fbpx
Home Guides Hiroshima’s Guide For Travellers (Part 1)

Hiroshima’s Guide For Travellers (Part 1)

Saya sudah mengulik tentang Gunkanjima, salah satu pulau tak berpenghuni paling populer di dunia, yang bisa dibaca disini: Gunkanjima, Pulau Kapal Perang Berhantu di Nagasaki (1) dan Gunkanjima, Pulau Kapal Perang Berhantu di Nagasaki (2-end). Supaya adil dengan Hiroshima yang sama-sama jadi korban bom atom 1945, kali ini giliran Hiroshima yang akan dikupas dalam bentuk panduan (yang mudah-mudahan cukup) singkat untuk wisatawan.

Mengapa saya masih ingin mengupas tentang Hiroshima sementara bahasan tentang Nagasaki sudah selesai? Kok nggak move on aja ke topik lainnya? Sejak saya mengenal Hiroshima saat membantu menyusun itinerary wisata, saya berpendapat Hiroshima termasuk kota yang cukup asyik.

Jika dilihat aksesnya dari Tokyo, jarak Tokyo-Hiroshima pun nggak sejauh Tokyo-Nagasaki (±8,5 jam via shinkansen), yaitu hanya kira-kira 4-5 jam saja menggunakan shinkansen. Jadi jika Nagasaki saya ulik cukup mendalam, kenapa nggak dengan Hiroshima? Bukankah Hiroshima juga memiliki daya tarik yang nggak kalah dengan Nagasaki, dan bahkan lebih cepat di akses dari Tokyo.

Saya nggak akan panjang lebar membahas tentang hal-hal basic seputar Hiroshima, apalagi dari segi sejarah, karena sudah saya singgung pada tulisan Hiroshima: Dulu dan Sekarang. Jadi saya akan langsung mulai dengan moda transportasi publik di Hiroshima, aneka obyek wisata yang menarik, beberapa festival penting, dan tentu saja kulineran. Selamat menikmati.

Moda transportasi publik di Hiroshima

Hiroshima memiliki moda transportasi publik yang sedikit berbeda dengan Tokyo dan Kyoto. Jika Tokyo punya jaringan kereta dan subway yang rumit, serta Kyoto memiliki jaringan bus yang menjangkau berbagai sudut kota, maka Hiroshima memiliki jaringan tram yang sangat baik. Hampir sama dengan Nagasaki yang juga memiliki tram sebagai moda transportasi andalan.

Bedanya, jaringan tram di Hiroshima lebih besar, dan populer dengan nickname Hiroden (singkatan dari Hiroshima Dentetsu Kabushiki-gaisha). Terdapat 8 line tram yang menghubungkan stasiun terbesar di Hiroshima, yaitu Stasiun Hiroshima, dengan berbagai area di kota tersebut. Tak heran jika Hiroshima disebut-sebut sebagai kota dengan jaringan tram terbesar di Jepang.

Hiroden [foto: Taisyo/wikimedia]
Hiroden [foto: Taisyo/wikimedia]

Tak sulit untuk naik hiroden di Hiroshima. Pada prinsipnya, naik hiroden tak berbeda dengan naik kereta. Wisatawan tinggal memilih jalur mana yang akan melewati obyek wisata yang diinginkan. Tarifnya flat, yaitu ¥160* untuk seluruh area di pusat kota, dan naik secara bertahap saat pergi keluar dari pusat kota.

Bagi yang ingin praktis menjelajah kota, tinggal membeli tiket terusan yang berlaku selama 1 hari kalender. Harganya hanya ¥600* saja. Namun jika membayar ekstra ¥240*, bisa sekaligus mendapat tiket ferry pulang-pergi ke Miyajima. Miyajima merupakan salah satu side trip favorit dari Hiroshima, dan termasuk salah satu obyek wisata favorit di Jepang lho. Kalau mood nggak berubah, mudah-mudahan sempat mengulik tentang Miyajima.

Hiroden [foto: Flyingbear/wikimedia]
Hiroden [foto: Flyingbear/wikimedia]
Pertanyaan selanjutnya yang biasa muncul adalah, apakah JR Pass berlaku untuk naik tram? Jawabannya tidak. Tapi jangan dulu kecewa, karena wisatawan bisa naik Maple-oop, sebuah bus wisata untuk turis yang dikelola oleh JR. Bus wisata ini akan menghubungkan Stasiun Hiroshima dengan berbagai obyek wisata favorit, dan asyiknya, naik Maple-oop ini dicover oleh JR Pass.

Familiar dengan pemandangan ini? Lokasinya di Miyajima lho. Tunggu ulasan tentang Miyajima yah [foto: Jordy Meow/wikimedia]
Familiar dengan pemandangan ini? Lokasinya di Miyajima lho. Tunggu ulasan tentang Miyajima yah [foto: Jordy Meow/wikimedia]

Obyek wisata populer di Hiroshima

Khusus untuk obyek wisata, walau saya telah mengupas tentang Hiroshima Peace Memorial Park (baca disini: Hiroshima Peace Memorial Park dan Sepengal Cerita Bom Atom 1945 1Hiroshima Peace Memorial Park dan Sepenggal Cerita Bom Atom 1945 2Hiroshima Peace Memorial Park dan Sepenggal Cerita Bom Atom 1945 3-end), namun ternyata masih ada beberapa obyek lain yang menjadi “saksi hidup” peristiwa bom atom Hiroshima.

Maksudnya, A-Bomb Dome dan Rest House yang ada di Hiroshima Peace Memorial Park bukan satu-satunya, eh dua-duanya bangunan yang selamat paska bom atom Hiroshima. Masih ada lho beberapa bangunan lain di sekitar taman tersebut yang merupakan hasil renovasi bangunan yang selamat paska peristiwa tersebut.

Misalnya saja bangunan bekas gedung Bank of Japan yang hanya berjarak 380 meter dari Hypocenter, atau titik pusat ledakan, termasuk salah satu yang relatif utuh karena strukturnya yang memang kuat. Kini bangunan ini dijadikan pusat aktifitas seni budaya dan dibuka untuk umum.

Bekas gedung Bank of Japan [foto: Fg2/wikimedia]
Bekas gedung Bank of Japan [foto: Fg2/wikimedia]

Bangunan lain yang relatif utuh paska ledakan bom atom adalah Fukuromachi Elementary School yang sebagian areanya kini difungsikan sebagai museum. Lalu ada juga bangunan bekas Hiroshima Mitsui Bank (kini jadi Andersen Bakery), dan banyak lagi.

Intinya sih, jika memang alasan utama berkunjung ke Hiroshima karena tertarik dengan peristiwa bom atom Hiroshima, jangan terpaku dengan Hiroshima Peace Memorial Park. Cobalah berjalan-jalan di sekitar taman, siapa tahu Anda bisa menemukan harta karun peninggalan peristiwa 6 Agustus 1945 lainnya.

Fukuromachi Elementary School [foto: Laika Ac/wikimedia]
Fukuromachi Elementary School [foto: Laika Ac/wikimedia]

Dari Hiroshima Peace Memorial Park, saya ingin mengajak teman-teman untuk mengenal aneka taman indah lainnya yang dimiliki oleh kota Hiroshima. Shukkeien Garden termasuk salah satu taman tertua yang ada di Hiroshima (dibangun tahun 1620) dan dulunya dimiliki oleh Asano Nagaakira, penguasa Hiroshima.

Taman bergaya Jepang ini termasuk salah satu yang wajib dikunjungi oleh para pecinta taman. Selain karena jaraknya yang tak begitu jauh dari Stasiun Hiroshima, juga karena harga tiketnya relatif murah (¥250* untuk pengunjung dewasa).

Shukkeien Garden [foto: Jakob Halun/wikimedia]
Shukkeien Garden [foto: Jakob Halun/wikimedia]
Taman lain yang menarik untuk dikunjungi adalah National Bihoku Hills Park atau Bihoku-kyuryo Park. Sesuai namanya, tempat ini merupakan sebuah taman nasional, tepatnya taman nasional ke-11 di Jepang (dan pertama di wilayah Chugoku). Fasilitas di taman ini cukup lengkap, mulai dari taman bunga, rumah kaca, hingga lapangan golf.

National Bihoku Hills Park [foto: OS6/wikimedia]
National Bihoku Hills Park [foto: OS6/wikimedia]
Lanjut lagi tentang aneka obyek wisata menarik di Hiroshima pada tulisan berikutnya yah.

***

Hiroshima’s Guide For Travellers (Part 2 END)

***

* Harga sewaktu-waktu dapat berubah.
** Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

Comments

comments