fbpx
Home Guides Hokkaido Untuk Pemula

Hokkaido Untuk Pemula

Bulan Desember ini Jepang sudah masuk dalam periode musim dingin. Dan, jika kita bicara tentang musim dingin di Jepang, tentunya takkan lengkap jika tidak membahas tentang Hokkaido. Pulau yang berada di ujung utara Jepang ini memang identik dengan salju sehingga kerap dijuluki Snow Country atau dalam bahasa Jepangnya adalah yukiguni (“yuki” = salju, “guni”(bentuk lain dari “kuni”) = negara).

Bagi teman-teman yang berminat untuk berwisata ke Hokkaido saat musim dingin di Jepang, khususnya bagi yang baru pertama kali akan menjejakkan kaki di “negeri salju” tersebut, yuk mari intip beberapa informasi dasar tentang Hokkaido untuk pemula. Mudah-mudahan informasi ini bisa memberikan gambaran seperti apa sih Hokkaido itu dan apa yang membedakannya dengan wilayah lain di Jepang.

Informasi umum

  • Hokkaido merupakan pulau terbesar kedua di antara 4 pulau besar di Jepang. Adapun pulau terbesar dan juga pulau utama di Kepulauan Jepang adalah pulau Honshu.
  • Hokkaido sejatinya merupakan nama pulau sekaligus nama sebuah prefektur yang luas wilayahnya mencakup seluruh area di pulau tersebut, dengan total luas wilayah mencapai 83.453.57 km². Adapun ibu kota prefekturnya adalah kota Sapporo.
  • Sumber perekonomian utama di Hokkaido berasal dari bidang agrikultur (gandum, susu, kacang kedelai, jagung, kentang, bawang, daging sapi), hasil laut, dan wisata (khususnya wisata musim panas dan musim dingin).
Pemandangan malam kota Hakodate, salah satu kota di prefektur Hokkaido [foto: 663highland/wikimedia]
Pemandangan malam kota Hakodate, salah satu kota di prefektur Hokkaido [foto: 663highland/wikimedia]

Seputar kota-kota di Hokkaido

  • Karena prefektur Hokkaido memiliki luas wilayah yang terlalu besar, prefektur ini dibagi lagi dalam beberapa sub-prefektur. Di Jepang, hanya beberapa prefektur saja yang memiliki sub-prefektur, dan Hokkaido adalah salah satunya.
  • Saat ini di Hokkaido terdapat 9 general subprefectural bureaus dan 5 subprefectural bureaus. Itu belum termasuk dengan Kurii Islands yang di klaim sebagai milik Jepang namun saat ini masih berada dalam wilayah administratif Rusia.

Berikut beberapa kota besar di Hokkaido dan daya tarik utamanya:

Sapporo: Ibu kota prefektur dan kota terbesar di Hokkaido
Hakodate: Kota bersejarah yang berada di sisi selatan Hokkaido
Otaru: Kota pelabuhan terbesar di Hokkaido yang memiliki kanal, posisi di dekat Sapporo
Obihiro: Kota utama di pusat agrikultural Jepang, yaitu Tokachi Plain
Furano: Populer dengan ladang bunga lavender
Kitami: Kota yang populer dengan ladang peppermint-nya
Abashiri: Kota pelabuhan yang populer akan penjaranya dan atraksi drift ice
Nemuro: Kota yang terdekat dengan Kurii Island yang kini dikuasai Rusia
Asahikawa: kota terdingin di seluruh Jepang (pernah memiliki suhu -41°C pada tahun 1902)
Chitose: Bandara New Chitose Airport-nya menjadi bandara terbesar di Hokkaido

Kota Otaru yang populer dengan kanalnya [foto: 爵士迷/wikimedia]
Kota Otaru yang populer dengan kanalnya [foto: 爵士迷/wikimedia]

Iklim dan cuaca

  • Posisi Hokkaido berada di ujung utara Jepang sehingga posisinya lebih dekat ke arah Rusia. Karenanya, suhu udara di Hokkaido lebih sejuk dan dingin jika dibandingkan dengan wilayah Jepang lainnya.
  • Iklim di Hokkaido berbeda dengan iklim di wilayah Jepang lainnya. Hokkaido memiliki musim panas yang relatif sejuk dengan suhu udara rata-rata 17°-22° Celcius, sehingga Hokkaido populer dikunjungi saat musim panas. Sedangkan di musim dingin, iklim di Hokkaido cukup “keras” karena suhu udaranya bisa jauh dibawah titik nol, yaitu bervariasi antara -12° hingga -4° Celcius. Jadi jika berkunjung ke Hokkaido di musim dingin, perlu persiapan ekstra baik dari segi pakaian dan juga kondisi tubuh untuk menghadapi kerasnya musim dingin di Hokkaido.
  • Musim dingin di Hokkaido juga identik dengan salju. Terutama di bagian utara Hokkaido dan di area pegunungan, salju bisa turun hingga mencapai ketinggian belasan meter. Itulah mengapa Hokkaido memiliki banyak resort ski terbaik di Jepang.
Musim dingin di Biei, Hokkaido [foto: TOKUMI/wikimedia]
Musim dingin di Biei, Hokkaido [foto: TOKUMI/wikimedia]

Alam Hokkaido

  • Sama seperti wilayah lain di Jepang, di Hokkaido ini juga terdapat beberapa gunung berapi yang cukup aktif. Jadi, sekalipun Hokkaido terkenal sebagai “negeri salju”, prefektur ini juga memiliki beberapa onsen (pemandian air panas alami) yang disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di Jepang.
  • Sedangkan jika dilihat dari faktor keindahan alam, Hokkaido terkenal akan keindahan alamnya. Jika wilayah kota besar seperti Tokyo dipadati oleh bangunan, di Hokkaido banyak terdapat lahan pertanian dan perkebunan yang saking luasnya seolah membentang hingga ke horizon. Hokkaido pun memiliki banyak taman nasional. 6 diantara taman nasional di Hokaido, yaitu Shiretoko National Park (diakui sebagai World Heritage Site oleh UNESCO), Akan National Park, Kushiro-shitsugen National Park, Daisetsuzan National Park, Shikotsu-Toya National Park, dan Rishiri-Rebun-Sarobetsu National Park, memiliki hutan yang masih belum tersentuh. Masih banyak taman nasional lainnya di Hokkaido, begitu juga dengan taman prefektur dan daerah rawa.

Waktu terbaik berkunjung ke Hokkaido

Walau identik dengan musim dingin, namun Hokkaido menarik untuk dikunjungi kapan saja sepanjang tahun. Mengingat di Hokkaido banyak terdapat ladang bunga, berkunjung ke Hokkaido saat musim semi akan memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk melihat bunga-bunga yang bermekaran.

Musim panas di Hokkaido yang sejuk membuat prefektur ini ideal juga dikunjungi di musim tersebut; sementara Hokkaido juga tampil cantik di musim gugur karena prefektur ini banyak memiliki area pegunungan yang daun-daunnya akan berubah warna di musim tersebut.

Musim gugur di Hokkaido University Botanical Garden [foto: 663highland/wikimedia]
Musim gugur di Hokkaido University Botanical Garden [foto: 663highland/wikimedia]

Akses menuju dan di sekitar Hokkaido

  • Antara pulau Honshu dan Hokkaido dipisahkan oleh Selat Tsugaru, walau mereka masih terhubung dengan terowongan kereta bawah laut bernama Seikan Tunnel.
  • Hokkaido belum terhubung dengan jalur Shinkansen dari pulau Honshu dan pulau-pulau lainnya di Jepang. Jadi jangan buru-buru membeli JR Pass jika Hokkaido menjadi tujuan wisata utama di Jepang. Alternatifnya, bisa melirik free pass yang berlaku di Hokkaido (baca disini: Aneka Rail Pass di Seluruh Jepang (1): Hokkaido, Kanto+Tohoku)

Berikut ini beberapa alternatif akses menuju Hokkaido dari Tokyo:

  • Pertama, menggunakan penerbangan domestik. Hokkaido memiliki kira-kira 7 bandara yang tersebar di berbagai kota, jadi wisatawan bisa memilih sendiri penerbangan domestik mana yang akan turun di bandara terdekat menuju daerah tujuan wisata. Tokyo-Sapporo sendiri termasuk salah satu jalur penerbangan tersibuk di dunia dengan lusinan penerbangan per-harinya dengan harga tiket bervariasi mulai dari 10000-36000 yen* sekali jalan dan bisa lebih murah lagi jika ada promo.
  • Kedua, dengan naik kereta siang maupun kereta malam. Jika naik kereta siang, lama perjalanan untuk mencapai Sapporo kira-kira 9-10 jam dengan biaya kira-kira 24000 yen* dan seluruh perjalanannya di cover oleh JR Pass; sementara jika naik kereta malam durasi waktunya kira-kira 16-17 jam dengan total biaya 27000 yen* (atau 16500 yen* jika menggunakan JR Pass). Sedangkan jika berangkat dari kota lain selain Tokyo, misalnya Nagoya maupun Sendai, bisa mempertimbangkan untuk naik ferry untuk pengalaman wisata tersendiri.
  • Perlu diketahui juga, walau jaringan kereta di Hokkaido terbilang baik, namun banyak kota disana yang hanya bisa di akses menggunakan jalan raya. Itu berarti wisatawan harus banyak menggunakan bus, yang pastinya lebih lambat jika dibandingkan dengan kereta. Mengingat Hokkaido sangatlah luas, jika memang waktu wisata sangat terbatas, sebaiknya jangan terlalu banyak mengagendakan rencana wisata, karena bisa jadi waktunya akan habis di perjalanan saja. Solusi lainnya jika ingin bepergian dengan lebih fleksibel, adalah dengan menyewa mobil.

***

*Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

Comments

comments