fbpx
Home Guides Jalan-Jalan Ke Jepang: Oleh-Oleh Khas Jepang

Jalan-Jalan Ke Jepang: Oleh-Oleh Khas Jepang

Bagi sebagian wisatawan yang berwisata ke Jepang, membeli oleh-oleh dari toko 100 yen sudah cukup untuk dibagikan pada teman dan kerabat. Bagi sebagian lainnya, oleh-oleh dari Jepang haruslah yang sangat mencerminkan budaya dan tradisi Jepang.

Sebagian orang tersebut rela mengeluarkan budget di atas 100 yen demi membeli oleh-oleh yang betul-betul khas Jepang, khususnya jika oleh-oleh tersebut akan diberikan untuk orang yang istimewa. Pertanyaannya, apa sajakah oleh-oleh khas Jepang itu?

Ada banyak benda yang dapat melambangkan kekhasan negara Jepang. Namun terkadang, kita mendadak bingung saat sudah berada di toko souvenir karena terlalu banyaknya pilihan. Sebagai bahan pertimbangan, berikut beberapa daftar benda bernuansa Jepang yang biasa dijadikan oleh-oleh, serta perkiraan tempat dimana kalian bisa mendapatkannya.

Tentu saja karena topik ini tentang oleh-oleh, maka pilihan benda tradisional khas Jepang tersebut dibatasi hanya pada barang-barang yang dapat dimasukkan ke dalam koper, atau setidaknya cukup mudah dikirim ke Indonesia via jasa pengiriman. Agar lebih mudah dibaca, oleh-oleh ini akan dibagi dalam 2 kategori besar: makanan dan non-makanan.

 

MAKANAN & MINUMAN

Makanan maupun minuman selalu menjadi oleh-oleh yang menarik dan juga mudah di cari. Namun bagi kalian yang peduli dengan faktor halal haram, sebaiknya selektif dalam memilih produk makanan dan minuman untuk dijadikan oleh-oleh karena nggak semua makanan dan minuman di Jepang dibuat dari bahan-bahan yang sepenuhnya halal.

1. Tokyo Banana

Tokyo Banana, via thepopcorngirl
Tokyo Banana, via thepopcorngirl

Tokyo selalu menjadi kota favorit untuk dikunjungi oleh wisatawan yang bepergian ke Jepang, terutama untuk first time traveller. Dan, salah satu makanan populer dari Tokyo untuk dijadikan oleh-oleh adalah Tokyo Banana.

Tokyo Banana sejatinya merupakan sebuah sponge cake lembut berbentuk pisang. Bagian dalamnya diisi puree pisang asli untuk rasa yang alami. Sejak pertama diluncurkan pada tahun 1991, kue ini begitu populer hingga dapat dianggap sebagai salah satu oleh-oleh wajib dari Tokyo.

Saat ini Tokyo Banana memiliki banyak varian rasa dan bentuk (ada yang berbentuk baumkuchen alias kue bolu berlapis berbentuk bulat). Sayangnya mayoritas produk Tokyo Banana mengandung bahan-bahan non-halal dan hanya sebagian kecil saja yang (mungkin) aman di konsumsi oleh penganut agama Islam.

Jadi jika berniat memberikan Tokyo Banana sebagai oleh-oleh, pastikan kalian membeli varian produk yang (mungkin) bebas dari bahan-bahan non-halal. Oya, Tokyo Banana ini bisa didapatkan di banyak tempat di Tokyo, mulai dari department store hingga bandara.

Varian lain dari Tokyo Banana, via peaceorwhatever.blogspot
Varian lain dari Tokyo Banana, via peaceorwhatever.blogspot

Tips:

Perhatikan tanggal kadaluarsa sebelum membeli, karena rata-rata produk Tokyo Banana hanya bertahan kurang lebih 7 harian sejak tanggal produksi. Sebaiknya membeli produk Tokyo Banana sesaat sebelum pulang ke Indonesia untuk mendapatkan produk hasil produksi terbaru.

 

2. Wagashi

Salah satu jenis wagashi, via inspiredsteps
Salah satu jenis wagashi, via inspiredsteps

Wagashi adalah kudapan manis tradisional ala Jepang yang biasa disantap sambil minum teh. Jenisnya beragam, ada yang berupa kue basah, ada yang berupa kue kering. Banyak wagashi yang dikemas dalam kemasan yang cantik dan elegan, sehingga cocok untuk dijadikan oleh-oleh.

Tips:

Untuk oleh-oleh, pilih wagashi berjenis kue kering atau kue yang tidak terlalu lembab agar lebih tahan lama. Wagashi ini bisa dibeli di berbagai toko kue khas Jepang maupun di berbagai department store.

 

3. Matcha

Matcha dan perlengkapannya, via matcharepublic
Matcha dan perlengkapannya, via matcharepublic

Jika ditanya minuman apa yang paling merepresentasikan Jepang, sudah pasti jawabannya adalah matcha, alias bubuk teh hijau. Matcha merupakan jenis minuman yang kerap disajikan dalam upacara minum teh yang disebut chanoyu atau sado. Harga matcha ini bisa sangat bervariasi dari yang murah hingga super mahal, tergantung kualitas teh-nya.

Tips:

Matcha bisa dibeli di berbagai supermaket di Jepang. Untuk kesan yang lebih “wow”, kalian bisa melengkapi oleh-oleh ini dengan memberikan satu set perlengkapan minum teh khas Jepang.

 

4. Tsukemono (acar Jepang)

Tsukemono, via hamagroup
Tsukemono, via hamagroup

Tsukemono adalah acar khas Jepang yang biasa disantap sebagai makanan pendamping nasi. Tsukemono ini banyak macamnya, namun jenis yang paling umum adalah sayuran (bisa lobak, kubis, terong, dan lain-lain) yang diawetkan dalam sebuah bahan utama, seperti garam (disebut shiozuke), cuka (disebut suzuke), gula (disebut satozuke), dan lain-lain.

Percaya atau tidak, tsukemono ini termasuk jenis oleh-oleh yang disukai oleh wisatawan asing (khususnya wisatawan dari Barat) lho, walau diduga kuat alasan utamanya adalah untuk membuat teman-teman mereka terpaksa harus mencicipi kuliner “aneh” dari Asia.

Tips:

Tsukemono mudah ditemukan di berbagai supermarket. Pilih yang kemasannya baik sehingga nggak mudah bocor jika dimasukkan dalam koper.

 

5. Senbei

Macam-macam senbei, via galleryhip
Macam-macam senbei, via galleryhip

Senbei merupakan cracker beras khas Jepang yang sudah sangat populer dijadikan oleh-oleh karena rasanya yang enak. Senbei juga memiliki rasa, bentuk dan ukuran yang beragam, dan tidak mudah hancur jika dibawa dalam perjalanan jarak jauh. Walau saat ini senbei sudah mudah ditemukan di berbagai supermaket besar di Indonesia, cemilan yang satu ini tetap saja seru untuk dijadikan oleh-oleh dari Jepang.

Tips:

Beberapa daerah di Jepang memiliki rasa senbei khas-nya masing-masing. Misalnya saja wilayah Aichi terkenal akan Yukari Ebi Senbei-nya (senbei rasa udang). Nggak ada salahnya mencari tahu rasa senbei khas dari kota tujuan wisata kalian di Jepang untuk oleh-oleh yang lebih khas.

 

NON-MAKANAN

1. Pakaian tradisional dan perlengkapannya

Jepang memiliki pakaian tradisional yang khas, lengkap dengan pernak-perniknya. Bagi kalian yang ingin memberikan oleh-oleh yang otentik dan sangat bernuansa tradisional Jepang, pakaian tradisional dan pernak-perniknya ini bisa jadi oleh-oleh yang keren2 dan mahal. Berikut ini beberapa jenis pakaian tradisional Jepang dan pernak-perniknya:

  • Kimono, yukata, hakama, jinbei, hanten

Kimono merupakan pakaian tradisional Jepang yang biasanya dibuat dari bahan sutra. Harga kimono sangat mahal, bisa mencapai 10000 dolar, tergantung dari bahan dan juga kualitasnya secara keseluruhan.

Kimono, via japantimes
Kimono, via japantimes

Yukata merupakan kimono yang lebih tipis seperti kain katun, dan bisa dikenakan sehari-hari. Yukata biasa dikenakan saat matsuri (festival khas Jepang), maupun saat berada di ryokan (penginapan tradisional di Jepang) dan onsen (pemandian air panas alami). Harga yukata jauh lebih murah dibanding kimonosehingga lebih sering dijadikan oleh-oleh dibandingkan kimono.

Yukata, via tokyofashion
Yukata, via tokyofashion

Hakama merupakan celana yang biasa dikenakan bersama dengan kimono. Semula hakama hanya dikenakan oleh pria, namun kini menjadi kostum yangunisex. Saat ini, hakama keren juga jika dikenakan bersama outfit lainnya seperti kaos biasa.

Gadis Jepang dan hakama, via matoroid/flickr
Gadis Jepang dan hakama, via matoroid/flickr

Jinbei merupakan pakaian tradisional Jepang yang biasa dikenakan saat musim panas maupun digunakan sebagai pakaian tidur. Jinbei ini berupa 2 potong pakaian, atasan dan bawahan, yang memiliki motif serupa. Jinbei bisa dikenakan oleh pria maupun wanita.

Jinbei, kimono-piyama yang cocok dikenakan oleh bayi hingga dewasa, via global.rakuten
Jinbei, kimono-piyama yang cocok dikenakan oleh bayi hingga dewasa, via global.rakuten

Hanten merupakan jaket yang biasa dikenakan di luar kimono saat musim dingin. Versi lain dari hanten adalah haori, yaitu jaket untuk kimono dengan panjang mencapai pinggul. Semula hanten hanya dikenakan oleh pria saja, namun kemudian pakaian tersebut menjadi tren bagi kaum wanita sejak periode Meiji dimulai. Hanten lucu juga untuk dikenakan bersama dengan pakaian biasa lho.

Hanten, via japaninabox
Hanten, via japaninabox

Tips:

Harga dari kimonoyukatahakamajinbei, maupun hanten ini sangat tergantung pada kualitas bahan dan juga tingkat kerumitan pembuatannya. Jika kalian menginginkan barang berkualitas tinggi (yang berarti harus menyiapkan budget ekstra, carilah di toko yang khusus menjual pakaian tradisional Jepang.

Namun jika budget terbatas, nggak ada salahnya mencari barang secondhand yang kondisinya masih baik. Harganya bisa mulai dari 500 yen* lho, tergantung dari kondisi barang secondhand tersebut.

  • Obi

Obi, sabuk kimono yang memiliki motif beragam, via kimonogeisha
Obi, sabuk kimono yang memiliki motif beragam, via kimonogeisha

Obi merupakan ban pinggang/sabuk yang biasa dikenakan saat menggunakan kimono. Bentuk, ukuran, dan motif dari obi ini sangat beragam. Ada yang berupa kain panjang yang harus dililitkan secara manual, ada juga obi instant yang mudah dikenakan oleh pemula sekalipun. Jika orang yang akan dioleh-olehi sudah memiliki kimono maupun yukata, nggak ada salahnya membelikan obi untuk melengkapi koleksi aksesoris kimono-nya.

Tips:

Obi bisa dibeli di toko yang menjual kimono. Jangan ragu untuk membeli obi beraneka motif untuk menciptakan perpaduan motif yang menarik antara obi dankimono.

  • Tsuge gushi (sisir rambut)

Tsuge gushi, via cultheritage
Tsuge gushi, via cultheritage

Jika kimono dan obi dirasa terlalu over budget, pertimbangkan untuk menghadiahkan tsuge gushi sebagai oleh-oleh. Tsuge gushi merupakan sisir rambut yang biasa digunakan oleh para wanita Jepang jaman dulu. Tsuge gushi dengan motif yang cantik juga dapat dijadikan hiasan rambut, yaitu dengan diselipkan di antara rambut yang telah ditata dengan gaya tradisional.

  • Kanzashi

Seorang maiko dan kanzashi-nya, via kimonogeisha
Seorang maiko dan kanzashi-nya, via kimonogeisha

Kanzashi merupakan hiasan rambut tradisional ala Jepang yang dikenakan untuk melengkapi kostum kimono. Kalian dapat melihat aneka hiasan rambut yang dikenakan oleh geisha dan maiko untuk contoh penggunaan kanzashi.

Walau saat ini sudah banyak crafter di seluruh dunia termasuk Indonesia- yang mahir membuat kanzashi (bahkan kalian bisa belajar membuat kanzashi kalian sendiri), kanzashi asli akan selalu membuat siapa saja merasa senang menerimanya.

  • Geta

Geta, via miu-chan.blogspot
Geta, via miu-chan.blogspot

Geta merupakan sandal kayu yang biasa dikenakan sebagai pelengkap kimonoGeta ini merupakan alas kaki tradisional yang berkesan kasual. Alas kaki yang lebih formal yang biasa digunakan saat mengenakan kimono adalah zori.

  • Kipas

Kipas berkualitas bagus selalu jadi oleh-oleh yang mengesankan, via tsunagujapan
Kipas berkualitas bagus selalu jadi oleh-oleh yang mengesankan, via tsunagujapan

Kipas termasuk salah satu aksesoris yang kerap dikenakan saat ber-kimono. Dan kipas pun cocok dijadikan oleh-oleh mengingat iklim di Indonesia yang rata-rata hangat dan cenderung panas.

Tips:

Jika kalian menginginkan oleh-oleh yang istimewa, jangan beli kipas di toko 100 yen. Belilah kipas berkualitas baik di toko-toko yang memiliki spesialisasi menjual kerajinan tradisional Jepang.

  • Wagasa

Gadis berkimono dengan payung kertasnya, via hello2day
Gadis berkimono dengan payung kertasnya, via hello2day

Payung termasuk salah satu benda yang mudah kalian dapatkan di mana saja. Namun jika kalian tertarik membeli oleh-oleh bernuansa tradisional, pertimbangkan untuk membeli wagasa. Payung kertas ala Jepang ini cocok digunakan untuk melengkapi penampilan saat ber-kimono. Jika nggak punya kimono, payung ini lucu juga untuk digunakan kapan saja, maupun sekedar dijadikan hiasan rumah.

 

2. Perlengkapan makan dan minum

  • Kotak bento

Kotak bento, via sawaasianbistro
Kotak bento, via sawaasianbistro

Orang Jepang sudah sangat terkenal akan hidangan bento-nya, yaitu makanan berat dan lauk pauk-nya yang disajikan dalam sebuah kotak makan. Biasanya, kotak makan yang digunakan terbuat dari kayu dah dihiasi dengan motif tradisional. Dewasa ini sudah banyak kotak makan yang lebih modern dan terbuat dari plastik.

Namun jika kalian ingin memberikan oleh-oleh yang kental dengan nuansa tradisional, kotak makan dari kayu ini akan menjadi sebuah oleh-oleh yang hebat. Minimal, kalian dapat memilih kotak makan modern dengan hiasan tradisional untuk dijadikan oleh-oleh.

Tips:

Kotak bento ini bisa ditemukan di toko 100 yen. Untuk versi yang lebih “wah”, cobalah untuk hunting di toko khusus oleh-oleh khas Jepang seperti Oriental Bazaar di Harajuku.

  • Set sumpit

Sumpit Jepang, via steamykitchen
Sumpit Jepang, via steamykitchen

Layakkah sumpit dijadikan oleh-oleh? Bukankah sumpit sudah banyak dijual di berbagai supermaket di Indonesia? Tentu saja layak, jika kalian membeli sumpit khas Jepang (bukan sumpit mie ala Cina yang biasa dijual disini) dengan desain dan motif yang Jepang banget. Apalagi jika kalian membeli satu set sumpit dan bukan hanya 1-2 pasang sumpit saja, maka sumpit layak dilirik sebagai alternatif oleh-oleh.

  • Set botol sake

Set botol sake, via japonija
Set botol sake, via japonija

Walau nggak minum sake, set botol sake selalu menarik untuk dijadikan oleh-oleh. Apalagi jika kalian menemukan set botol sake dengan motif maupun desain yang unik seperti gambar di atas. Terlihat keren untuk dipajang di lemari, bukan?

 

3. Benda-benda bernuansa keberuntungan

  • Maneki neko

Maneki neko, via flightrising
Maneki neko, via flightrising

Kalian mungkin pernah melihat patung kucing yang tengah mengangkat sebelah kakinya, yang biasa disebut sebagai maneki neko. Patung tersebut dipercaya sebagai pemanggil keberuntungan, sehingga kerap dipasang di berbagai tempat usaha.

Tahukah kalian jika legenda kucing pemanggil keberuntungan (maneki neko) berasal dari Jepang? Itulah mengapa maneki neko menjadi salah satu oleh-oleh khas Jepang. Untuk patung yang lebih otentik, belilah di kuil tempat kelahiran legenda maneki neko, yaitu kuil Gotokuji di Tokyo.

  • Omamori dan Ema

Omamori, via misstravelosopher
Omamori, via misstravelosopher

Omamori adalah jimat yang dijual di berbagai kuil Shinto; biasanya dijual dalam bentuk kantung sutra/beludru kecil dan diberi hiasan tali di bagian atasnya. Khasiat omamori ini beragam. Ada yang untuk keberuntungan, percintaan, maupun kesuksesan dalam pekerjaan. Sedangkan ema adalah papan permohonan yang dijual di berbagai kuil Shinto.

Saat seseorang ingin memohon sesuatu, dia akan menuliskan permohonannya di atas ema dan digantungkan di kuil tersebut. Setiap kuil memiliki motif ema-nya sendiri yang khas. Jadi kalian dapat memilih ema dengan motif cantik yang menarik untuk dijadikan oleh-oleh dengan membeli ema dari beberapa kuil yang berbeda.

Ema di kuil Kanda Myojin di Tokyo yang bergambar tokoh anime Love Live!, via experiencetokyo
Ema di kuil Kanda Myojin di Tokyo yang bergambar tokoh anime Love Live!, via experiencetokyo
  • Boneka Daruma

Boneka Daruma, via welovedaruma
Boneka Daruma, via welovedaruma

Saat kalian membeli boneka Daruma, boneka ini tidak memiliki mata. Saat pemilik boneka Daruma telah menetapkan sebuah tujuan, dia harus mewarnai sebelah mata dari Daruma, dan mewarnai lagi sebelah mata lainnya saat tujuannya telah terpenuhi. Nggak heran jika boneka Daruma ini populer sebagai oleh-oleh yang melambangkan kerja keras dan keberuntungan.

 

4. Kertas dan kain

  • Tenugui

Tenugui, via outsiderintokyo.wordpress
Tenugui, via outsiderintokyo.wordpress

Tenugui merupakan handuk kecil khas Jepang yang terbuat dari kain katun. Ukurannya cukup kecil, biasanya berkisar antara 35 cm x 90 cm. Tenugui ini populer sebagai oleh-oleh karena fungsinya yang sangat banyak, yaitu bisa digunakan sebagai souvenir, headband, maupun dekorasi karena motifnya yang sangat beragam.

  • Chirimen

Chirimen, via gohiiki-ya
Chirimen, via gohiiki-ya

Chirimen merupakan kain berkualitas bagus dan bertekstur khas yang kerap dijadikan bahan untuk membuat kimonokanzashi, maupun produk kerajinan lainnya. Jika kalian punya teman atau kerabat yang hobi crafting, kain chirimen ini cocok dijadikan oleh-oleh.

  • Kertas origami dan kertas washi

Kertas origami, via new.uniquejapan
Kertas origami, via new.uniquejapan

Kertas lipat biasa sih sudah banyak ditemukan di berbagai toko buku di Indonesia. Namun tentunya kertas lipat bermotif tradisional Jepang, seperti yang biasa digunakan untuk membuat kerajinan origami, pasti seru dijadikan oleh-oleh untuk teman atau saudara yang suka membuat origami.

Alternatif lainnya, kalian dapat memberikan kertas washi untuk oleh-oleh. Kertas washi merupakan kertas khas Jepang yang telah diakui sebagai Intangible Cultural Heritage Objects oleh UNESCO. Kertas ini umumnya lebih kuat dari kertas biasa dan bisa digunakan untuk bermacam hal, termasuk dekorasi dan juga membuat origami.

Kertas washi, via ohmyomiyage.wordpress
Kertas washi, via ohmyomiyage.wordpress

 

5. Dekorasi dan interior

  • Lentera kertas

Lentera kertas, via freewallsource
Lentera kertas, via freewallsource

Pernah melihat lentera merah yang di gantung di depan izakaya (kedai minum khas Jepang)? Lentera kertas seperti itu juga menarik untuk dijadikan oleh-oleh lho. Atau kalian bisa mencari lentera kertas dengan motif lain yang lebih imut untuk oleh-oleh bagi orang yang istimewa.

  • Noren

Noren, via venividizoom
Noren, via venividizoom

Noren merupakan korden khas Jepang yang berfungsi untuk pemisah ruangan. Biasanya noren digantung di atas pintu, di antara ruang satu dengan lainnya, maupun di jendela. Sebagai oleh-oleh, noren ini cukup menarik karena bentuknya yang berbeda dengan tirai yang biasa kita kenal sehari-hari, dan juga karena motifnya yang sangat bervariasi. Noren bisa ditemukan di berbagai toko souvenir maupun toko 100 yen.

  • Furin (lonceng angin)

Furin, via japan-marche
Furin, via japan-marche

Salah satu bunyi khas dalam nuansa tradisional Jepang adalah bunyi lonceng angin-nya, yaitu furinFurin biasanya dibuat dari bahan kaca maupun metal yang diberi tali dan gantungan. Furin ini cocok digantung di depan pintu (sebagai pemberitahuan jika ada tamu), maupun di tepi jendela agar talinya bergoyang saat di tiup angin dan mengeluarkan bunyi khas musim panas di Jepang.

 

6. Set Pisau Jepang

Set pisau Jepang, via mcha
Set pisau Jepang, via mcha

Pisau dapur ala Jepang dikenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Jadi, kenapa nggak membelikan ibunda tercinta maupun istri tersayang set pisau dapur Jepang? Selain dikenal super tajam dan dapat memotong dengan tingkat akurasi yang tinggi, pisau Jepang juga varian yang lengkap untuk digunakan dalam berbagai keperluan memasak.

Tips:

Jika kalian berwisata ke Tokyo, salah satu tempat terbaik untuk mendapatkan set pisau Jepang adalah di Kappabashi dan Tsukiji Fish Market.

 

7. Permainan Tradisional

Kendama, via youtube
Kendama, via youtube

Nggak ada salahnya memberikan oleh-oleh aneka permainan tradisional yang populer di kalangan anak-anak Jepang sekedar untuk memberikan informasi mainan apa saja yang menjadi akar budaya Jepang sebelum era game modern di mulai.

Ada beberapa permainan tradisional yang cocok untuk dibawa sebagai buah tangan, seperti boneka Kokkeshi, Kendama (permainan klasik yang melibatkan bola bertali dan sebuah pegangan berbentuk seperti palu), Koma (gasing), dan lain-lain.

 

PRODUK UNIK LAINNYA

Oleh-oleh dari Jepang nggak melulu harus berkaitan dengan hal-hal tradisional. Ada juga oleh-oleh modern yang juga cukup mewakili kata “Jepang” di dalam produknya. Jika kalian nggak sempat mencari produk-produk bernuansa tradisional, berikut beberapa produk modern yang cukup mewakili sisi unik dari negara Jepang.

  • Aneka hiasan berbentuk replika makanan

Casing handphone berbentuk replika makanan, via supercompressor
Casing handphone berbentuk replika makanan, via supercompressor

Jepang sangat terkenal akan produk replika makanannya yang betul-betul mirip seperti makanan asli. Uniknya, aneka replika makanan tersebut kini bisa ditemukan dalam berbagai model, mulai dari gantungan kunci, magnet kulkas, casing handphone, maupun USB.

  • Mie instant

Mie instant buatan sendiri, via yoharmonica
Mie instant buatan sendiri, via yoharmonica

Mie instant juga bisa jadi oleh-oleh keren dari Jepang lho. Tentunya bukan sembarang mie instant, melainkan mie instant buatan sendiri seperti yang bisa kalian buat di Cup Noodles Museum di Yokohama.

  • Makanan dan minuman dengan rasa unik

Sebagian Kit Kat dengan rasa unik yang dijual di Jepang, via tumblr.jeremyjohnstone
Sebagian Kit Kat dengan rasa unik yang dijual di Jepang, via tumblr.jeremyjohnstone

Sudah jadi rahasia umum jika di Jepang banyak makanan dan minuman ringan dengan rasa yang nggak bisa ditemukan di negara lain. Misalnya saja, ada Kit Kat rasa Sakura, Pepsi rasa Es Timun, dan lain-lain.

Nggak ada salahnya memberikan aneka snack maupun minuman dengan varian rasa yang akan membuat teman-teman kalian tercengang. Snack dan minuman itu pun mudah ditemukan di berbagai supermarket, sehingga mudah untuk dijadikan oleh-oleh darurat seandainya sudah bingung dan mentok memikirkan ide oleh-oleh ala Jepang.

 

Semoga bermanfaat!

Comments

comments