fbpx
Home Guides Panduan Menjelajahi Seoul, Ibukota Korea Selatan Bagian Pertama

Panduan Menjelajahi Seoul, Ibukota Korea Selatan Bagian Pertama

Dewasa ini, telinga kita sudah tidak asing lagi mendengar kata-kata “K-Pop” dengan berbagai drama seriesnya. Tren yang menjamur tersebut berasal dari sebuah negara di Asia Timur yang berada di semenanjung Korea, Korea Selatan.

Rupanya, tren ber-fashion bukan hanya terdapat di dalam drama serial Korea saja, namun sudah menjadi makanan sehari-hari penduduk lokal Korea Selatan. Nah, ternyata kebiasaan memakai pakaian yang stylish dapat kamu saksikan secara langsung ketika pertama kali menginjakkan kaki di Seoul, ibu kota negara ini. Kebiasaan memperhatikan penampilan diterapkan pada semua golongan: anak muda, orang tua, perempuan atau lelaki.

Seoul terletak di bagian selatan Korea Selatan, di Sungai Han. Kota ini merupakan pusat kebudayaan, sosial, politik dan ekonomi di Korea Selatan. Nah, penasaran ingin segera menjelajahi Kota Seoul? Berikut ini kita akan membahas tentang panduan menjelajahi Seoul bagian pertama.

 

Mengurus Visa Korea

Mengurus Visa Korea Selatan di Kedutaan Besar Korea Selatan via http://cdn-media.viva.id

Sebelum merencanakan hendak pergi ke Korea Selatan, sebaiknya kamu mengurus dulu visa Korea Selatan-mu. Boleh juga sambil mengurus tiketmu, karena bukti tiket dapat dijadikan sebagai dokumen pendukung yang akan mendukung pengajuan visamu.

Dokumen utama yang harus disiapkan adalah paspor, KTP, kartu keluarga, akte kelahiran, akte pernikahan, dan pas photo latar belakang putih dengan ukuran 3,5 x 4,5 cm. Photo sebaiknya menggunakan baju yang formal.

Dokumen tersebut dibutuhkan dalam bentuk fotokopian, namun akan lebih baik jika kamu juga menyiapkan dokumen aslinya pada hari pada saat datang membawa permohonan pengajuan visa. Sebelumnya, kamu harus sudah mengisi formulir pengajuan visa yang dapat kamu peroleh secara online.

Kamu juga disarankan untuk memfotokopi paspormu khusus pada bagian foto, halaman alamat serta halaman visa yang menunjukkan visa negara mana saja yang sudah kamu kunjungi. Hal ini menjadi lampiran dalam aplikasi.

Nah, ada keuntungan tersendiri apabila kamu sudah pernah mengunjungi Amerika Serikat, Jepang atau Australia karena peluang untuk mendapatkan visa Korea menjadi semakin besar.

Untuk tambahan dokumen pendukung, kamu dapat melampirkan NPWP, SPT 2 tahun terakhir, pembayaran kartu kredit 2 tahun terakhir dan surat keterangan dari tempat kerja. Pembayaran visa adalah sekitar Rp 480.000,00.

Waktu yang disarankan untuk menyetorkan dokumen untuk visa adalah sekitar pukul 08.30 hingga 11.30, sementara untuk pengambilan visa adalah pukul 13.30 hingga 16.30. Durasi penyelesaian visa adalah sekitar 7 hari.

 

Transportasi Menuju Seoul

Mengunjungi Seoul Melalui Incheon International Airport via http://upload.wikimedia.org

Untuk mencapai Seoul dari Jakarta, cara terpraktis adalah dengan menggunakan pesawat terbang. Saat ini telah terdapat banyak maskapai penerbangan yang melayani penerbangan dengan rute Seoul-Jakarta.

Lama waktu perjalanan yang akan kamu tempuh dari Jakarta menuju Seoul adalah sekitar 7 jam 15 menit hingga 11 jam 40 menit. Jika kamu memilih penerbangan di atas 9 jam, maka kamu akan transit selama satu kali.

Nah, kota-kota yang mungkin menjadi tempat transitmu adalah Singapura, Kuala Lumpur, Guangzhou, Bangkok, Xiamen, Hong Kong, dan Denpasar. Biaya yang kamu keluarkan untuk satu kali perjalanan adalah sekitar USD 250 hingga USD 550.

Setelah sampai di Seoul, kamu akan tiba di Incheon International Airport. Incheon international airport adalah salah satu bandara terbesar di Asia. Bandara ini juga dianugerahkan sebagai bandara yang terbaik di dunia selama 3 tahun berturut-turut, yaitu tahun 2006, 2007 dan 2008 menurut survei dari Global Traveler.

Selain desain arsitekturnya yang futuristik, interior bandara ini juga tergolong unik. Kamu dapat menemukan beberapa taman buatan dalam ruangan di dalam bandara ini. Di sekitar taman tersebut terdapat tempat duduk yang dapat digunakan para pengunjung untuk bersantai.

Taman di Dalam Ruangan di Incheon International Airport

 

Memilih Penginapan di Seoul

Salah satu rekomendasi tempat penginapan terbaik adalah di sekitar daerah Myeongdong. Myeongdong dipilih sebagai rekomendasi karena di tempat ini kamu dapat menemukan cukup banyak penduduk lokal Seoul yang berbahasa Inggris pula.

Selain itu, area ini juga tergolong strategis sehingga memudahkan mobilitasmu untuk pergi kemana-mana. Kamu juga dapat menemukan banyak tempat seru untuk kamu kunjungi.

Selanjutnya, setelah memilih penginapan di daerah Myeongdong, kamu dapat mulai menentukan jenis penginapan yang menjadi prioritasmu. Tentunya, kamu dapat memilih penginapan berjenis hostel, guest house atau apartment.

Pemilihan jenis penginapan tersebut dapat kamu sesuaikan dengan budget, jadwal waktu liburan serta partner traveling-mu. Jika kamu memilih untuk menginap di penginapan berjenis hostel, kamu bisa memperoleh kamar dengan jenis single room in bed room dengan harga sekitar USD 26 per malam.

Fasilitas yang kamu dapat di kamar ini adalah free wifi, AC, heatershower, hairdryer dan lain-lain. Selain itu, kamu dapat memilih penginapan berjenis guest house. Kamu dapat mendapatkan kamar dengan jenis single room with private bathroom dengan harga sekitar USD 44 per malam.

Fasilitas yang kamu dapatkan di penginapan ini adalah free wifi, AC, private toilet, private bathroom, hairdryer dan lain-lain. Selain memilih hostel dan guest house, kamu juga memiliki alternatif berupa menginap di hotel. Kamu dapat mendapatkan kamar dengan jenis single room dengan harga sekitar USD 60. Fasilitas yang kamu dapatkan di tempat ini adalah AC, heater, private toilet, private bathroom dan TV kabel.

 

Hari Pertama

Awali Perjalananmu dengan City Tour dan Menjelajahi Kota Seoul

Mengunjungi Museum King Sejong

Dari bandara Incheon, kamu dapat melanjutkan perjalanan menuju Kota Seoul dengan menggunakan Airport Railroad Express (AREX), subway Seoul, bus limosin bandara atau taksi. Yang tercepat adalah menggunakan Airport Railroad Express yang memakan waktu sekitar 43 menit untuk sampai di stasiun Seoul.

Begitu sampai di Kota Seoul, kamu akan melihat ada banyak pejalan kaki yang berlalu lalang. Jalanan di Kota Seoul memang tergolong ramah bagi para pejalan kaki, sehingga setiap harinya banyak penduduk lokal yang memilih untuk berjalan kaki ketimbang menggunakan kendaraan pribadi.

Nah, sambil berjalan kaki, kamu dapat mengunjungi King Sejong Museum. Bangunan museum ini ditandai dengan monumen raksasa seorang raja yang duduk di singgasananya.

Museum yang terletak di pusat kota Seoul ini dibangun untuk menghormati jasa King Sejong yang begitu banyak bagi penduduk Korea Selatan. Salah satu jasa King Sejong adalah menciptakan huruf Hangeul, yaitu semacam huruf Kanji yang digunakan pada bahasa Korea. King Sejong sendiri adalah seorang raja keempat dari Dinasti Joseon yang memerintah Korea.

Letak museum ini sendiri sebenarnya cukup unik karena berada di bawah tanah. Di dalam museum ini terdapat photozone dan berbagai alat musik khas Korea Selatan.

Photozone dapat digunakan pengunjung untuk berfoto dengan latar belakang ala singgasana keluarga kerajaan Korea Selatan. Tenang saja, kamu tidak perlu mengeluarkan dana sedikit pun untuk masuk ke museum ini alias gratis!

Alat Musik Tradisional Korea di Museum King Sejong

Begitu keluar dari Museum King Sejong, kamu akan melihat sekumpulan orang tengah berfoto dengan menggunakan kostum tradisional Korea Selatan. Rupanya, kostum tersebut boleh kamu gunakan secara gratis jika ingin berfoto.

Kostum tersebut terdiri dari dua bagian yaitu jubah dan topi. Terdapat dua jenis pilihan warna yang dapat disesuaikan dengan keinginan, yaitu warna merah dan kuning. Yang uniknya lagi, kios kostum tradisional ini terletak di pinggir jalan sehingga memudahkan para pengunjung untuk menggunakan jasa kostum tradisional ini.

Berfoto dengan Kostum Tradisional Korea

Nah, setelah puas berfoto dengan kostum tradisional Korea, kamu dapat melanjutkan perjalananmu untuk mengunjungi The Wishing WellThe Wishing Well adalah nama julukan untuk sebuah sungai yang terletak di pusat kota Seoul. Sungai tersebut bernama Cheonggyecheon.

Cheonggyecheon adalah nama sebuah sungai yang terletak persis di pusat kota Seoul. Sungai ini merupakan saksi bisu kesuksesan industrialisasi dan modernisasi Korea Selatan. Proyek rehabilitasi sungai ini berlangsung pada tahun 2003-2005.

Sungai ini memiliki banyak jembatan, tepatnya 22 buah jembatan. Sungai ini seringkali dijadikan sebagai tempat wisata baik bagi pengunjung lokal maupun mancanegara.

Make a Wish di The Wishing Well via https://www.flickr.com

Cheonggyecheon diberi julukan “The Wishing Well” dimana para pengunjung dapat melemparkan koin pada sungai ini sembari mendoakan keinginan masing-masing dalam hati. Nantinya, koin-koin tersebut akan dikumpulkan untuk diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Selain melemparkan koin sambil berdoa, kamu juga akan menemukan banyak aktivitas lain yang dilakukan pengunjung tempat ini. Misalnya, duduk-duduk mengobrol, bermain air hingga mencelupkan kaki di dalam sungai tersebut. Pemandangan pada malam hari pun ternyata tidak kalah menakjubkan dimana terdapat lampu-lampu taman yang menghiasi sungai ini dan vegetasi di sekitarnya. Wah, pokoknya sangat seru untuk menghabiskan waktu guna menenangkan pikiran!

 

Hari Kedua

Lanjutkan Perjalanan Hari Keduamu di Kota Seoul dengan Mengunjungi Tempat-Tempat Lain yang Menyenangkan

Berbelanja di Myeongdong via
http://3.bp.blogspot.com

Untuk mengawali perjalanan hari keduamu di Seoul, kamu dapat memulainya dengan mengeksplor Myeongdong sendiri. Kamu tentunya dapat memilih untuk mengeksplor Myeongdong pada pagi atau malam hari.

Bagi para pecinta fashion dan wisatawan, berbelanja tentu saja menjadi satu hal yang sangat ditunggu. Seoul punya sebuah tempat surga bagi para pecinta fashion dan wisatawan dari berbagai penjuru dunia yang bernama Myeongdong. Untuk mencapai Myeongdong, kamu dapat menggunakan subway melalui dua station, yaitu Myeongdong station dan Euljiro station.

Myeongdong adalah sebuah pusat perbelanjaan utama di Seoul, Korea Selatan. Kamu dapat menemukan barang-barang dari mulai yang murah hingga mahal, produk dalam negeri atau luar negeri. Di Myeongdong terdapat 4 toserba terbesar yang menjadi incaran para shopaholic untuk berbelanja, yaitu: Migliore, Lotte Department Store, Avatar, dan High Harriet.

Selain sebagai tempat berbelanja barang-barang fashion Korea Selatan, Myeongdong juga merupakan tempat terbaik untuk berbelanja oleh-oleh khas Korea Selatan. Kamu dapat menemukan barang-barang dari mulai harga yang rendah hingga tinggi. Jadi, apalagi yang kamu tunggu? Happy shopping!

Mengunjungi Seoul Tower

Setelah puas berbelanja di Myeongdong, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dengan mengunjungi N Seoul Tower. N Seoul Tower adalah landmark Kota Seoul yang wajib kamu kunjungi pada kesempatanmu berwisata ke Kota Seoul.

Peta Mencapai N Seoul Tower dari Myeongdong via Google Maps

Untuk mencapai N Seoul Tower dari Myeongdong, kamu dapat menaiki bus 02. Lama perjalanan yang akan kamu tempuh pada perjalanan ini adalah sekitar 33 menit.

Mengunjungi Seoul, belum lengkap rasanya apabila tidak mengunjungi N Seoul Tower. N Seoul Tower merupakan landmark Kota Seoul yang menjadi “magnet” bagi turis lokal maupun mancanegara. Nah, N sendiri berasal dari kata Namsan yang merupakan nama gunung tempat Seoul Tower berlokasi.

Menara ini memiliki tinggi sekitar 236,7 meter dan berdiri di atas Gunung Namsan yang memiliki tinggi 243 meter. Hal ini membuat para pengunjung dapat menikmati pemandangan Kota Seoul dari kejauhan melalui menara ini.

Menulis Namamu dan Pasangan di Love Lock N Seoul Tower via http://bittenbythetravelbug.com

Aktivitas menyenangkan yang dapat dilakukan di atas menara ini adalah menuliskan nama kamu dan pasangan pada gembok cinta atau Love Lock. Nama kamu dan pasangan akan dituliskan pada selembar kertas lalu dikaitkan pada gembok. Gembok tersebut kemudian dikunci pada sebuah dinding bersama ribuan gembok lainnya. Kunci gembok tersebut akan dibuang dengan harapan cinta kasih sepasang kekasih tersebut tidak akan terpisahkan dan abadi.

Mengunjungi Teddy Bear Museum via http://www.stripes.com

Nah, selain membuat namamu dan pasangan di love lock, ada lagi satu tempat di N Seoul Tower yang wajib kamu kunjungi. Tempat tersebut adalah Teddy Bear Museum.

Teddy Bear Museum adalah sebuah museum yang memiliki koleksi banyak boneka teddy dari seluruh dunia. Museum ini memang tidak begitu besar namun terlihat sangat rapi dan tertata. Keseluruhan koleksi museum teddy bear ini mampu membuatmu ingin mencubit mereka saking gemasnya.

Di tempat ini pula kamu dapat berfoto sesuka hatimu dengan seluruh koleksi boneka teddy bear sambil menikmati pemandangan berupa Kota Seoul dari ketinggian. Teddy bear di tempat ini memang ditata sedemikian rupa hingga mampu menceritakan berbagai sejarah perkembangan teddy bear.

Di sini terdapat boneka-boneka Teddy Bear yang menceritakan sejarah perkembangan Korea pada masa Dinasti Joseon (1392-1897) dan ada pula yang menceritakan tentang Korea saat ini. Semua dipamerkan secara apik dan menarik.

 

Hari Ketiga

Lanjutkan Perjalananmu di Seoul dengan Mengunjungi Tempat Lainnya yang Tidak Kalah Menyenangkan

Menulis Keinginanmu di Star Avenue via https://www.flickr.com

Awali perjalanan hari ketigamu di Seoul dengan mengunjungi Star Avenue. Star Avenue adalah nama sebuah tempat yang tentunya sudah tidak asing lagi bagi para pecinta K-Pop maupun drama Korea.

Star Avenue adalah tempat yang tepat jika kamu ingin melihat barang-barang dan foto-foto yang pernah digunakan oleh para idola K-Pop. Barang-barang tersebut terdiri dari poster, foto, hingga miniatur para idola.

Nah, salah satu hal menyenangkan yang dapat dilakukan di Star Avenue adalah menulis keinginan di dalam kartu berbentuk bintang. Untuk menggunakan kartu tersebut, kamu diharuskan membeli dua buah kartu dengan foto idola K-Pop. Kedua kartu tersebut akan digunakan untuk mengisi keinginanmu dan biodatamu. Kemudian, kartu tersebut akan ditempelkan di sebuah dinding yang terletak di dalam Star Avenue.

Yang sangat menyenangkan dari kegiatan menulis keinginan ini adalah kamu akan melihat pengunjung Star Avenue menulis keinginan mereka dengan bahasa asli mereka. Jadi, bukan hanya Bahasa Korea atau Inggris yang dapat kamu lihat di sana, Bahasa Indonesia pun ada.

 

Nah, itulah dia panduan menjelajahi Seoul, ibukota negara Korea Selatan bagian pertama. Tentunya, masih banyak tempat menarik lainnya yang dapat kamu kunjungi di kota yang keren ini. Penasaran dengan tempat wisata apa saja yang akan kamu kunjungi selanjutnya?

Jangan beranjak terlebih dahulu. Karena setelah ini, kamu dapat membaca dan turut menjelajahi Seoul dalam panduan menjelajahi Seoul, ibukota negara Korea Selatan bagian kedua.

baca juga :

Panduan Menjelajahi Seoul, Ibukota Negara Korea Selatan Bagian Kedua

Kulineran Di Seoul, Makan Apa?

Seoul Walking Tour (1): Introduction

Comments

comments