Sign in to follow this  
Followers 0
mistershim

Pasar Apung Banjarmasin

16 posts in this topic

Pasar Apung tau kan?? Dulu pertama kali saya tahu karena selalu muncul sebelum acara2 si RCTI. Pasar Apung ada di Banjarmasin. Fungsinya ya pasar. Di sini, org2 berjualan di atas perahu. Rata2 yang dijualin sih sayuran dan juga buah-buahan. Seru lihat pemandangan di sini. menarik dan juga indah pastinya.

Pasar Apung ini sekarang jadi daya tarik sendiri lho di Banjarmasin. Saat ini jadi tujuan wisata favorit karena unik dan juga masih tradisonal banget. Dulu saya belajar malah di pasar apung ini masih kepake sistem barter. Ada yang baru-baru ini pernah berkunjung? Apa masih berlaku tukar-menukar barang seperti itu?

Kalau ke Banajarmasin, jangan lupa mampir ya ke Pasar Apung ini. :)6cS0B.jpg

Husnul Amaly likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

kayak pasar yang di Thailand itu ya. saya sering liat pasar seperti ini di TV tapi ga pernah kunjungi.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Wah. Waktu itu pernah nih

tapi ga kuat sayanya kapal nya goyang mulu mabok laut iya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

kayak pasar yang di Thailand itu ya. saya sering liat pasar seperti ini di TV tapi ga pernah kunjungi.

nggak tau ya kalo thailand,. kalo vietnam ada gan... di daerah halong bay tapi masih nyebrang lagi kalo ga salah :)

Wah. Waktu itu pernah nih

tapi ga kuat sayanya kapal nya goyang mulu mabok laut iya :D

hahah mabok laut, sama gan ane juga mabok laut.. tapi kalo dipinggir gini emang puyeng juga ya? :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

bener banget,,,,,,

udah tau dari kecil sejak jaman rcti dulu :D

ibu2 yang lagi jualan terus angkat jempol...

RCTI okeeee.... hahahahahahaa

mantap, nice share bro :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

CMIIW ... di Banjarmasin ada 2 lokasi pasar terapung .

Yg lebih dekat dengan kota adalah pasar terapung Kuin , tempat bertemu sungai Kuin dengan sungai Barito .

Aktifitas pasarnya pagi-2 sekali, bisa dilanjut ke wisata pulau Kembang yang penghuni nya mayoritas kera ekor panjang.

Yg lebih jauh terkenal dengan nama Lok Baintan , menyusuri sungai Martapura arah ke hulu .

Subuh berangkat sewa perahu kelotok dari Banjarmasin , puas foto-2 aktifitas pasar di Lok Baintan jam 9'an pulang mampir sarapan Soto Banjar di pinggir sungai ... sedaaap.

Share this post


Link to post
Share on other sites

nggak tau ya kalo thailand,. kalo vietnam ada gan... di daerah halong bay tapi masih nyebrang lagi kalo ga salah :)

hahah mabok laut, sama gan ane juga mabok laut.. tapi kalo dipinggir gini emang puyeng juga ya? :)

yang bikin mabok karena kapal nya kecil :D

jadi goyang mulu

Share this post


Link to post
Share on other sites

kayak pasar yang di Thailand itu ya. saya sering liat pasar seperti ini di TV tapi ga pernah kunjungi.

Bener banget mas, thailand emang terkenal dengan beberapa pasar terapungnya, mulai dari Damnoen Saduak di distrik Damnoen Saduak sampe ke Amphawa di distrik Thonburi (saya bahas di thread ini, monggo dikunjungi).

Tapi emang masih kebayang itu gambar Pasar Apung di Banjarmasin berkat RCTI. :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

sekrang rcti dah gak pake pasar apung lagi yah?

nenek2x yang ngangat jempolnya juga sudah gak jadi icon rcti lagi.

ngomong2x, kita sebagai pembeli memakai perahu juga? atau berpindah2x perahu sesuai dengan tujuan kita membelinya?

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah belum pernah liat secara langsung nih pasar RCTI kyk gini.. seru kali yaa...

deg2an juga mungkin karena gak kebiasa naik perahuuu...

perahunya kecil2 lagi, memanjang gituuu.. kayaknya gampang banget miring n terbalik :(

Share this post


Link to post
Share on other sites

Wah. Waktu itu pernah nih

tapi ga kuat sayanya kapal nya goyang mulu mabok laut iya :D

@kevinalegion : hah mabok ? emang brkt jam berapa ? kan sungainya tenang hehe

Share this post


Link to post
Share on other sites

CMIIW ... di Banjarmasin ada 2 lokasi pasar terapung .

Yg lebih dekat dengan kota adalah pasar terapung Kuin , tempat bertemu sungai Kuin dengan sungai Barito .

Aktifitas pasarnya pagi-2 sekali, bisa dilanjut ke wisata pulau Kembang yang penghuni nya mayoritas kera ekor panjang.

Yg lebih jauh terkenal dengan nama Lok Baintan , menyusuri sungai Martapura arah ke hulu .

Subuh berangkat sewa perahu kelotok dari Banjarmasin , puas foto-2 aktifitas pasar di Lok Baintan jam 9'an pulang mampir sarapan Soto Banjar di pinggir sungai ... sedaaap.

@wilapri : sip bener banget harus pagi2 bener karna dr dermaga ke kuin atau ke lok baintan makan waktu sekitar sejam setengah an, tapi paling ramai di lok baintan, kalo kuin biasanya ramai hari minggu aja.

oh iya tips ya, kalo mau ke pasar apung lebih baik rame rame karna kita sistemnya sewa kelotok alias kapal air biayanya 250rb.

abis muter2 sungai enak makan soto bang amat, satenya mantebbb beda ama sate banjar lainnya.

udah gitu ada penyanyi lagu daerah lengkap pake baju adatnya

Share this post


Link to post
Share on other sites

sekrang rcti dah gak pake pasar apung lagi yah?

nenek2x yang ngangat jempolnya juga sudah gak jadi icon rcti lagi.

ngomong2x, kita sebagai pembeli memakai perahu juga? atau berpindah2x perahu sesuai dengan tujuan kita membelinya?

@ryaryuu : tergantung mau beli apa dulu, jajan, makanan, sayur atau buah ? biasanya kalau kita naik kelotok para pedagang yang nyamperin ke sekitar kelotok. kalo yg pake perahu2 kecil kaya di RCTI itu umumnya para pedagang atau warga sekitar yang lagi belanja.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Salam kenal.. Saya mo ke banjarmasin.. Tepatnya ke jl arjuna kebun bunga banjarmasin timur..

Kalo dari bandara ke sana paling murah naik apa?? Klo bisa krm di ahmadkharis@smartfren.blackberry.com ato BB pin 313494e7 Backpacker jawa.trimakasih banyak..

Share this post


Link to post
Share on other sites

emang nih salah satu andalan wisata bahari nyaKalimantan Selatan,

tradisi jual beli masyarakat bahkan aktifitas barter masih terjadi disana

ni share gan :rate

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • Berbagai Festival Pesona Indonesia sepanjang 2016 (Bagian 1)
      By Tarmizi Arl
      Pihak Kementrian Pariwisata Indonesia nampaknya tak main-main soal promosi wisata. Berbagai upaya publikasi baik di dalam negeri hingga luar negeri terus dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisnus dan wisman. Di dalam negeri sendiri kita bisa lihat upaya yang dilakukan salah satunya dengan membuat iklan Pesona Indonesia yang secara berkala mempromosikan daerah-daerah serta festival-festival yang akan berlangsung. Sedangkan di luar negeri, Kementrian Pariwisata terus turut serta dalam berbagai acara travel market.
      Membanggakannya lagi ternyata upaya-upaya tersebut berhasil mengangkat nama kepariwisataan bumi Pertiwi ini, seperti berhasil direbutnya tujuan Wisata Halal Dunia yang sebelumnya disematkan pada Malaysia, serta brand Wonderful Indonesia yang berhasil menerobos 50 besar mengalahkan brand Malaysia Truly Asia dan Amazing Thailand dalam Travel and Tourism Competitiveness Index World Economic Forum bulan Maret lalu.
      Semakin membaiknya kondisi kepariwisataan negeri ini tentu harus juga kita dukung. Salah satu yang bisa kita lakukan ialah merencanakan liburan atau traveling di destinasi dalam negeri. Tidak hanya untuk mengeksplore keindahan alam, tapi kalian juga bisa turut dalam berbagai event besar baik skala lokal, regional, bahkan internasional. Kedatangan kita ke tempat tujuan wisata berbarengan dengan suatu event atau festival tentu akan memberikan pengalaman yang lebih kaya.
      Jika kalian masih belum tahu apa, dimana, kapan, dan seperti apa saja festival-festival yang akan berlangsung di berbagai daerah selama tahun 2016 ini, maka artikel ini bisa membantu kalian.
       
      1. International Musi Triboatton (11-15 Mei 2016)

      Rafting Musi Triboatton (via paradiso.co.id)
      Event bertaraf internasional yang akan digelar dalam waktu dekat ialah Musi Triboatton 2016. Pagelaran olahraga yang diadakan 11 hingga 15 Mei mendatang ini akan melombakan 3 cabang yaitu Rafting, Kayak, dan Dragon Boat. Karena merupakan lomba Internasional, sudah tentu lomba ini akan diikuti oleh  team mancanegara yaitu 20 team dari 12 negara peserta termasuk Indonesia. Musi Triboatton sendiri sudah terselenggara sejak tahun 2012 dan berhasil meningkatkan kunjungan wisatawan hingga 10%.
      Etapa yang akan dilalui oleh peserta lomba meliputi 4 kabupaten 1 Kota yaitu Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Kota Palembang dengan panjang lintasan lebih dari 500 km. Dari masing-masing etape, akan diselenggarakan berbagai acara budaya untuk memperkenalkan kebudayaan yang dimiliki Sumatera Selatan, dari mulai budaya seni rupa, budaya tutur, kuliner, dan lain sebagainya.
      Jika kalian berencana datang dan menyaksikan Musi Triboatton bisa langsung menuju berbagai daerah etape. Ada berbagai metode transportasi yang bisa dipilih namun yang paling umum ialah dengan menggunakan mobil travel.
      Jadwalnya sendiri memang dimulai dari tanggal 11 Mei dari Kabupaten Empat Lawang tepatnya di Desa Tanjung Raya, Kecamatan Pendopo Barat. Namun untuk pembukaan resminya diselenggarakan pada tanggal 12 Mei di Gelanggang Remaja Kota Sekayu, Musi Banyuasin. Sedangkan untuk Penutupan acara sekaligus sebagai puncak hiburan akan dipusatkan di kawasan Benteng Kuto Besak di Kota Palembang pada tanggal 15 Mei. Tak hanya sekedar acara penutupan, wisatawan, atlet, dan kontingen juga akan diajak musi tour dengan menggunakan kapal wisata mengelilingi Sungai Musi dan mengunjungi berbagai objek wisata yang ada ditepian sungai.
       
      2. Tour de Flores (16-26 Mei 2016)

      Tour de Flores (via efekgila.com)
      Kamu berencana liburan ke Flores bulan ini? Jika iya, maka usahakan waktu liburanmu bersinggungan dengan lomba bertaraf internasional yang bertajuk Tour de Flores. Ya, jika kalian sebelumnya lebih mengenal Tour de singkarang yang sudah berhasil dalam beberapa tahun penyelenggaraanya, maka kalian sekarang juga bisa menyambangi Flores dalam event serupa.
      Penyelenggaran Tour de Flores akan terselenggara tanggal 16-26 Mei mendatang dengan acara inti perlombaan yaitu tanggal 18-23 Mei. Sebelum, selama, dan setelah perlombaan, berbagai acara penunjang promosi wisata juga dilakukan, seperti pagelaran budaya, bazaar, dan pesta rakyat. Hal tersebut tentu akan semakin memperkaya pengalaman liburan.
      Balap sepeda yang diikuti oleh 20 tim mancanegara, 2 tim nasional dan 1 tim lokal dengan total atlet 230 orang tersebut akan melalui rute sepanjang 661,5 km. Rute sepanjang itu terbagi dalam 5 etape yaitu Larantuka, Maumere. Ende, Bajawa, Ruteng, dan berakhir di Labuan Bajo.
       
      3. Festival Sabang Fair (21-25 Mei 2016)

      Sabang Fair 2015 (via lifestyle.liputan6.com)
      Berlangsung sejak tahun 2014, Festival Sabang Fair sangat laik untuk dijadikan pilihan waktu ketika memilih Sabang sebagai destinasi wisata. Pulau yang terkenal sebagai titik nol Indonesia tersebut tidak hanya mengangkat pesona alam yang dimilikinya namun juga siap disandingkan dengan budaya lokal yang kaya.
      Tahun ini, Festival Sabang Fair berlangsung dari tanggal 21 hingga 25 Mei yang berpusat di Arena Sabang, Gampong Kuta Barat, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang. Dalam festival ini, selain berfokus pada kekayaan budaya Aceh, juga mengikutsertakan provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, bahkan juga beberapa negara di Asia Tenggara.
      Jika kalian tertarik datang dan menyaksikan Festival Sabang Fair, kalian bisa langsung mengikuti pementasannya sejak hari pertama di tanggal 21 Mei. Di Opening ini, penyelenggaraan berlangsung malam hari di Pentas Utama FSF Arena Sabang Fair. Sedangkan untuk Closing juga dilakukan di tempat yang sama pada tanggal 25 Mei malam.
       
      4. Bali International Dragon Boat Race and Festival (26-29 Mei 2016)

      (via indonesia.travel)
      Pertama kalinya diselenggarakan, sudah tentu Bali akan membuat event Internasional bertema Dragon Boat Race and Festival ini semarak nan meriah. Event perlombaan menggunakan perahu dayung hias ini akan diselenggarakan dengan mengambil lokasi di Danau Batur, lokasi yang tentu sangat menarik karena berada di dataran tinggi.
      Peserta dalam perlombaan ini ialah dari Asosiasi dan Klub Perahu Dayung di seluruh dunia. Lombanya terbagi menjadi 5 kategori yaitu Pria, Wanita, Campuran, Races, dan Challenge Trophy.
      Jika kebetulan kalian sedang berlibur di Bali diantara tanggal 26-29 Mei 2016 ini atau baru akan merencanakannya, maka jangan sampai melewatkan berkunjung ke Danau Batur. Lokasinya berada di Kintamani, sekitar 70 km arah utara dari Denpasar atau 2 jam perjalanan.
       
      5. Bintan Triathlon (28-29 Mei 2016)

      Bintan Triathlon (via acara-event.com)
      Jangan lewatkan mengikuti kemeriahan Bintan Triathlon jika memang kalian suka beriwsata sekaligus mengikuti keramaian suatu perhelatan besar. Hal ini tidak berlebihan karena kemeriahan olahraga berbasis perpaduan 3 cabang yaitu lari, renang, dan bersepeda ini akan diadakan di kawasan wisata Nirwana Gardens, Pulau Bintan yang artinya wisatawan tidak hanya melihat kemeriahan lomba tetapi juga dimanjakan dengan suasana pantai dan laut yang indah.
      Bintan Triathlon sendiri merupakan perlombaan tingkat internasional dimana atlet-atlet terbaik ikut mengambil bagian dalam lomba yang dibagi dalam beberapa kategori, yaitu Olymoics Distance, Sprint Distance, Youth Distance, bahkan Kids Distance.
      Pulau Bintan sendiri sudah sangat terkenal sebagai pulau pengembangan wisata yang populer di kawasan Kepulauan Riau. Pantai-pantainya yang indah dengan panorama laut biru yang luas menjadikan Bintan semakin menarik. Lokasinya yang tak jauh dari Singapura serta merupakan pulau tempatnya ibukota Provinsi Kepulauan Riau berada, menjadikan Bintan semakin menggeliat dari berbagai sektor termasuk pariwisata.
       
      6. Solo Batik Carnival (22-24 Juli 2016)

      Solo Batik Carnival (via traveling.bisnis.com)
      Solo dan Batik memang dua hal yang tak bisa dilepaskan. Kota yang berada di Jawa Tengah tersebut terkenal sebagai salah satu produsen batik di Indonesia. Karenanya menjadi sangat penting jika di Solo diadakan pula karnaval yang akan mempromosikan batik sebagai warisan bangsa.
      Solo Batik Carnival sendiri sudah terlaksana sejak 2008 silam dan berhasil menarik perhatian tidak hanya untuk pecinta batik tetapi secara umum kepada semua wisatawan.
      Tahun ini sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, event yang akan memperagakan design batik dengan modifikasi untuk kostum karnaval tersebut juga akan berlangsung di jalanan utama Kota Solo. Jalanan yang digunakan sebagai cat walk untuk para peraga ialah Jalan Slamet Riyadi hingga ke Balaikota. Para peraga tidak sekedar berjalan membawakan kostum super megah dan kreatif, tetapi juga akan diiringi dengan tarian dan musik.
       
      7. International Folk Art Festival Tenggarong (20-28 Agustus 2016)

      Erau Adat Kutai (via Kbriseoul.kr)
      Beralih ke Kalimantan tepatnya di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Di kota ini akan diselenggarakan sebuah festival besar dan meriah yaitu Folk Art Festival atau Festival Seni Tradisi yang bertaraf Internasional yang juga bersamaan dengan Erau Adat Kutai. Tahun ini penyelenggaraannya berlangsung dari tanggal 20 hingga 28 agustus.
      Kemeriahan acara ini sudah bisa tercermin dari acara serupa tahun lalu dimana ada banyak rangkaian acara, pertunjukkan seni budaya, upacara adat Kesultanan Kutai Kertanegara, lomba olahraga tradisional, lomba perahu naga, expo, dan pesta rakyat. Event ini juga akan dimeriahkan oleh peserta dari mancanegara selain dari Indonesia sendiri.
      Pelaksanaan Festival ini memang berasal dari tradisi lokal dimasa Raja Kutai Kartanegara, namun kini pelaksanannya lebih dikemas secara modern untuk mempromosikan wisata setempat.
      Apabila kalian tertarik untuk datang dan menyaksikan rangkaian acaranya, bisa langsung menuju Tenggarong. Biasanya, acara pembukaan dimulai dengan upacara adat Belulah Sultan di Kedaton Kutai Kertanegara. Acara terus berlangsung sepanjang hari hingga malam dengan ragam kegiatan.
      Menuju Tenggarong juga bukanlah hal sulit karena bisa langsung menuju Bandara Samarinda. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan mobil menuju Tenggarong selama sekitar 1,5 jam.
       
      8. Festival Internasional Layang-Layang Bali (23-25 Oktober 2016)

      Fest Layang-layang Bali (via freemagz.com)
      Masih cukup lama yaitu di bulan Oktober mendatang, Festival Layang-layang sangat direkomendasikan untuk dihadiri sekaligus berwisata di Bali. Festival ini merupakan event besar yang sudah rutin dilakukan.
      Tahun ini sendiri menurut jadwal, Festival Layang-Layang Internasional akan diselenggarakan pada 23-25 Oktober 2016 di Pantai Pandanggalak, Sanur, Denpasar. Sebagaimana namanya, tentu perlombaan ini akan diikuti oleh peserta dari luar negeri.
      Tentunya festival ini sangat menarik karena ada beragam bentuk layang-layang termasuk yang berbentuk 3 dimensi. Langit Bali akan diramaikan oleh layang-layang beraneka rupa sekaligus juga diiringi dengan gamelan dan alat musik tradisional.
      Keunikan dari festival ini juga ialah biasanya ada layang-layang yang dibuat khusus dengan ukuran raksasa. Termasuk pula layang-layang tradisional Bali yang hingga berukuran panjang 10 meter dan ekor pita hingga 100 meter. Selain Festival bertaraf Internasional, akan diselenggarakan juga Festival layang-layang untuk memperlombakan atlet lokal.
       
       
    • 6 SPOT PILIHAN MENANGKAP CAHAYA SENJA DI KALIMANTAN
      By Tarmizi Arl
      Pulau Seribu Sungai, Kalimantan terkenal sebagai paru-parunya Indonesia. Pulau yang ditempati oleh 3 negara ini memang memiliki ekosistem hutan tropis yang luas yang menjadikannya cukup kaya pula akan habitat satwa.
      Keelokan Pulau terbesar ke 3 dunia ini juga dapat kalian nikmati dikala senja tiba. Beberapa spot atau lokasi memiliki pemandangan terbaik untuk melihat sunset. Pengalaman wisata kalianpun tentu akan semakin kaya karena dapat menyaksikan langsung sang cahaya surya menghilang perlahan dari pulau yang terkenal juga dengan sebutan Borneo tersebut. Lantas apa dan dimana sajakah lokasi-lokasi pilihan untuk menikmati senja tersebut?
       
      1. Jangan Ketinggalan Tren untuk Merasakan Senja di Pantai Melawai Balikpapan

      Balikpapan, kota di Provinsi Kalimantan Timur ini tidak hanya terkenal sebagai kota industri minyak. Beberapa tahun belakang, Kota berpenduduk lebih dari 700 ribu jiwa tersebut juga mulai mengembangkan promosi kepariwisataan. Pengembangan tersebut mencakup pula perbaikan fasilitas dan tata kota termasuk pembangunan bandara yang kini masuk dalam jajaran Bandara megah di Indonesia.
      Salah satu objek wisata paling terkenal dari Balikpapan ialah Pamtai Melawai. Pantai yang berada di Sepanjang Jalan Sudirman tersebut sudah sangat populer oleh warga kota sebagai lokasi bersantai saat sore hingga malam. Hal tersebut karena pantai ini secara geografis menghadap barat yang berarti menghadap langsung ke arah matahari ketika menuju peraduannya. Ya, meskipun Balikpapan sendiri sejatinya berada di pesisir Timur Kalimantan, tetapi terdapat teluk kecil yang membelahnya sehingga terdapatlah sisi pantai menghadap Barat.
      Pantai Melawai sendiri bukan pantai berpasir, namun begitu pemerintah setempat sudah mengelola dan membangunnya sehingga tertata menjadi pelataran dan beberapa spot lainnya. Di sepanjang tepi pantai pula terdapat cafe-cafe dan toko-toko makanan sehingga membuatnya sangat nyaman untuk didatangi. Tak heran jika kawasan ini menjadi favorit berkumpul warga Balikpapan.
      Tidak hanya menarik untuk melihat lautan lepas, tetapi Pantai Melawai juga dihiasi oleh kapal-kapal segala ukuran yang tengah berlayar. Di salah satu bagian terdapat juga pulau kecil yang nampak timbul dari tengah lautan sehingga memberikan kesan berbeda. Semuanya akan terbingkai penuh pesona ketika senja tiba dimana semburat jingga akan memeberikan warna bagi Pantai Merawai.
       
      2. Bertabur Nyiur, Sunset dari Pantai Takisung Kalimantan Selatan akan Membuatmu Tak Ingin Cepat Beranjak

      Masih tak beranjak dari pantai, kali ini Kalimantan Selatan memiliki sebuah pantai di Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Pantai yang berada sekitar 87 km dari ibukota provinsi di Kota Banjarmasin ini menjadi salah satu tempat favorit warga untuk berkumpul terutama saat sore hari. Apalagi lokasinya yang tidak begitu jauh dari Kota Banjarmasin dan karakter Kota Banjarmasin yang tidak akrab dengan nuansa pantai membuat Pantai Takisung menjadi lokasi paling masuk akal untuk warga kota yang ingin liburan.
      Keindahan pantai yang menghadap Laut Jawa ini ialah pasirnya yang membentang luas serta pepohonan kelapa yang menambah nuansa tropis yang khas. Di kawasan pantai ini juga ramai dengan jasa olahraga dan hiburan seperti banana boat, motor racing, serta kapal-kapal yang siap mengantarkan berkeliling pantai. Pedangan kaki lima juga banyak memenuhi pinggir pantai yang membuatnya semakin semarak. Kondisi ini memang terbilang terlalu ramai apalagi saat liburan, namun tetap saja menarik kunjungan wisatawan.
      Ketika senja tiba, maka panorama sunsetlah yang akan membuat siapa saja terpaku sejenak. Hamparan laut yang membentang luas menjadikan sunset nampak begitu jelas didepan mata. Bagi kalian pecinta fotografi, jangan sia-siakan keberadaan deretan nyiur yang akan menjadi siluet indah kala senja. Jika ingin lebih beragam lagi, kalian bisa menuju perkampungan nelayan yang berada tidak jauh dari pantai. Dari perkampungan nelayan ini suasana senja juga tak kalah menariknya, apalagi tergolong lebih sepi dari kawasan pantai.
       
      3. Kemilau Sunset Dari Sungai Kapuas, Mentadbirkan Kalimantan Sebagai Pesona Pulau Seribu Sungai

      Tak lengkap memang jika membahas kalimantan jika tidak membahas sungainya. Pulau berjuluk ‘seribu sungai’ tersebut memang memiliki kedekatan pada sungai. Sungai memiliki pengaruh besar bagi kehidupan masyarakat Kalimantan, bahkan sungai jugalah yang membentuk pola kemasyarakatan disana.
      Banyak nya aliran sungai di Kalimantan sudah tentu menjadi potensi menarik pula bagi sektor kepariwisataan, seperti Sungai Kapuas yang berada di Kalimantan Barat. Sungai ini merupakan sungai terpanjang, tidak hanya di Kalimantan tetapi juga di Indonesia. Panjangnya mencapai lebih dari 1.100 km.
      Ada banyak pesona yang bisa dinikmati dari sungai Kapuas, termasuk ketika senja tiba. Jika kalian berada di Kota Pontianak sebagai salah satu wilayah yang dilalui Sungai Kapuas ini, maka sempatkan untuk menikmati keindahan Sungai Kapuas ketika sore hari. Kalian bisa mencoba naik perahu atau sekedar bersantai di tepian sungai. Memandangi sungai dengan beragam aktivitas didalamnya saat sunset tentu akan memberikan pengalaman yang berbeda. Apalagi jingganya langit yang memantul dari riak tenang arus sungai akan memberikan kemilaunya sendiri.
       
      4. Bukit Batas di Banjar Siap Menghadirkan Cantiknya Senja Tanpa Batas

      Kabupaten Banjar di Kalimantan Selatan ternyata memiliki pesona alam yang sangat istimewa. Di kabupaten yang beribukota di Martapura ini terdapat sebuah bukit yang dikenal dengan nama Bukit Batas. Lokasi persisnya ialah di Desa Tiwingan Baru, Kecamatan Aranio, atau lebih dikenal juga sebagai Wilayah Waduk Riam Kanan. Ya, lokasi bukit ini dikeliling oleh perairan berupa waduk yang berfungsi sebagai sumber air penggerak turbin PLTA.
      Keunikan dari Bukit Batas dan pemandangan waduk dibawahnya ialah adanya pulau-pulau kecil yang nampak bertebaran. Panorama ini membuat viewnya mirip dengan kepulauan Raja Ampat di Papua. Tak jarang, orang-orang yang kesana mebyebutnya sebagai miniatur Raja Ampat dari Kalimantan Selatan.
      Banyak wisatawan yang datang bahkan untuk camping, hal ini karena dari atas bukit tersebut, kalian bisa melihat sunrise dari sisi Timur. Dan ketika petang, Bukit Batas tak kehabisan pesonanya karena juga siap menyapa dengan cantiknya senja.
      Ketika senja, cahaya yang meredup seolah bersiap untuk berpaling ke balik perbukitan yang ada jauh didepan mata. Perbukitan juga nampak berlapis sehingga nampak sangat mempesona siapa saja yang melihatnya. Jingganya cahaya juga memantul dari perairan waduk yang tenang membuat nuansa semakin syahdu.
      Jika kalian tertarik untuk datang, perjalanan untuk menuju puncak Bukit Batas terbilang menantang. Perjalanan akan dilalui dengan 2 tipe yaitu darat dan perairan. Dari Bandara Syamsudin Noor, kalian bisa langsung menuju simpang 4 Banjarbaru dan menuju Sungai ulin lalu ke arah Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio. Barulah dari sana, tepatnya Pelabuhan Riam Kanan, perjalanan dilanjutkan dengan naik kapal  sekitar 30 menit menuju Pinus 2. Perjalanan belum berakhir justru dari sanalah pendakian dimulai. Pendakian sendiri tidak begitu lama yaitu sekitar 1,5 – 2 jam. Selama perjalanan, dijamin tidak akan merasa bosan karena akan ditemani pemandangan indah.
       
      5. Bukit Batu Daya di Ketapang, Sensasi Sunset yang Memperdaya Mata

      Jika kalian ingin melihat Bukit Batu Uluru atau Ayers Rock di Australia tapi belum memiliki kesempatan, maka kalian ada baiknya mengunjungi juga sebuah bukit batu yang tak kalah mempesona di Kalimantan Barat.  Tersebutlah Bukit Batu Daya, sebuah bukit batu dengan bentukan unik yang berada di Taman Nasional Gunung Palung, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
      Banyak sebutan untuk Bukit Batu Daya ini, beberapa menyebutnya Bukit Gantang dan beberapa lain menyebutnya Bukit Onta. Ya, kesemua sebutan tersebut menjadi bukti bahwa memang bukit ini berhasil memperdaya, sesuai namanya, Bukit Daya. Bukit ini memang akan terlihat berbeda-beda bentuknya jika dilihat dari sisi-sisi yang berbeda, seolah bukan satu bukit yang sama.
      Bukit ini memang sangat mempesona, bentukannya yang unik menjadikannya sangat bagus sebagai objek foto. Selain itu, bagi pecinta olahraga rock climbing, bukit ini sangat cocok dijadikan spot berlatih, hanya saja bentuknya yang sangat terjal membuatnya cukup berbahaya jika bukan atlit profesional.
      Namun begitu, bagi kalian yang hanya ingin menikmati keindahan Bukit Batu Daya ini, cukup memandanginya dari sisi-sisi yang diinginkan. Dan seperti yang sudah diungkap bahwa setiap sisi akan menghadirkan view yang berbeda. Jika ingin melihat nuansa yang lebih mempesona maka datanglah saat petang dari sisi timur atau memandang ke ufuk barat. Dari sana, panorama mentari dengan semburat cahaya jingganya akan membuat suasana Bukit Batu Daya semakin dramatis dan mempesona.
      Jika kalian tertarik untuk datang ke Bukit Batu Daya ini, kalian bisa langsung naik speedboat dari kota Pontianak menuju Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir. Jadwal regulernya ialah jam 9 pagi dengan biaya Rp 110 ribu. Perjalanan sungai akan ditempuh selama 3 jam. Setelahnya perjalanan dilanjutkan menuju Desa Perawas dimana dari sanalah kenggunan bukit ini sudah dapat terlihat. Namun jika ingin mengambil spot lebih dekat lagi, kalian bisa menggunakan jasa ojek.
       
      6. Pantai Pasir Panjang Singkawang Berselimut Senja Terakhir yang Menyapa Kalimantan

      Kalimantan Barat menjadi provinsi terakhir yang menerima cahaya mentari tiap sore harinya. Provinsi yang beribukota di Pontianak ini juga memiliki sejuta kisah tentang senja, salah satunya yang dimiliki oleh Singkawang, kota yang berjuluk Kota Seribu Klenteng.
      Kota Singkawang berjarak sekitar 145 km sebelah utara dari Kota Pontianak. Kota ini berjuluk Seribu Klenteng karena memang di sana terdapat banyak klenteng yang tersebar diseluruh penjuru kota. Hal tersebut tentu tak terlepas dari masyarakatnya yang memang kebanyakan keturunan Tionghoa, sehingga dikenal juga sebagai pecinannya Kalimantan Barat.
      Singkawang juga terkenal sebagai kota wisata. Selain karena multikulturnya, berbagai pesona alam juga bisa dinikmati di sana, salah satu yang populer ialah Pantai Pasir Panjang.
      Pantai yang berada di Kecamatan Tujuh Belas atau sekitar 30 menit dari Pusat Kota Singkawang tersebut merupakan pantai berpasir dengan karakter ombak yang cukup tenang. Kawasan sekitarnya juga masih alami sehingga cukup menyegarkan pandangan.
      Menikmati panorama Pantai Pasir Panjang akan semakin komplit jika datang kala senja. Sunset yang disuguhkan oleh pantai ini terkenal sangat difavoritkan oleh pengunjung dan wisatawan. Birunya air laut seolah berubah menjadi berkilau dengan sentuhan warna jingga khas cahaya sore. Bersantai sembari menikmati sunset menjadi pilihan paling tepat karena akan membuat kalian merasa tenang.
    • covert-resize-436.JPG
      By Adhe Rahmat Suryo
      Dukung terus pariwisata Indonesia, agar dunia membuka mata bahwa Indonesia itu indah
      https://ayojalanjalan.com
       
    • 5721bf7399808-TradisionalPalembangLokasiPalembangPhotobyAJJ.jpg
      By Adhe Rahmat Suryo
      Dukung terus pariwisata Indonesia, agar dunia membuka mata bahwa Indonesia itu indah
      https://ayojalanjalan.com
       
    • 5721be92d8145-TenunPewarnaalamikhasAlor2LokasiPulauAlorPhotobyAJJ.JPG
      By Adhe Rahmat Suryo
      Dukung terus pariwisata Indonesia, agar dunia membuka mata bahwa Indonesia itu indah
      https://ayojalanjalan.com/
    • Mengenal Lebih Dekat Suku Sasak Lombok
      By Adhe Rahmat Suryo
      Spoiler
      Pulau Lombok tidak hanya terkenal dengan keindahan lautnya yang indah dan mempesona. Masih banyak tempat wisata lainnya yang bisa dijelajahi. Salah satunya dengan mengenal lebih dekat kehidupan penduduk asli Lombok, yakni suku Sasak di Desa Sade, Rambitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Desa Sade terletak persis di samping jalan raya, sekitar 20 menit dari Bandara Internasional Lombok dan sudah terkenal di kalangan para wisatawan lantaran Dinas Pariwisata setempat memang menjadikan Sade sebagai desa wisata.

      Bahasa yang mereka gunakan sehari-hari adalah Bahasa Sasak dan Bahasa Indonesia. Mayoritasnya memeluk agama Islam yang sebelumnya dipengaruhi oleh ajaran Hindu dan Animisme. Mata pencaharian mereka pada umumnya bertani dan bagi wanita menenun kain ikat. Rumah adat mereka menggunakan atap dari rumput alang-alang, dinding dari anyaman serta pintu kayu. Begitu pula dengan lantainya yang sebagian masih terbuat dari tanah liat. Uniknya, warganya punya kebiasaan khas yaitu mengepel lantai menggunakan air dicampur dengan kotoran kerbau. Suku Sasak yang dahulu menganut animisme percaya bahwa membersihkan lantai dengan kotoran kerbau dapat membuat rumah lebih bersih, hangat dan dijauhi nyamuk.
      Namun yang paling menarik dari adat suku Sasak adalah proses perkawinannya, yakni adanya tradisi merarik atau kawin lari. Jadi, ketika keduanya sudah sama-sama cocok, si pria akan membawa lari wanita untuk diinapkan di rumahnya. Setelah itu, keluarga pria akan memberi tahu kepala kampung untuk menyampaikan kepada orang tua si gadis soal anaknya yang hilang diculik. Setelah semua berkumpul dan disepakati, barulah keduanya dinikahkan secara resmi.
      https://ayojalanjalan.com/index.php/culture/690-mengenal-lebih-dekat-suku-sasak-lombok
    • Menikmati Senja di Jembatan Mangrove Wanatirta Kulonprogo
      By shidiqns
      Kulonprogo, kabupaten yang terus berkembang dan berbenah ini memiliki potensi wisata  yang luar biasa dan sangat layak dikunjungi. Mulai dari wisata alam, wisata kuliner, wisata budaya ada di kabupaten terbarat dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun kali ini akan dibahas salah satu wisata alam hutan Mangrove Wana Tirta Kulonprogo. 
       

      Foto@7th_sky_mltimedia
      Alamat Hutan Mangrove Wana Tirta berada di Pasir Mendit, Jangkaran, Kulon Progo. Bebicara mengenai tujuan utama dari penanaman hutan mangrove, sebenarnya berfungsi untuk menjaga ekosistem dan mencegah adanya abrasi akibat deburan air laut, tetapi di hutan Manrove Wana Tirta menggabungkan konsep wisata sekaligus menjaga kelastarian lingkungan, sebuah konsep yang sangat worth it.
       

      Foto@WiwidSujarwanto
      Jalan menuju hutan mangrove Wana Tirta sangat mudah untuk dijangkau, apabila anda memulai perjalanan dari Jalan Wates Dari jalan Wates lurus ke selatan sampai Proliman / Patung Kuda Nyi Ageng Serang ,Wates, kemudian ambil kiri sampai jalan jalur selatan belok ke kanan Jl. Daendels lurus nanti lewat jembatan Glagah lurus ke barat sampai jembatan Congot msih ke barat kira-kira 1 km, ambil kiri lurus sampe perempatan yang ada gardunya belok kanan, lalu nanti ada tikungan depan masjid belok kiri terus mengikuti jalan aspal aja mentok ke barat, langsung ketemu pintu masuk hutan mangrove Wana Tirta. 

      Baca juga: Indahnya Jogja dari Wisata Kalibiru Kulonprogo Menghirup Segarnya Udara Waduk Mini Kleco
       
      Untuk koordinat google map: Hutan Mangrove Wanatirta@-7.8933367,110.019951,21z?hl=id
       

       
      Harga tiket masuk wisata hutan mangrove Wana Tirta relatif terjangkau, yaitu cukup membayar Rp 3.000,00 saja dan biaya parkitr cukup membayar Rp.2000,00 untuk motor, dan Rp.5.000 untuk mobil. Selain itu Mushola, kantin, penyewaan kapal mendukung fasilitas yang ada disini yang akan memanjakan pengunjung untuk bersantai. Untuk menyewa kapal cukup membayar Rp 10.000,00 per orang anda sudah bisa berkeliling menikmati sumilir angin sepoi-sepoi disini. Menarik bukan? Itulah pembahsan mengenai hutan mangrove Wana Tirta. Dukung wisata lokal, tetap senyum salam sapa, dan jaga kelesatarian lingkungan.
       

      Foto@dwichandrakresnantoko
       
      sumber http://jogja.lungo.id/2016/04/hutan-mangrove-wana-tirta-kulonprgo.html
      Sate Kere, Sate Legendaris di Jogja Wisata Religi Mlangi Sleman