Lama-lama ketagihan juga nih bikin itinerary, haha. Jadi kali ini saya ingin lanjut lagi mengajak jalan-jalan ke Tokyo. Pada tulisan [sample Itinerary Tokyo] Setengah Hari di Asakusa saya sudah berbagi usulan itinerary untuk teman-teman yang suka petualangan; sementara bagi para otaku yang sedang bingung menyusun itinerary, bisa mengintip tulisan [sample Itinerary Tokyo] Otaku’s Day Out. Kali ini saya ingin berbagi ide itinerary bagi para shopaholic.

Sebagai ibukota negara Jepang, Tokyo memang memiliki beberapa kawasan yang identik dengan kata “belanja”. Surga belanja bertebaran dimana-mana, menggoda wisatawan dari berbagai tipe, mulai dari yang berkantong setipis kertas hingga kolektor kartu kredit dengan budget tak terhingga.

Kali ini saya ingin berbagi dulu aneka destinasi wisata belanja untuk wisatawan dengan budget menengah ke atas. Untuk shopaholic ber-budget menengah ke bawah, ditunggu saja yah.

Judul trip: Shopaholic Journey

Target pasar: Shopaholic dan fashionista ber-budget menengah ke atas

Jenis trip: Eksplorasi, window shopping, shopping, hang out

Starting point: Stasiun Harajuku

Detail rute

#1: Stasiun Harajuku – Takeshita Dori

Biaya: ¥0*
Waktu tempuh: ±1 menit*

Apapun tujuan wisata Anda ke Tokyo, Harajuku ini sayang untuk dilewatkan, khususnya bagi shopaholic yang punya selera fashion unik. Jadi mari mulai dari Stasiun Harajuku. Cukup berjalan 1 menit Anda sudah sampai ke Takeshita-dori, jantungnya wisata belanja di Harajuku.

Stasiun Harajuku [foto: Morio/wikimedia]
Stasiun Harajuku [foto: Morio/wikimedia]

#2: Takeshita-dori, Harajuku

(estimasi waktu wisata: 30-45 menit)

google maps >

Disinilah pusatnya wisata belanja di Harajuku. Jalan sepanjang 350 meter yang hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki ini dipenuhi oleh toko-toko fashion dan kafe sehingga memiliki atmosfir yang unik. Jika mencari oleh-oleh, bisa mampir ke Daiso Harajuku. Namun jika lebih suka berada di mall, jangan terlalu lama berada di Takeshita-dori. LaForet Harajuku bisa jadi pilihan yang lebih menarik.

Takeshita-dori [foto: Aimaimyi/wikimedia]
Takeshita-dori [foto: Aimaimyi/wikimedia]

#3: Harajuku-Omotesando

Biaya: ¥0*
Waktu tempuh: ±8 menit (700 meter), jika jalan kaki dari depan Stasiun Harajuku (ujung Takeshita-dori) ke Omotesando Hills

Bicara tentang Harajuku pastinya nggak bisa dipisahkan dari Omotesando. Ada 2 opsi untuk mencapai Omotesando dari Harajuku. Jika Anda memutuskan untuk menjelajahi Takeshita-dori dari ujung ke ujung, Omotesando bisa dicapai dengan berbelok ke kanan di ujung Takeshita-dori. Alternatif lainnya, dari LaForet Harajuku tinggal susuri saja jalan hingga bertemu Omotesando.

Omotesando [foto: Kakidai/wikimedia]
Omotesando [foto: Kakidai/wikimedia]

#4: Omotesando

(estimasi waktu wisata: 30 menit-1,5 jam)

Jalan yang sering disebut mirip dengan Champs-Élysées di Prancis ini punya banyak deretan butik ternama seperti Ralph Lauren, Prada, dan lain-lain. Namun salah satu bintang di kawasan ini tentu saja adalah Omotesando Hills yang tak hanya memiliki outlet branded, namun juga memiliki gaya arsitektur dengan filosofi yang cukup mendalam.

Untuk oleh-oleh, bisa melirik Oriental Bazaar. Oya, di Omotesando ini juga terdapat banyak bangunan dengan gaya arsitektur unik dan menarik lho. Kapan-kapan deh saya susun itinerary khusus pecinta arsitektur.

Omotesando Hills [foto: Ocdp/wikimedia]
Omotesando Hills [foto: Ocdp/wikimedia]
Dari Omotesando, bisa juga lho jalan-jalan ke Aoyama. Kawasan yang tepat berada di sebelah Omotesando ini juga populer sebagai tempat belanja bagi kaum muda.

Prada Boutique di Aoyama [foto: Wiiii/wikimedia]
Prada Boutique di Aoyama [foto: Wiiii/wikimedia]

#5: Omotesando – Stasiun Harajuku

Biaya: ¥0*
Waktu tempuh: 5-10 menit jalan kaki

#6: Stasiun Harajuku – Stasiun Shibuya

google maps >

Biaya: ¥140*
Waktu tempuh: ±3 menit naik kereta (via JR Yamanote Line)

Shibuya sudah sangat dikenal sebagai pusatnya trend setter fashion di Jepang. Jadi shopaholic, mari kita menjelajah Shibuya.

#7: Shibuya

(estimasi waktu wisata: 2-3 jam)

Distrik inilah yang selalu menjadi trend setter fashion di Jepang, terutama bagi wanita muda. Terdapat banyak tempat belanja menarik di area ini, namun salah satu yang paling direkomendasikan untuk wanitia adalah Shibuya 109.

Tenang, kaum pria tak perlu khawatir karena di Shibuya juga ada Shibuya 109 for men dan masih banyak tempat belanja yang posisinya tak jauh dari Hachiko Square. Jika masih ada waktu, bisa sekalian menjelajah kawasan ini sambil melihat-lihat Shibuya Crossing.

Shibuya 109 [foto: Chris73/wikimedia]
Shibuya 109 [foto: Chris73/wikimedia]
Bosan dengan suasana Shibuya? Mencari alternatif tempat belanja lainnya? Jalan saja hingga ke Daikanyama. Kawasan yang masih termasuk dalam wilayah Shibuya ini juga memiliki banyak butik mewah dan suasananya mirip-mirip dengan Omotesando dan Aoyama.

Tsutaya Daikanyama [foto: via wikimedia]
Tsutaya Daikanyama [foto: via wikimedia]

#8: Stasiun Shibuya – Stasiun Ginza

Biaya: ¥200*
Waktu tempuh: ±33-40 menit (via JR Yamanote Line-JR Keihin Tohoku Line)

#9: Ginza – Stasiun Yurakucho

(estimasi waktu wisata: 30 menit-tidak terbatas)

Inilah distrik paling mahal dan paling bergengsi di Tokyo. Tak sulit untuk menemukan produk branded di distrik ini karena di setiap pelosoknya selalu ada gerai outlet branded kelas dunia.

Jika kuat berjalan kaki, silahkan jelajahi kawasan ini hingga ke Stasiun Yurakucho. Di sekitar stasiun Yurakucho juga terdapat beberapa gerai barang branded, salah satunya adalah Muji. Oya, di Stasiun Yurakucho ini ada mochi es krim yang cukup populer lho.

Alfred Dunhill Ginza [foto: BMWK1200RS/wikimedia]
Alfred Dunhill Ginza [foto: BMWK1200RS/wikimedia]

#10: Stasiun Yurakucho – Stasiun Tokyo

google maps >

Biaya: ¥140* (naik kereta), ¥0* (jalan kaki)
Waktu tempuh: ±2 menit (via JR Keihin Tohoku Line atau JR Yamanote Line), ±10 menit (jalan kaki 800 meter)

#11: Stasiun Tokyo – Marunouchi

< google maps >

Biaya: ¥0*
Waktu tempuh: 5 menit jalan kaki

#12: Marunouchi

(estimasi waktu wisata: 30-45 menit)

Kawasan Marunouchi ini termasuk salah satu kawasan yang populer untuk wisata belanja. Salah satu spot yang menarik untuk dikunjungi oleh para shopaholic adalah Nakadori Avenue. Jalan ini dipenuhi dengan café, butik fashion, toko-toko, dan banyak lagi yang pastinya akan disukai oleh wisatawan.

Wisata belanjanya kita cukupkan sampai disini, karena jika seluruh rute ini dijalankan dengan maksimal, bisa menghabiskan waktu seharian penuh. Tunggu ide itinerary lainnya dalam tulisan selanjutnya yah.

***

* Harga sewaktu-waktu dapat berubah.
** Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

 

baca juga :

Japan Shopping Guide: Tokyo Area

[Sample Itinerary Tokyo] Wisata Hemat

[Sample Itinerary Tokyo] Family Day Out

Comments

comments