Sign in to follow this  
angeline

Review Restoran: pecinta sushi, ada sushi yaa di TIS

4 posts in this topic

selain pasta, saya suka banget yang namanya sushi.

tapi, karena harus hemat, tentunya ga bisa tiap hari dong makan sushi. kalo bikin sendiri juga ribet kan. hihi.

kalo makan sushi, biasanya saya di sushi tei, tapi lama2 bosen ih. terus ahirnya temen saya ngajak ke TIS , ada restauran jepang namanya SUSHI YAA( aduh bener ga ya pengejaannya). iiihhh tau ga, murah lohh ternyata!!!

saya order salmon maki itu 6 biji harganya Rp14.500( sushi tei itu Rp.15-16rb/5biji.

waktu itu makna berdua habis Rp.135rb dengan sekitar 6 menu dan 3 minuman ( lumayan murah kan untuk segitu banyak makanan????)

nah , infomasi bergunanya adalah , sushi yaa suka penuh kalo weekend, terus kalo weekend ga bisa pindah tempat duduk( jadi kalo sudah duduk, dan mau pindah ga bisa). kalo datang di atas jam 9 sudah last order juga. 06052010191.jpg

0001UP871885CD52EA9EBBl.jpg

pokonya dibanding sushi tei, mending ini kemana2. sayang disini ga ada baby octopus kaya di sushi tei. tapi overall saya suka disini karena murah dan sushinya tergolong enak ( daging ikan nya segar, sama soyu nya lumayan enak )

Share this post


Link to post
Share on other sites

murah banget ya. saya kadang kalo pengen sushi suka beli di supermarket. lumayang murah tapi kurang enak. nanti kapan2 saya mau coba deh ke Sushi Yaa

Share this post


Link to post
Share on other sites

ya saya juga sering ke sushi tei...karna belom ada referensi t4 japanese fod yg laen hehehe....mungkin sushi-ya ini bsa jadi alternatif baru neh :D

murah banget ya. saya kadang kalo pengen sushi suka beli di supermarket. lumayang murah tapi kurang enak. nanti kapan2 saya mau coba deh ke Sushi Yaa

iiyaaah, saya juga suka tuh nyobain sushi yang di kemchik kalo ga yang di carefour, tapi ga enak..hweekk... kalo disitu saya lebih mending beli dagingnya aja, terus di fillet. jadi deh sashimi. hihi.

ya saya juga sering ke sushi tei...karna belom ada referensi t4 japanese fod yg laen hehehe....mungkin sushi-ya ini bsa jadi alternatif baru neh :D

iya ya mas deffa, . kalo di bandung ada lagi tuh di jalan riau, namanya gourmet 69 itu sushi nya enak, sama paling enak itu shinmen di PVJ.( saya sering kesitu)

hemm.. kapan2 kalo kesini bareng2 dong mas deffa.

cobain dragon roll nya deh mas, kalo ngga sagitoro maki ( ini saya suka banget hihi).

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By min0ru
      Mencoba Enaknya Makanan di Sushi Hiro Senopati

      Penasaran dengan enaknya Sushi Hiro Senopati yang hanya buka pada saat makan siang dan makan malam saja? Akhirnya saya dan keluarga memutuskan untuk mencobanya minggu lalu. Kami datang pukul 16.55 WIB yang kami pikir 5 menit sebelum buka slot kedua pada hari itu, saat kami tiba parkiran sudah penuh dan meluber sampai pararel dipinggir trotoar jalan senopati.

      Waiting list pun sudah mencapai 5 orang dan setelah tanya-tanya kepada pegawainya, kini Sushi Hiro sudah buka non-stop dari pagi hingga malam sejak beberapa bulan silam. Mungkin karena banyak sekali yang berminat untuk makan disini dari berbagai kalangan :D.

      Setelah 10 menit menunggu antrian, akhirnya nama kami dipanggil karena meja sudah tersedia. Makanan-makanannya hampir semua menggiurkan (kecuali sashimi, karena saya pribadi ngga doyan :P).

      Ngga seberapa lama setelah order diinput, makanan pun datang satu per-satu. Beberapa menu yang kami pesan:
      Shiok Maki 130K Ultimate Truffle Gyu Don with Foie Grass 145K Chicken Teriyaki 65K Tori Skin Fried 25K Ice Chocolate & Ice Vanilla 20K Kaki Guratan 50K
      Makanannya enak-enak hanya yang disayangkan staff mereka agak lamban jika ada permintaan tambahan menu atau tambahan alat makanan, karena kami request untuk minuman sampai 2x baru diantar, begitu juga dengan tambahan sendok – piring harus 2x diminta baru diantarkan, mungkin juga disebabkan oleh ramainya pengunjung.
      But overall, kami pasti akan balik lagi kesini lain waktu karena makanannya benar-benar enak!

      Sushi Hiro Senopati
      Jl. Suryo No.24
      Kebayoran Baru, South Jakarta
      Instagram: @sushihiro_id
      Phone: +6221-72800108

       
       
    • By zeekyuryu
      Makanan Korea belakangan ini juga semakin populer dan nggak kalah sama makanan Jepang. Yang agak berbeda mungkin makanan Jepang lebih banyak yang berbahan dasar mentah-mentah tapi tidak dengan makanan Korea. Makanan Korea pada dasarnya juga menggunakan banyak bumbu. Warnanya memang banyak merah seolah pedas. Tapi kalau diukur kepedasannya, jauh berbeda dengan tingkat pedas orang Indonesia hehehe. 
      Salah satu makanan Korea yang populer adalah Kimbap atau nasi yang digulung. Agak mirip sushi. Tapi sekali lagi, sushi biasanya berisi yang mentah-mentah, tapi kalau kimbap semua sudah dimasak dan juga sudah dibumbui. Kimbap ini bisa jadi alternatif makanan berat bagi orang Indonesia lho.
      Bentuk kimbap yang lucu termasuk menarik untuk membuat nuansa makan yang berbeda. Lebih variatif sehingga tidak membosankan, terutama untuk anak-anak. Varian rasa kimbap juga bisa disesuaikan dengan selera kita orang Indonesia. Karena itu, kimbap rumahan merupakan makanan yang tak hanya enak, mengenyangkan, dan sehat. Tapi juga bentuknya bisa menggugah napsu makan. 
      Nah, berikut ini, saya tuliskan dulu cara membuat kimbap yang mudah. 
      Bahan dan alat-alat
      - Nasi, nggak harus nasi ketan tapi yang penting pulen dan cukup lembek. 
      - Nori atau rumput laut yang lebar ukurannya sekitar 20 cm. 
      - Bambu untuk menggulung kimbapnya
      Isi Kimbap
      Kimbap bisa diisi dengan berbagai sayuran dan lauk yang disukai. Sayuran yang bisa dijadikan sebagai isi kimbap antara lain adalah wortel, timun, bayam, paprika, dan sebagainya. 
      Daging atau ayam juga bisa ditambahkan untuk isinya. Selain itu, sosis, ikan teri, kornet, dan telur dadar pun bisa digunakan. Yang penting, mereka sudah dimasak dan dibumbui. Bisa menggunakan bumbu teriyaki atau bumbu lainnya sesuai selera. 

      Cara membuatnya
      - Siapkan isiannya. Misalnya, masak dulu daging teriyakinya, atau ayamnya. Atau goreng telur, dan lain sebagainya. 
      - Siapkan bambu sebagai alas. Letakkan nasi ke atas nori yang sudah dibentangkan di atas bambu. Buat merata. Nasinya nggak perlu tebel-tebel agar membuat teksturnya lebih indah. 
      - Letakkan isian kimbap yang sudah dipotong panjang-panjang ke atas nasi. Kamu bisa mengisinya sesuai selera. 
      - Tambahkan bumbu tambahan jika diinginkan. Misalnya minyak wijen untuk menambah wangi-wangian dan rasanya, atau garam jika suka asin. Atau bisa juga bubuk cabai kalau kurang pedas. 
      - Setelah semua siap, mulai gulung tikar. Gulungan pertama harus merekat kuat. Tekan-tekan agar merekat. Setelah itu gulung sisasnya sambil ditekan-tekan.
      - Sudah berbentuk gulungan panjang, sekarang tinggal potong-potong dengan ukuran sedang atau kecil sesuai selera. 
      Tadaaa jadi deh. Gampang banget kan cara membuat kimbap ini?

      Tips
      - Nori bisa didapatkan di supermarket Korea di Jakarta. Kalau sulit, kamu bisa menemukannya di toko-toko online. Harga nori yang biasanya 10 sheet itu sekitar 20 atau 30 ribu, emang mahal. Tapi di toko online, saya bisa dapat harga 60 ribu untuk isi 50 sheet. Memang bungkusnya simple banget. Namanya Takaokaya Sushi Nori. 
      - Bambu kimbap ini bisa didapatkan di supermarket, tapi emang nggak banyak. Yang pasti ada di Daiso, toko pernak pernik Jepang itu. Harganya 25 ribu. Kalau nggak mau ribet, bisa pakai plastik kiloan itu. Dibuka saja, saya pernah coba dan hasilnya not bad lah.
      - Masak dulu semua isiannya
      untuk mendapatkan rasa yang enak, isian kimbap memang sebaiknya dimasak terlebih dahulu dengan bumbu yang lengkap seperti biasa. Misalnya, jika ingin menggunakan teri, bisa dioseng. Jika daging, bisa dibuat dengan bumbu teriyaki atau bumbu lainnya. 
      Kalau memang hanya ingin mengisi sayuran saja, silakan. Yang enak, sayurannya dibuat manisan dulu atau acar. Tapi kembali lagi, sesuai selera. Sayuran yang segar mentahan juga enak kok. Kalau dirasa kurang, bisa melumuri nasi dengan minyak wijen atau dengan garam secukupnya. 
      Kimbap ini selain bisa dimakan di rumah, juga pas untuk bekal anak sekolah atau kerja. Simple tidak makan tempat dan mudah dimakan karena sudah dipotong-potong. Buat piknik atau bekal jalan-jalan pun bisa. 
      Selamat mencoba :)
    • By OmGanang
      Japanese Food at waraku japanese restaurant
       
      Walapaun saat ini lagi jamannya demam korea tapi untuk kali ini omganang mau bahas makanan khas jepang, makanan yang mau omganang review yaitu ramen, soba dan sushi yang omganang makan di restoran Waraku Japanese Casual Dining.
       
      Beef Soba

      Banyak yang belum familiar dengan kata-kata ini namun sebenarnya itu merupakan ciri khas mie di jepang yang disajikan dingin, nah penyajian yang dingin ini merupakan sensasi baru buat orang indonesia yang pastinya kalo makanan disajikan panas atau hangat.
      Soba yang omganang coba menggunakan topping daging sapi iris dengan taburan daun bawang dan selada segar tanpa menggunakan saus tambahan yang biasanya ada untuk dicelupkan dengan mie tersebut.
      Rasa yang pertama dilidah memang berbeda karena disajikan dingin dan rasanya sedikit hambar namun terasa segar namun tertolong dengan daging yang mempunyai rasa lebih cenderung ke manis. Memang enak kalau makan soba itu dicampur semua ingridient yang ada apalagi ditambah dengan taburan cabai kering, rasanya menjadi semakin beraneka ragam. Namun rasa soba ini menurut omganang masih terasa 2 dimensi berbeda dengan rasa yang ditawarkan makanan indonesia yang 3 dimensi, maksudnya 3 dimensi disini adalah makanan tersebut terdiri banyak sekali bumbu didalamnya.
      Untuk jenis soba yang ditawarkan di waraku terdapat berbagai macam, ada yang tanpa dipping souce seperti yang omganang coba dengan berbagai macam topping, dan ada soba yang ada dipping soucenya. Pilihannya ada yang berwarna coklat dan ada soba yang berwarna hijau, untuk yang berwarna hijau tampaknya ada campuran teh hijaunya, untuk soba yang jenis ini sangat jarang tersedia, karena setiap kesana mau pesen selalu ga ada, alias kosong.
       
      Ramen

      Siapa sih yang ga tau ramen, jika melihat tampilan awal ramen tidak jauh berbeda dengan mie rebus yang biasa ada di indonesia namun untuk ramen biasanya isiannya ada banyak.
      Untuk kali ini omganang coba beef ramen, rasa yang ditawarkan dari ramen jenis ini sedikit asam malah jadi mirip makanan khas thailand yang kebanyakan rasanya asam. Untuk porsinya ada yang small dan reguler, kalo buat cowok ya cocoknya yang reguler karena makan yang reguler pun masih laper. Yang menarik dari pilihan menu ramen adalah temen makannya selain tempura ada daun dan ubi (kalo ga salah) yang diumuri tepung dan dimasak dengan deep fried dengan rasa yang flat sehingga cukup menetralisirkan rasa asam pada kuah ramen.
       
      Sushi Crab

      Nah,,, sebelum makanan ntu yang diatas datang, omganang udah pesen sushi crab dulu, sushi ini matang, alias ga mentah kaya jenis sushi lainnya.
      Sushi ini mempunyai isian kepiting, zucchini dan sea weed, untuk bagian atasnya terdapat keju, telur ikan dan mayonise.
      Porsinya cukup untuk 2-3 orang karena satu paketnya terdiri dari 8 potong
      Temen makan sushi yang pakai wasabi dan atau dengan kecap khusus sushi dan acar bawang jepang,, kalo makan sushi yang bener katanya ga boleh digabungin semunya jadi satu, seharunya makan sushi cukup diberi celupan dikit kecap itu tapi bukan bagian nasinya, karena kalo dicelup pada bagian nasinya nanti akan rontok nasinya. Tapi berhubung om ganang suka campur-sampur makanan ya semua dicampur deh,, dan rasanya dilidah bener-bener mantab. Pokoknya ga salah pilih deh.
      Udah empat kali om ganang selalu pesen paket sushi ini,, dan memang tidak pernah mengecewakan.
      Kalau berbicara soal harga, pasti para blogers tau lah kisaran harganya, apalagi dengan porsi yang segitu… waktu itu berhubung om ganang makan berdua sama istri totalnya kena di angka Rp 200.000,- s/d 250.000
      Oya, biar ga perlu keluar duit terlau banyak, untuk minumnya cukup pesen hot/cold ocha, karena bias refill alias isi ulang,,, sekalinya om ganang kesana bisa tiga kali refill cold ocha…. #mantab
      Oke sekian ulasan om ganang mengenai waraku japanese restaurant. Tunggu ulasan lainnya ya…
      Stay fat stay healty…..
    • By baehaki
      Saya inget betul kalau mbak Ullie pernah ngeposting tentang sebuah masakan Jepang bernama Okonomiyaki. Dan, secara kebetulan di Gresik sekarang ada sebuah tempat, bukan restoran sih malah lebih tepat kalau saya sebut itu sebuah warung, yang menyajikan masakan Jepang.    Nah, tempat itu namanya Ramen Omcik. Entah itu artinya apa kalau diartikan di bahasa Indonesia. Kemarin nggak sempat nanya juga ke orangnya.    Saya sendiri tahu tempat itu dari Twitter. Ada beberapa orang yang mengaku sudah pernah ke sana dan jelas, karena rasa penasaran yang tinggi saya pun pengen dong. Bahkan saya dua kali ke sana. Yang pertama gagal karena tempatnya masih tutup dan yang kedua Jumat kemarin dan berhasil.    Nah kalau dilihat dari lokasinya sendiri, Ramen Omcik ini berada pusat kota. Dekat dengan Persimpangan Lima atau kalau di Gresik disebutnya perlimaan petro. N sepertinya info mengenai lokasi nggak terlalu penting ya, soalnya ini tempat pada akhirnya nggak worthed untuk didatangi.    Kesan awal, warung itu cukup rame. Namun kapasitasnya nggak banyak. Mereka hanya menyediakan sekitar 10 meja yang masing-masing meja bisa digunakan untuk empat orang. Tempatnya sendiri juga nggak terlalu luas, dan sangat amat tidak kelihatan kalau dari luar.    Berikutnya, saya yang kebetulan datang bersama seorang teman pesen deh menu masakannya. Daftar menu yang dipunyai oleh warung ini nggak terlalu banyak. Paling 10 menu masakan jepang dan ditambah dengan iga bakar atau apa gitu. Lebih lengkapnya ada gambar kok.      Milih-milih, akhirnya saya pun memesan yang namanya Okonomiyaki. Soalnya emang bener-bener penasaran ama tulisan yang pernah dibikin oleh mbak Ullie. Sementara temen ane pesen sushi yang agak lupa namanya yang di dalamnya pake crab aka kepiting. N sayangnya, okonomiyakinya nggak bisa secara bebas milih topping.      Sayangnya, tempat ini sepertinya emang masih baru dibangun. Dan pelayanan yang diberikan pun emang menunjukkan hal tersebut. Bagaimana tidak, untuk memperoleh pesanan, saya n teman pun harus menunggu hingga satu jam.      Dan fenomena menunggu satu jam itu nggak hanya terjadi pada saya. Sempet tanya-tanya ke meja sekitar, ternyata juga mengalami masalah yang serupa. Dan pada bagian kasir, emang sih ada tulisan kalau memasak mie ramen itu butuh waktu yang cukup lama.    Setelah satu jam, akhirnya pesanan pun datang. Yang pertama adalah okonomiyaki. Dan tampilan okonomiyaki sepertinya jauh banget dari yang saya bayangkan. Bahkan menurut saya, okonomiyaki ini lebih mirip dengan fuyunghai. Lha wong ini seperti omelet isi daging ayam yang ditaburi dengan saos manis ditambah mayonaise.    Secara rasa, saya pun nggak terlalu suka. Terlalu apa ya kalau dalam bahasa indonesia itu, rasanya terlalu jenuh atau kalau bahasa jawanya terlalu eneg. Jadinya terlalu cepet bosan.    Sementara itu, sushinya pun tidak istimewa. Saya ambil sepotong sushi dan bener jujur, berkat sushi tersebut saya nggak pengen makan lagi yang namanya sushi. Lha gimana enggak, rasanya kok amis banget ya? Bahkan waktu itu terasa pengen muntah.    Anehnya, ketika saya makan bagian kepitingnya yang mentah, sama sekali nggak amis. Saya sih curiga amisnya berasal dari telur entah itu telur ikan atau telur kepiting yang ada di bagian atas. Norinya juga bikin nggak doyan. Atau norinya yang amis ya? Hmm... dunno. Dan hasilnya, kami pun butuh waktu sejam untuk ngehabisin dua makanan tersebut, dan itupun nggak benar-benar habis...     Dan mengenai harga, harga makanan di sini terbilang murah, terlebih yang disajikan adalah masakan jepang. Walaopun saya juga nggak tau berapa standar harga untuk sebuah masakan jepang. Di sini saya pesen tiga teh hangat, sushi tadi plus okonomiyaki ditambah dengan ramen. N biayanya sangat murah, yakni 41 ribu. Makanya saya lebih suka menyebut tempat ini sebagai warung .    Oh iya, judulnya mungkin salah kali ya. Soalnya ini bukan pertama kali makan masakan jepang. Paling ndak, sebelumnya pernah dan bahkan sering makan tempura udang... . Sori kalau salah tempat, soalnya bingung ini tulisan sebenarnya curcol walopun sekaligus review makanan juga...
    • By Lia Cute
      Hai Jalan2ers, kali ini saya mau share salah satu tempat kuliner yang asyik di kawasan Tebet namanya Bebek Ginyo. Sudah ada yang pernah kesini blumm?? Saya meskipun rumahnya di daerah jakarta timur, tapi bela-belain ke tempat ini karena memang rasanya oke banget. Terus terang aja saya sudah beberapa kali kesini...sekarang lagi ngurangin soalnya takut kolesterol kl makan bebek trus hahaha!

      Di tempat ini konsepnya kayak prasmanan gitu, jadi kita antri, ambil tempat duduk, trus kita menuju ke tempat makanannya. Disitu sudah berjejer berbagai macam masakan bebek. Ada yang masak cabe hijau, goreng biasa, dibakar, masak sambal merah, dan ada bebek kremes. Itu kalau masih lengkap yaaa...kalau kita datengnya dah kemaleman paling kita cuma bisa mili antara tiga atau dua masakan aja.

      Setelah itu kita bisa ambil sambal dan sayurannya baru kembali ke tempat duduk. Tempat ini selalu rame, apalagi sering dijadiin tempat ngumpul sama orang-orang yang pulang kerja.
      Tempat duduknya ada yang di luar dan ada yang di dalam, kalau saya prefernya di dalem aja, soalnya kalau di luar banyak asap knalpot, di kawasan ini sering macet soalnya banyak tempat makan dan nongkrong juga.
      Kalau yang mau kesini alamatnya di jalan tebet dalam raya , yaaa, keliatan kok dari luar jalan, jadi gak bakalan nyasar


    • By ameryudha
      halo jalan2ers semua, kali ini saya mau bahas sidewalk cafe.
       
      Dimana Sidewalk cafe ini ?
       
      agan2 bisa menemukan sidewalk cafe di dalam hotel Savoy Homann. lihat http://jalan2.com/hotels utnuk review savoy homman ini. alamatnya di Jalan Asia Afrika 112 , dari sini Braga dekat ko.
       
      Cafe ini jualan apa ?
       
      Jualan STEAK. semua jenis steak ada disini, mulai dari shaschilk, red wine steak, goulash, dll. itninya dia jualan daging sapi dan dimakan sebagai masakan manusia.
       
      Harganya berapa ?
       
       
      AGAN2 PERCAYA GAK SIH HARGANYA RP.35.000 PER PORSI!!!
      untuk ukuran steak hotel, harganya tergolong  murah sekali.
       
      Buka setiap hari ?
       
      Ya, terutama saat makan siang. terkadang di hari minggu tidak buka, hal tersebut juga karena hari minggu hotel selalu sibuk bukan ?
       
      nah , hayo pada main kesini.
    • By ameryudha
      buat ane, jalan2 itu mirip2 sama wisata kuliner, bagia pinang dibelah dua. jadi pas ane jalan, harus nemuin makanan aneh yang ane belon pernah coba. hehehe.
      nah , semalam ane maen2 ke daerah pangrango gan, ane udah lama liat plang death by chocolate, ane juga pernah kesitu tapi dulu banget pas ane kere kumal dan tidak berdaya karena masih kuliah.
       
      death by chocolate sendiri didirikan tahun 2006, seiring dengan berkembangnya pariwisata di bogor, ternyata kafe ini mampu bertahan. salah satu penyebabnya adalah kafe ini punya ciri khas. kalo agan2 masuk ke sini, ane yakin agan2 bakal nemu suasana agak horor.
       
      semalam hp ane mati, jadi ane gak foto2, kita comot dari internet sajah kalo begitu yah soal foto nya. :
       
       

      nah ini tampak depan sekarang sudah berubah , ini waktu pertama kali dibuka.
       

       
      ini menu nya, gambarnya kegedean biar jelas!!!
       

      nah ini death by chocolate menu andalan utama
       
       
       
      harga makanannya sendiri macam2 ya, ada yang murah dan ada yang mahal. ane pesan chocolate euphoria 16ribu, teman ane pesan es selasih 5 ribu.makanan andalannya sendiri adalah sejenis cake di desain kaya kuburan dengan nama death by chocolate, selain itu ada spageti bakar yang nyumi banget, dan juga omelet unik mirip makaroni panggang. pokonya harus coba deh.
       
       
      okey2, gimana2 ada yang mau kesana sama saya ? mempeng gak ada yang bisa diajak nih.
       
      next time ane foto2in deh , menurut ane pribadi tempat ini salah satu tempat yang layak dijadikan tempat nognkrong di bogor, karena harganya gak terlalu mahal tempatnya nyaman.