Bagi beberapa orang, itu berarti merupakan waktu yang tepat untuk liburan singkat sebelum kembali beraktifitas normal pada hari Senin. Namun, bagaimana jika kalian nggak memiliki teman yang dapat diajak untuk traveling saat liburan tahun baru (maupun di momen lainnya)? Masa kita harus menunda liburan hingga dapat teman? Wah, bisa-bisa liburan akan terus tertunda nih!

Kalau memang kalian ngebet banget ingin liburan namun sayangnya nggak ada teman yang bisa di ajak untuk joinan, nggak perlu bete dan mengurung diri di kamar. Kenapa nggak melakukan solo traveling saja? Ada banyak keuntungan melakukan solo traveling, walaupun ada juga beberapa hal yang perlu diwaspadai jika bepergian sendirian.

Ilustrasi solo traveling [foto: closette.it]
Ilustrasi solo traveling [foto: closette.it]

Berikut beberapa keuntungan jika kalian melakukan solo traveling:

1. Pergi sendirian memungkinkan kalian untuk merencanakan sendiri perjalanan wisata kalian sebebas mungkin tanpa harus terikat pada jadwal dan keinginan orang lain. Inilah saatnya untuk jadi merdeka dan mandiri!

Ilustrasi bebas [foto: picofile.com]
Ilustrasi bebas [foto: picofile.com]

2. Ingin coba melakukan hal-hal menantang yang mungkin akan dilarang oleh orang tua maupun teman seperjalanan, seperti misalnya bungee jumping? Kalian bisa melakukan itu jika pergi sendirian. Intinya, pergi sendirian memungkinkan kalian untukmerasakan pengalaman baru yang seluas-luasnya.

Bungee jumping [foto: cloudfront.net]
Bungee jumping [foto: cloudfront.net]

3. Pergi sendirian membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kalian untuk bertemu dengan orang baru, karena kalian mau nggak mau harus maksa diri untuk berinteraksi dengan orang lain, bahkan dengan orang yang betul-betul asing sekalipun.

Ilustrasi bertemu orang baru [foto: sheknows.com]
Ilustrasi bertemu orang baru [foto: sheknows.com]

4. Dengan pergi sendirian, kalian memiliki kesempatan untuk lebih mengenal diri kalian sendiri. Saatnya kalian mengetahui kepribadian kalian yang sesungguhnya, dan mengenal nilai positif dan negatif dalam diri kalian. Dan bagi yang masih mencari jati diri, pergi sendirian juga menjadi cara terbaik untukmenemukan diri kalian sendiri.

Find myself [foto: darkday/flickr]
Find myself [foto: darkday/flickr]

5. Ada satu manfaat lain dengan melakukan solo traveling. Menurut beberapa solo traveler,pergi sendirian dapat mengobati ketakutan akan kesendirian. Mungkin itu karena kalian dipaksa untuk berinteraksi dengan orang lain dan juga merasakan hal-hal yang betul-betul baru, sehingga kalian takkan lagi sempat merasa kesepian dan sendirian.

 

Katanya sih, solo traveling bisa mengobati rasa takut kesepian [foto: jumble.us]
Katanya sih, solo traveling bisa mengobati rasa takut kesepian [foto: jumble.us]

6. Solo traveling menantang kita untuk mengatasi ketakutan kita akan berbagai hal, membuat kita keluar dari zona nyaman, dan pada akhirnya akan membuat kepribadian kita lebih berkembang lagi. Pada kebanyakan kasus, solo traveling juga bermanfaat untuk meningkatkan rasa percaya diri, lho. Itu karena kita ditantang untuk mengurus diri sendiri dan mengatasi berbagai masalah selama di perjalanan.

Solo traveling mengembangkan kepribadian kita [foto: novavarna.net]
Solo traveling mengembangkan kepribadian kita [foto: novavarna.net]

7. Ini juga menurut beberapa traveler yang kerap melakukan solo traveling. Menurut kebanyakan traveler, pergi sendirian itu bisa menghemat biaya wisata dibanding pergi bersama teman. Itu karena kita tidak memiliki “partner in crime” yang bisa diajak untuk membelanjakan sejumlah uang untuk hal-hal yang dapat memboroskan anggaran wisata (seperti: mencoba cemilan di kota yang dikunjungi, belanja souvenir terlalu banyak, dan lain-lain).

Partners In Crime [foto: hbp_pix/flickr]
Partners In Crime [foto: hbp_pix/flickr]

8. Terakhir,solo traveling juga mengurangi potensi terjadinya drama dalam sebuah perjalanan wisata, yang mungkin akan terjadi jika kita pergi bersama orang lain.

Pergi sendirian meminimalkan potensi terjadinya drama yang nggak diperlukan [foto: ladymeet.org]
Pergi sendirian meminimalkan potensi terjadinya drama yang nggak diperlukan [foto: ladymeet.org]

Nah, pergi sendirian itu cukup keren kan? Jadi nggak perlu takut kalau nggak ada teman yang bisa diajak untuk liburan tahun baru, karena kalian bisa pergi sendirian kapan saja. Namun, jangan lupa kenali juga beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin pergi sendirian:

  • Rules pertama jika ingin menjadi solo traveler: bertemanlah dengan banyak orang namun jangan percaya siapapun. Saat berwisata ke tempat baru, kalian harus bisa membagi kepercayaan terhadap semua orang jika kalian ingin diterima di tempat baru tersebut. Namun ingat, jangan mudah percaya pada orang yang baru ditemui karena belum tentu orang baru itu betul-betul bisa kalian percayai.
  • Jangan gembar-gembor jika kalian ingin melakukan perjalanan sendirian, kecuali pada orang yang betul-betul kalian percaya. Terlebih jika kalian seorang wanita, karena wanita biasanya lebih rentan akan bahaya jika melakukan wisata sendirian. Itu juga termasuk kondisi saat kalian berada di tempat wisata. Sebisa mungkin jangan sampai ada yang mengetahui para ladies sedang berwisata sendirian, terutama jika ada orang asing yang bertanya tentang hal tersebut.
  • Solo traveler kerap menjadi incaran bagi pihak-pihak yang memang menyasar turis. Untuk memperkecil resiko dijadikan sasaran oleh scammer, cobalah untuk bergaul layaknya penduduk setempat. Hindari menunjukkan identitas seperti turis, misalnya, dengan berkeliaran membawa backpack segede gaban sambil membentangkan peta seukuran koran. Salah satu hal terbaik yang bisa dilakukan sebelum berangkat traveling adalah dengan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang daerah yang dituju dan mengunduh informasi yang dibutuhkan (seperti peta) dalam smartphone, sehingga kalian takkan terlalu kelihatan seperti turis yang kebingungan.
  • Bagi para ladies, ingat jika keselamatan itu nomor satu. Walau kalian pemegang ban hitam karate, tetap jangan lupa membekali diri dengan benda-benda yang bisa membantu kalian menjaga diri saat melakukan solo traveling. Sebuah pisau serba guna maupun semprotan merica bisa menjadi alat bagus untuk melindungi diri jika diperlukan.
  • Tips lainnya bagi para ladies, kenakan pakaian senyaman mungkin saat melakukan solo traveling. Hindari menggunakan heels (karena nggak akan ada yang membantu memijat kaki kalian seandainya keseleo saat memanggul tas traveling). Dan, sebaiknya pilih penginapan yang dekat dengan berbagai pusat aktifitas (seperti mini market, ATM, pasar, tempat makan) sehingga kalian tak perlu jauh-jauh dari tempat menginap jika memerlukan segala sesuatu saat wisata.
  • Selalu berbekallah aneka nomor darurat yang dapat dihubungi saat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada kalian. Dan, pastikan baterai handphone selalu penuh. Di saat darurat, handphone menjadi harapan terbaik yang dapat membantu kalian. Tambahan lainnya, jika diperlukan, carilah nomor kontak darurat yang ada di kota tersebut, seperti nomor telpon rumah sakit terdekat, nomor kantor polisi terdekat, dan lain sebagainya.
  • Bersenang-senanglah! Inti dari solo traveling adalah untuk bersenang-senang dan membuka wawasan baru. Percuma kalian pergi sendirian jika kalian hanya menggerutu dan mengeluh karena tak memiliki teman seperjalanan.

 

Sudah siap untuk melakukan solo traveling saat liburan tahun baru ini?

 

baca juga :

Beberapa Pengalaman “unik” Saat Travelling Bersama Orang Yang Baru Dikenal

Ups! Ini Dia Aneka Kesalahan Yang Biasa Dilakukan Traveller Pemula

Belum Ada Budget Untuk Liburan ke Maladewa? Main Saja Dulu ke Tempat-Tempat Ini Yuk!

Comments

comments