fbpx
Home Guides Seru-Seruan Bareng Keluarga Di Tokyo

Seru-Seruan Bareng Keluarga Di Tokyo [Kategori Lain-Lain]

Lanjut lagi seputar seru-seruan bareng keluarga di Tokyo. Sebelumnya, saya sudah menulis tentang obyek wisata di Tokyo untuk kategori theme park alias taman bermain. Dan saya juga telah menyinggung sedikit tentang museum dan akuarium yang cocok untuk dikunjungi saat wisata keluarga di Tokyo. Kali ini saya ingin menuliskan rupa-rupa obyek wisata lainnya yang (mudah-mudahan) bisa membuat si kecil happy saat wisata di Tokyo.

Kebun binatang

Normalnya, anak-anak menyukai binatang. Minimal suka melihat-lihat berbagai jenis binatang dan segala aktifitasnya. Jadi jika si kecil termasuk pecinta binatang, bawalah ke Ueno Zoo. Kebun binatang kebanggaan Tokyo ini tak hanya memiliki aneka koleksi satwa, namun juga dilengkapi dengan taman bermain dan populer sebagai tempat shooting drama Jepang. Lokasinya berada di dalam Ueno Park yang jaraknya hanya beberapa menit dari stasiun terdekat.

Pintu gerbang [foto: Kakidai/wikimedia]
Pintu gerbang [foto: Kakidai/wikimedia]
Monorail di Ueno Zoo [foto: Fg2/wikimedia]
Monorail di Ueno Zoo [foto: Fg2/wikimedia]
Suasana di Ueno Zoo [foto: Specialoperations/flickr]
Suasana di Ueno Zoo [foto: Specialoperations/flickr]
Pinguin di Ueno Zoo [foto: Saname777/flickr]
Pinguin di Ueno Zoo [foto: Saname777/flickr]
 

Inokashira Park Zoo juga bisa dilirik oleh keluarga yang memang menyukai binatang. Kebun binatang ini berada di dalam Inokashira Park yang terkenal dengan legenda perahu kutukannya. Letaknya juga tak begitu jauh dari Ghibli Museum, jadi bisa juga dikunjungi sebelum atau sesudah menyapa Totoro dan kawan-kawannya di Ghibli Museum.

Inokashira Park Zoo [Foto: Jonolist/flickr]
Inokashira Park Zoo [Foto: Jonolist/flickr]
Inokashira Park Zoo [Foto: Wrightak/flickr]
Inokashira Park Zoo [Foto: Wrightak/flickr]
Inokashira Park [foto: Kanegen/flickr]
Inokashira Park [foto: Kanegen/flickr]
Inokashira Park [foto: *_*/flickr]
Inokashira Park [foto: *_*/flickr]
 

Alternatif kebun binatang lainnya ada di daerah Tama, area suburban Tokyo. Terdapat Tama Zoological Park, sebuah taman dan kebun binatang berukuran super besar yang memiliki area untuk safari binatang. Selain memiliki bermacam kandang binatang dan area untuk melakukan safari binatang, di taman ini juga ada insectarium yang dirancang multi zona.

Spot tempat Orangutan melintas [foto: Dai44/flickr]
Spot tempat Orangutan melintas [foto: Dai44/flickr]
Lion bus [foto: temaki/flickr]
Lion bus [foto: temaki/flickr]
Jerapah [foto: Ajari/flickr]
Jerapah [foto: Ajari/flickr]
Di dalam insectarium [foto: Yoppy/flickr]
Di dalam insectarium [foto: Yoppy/flickr]  

Taman dan landmark

Bicara tentang landmark Tokyo, sampai saat ini Tokyo Tower masih dianggap sebagai simbol Tokyo. Namun jika ingin melihat pemandangan Tokyo dari tempat yang jauh lebih tinggi, ajaklah si kecil mampir ke simbol baru kota Tokyo, yaitu Tokyo Skytree.

Tokyo Tower [foto: Picdrops/wikimedia]
Tokyo Tower [foto: Picdrops/wikimedia]
Tokyo Tower [foto: Lucas/wikimedia]
Tokyo Tower [foto: Lucas/wikimedia]
Tokyo Skytree [foto: Kakidai/wikimedia]
Tokyo Skytree [foto: Kakidai/wikimedia]
Tokyo Skytree [foto: Tamaru/wikimedia]
Tokyo Skytree [foto: Tamaru/wikimedia]
 

Untuk taman, Ueno Park bisa menjadi alternatif cantik untuk mengajak si kecil berjalan-jalan. Taman ini memiliki pepohonan rindang, cocok untuk menjadi tempat piknik. Jika punya waktu seharian, bisa juga mengajak si kecil menjelajah berbagai fasilitas di taman berukuran jumbo ini, mulai dari kebun binatang hingga museum.

Ueno Park [foto: Ukiyoe/wikimedia]
Ueno Park [foto: Ukiyoe/wikimedia]
Ueno Park [foto: wHyC@Re/wikimedia]
Ueno Park [foto: wHyC@Re/wikimedia]
Ueno Park [foto: Tarourashima/wikimedia]
Ueno Park [foto: Tarourashima/wikimedia]
Ueno Park [foto: Fg2/wikimedia]
Ueno Park [foto: Fg2/wikimedia]
 

Taman lain yang menarik untuk dijelajahi adalah Showa Kinen Park. Taman yang ukurannya juga super besar ini dilengkapi dengan area permainan yang tak kan bisa ditolak oleh anak-anak.

Akebono Gate [foto: (WT-shared)/wikimedia]
Akebono Gate [foto: (WT-shared)/wikimedia]
Danau [foto: Agustin Rafael Reyes/wikimedia]
Danau [foto: Agustin Rafael Reyes/wikimedia]
Bunga [foto: Arashiyama/wikimedia]
Bunga [foto: Arashiyama/wikimedia]
Playground [foto: U.S. Air Force photo by Senior Airman Michael Washburn/wikimedia]
Playground [foto: U.S. Air Force photo by Senior Airman Michael Washburn/wikimedia]
 

Imperial East Garden juga menarik untuk dikunjungi bersama keluarga. Selain tamannya memiliki nilai sejarah yang tinggi, masuk ke taman ini nggak perlu membeli tiket masuk (alias gratis).

Otemon gate [foto: Hirata Yasuyuki/flickr]
Otemon gate [foto: Hirata Yasuyuki/flickr]
Hyakuninbansho [foto: Jwang34/flickr]
Hyakuninbansho [foto: Jwang34/flickr]
Taman bunga [foto: Pavel Sigarteu/flickr]
Taman bunga [foto: Pavel Sigarteu/flickr]
Fujimi Yagura [foto: Edmondo Gnerre/flickr]
Fujimi Yagura [foto: Edmondo Gnerre/flickr]

Kolam renang dan wahana permainan air

Selain theme park, biasanya si kecil akan sulit menolak untuk diajak bermain air. Jadi buat orang tua yang mentok ide membuat si kecil antusias saat wisata ke Tokyo, coba saja ajak si kecil berbasah-basah ria. Saya pribadi ngiler banget ingin mencoba main di Tokyo Summerland, dan saya yakin si kecil pasti juga suka main di kolam indoor super besar yang punya ombak buatan ini. Apalagi disini juga terdapat theme park dengan roller coaster.

Alternatif lainnya, Toshimaen Amusement Park juga punya kolam renang outdoor dan juga memiliki berbagai wahana menarik. Showa Kinen Park juga memiliki kolam renangoutdoor, dan juga spot untuk area permainan air lainnya. Jika ada rencana untuk melakukan side trip ke Kawasaki, kolam renang di Yomiuriland juga menggoda untuk dicoba.

Aktifitas lainnya

Akui saja, nggak semua orang tua betah berlama-lama di obyek wisata untuk anak-anak. Nggak sedikit yang mati gaya, sementara si kecil justru ekstra bersemangat. Saya baru terpikir ide ini setelah melihat-lihat lagi artikel di Jalan2.com.

Daripada mengajak si kecil ke obyek wisata yang membuat orang tua manyun karena bosan, kenapa nggak melakukan aktifitas wisata seru bersama-sama? Misalnya saja, dengan naik Tokyo Sightseeing Bus.

Carilah bus tingkat dengan atap terbuka, dan bersenang-senanglah menikmati pemandangan Tokyo bersama si kecil. Bisa juga dengan naik Tokyo Waterbus dan menyusuri sungai-sungai ternama di Tokyo. Alternatif lainnya, melihat Tokyo dari ketinggian sepertinya ide bagus. Jangan hanya melirik Tokyo Skytree dan Tokyo Tower saja, karena masih banyak observation deck menarik di seluruh Tokyo.

Tokyo Sightseeing Bus [foto: tata_aka_T/flickr]
Tokyo Sightseeing Bus [foto: tata_aka_T/flickr]
Tokyo Sightseeing Bus [foto: Imgdive/flickr]
Tokyo Sightseeing Bus [foto: Imgdive/flickr]
Tokyo Water Bus Himiko [foto: Daveiam/flickr]
Tokyo Water Bus Himiko [foto: Daveiam/flickr]
Tokyo Water Bus Himiko [foto: Yoshikazu Takada/flickr]
Tokyo Water Bus Himiko [foto: Yoshikazu Takada/flickr]

Yang tercecer dari artikel sebelumnya

Ada beberapa obyek wisata keluarga yang belum sempat (alias lupa) saya tulis di tulisan sebelumnya. Yang pertama, adalah Kasai Rinkai Park. Lokasinya memang agak mepet ke wilayah Chiba, tapi tetap menarik untuk dikunjungi karena fasilitas-fasilitas didalamnya. Selain memiliki area taman, di sini juga terdapat Tokyo Sea Life Park dan bianglala berukuran super besar.

Berencana menjelajah Shibuya? Sekalian saja ajak si kecil bermain di National Children’s Castle. Atau bisa juga sekalian mengajak si kecil mengenal dunia penyiaran dengan mengunjungi NHK Studio Park. Terakhir, di Tokyo Solamachi terdapat planetarium. Wisata sambil menikmati keindahan luar angkasa? Kenapa tidak!

Tips tambahan bagi yang ingin melakukan wisata keluarga ke Tokyo

  • Perlu diketahui, mayoritas tempat wisata tutup di hari Senin (atau Selasa, jika Senin bertepatan dengan libur nasional). Jadi jika hanya memiliki waktu wisata di Tokyo pada hari Senin, jangan lupa untuk memastikan jam operasional obyek wisata yang dituju.
  • Beberapa obyek wisata menyediakan kereta dorong bayi. Ada yang bisa dipinjam secara cuma-cuma, ada juga yang disewakan. Jadi jika berwisata dengan membawa bayi maupun anak yang baru bisa berjalan (dan malas untuk menggendong si kecil selama waktu wisata), carilah tempat wisata yang menyediakan baby stroller.
  • Kolam renang outdoor rata-rata hanya beroperasi pada musim panas saja. Jika ingin berenang di musim selain di musim panas, carilah kolam renang indoor.

 

Semoga bermanfaat.

***

* Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

Comments

comments