi ramai sama wisatawan dan penduduk lokal terutama anak2 muda yang doyan hangout  Mari saya bahas lebih lanjut daerah Taksim ini supaya Jalan2ers bisa punya gambaran yang lebih detail  


      Taksim dan Taksim Square
      Taksim ada di sisi eropa nya Istanbul, agak di bagian atas, di deket distrik yang bernama BeyoÄŸlu. Sedangkan, objek2 wisata terkenal yang ada di Istanbul kayak Blue Mosque, Hippodrome Square, Basilica Cistern, dkk ada di bagian bawah, di deket distrik yang bernama Fatih. Dari distrik Fatih ke BeyoÄŸlu gak terlalu jauh jaraknya, cuma sekitar 20 menit dengan kendaraan. Karena itu, Taksim dijadiin tempat favorit para wisatawan buat menginap dan kongkow2, secara jaraknya gak jauh2 amat dari objek2 wisata yang saya sebut di atas.

      Jalan2ers yang pernah jalan2 ke eropa, negara2 disekitarnya, atau negara2 yang lama pernah dijajah sama bangsa eropa, pasti sering nemu alun-alun deh? Nah ini nih yang saya suka! Alun-alun di negara2 tersebut kan klasik2 gitu, suka ada patung ditengah2nya, dan dijadiin tempat masyarakat buat kumpul2. Nah di Taksim juga ada alun-alun persis kayak gitu. Taksim Square namanya! Bahasa Turkinya Taksim Meydani. Taksim Square juga identik sama patung yang ada di bagian tengah. Patung ini lebih menyerupai monumen perjuangan rakyat (Turki: Cumhuriyet Anıtı) yang berbentuk orang2 yang menemukan Republik Turki: Kemal Atatürk (presiden Turki yang pertama), Ä°smet Ä°nönü (Presiden Turki yang kedua), dan Mustafa Fevzi. Di setiap sudut deket monumen ini ada 4 area rumput hijau yang ngebuat Taksim Square jadi makin asri dan oke.
       

      Saya didepan Monumen Perjuangan Rakyat di Taksim Square
      *pake payung bukan buat gaya yah tapi emang beneran ujan wkwk*
       
      Taksim Square sebenernya dikelilingin sama jalan raya, mulai dari Jalan Tarlabasi sampai ke Jalan Siraselviler. Jangan ngebayangin jalanannya kayak jalan Sudirman-Thamrin ya Jalan2ers hehe. Gak segede itu tapi lumayan padat sama mobil dan kendaraan lainnya. Mungkin karena adanya jalanan penuh kendaraan ini, Taksim Square jadi terkesan riweuh dan semua yang mau nyebrang ke sisi Taksim yang lain harus serba hati2. 
       
      Kayak alun-alun pada umumnya, Taksim Square sering digunakan buat acara-acara penting. Dari mulai parade, festival,  event2 besar, para pejabat yang menaruh karangan bunga tanda penghormatan kalau ada orang penting yang meninggal, sampai para masyarakat yang berdemo kalau ada sesuatu yang gak disetujui. Saya gak hafal ada festival atau parade apa aja dan kapan parade/festival tersebut mengambil tempat di Taksim Square. Mungkin Jalan2ers bisa sering2 cek di internet atau tanya kerabat2 yang tinggal di Turki   Nah kalau Jalan2ers lagi ada di Taksim Square dan kebetulan disana juga lagi ada festival, jackpot banget! Semoga jangan sampe pas lagi ada demo aja ya.. Rusuh!
       
      Taksim & Taksim Square Highlights
      Ketika saya di Istanbul, saya memang menginap di daerah Taksim, di Hotel Titanic City. Hotel ini ada di sudut antara Jalan Lamartin dan Abdulhak Hamid. Dari Jalan Lamartin mau ke Taksim Square cuma tinggal lurus ke arah selatan, kira2 4 km. Waktu itu saya ke Taksim Square nya malem hari dan memilih buat lewat Jalan Lamartin pus blasak-blusuk ke jalan2 disekitarnya biar bisa tau ada apa aja. Sebagian toko emang udah pada tutup dan udah mau tutup, jadi buat Jalan2ers mending jangan malem2 banget ya kalau mau kesini. Toko yang masih buka dan saya datengin adalah toko kelontong yang didalemnya ada banyak makanan dan minuman ringan khas turki; toko aksesoris yang didalemnya ada banyak gelang, kalung, liontin, cincin, pernak-pernik lain bermotif turki yang khas dan bagus banget! Barang2nya gak ada satupun yang saya temuin di Grand Bazaar. Saya lupa nama tokonya apa.. Semoga Jalan2ers bisa nemu toko ini  :) 
       
      Ada juga toko souvenir yang isinya barang2 yang biasa dijadikan oleh2. Lumayan mahal kata saya, jadi mending beli di Grand Bazaar. Money changer dan toko2 penting lainnya masih pada buka. Sebenernya kalau siang hari Jalan Lamartin dan jalan2 di sekitarnya dipenuhi sama cafe2 dan restoran asik yang membuka area makan di luar. Toko2 pakaian, makanan, sampai toko khusus minuman keras, juga ada di jalan ini. Dari ujung selatan jalan Lamartin, supaya bisa ke Taksim Square harus nyebrang dulu.
       
      Begitu sampai di monumen perjuangan dan berfoto2 ria, saya pergi ke arah serong kanan monumen ini karena ngeliat satu hal yang menarik: deretan kios yang menjual bunga aneka macam warna dan jenis. Mawar ada! Lili ada! Semuanya bunga asli.. Saat itu adalah tanggal 14 Februari alias hari valentine jadi semua bunganya bemerkaran, makin banyak jenisnya, dan kios2 tersebut kontan dipenuhi sama lelaki2 turki yang tampan nan romantis mau beliin bunga buat pacarnya. So sweet       
      Jalan2ers kalau mau ke Istanbul bulan Februari coba pas2in tanggal 14 berada disekitaran Taksim Square biar bisa liat kios2 penuh bunga ini dan amazed kayak saya.. hehehe    Walaupun sebenernya kios ini gak cuma ada pas valentine (ada setiap hari) tapi tetep aja suasananya beda kalau lagi valentine ditambah udara yang dingin jadi gimana gitu...   
       

      How lovely <3 <3
       
      Di Jalan Lamartin, jalan2 di sekitarnya, apalagi di Taksim Square, ada banyak banget jajanan. Ada yang bentuknya kios, ada juga yang pakai gerobak ala2 street food gitu. Jajanan yang paling menjamur tentunya kebab, islak burger (burger bertekstur basah), dan balik ekmek (sandwich khas turki). Karena waktu itu malem hari dan saya udah kenyang, pilihan saya buat jajanan jatuh kepada.... KESTANE! Kalo di kita adalah kacang kastanye (chestnut). Pada dasarnya saya emang suka banget sama kacang ini ditambah bau hasil rebusannya yang menggoda dan penjualnya yang tampan. Colek mbak @denorra *teteupyambak* wkwkw. Kastane ini dijual per kantong (isinya sekitar 5), kalau gak salah harga per kantongnya 2 Turkish Lyra.
       

      Gerobak kestane di Taksim Square
       
      Makan kastanye enaknya sambil minum yang anget2. Saya akhirnya memutuskan buat masuk ke dalam cafe Simit Sarayi. Cafe yang identik sama warna merah dan kuning ini ada banyak banget cabangnya se antero Turki. Cafe ini juga selalu ramai pengunjung dan buka sampai malam. Free internet juga jadi pas lah buat duduk2 santai. Cafe ini mirip sama starbucks, ada minuman dan makanan ringan dengan bagel sebagai menu utama. Saya pun pesen secangkir coklat panas. Mama dan orang2 lain yang bareng saya ada yang pesen roti dan kue. Detail tentang cafe ini mungkin bisa saya bahas di lain post ya :)
       

      Pintu masuk Simit Sarayi
       
      Selain Simit Sarayi, ada banyak restoran lainnya di Taksim Square. Restoran2 yang udah akrab banget di telinga kita ada Burger King, Pizza Hut, Subway, McDonald, dan lainnya. Ada juga restoran2 lokal yang menjual makanan2 khas turki. Jalan2ers gak usah takut kelaperan. Dan buat yang muslim, Insya Allah semuanya halal :)
       
      Apalagi yang bisa dilakukan di Taksim?
      Selain berfoto-foto ria, mencicipi satu demi satu jajanan, dan berbelanja di toko2 yang ada di sekitar Taksim Square, apalagi yang bisa dilakuin di Taksim?
      Melipir ke Taman Taksim Gezi (Taksim Gezi Parkı). Taman kota seluas 38.000 m2 ini ada di sebelah timur laut dari monumen perjuangan yang ada di Taksim Square. Anda bisa berolahraga atau sekedar duduk2 santai sambil menghirup udara segar mengingat sebagian besar kawasan Taksim terdiri dari gedung2 dan bangunan. Jalan2ers bisa sambil foto2 juga Ke Ataturk Cultural Center (dalam bahasa turki: Atatürk Kültür Merkezi atau AKM). AKM merupakan gedung serbaguna dan gedung opera yang ada di arah belakang Taksim Square. Memang gak banyak yang bisa dilakukan disini kecuali kalau lagi ada acara2 besar yang bisa turis datangi. Tapi buat anak arsitektur pasti suka deh kesini.. soalnya gedungnya keren. Bagian muka bangunan terbuat dari kaca semua. Naik trem tradisional ke Jalan Istiklal (Istiklal Caddesi). Jalan2ers udah pada tau trem2 jaman dulu yang relnya ada di tengah2 jalan atau pusat keramaian kan? Istanbul masih punya nih trem kayak gini :) tempat naiknya ada di Taksim Square dan relnya sampai ke ujung Jalan Istikal. Tentang Jalan Istiklal, bisa saya tulis detailnya di post yang berbeda.
      Taksim Gezi Parkı
       

      Ataturk Cultural Center (AKM)
       
      Gimana caranya supaya bisa ke Taksim?
      Karena saya waktu ke Istanbul sepenuhnya dengan mengikuti tur dari Indo, jadi saya ke Taksim nya pun menggunakan mobil yang sudah disewa oleh tur. Tapi buat Jalan2ers yang berniat buat ke Taksim tanpa tur, gak usah khawatir karena di Istanbul ada banyak pilihan transportasi yang mengarah ke Taksim. Paling simpel emang naik taksi. Tapi kurang seru ya rasanya? Nah.. Istanbul tuh punya kereta bawah tanah yang bernama Istanbul Metro yang dikelola sama bagian transportasi nya pemerintah sana. Istanbul Metro saat ini punya 4 lajur utama: M1, M2, M3, dan M4. Buat menuju Taksim, Jalan2ers bisa ambil yang lajur M2. Lajur ini ditandai sama warna hijau kalau liat di peta. Dari utara ke selatan, total ada 16 stasiun yang dilalui sama kereta jurusan M2 dan stasiun Taksim adalah stasiun ke 12. Jalan2ers baca peta baik2 sebelum naik keretanya trus tinggal turun di Stasiun Taksim. Mudah dan murah kan? Nanti setelah naik tangga buat keluar dari stasiunnya, Anda bakalan sampai persis di tengah2 Taksim Square.
       
      Selain naik Istanbul Metro, bisa juga naik trem saya sebut di atas. Tapi gak semua jalan atau area dilalui sama trem ini, cuma area2 tertentu saja :)
       

      Tiang penanda ke stasiun Taksim Istanbul Metro
    • Sharing Pengalaman
      By desy daulay
      hai..
      aq mau sedikit sharing tentang pengalaman aq liburan ke turkey..
      awal ny gak tertarik banget buat liburan ke turki tapi karna ajakan tmn ya udah ikut aja,,,
      hehhehe..
      tapi setelah aq sampe di turkey (just landed at istanbul) aq beruntung bnget ikut tour ke turki..
      kesan pertama pokok nya woooowwwww...hehehe
      istanbul kota yg sangat bagus,rapi n teratur bnget deh..tapi sayang nya aq gak bisa lama2 disana karna aq harus langsung nyebrang lautan menuju troya,,(kalo tour guide aq bilng "from europe to asia" hehehe..agak lebay si tapi emng gitu kenyataannya.. :)





       
      beruntung bnget waktu nyebrang aq bisa dpt sunset,,
      bagus bngettt..
      https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSVbHOqp_LWUiZf_MHi0zwrFVi3gFlrwnPBminoGoBFduAL5Z7a
       
      selama di penyebrangan kita bisa bermain dengan burung2,kita bisa kasih dy makanan (roti) 

       

       

       

       

       
       
       
       
      sebelum check in kami di ajak buat foto2 d patung troia,,
      sayang bnget ud gelap jadi gak bisa narsis,,

       
       
       
      bersambung...

    • Menjelajah Turki Sepanjang 2.500Km
      By Nightrain
      Dear friends,
       
       
      sesuai usul mod, saya ikut share perjalanan ke Turki awal bulan Maret 2013 kemarin. Rencana berangkat kesana pun dadakan saja karena waktu iseng2 awal Januari browsing tur, dapat tanggal segitu yang rasanya lowest price yaitu all-in semua sktr $1600+ / person dan itinerary perjalanan sekitar 8 hari (diluar flight). Harga ini seharusnya sudah ok banget karena anggap kita dapat tiket promo PP sktr $800 aja (harga normal mungkin $1000-$1200 ke Istanbul), untuk dapat hotel $100 / mlm itu sudah $700 jadi $1500, belum hitung makan/biaya akomodasi/dll apalagi ini total sekitar 2500 km roadtrip.
       

      peta perjalanan selama 8 hari
       
      jadi untuk rekan2 yang pengen kesana, saran saya mid-March atau early-April mungkin waktu terbaik, selain low season juga suhu sudah sekitar 15-25, karena waktu saya berangkat menjelang akhir winter, masih saja dapat di bawah 10 terutama pagi, dan di Cappadocia itu yg paling dingin, sktr 0 derajat, dan 2 hari terakhir saja baru dapat sktr 15-18.
       
      Day 1
      hari pertama kita tiba di Istanbul, langsung ke Sultan Ahmed Mosque (atau Blue Mosque), pas masuk kita dikasi kantong plastik untuk bungkus kaki, jadi sepatu mesti lepas. Interior di dalemnya bagus namun bangunan-nya ngga terlalu besar dan saya lebih impressed dengan Hagia Sophia yang ngga jauh dari situ. Ini adalah masjid yang dulunya gereja, jadi kalau lihat di dalem itu agak mirip dgn interior katedral namun berubah fungsi. Untuk masuk ke dalam, kita diwajibkan pake headphone dan dipimpin ama tour leader. Walaupun ngga tertarik utk denger explanation, sepertinya ini harus pake agar bisa diijinin masuk ke dalam. Setelah puas foto2, kita lanjut ke Hippodrome of Constantinople, dimana disini ada Obelisk yang waktu itu digotong dari Mesir dan dipancang disini. Menjelang dinner, kita naik ferry untuk nyebrang menuju Canakkale dan bermalam disana. Sebelum sampai hotel, kita mampir sebentar untuk foto2 di kuda Troya yang dipake di film Troy
       

      (kiri) interior Blue Mosque | (kanan) interior Hagia Sophia
       

      berpose di depan kuda Troy, Canakkale
       
      Day 2
      Canakkale sendiri tidak banyak tempat yang menarik untuk dikunjungi jadi memang hanya mampir sebentar dan besok kita lanjut menuju Izmir dan mampir di Troy. Turkey ini sebetulnya negara dgn dua benua, dan justru mungkin sebagian besar wilayahnya ini masuk benua Asia dan bukan Eropa. Istanbul memang ada di bagian Eropa, tapi setelah Canakkale, kita eksplorasi Asian-part dari Turkey sebelum nanti kembali lagi ke Eropa di Istanbul. Di Troy sendiri sebetulnya sudah tersisa puing2 aja, jadi mungkin hanya menarik untuk yang bener2 seneng sejarah, untuk foto2 pun ngga terlalu bagus karena peninggalannya banyak yg sudah hancur.
       

      theater of Troy
       
      Setelah Troy, melewati Izmir dan kita sudah ngga mampir karena mau lanjut menuju Ephesus. Ini juga kota yang penuh sejarah, dulunya punya Yunani dan terkenal karena ada Temple of Artemis yang masuk 7 Wonders of Ancient World, tapi akhirnya hancur dan kemudian dibangun pelan2 oleh Romawi. Temple of Artemis itu sendiri sih saat ini cuma tersisa satu pilar yang original, sisanya udah hancur.
       

      Library of Celsus
       
      Disini masih banyak objek foto bagus, dan mungkin yg paling ok itu foto di Library of Celsus. Sebelumnya kita sempet mampir di House of Virgin Mary, ini semacam shrine yang dipercaya sebagai tempat terakhir Bunda Maria hidup dan tinggal setelah lari ke Ephesus pada saat Yesus disalibkan. Dan juga ke Basilica of St.John, ini adalah area makam Yohanes, salah satu murid Yesus. Malam itu kita nginep di sekitar Kusadasi dan besok rencana mau menuju propinsi Denizli, tepatnya ke Pamukkale, yang artinya adalah 'cotton castle' dlm bahasa Turki
       

      House of Virgin Mary