fbpx
Home Guides Setelah Asap Tak Lagi Menghalangi, Bersiaplah Jatuh Cinta Pada Pesona Keindahan Jambi!

Setelah Asap Tak Lagi Menghalangi, Bersiaplah Jatuh Cinta Pada Pesona Keindahan Jambi!

Akhir-akhir ini nama Jambi kerap menghiasi berbagai pemberitaan di media cetak dan online. Sayang, pemberitaan tersebut tentang prestasi, melainkan karena Jambi termasuk salah satu daerah terdampak bencana pembakaran (ingat, “pembakaran” bukan “kebakaran”) hutan.

Padahal, percayalah. Tanpa adanya asap yang menghalangi pandangan dan menyesakkan paru-paru, Jambi kaya akan pesona wisata yang menunggu untuk dijamahi. Aneka tempat wisata alam, budaya, hingga wisata sejarah, siap untuk membuat kalian jatuh cinta dengan provinsi yang memiliki ibukota bernama sama ini. Setidaknya aneka obyek wisata berikut ini akan membuka mata kalian, jika Jambi sangatlah molek menggoda tanpa adanya kabut asap yang mengaburkan pesonanya.

Karena “tak kenal maka tak sayang”, kenali dulu sekilas info tentang Jambi sebelum berkunjung ke sana

Jika menyebut nama Jambi, itu dapat berarti 2 hal: Provinsi Jambi, atau kota Jambi. Dalam artikel ini, Jambi yang dimaksud adalah provinsi Jambi. Adapun posisi Jambi dalam peta Sumatera adalah sebagai berikut:

Posisi Jambi dalam peta Pulau Sumatera, via taujambi.blogspot
Posisi Jambi dalam peta Pulau Sumatera, via taujambi.blogspot

Jambi dapat dicapai melalui jalan darat maupun udara. Jika menggunakan jalur udara, kemungkinan besar kalian akan masuk melalui Bandar Udara Sultan Thaha Saifudin yang terletak Kota Jambi. Mau langsung mengeksplorasi Jambi? Maka obyek wisata pertama yang dapat kalian kunjungi setelah menjejakkan kaki di Jambi adalah Taman Mini dan Taman Rimba yang hanya berjarak kira-kira 500 meter saja dari bandara.

Bandara Sultan Thaha Saifudin, via rosenmanmanihuruk.blogspot
Bandara Sultan Thaha Saifudin, via rosenmanmanihuruk.blogspot

Google maps: < link > Bandara Sultan Thaha Syaifuddin

*   *   *

1. Siapa Bilang Taman Mini Hanya Ada di Jakarta? Jambi Juga Punya Taman Mini (dan Taman Rimba) Lho!

Taman Mini Jambi, via travel.detik
Taman Mini Jambi, via travel.detik

Jakarta boleh berbangga hati karena memiliki obyek wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Tapi jangan salah, Jambi juga punya Taman Mini lho! Tentu saja skalanya berbeda dengan TMII, karena Taman Mini di Jambi ini fokus menampilkan replika bangunan tradisional yang ada di seluruh kabupaten di Jambi. Bahkan di area ini ada replika Candi Muaro Jambi, salah satu obyek wisata populer di Jambi.

Masih satu area dengan Taman Mini, ada Taman Rimba Jambi. Jika Taman Mini Jambi fokus menampilkan replika bangunan, maka di Taman Rimba fokus pada koleksi aneka satwa. Koleksinya cukup beragam, dan beberapa di antaranya adalah hewan langka seperti Harimau Sumatra. Salah satu bintang utama di Taman Rimba ini adalah sangkar raksasa berbentuk setengah lingkaran, dimana pengunjung dapat dengan leluasa melihat aneka koleksi burung didalamnya.

Nggak berminat dengan rumah adat maupun aneka satwa? Sekedar jalan-jalan di tempat ini pun asyik, lho. Kalian dapat naik kuda maupun naik gajah tunggang dan mengelilingi area taman yang sejuk karena dipenuhi oleh pepohonan.

Google maps: < link >
Alamat: Jalan Sunaryo, Kecamatan Jambi Selatan, Jambi

*   *   *

2. Dan, ke Jambi pun Belum Sah Jika Belum Menjejakkan Kaki ke Candi Muaro Jambi.

Candi Tinggi di kompleks Candi Muaro Jambi, via travel2bali.besaba
Candi Tinggi di kompleks Candi Muaro Jambi, via travel2bali.besaba

Candi Borobudur boleh jadi dikenal luas sebagai salah satu candi terbesar dan terindah di Indonesia. Tapi tahukah kalian jika Jambi memiliki kompleks candi terbesar di Asia Tenggara, dan itu berarti jauh lebih besar dari Candi Borobudur?

Mari kenalan dengan Candi Muaro Jambi. Kompleks candi Buddha yang berjarak 26 kilometer di sebelah timur kota Jambi ini dipercaya sudah dibangun sejak abad ke 11-13. Luas candi ini nggak main-main, yaitu mencakup 12 kilometer persegi (panjang 7,5 kilometer) yang memanjang di sekitar Sungai Batang Hari. Tapi luas keseluruhan kompleksnya diperkirakan kurang lebih 12x lebih besar dari Candi Borobudur, dan 2x luas Angkor Wat. Keren kan?

Candi Gumpung di kompleks Candi Muaro Jambi, via travel2bali.besaba
Candi Gumpung di kompleks Candi Muaro Jambi, via travel2bali.besaba

Pecinta sejarah dan pecinta misteri wajib memasukkan Candi Muaro Jambi ini dalam itinerary wisata Jambi. Pasalnya, diperkirakan ada 82 candi di kompleks sebesar itu. Tapi baru 12 saja yang sudah diberi nama, dan baru 8 diantaranya yang sudah direstorasi. Sisanya? Masih jadi misteri; mulai dari masih tertimbun tanah sepenuhnya hingga tertimbun sebagian.

Candi Gedong di Candi Muaro Jambi, via indonesia.travel
Candi Gedong di Candi Muaro Jambi, via indonesia.travel

Ngomong-ngomong, ada hal menarik dari kompleks Candi Muaro Jambi ini. Karena kompleks ini terlalu luas, cara terbaik untuk menjelajahinya adalah dengan menyewa sepeda pada penduduk setempat. Biasanya harga sewanya berkisar Rp.10000-20000/jam. Jadi, selain dapat menikmati suasana kompleks candi yang unik (karena candi disini menggunakan bata merah, berbeda dengan candi-candi di Pulau Jawa), kalian bisa sekaligus berolah raga sambil menikmati udara segar di kompleks candi ini.

Google maps: link >
Alamat: Kecamatan Muaro Sebo
Harga tiket: Rp.8000/motor (sudah termasuk tiket parkir)

*   *   *

3. Mau Nongkrong Cantik? Ke Tanggo Rajo yang Ada di Kota Jambi Saja!

Tanggo Rajo, via masdonie.blogspot
Tanggo Rajo, via masdonie.blogspot

Sudah jadi rahasia umum jika tempat nongkrong di sekitar area waterfront pastilah banyak diminati pengunjung. Dan, kota Jambi punya tempat kongkow di area waterfront-nya, yaitu Tanggo Rajo.

Tanggo Rajo ini sejatinya merupakan tempat kongkow dan kulineran yang terdapat di sisi Sungai Batanghari, sungai terpanjang di Sumatera yang membelah kota Jambi. Masyarakat setempat juga mengenal tempat ini dengan nama Ancol, walau entah ada hubungannya atau tidak dengan Ancol di Jakarta.

Tempat ini ramai dikunjungi terutama menjelang saat terbenamnya matahari hingga saat malam hari tiba, apalagi sambil kulineran. Soalnya di sekitar Tanggo Rajo ini memang banyak warung kuliner sih!

Google maps: link >
Alamat: Jalan Sultan Thaha, kota Jambi
Harga tiket: free

*   *   *

4. Mumpung Masih di Sekitar Sungai Batanghari, Jangan Lupa Mampir ke Menara Gentala Arasy dan Seberangi Jembatan Pedestrian Pertama di Dunia.

Menara Gentala Arasy, via jambi.tribunnews
Menara Gentala Arasy, via jambi.tribunnews

Sebagai sungai terpanjang di Sumatera, nggak heran kalau di sekitar Sungai Batanghari terdapat beberapa obyek wisata yang menarik. Misalnya saja Menara Gentala Arasy yang terdapat di Kota Jambi.

Jika kalian melihat bentuk bangunan Menara Gentala Arasy, mungkin kalian takkan menduga jika tempat ini sejatinya merupakan sebuah museum. Soalnya, bentuk bangunannya unik dan tidak seperti bangunan museum pada umumnya.

Tepatnya, Menara Gentala Arasy ini merupakan sebuah museum yang menceritakan tentang sejarah masuknya Islam di kota Jambi, serta bagaimana perkembangannya hingga Islam dapat di anut oleh lebih dari 90% penduduk Jambi.

Menara Gentala Arasy dan jembatan pedestrian, via jambi.tribunnews
Menara Gentala Arasy dan jembatan pedestrian, via jambi.tribunnews

Ada beberapa alasan mengapa kalian patut melirik museum ini saat berada di kota Jambi. Selain karena museum ini bisa dikunjungi secara gratisan, kalian dapat sekaligus mencoba melewati ikon terbaru dari kota Jambi, yaitu jembatan pedestrian yang di klaim sebagai jembatan khusus pejalan kaki pertama di dunia. Keren nggak tuh?

Jembatan pedestrian yang populer dengan nama Jembatan Gentala Arasy ini menghubungkan sisi lain Sungai Batanghari langsung menuju ke Menara Gentala Arasy. Dari atas jembatan gantung berbentuk huruf “S” ini pengunjung dapat menikmati pemandangan ke arah Sungai Batanghari yang memang nggak pernah sepi dari hilir mudiknya aneka kapal, dan tentu saja kalian bisa selfie cantik disini. Mau tahu bagian keren lainnya dari jembatan ini? Kalian dapat mengaksesnya tanpa harus membeli tiket apapun alias gratis!

Jembatan pedestrian, via infojambi
Jembatan pedestrian, via infojambi

Tips tambahan bagi yang ingin berburu foto jembatan keren ini. Sebaiknya datanglah di pagi hari, karena pada saat itu belum banyak orang yang lalu lalang melintasi jembatan yang juga populer dengan nama Jembatan Gentala Arasy ini.

Google maps: link >
Alamat: Arab Melayu, Pelayangan, Jambi 36123

*   *   *

5. Melihat Sisi Lain Kota Jambi dengan Mengunjungi Sekoja, alias Seberang Kota Jambi

Balai Kerajinan Rakyat Selaras Pinang Masak di Sekoja, via masurai
Balai Kerajinan Rakyat Selaras Pinang Masak di Sekoja, via masurai

Ingin melihat kota Jambi yang sebenarnya? Bergeraklah menjauh dari pusat kota sedikit menuju ke arah utara. Di sebelah utara kota Jambi, terpisahkan oleh Sungai Batanghari, ada sebuah daerah bernama Seberang Kota Jambi alias Sekoja, yang disebut-sebut mewakili sisi otentik dari Jambi. Kok bisa gitu?

Walau lokasinya hanya dipisahkan oleh Sungai Batanghari, area Sekoja ini cukup kontras dengan pusat kota Jambi. Jangan harap bisa menemukan bangunan modern dan bertingkat seperti mall karena di Sekoja ini kalian justru akan menemukan berbagai bangunan rumah panggung khas Jambi.

Ya, area Sekoja ini merupakan tempat tinggal warga Melayu asli Jambi yang masih mempertahankan adat istiadat asli, dan menjaga berbagai peninggalan leluhur agar tak lekang oleh waktu. Sehingga, wajar saja jika tempat ini disebut sebagai kota Jambi yang sesungguhnya, bukan?

Rumah Batu Olak Kemang, via Muhammad Ichsan/kompasiana
Rumah Batu Olak Kemang, via Muhammad Ichsan/kompasiana

Salah satu aktifitas populer untuk dilakukan di Sekoja – selain berburu arsitektur tradisional khas Melayu Jambi – adalah mengunjungi Rumah Batu Olak Kemang (disebut juga sebagai“Rumah Rajo”). Rumah ini dulunya milik seorang penyiar agama Islam pertama di Jambi, yaitu Sayid Idrus.

Banyak yang percaya jika rumah ini dulunya adalah sebuah istana, karena Sayid Idrus sendiri merupakan penguasa di daerah setempat pada akhir abad ke-19. Walau kini kondisinya sudah berupa puing, rumah ini masih menyisakan setitik aura keagungan yang menarik untuk diamati.

Google maps: < link >

*   *   *

6. Untuk Wisata yang Lain Daripada Lainnya, Main Yuk ke Geopark Merangin!

Geopark Merangin, via nationalgeographic
Geopark Merangin, via nationalgeographic

Pernah dengar tentang Geopark Merangin? Pernah main kesana? Hmm, sepertinya sih banyak yang akan mengatakan “belum” dan “belum pernah main kesana”. Bahkan mungkin nggak sedikit yang bakal balik bertanya, “emangnya Geopark itu apa sih?”

Secara singkat, Geopark dapat diartikan sebagai sebuah taman. Hanya saja taman ini bukan seperti taman biasa yang dipenuhi dengan aneka tanaman, melainkan taman bumi yang menyimpan banyak jenis batuan berusia ratusan juta tahun, aneka fosil alam, dan aneka jejak perkembangan geologi di daerah tersebut. Dengan kata lain, Geopark Merangin ini sejatinya merupakan sebuah museum yang menyimpan aneka jejak gejala alam sejak ratusan juta tahun silam hingga kini.

Memang sih untuk mencapai Geopark Merangin ini dibutuhkan usaha ekstra. Setidaknya kalian harus menempuh perjalanan 9 jam dari Kota Jambi atau 2 jam dari kota Bangko. Namun, mengingat Geopark Merangin ini sedang dalam proses agar diakui oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia, nggak ada salahnya kalian mampir ke tempat ini sebelum tempat ini semakin ramai oleh pengunjung.

Google maps: link >
Lokasi: Desa Air Batu, Kabupaten Merangin, Jambi
Koordinat GPS: 02°08’58.11 S 102°11’01.8 E

*   *   *

7. Keindahan Jambi yang Sebenarnya Bisa Kalian Rasakan dengan Mencicipi Pesona Alamnya yang Menakjubkan

Pesona Jambi yang sesungguhnya, yang bakalan bikin kalian jatuh hati pada provinsi tersebut, terletak pada kekayaan alamnya yang menakjubkan. Jambi memiliki 4 Taman Nasional, berbagai gunung yang menantang untuk di daki, danau indah untuk dikagumi, dan air terjun keren yang akan membuat kalian menahan nafas karena takjub. Dari sekian banyak pesona alam tersebut, berikut ini secuil diantaranya yang layak untuk kalian jamahi.

  • Gunung Kerinci
Gunung Kerinci, via indonesia.travel
Gunung Kerinci, via indonesia.travel

Ini dia gunung di Provinsi Jambi yang punya banyak gelar, mulai dari “gunung tertinggi di Sumatera”, “gunung berapi tertinggi di Indonesia”, dan “puncak tertinggi di Indonesia” (di luar Papua). Dari gunung setinggi 3805 mdpl ini kalian dapat menikmati pemandangan indah ke arah kota Jambi, Padang, Bengkulu, hingga ke Samudera Hindia sekaligus. Keren kan?

Google maps: link >

  • Gunung Masurai
Danau di Gunung Masurai, via pbasari.wordpress
Danau di Gunung Masurai, via pbasari.wordpress

Gunung ini memang kalah tinggi dari Gunung Kerinci (puncaknya terletak di ketinggian 2935 mdpl). Tapi soal pesona, gunung ini punya pesona yang akan membuat para pendakinya jatuh hati. Salah satunya adalah adanya dua danau vulkanik yang memiliki keindahan menggoda, yaitu Danau Kumbang dan Danau Mabuk.

Google maps: link >

  • Danau Kerinci
Danau Kerinci, via beritasatu
Danau Kerinci, via beritasatu

Danau terbesar di Jambi ini memiliki luas 4200 hektar dan berlokasi di ketinggian 783 meter di atas permukaan laut. Nggak hanya menawarkan pemandangan indah, di sekitar danau ini juga banyak pedagang kuliner yang menawarkan aneka kuliner khas Jambi. Cuci mata sekaligus mengenyangkan perut? Kenapa tidak!

Google maps: link >

  • Danau Kaco
Danau Kaco, via pakairansel
Danau Kaco, via pakairansel

Masih di sekitaran Gunung Kerinci, ada sebuah danau yang airnya sebening kaca. Karenanya, penduduk setempat menamainya sebagai Danau Kaco. Percayalah, saking beningnya air danau ini, bagian dasarnya pun sampai kelihatan lho!

Google maps: < link >

  • Danau Gunung Tujuh
Danau Gunung Tujuh, via rantinghijau.wordpress
Danau Gunung Tujuh, via rantinghijau.wordpress

Sesuai dengan namanya, Danau Gunung Tujuh ini memang dikelilingi oleh tujuh gunung: Gunung LumutGunung Jar PanggangGunung Hulu SangirGunung Hulu TeboGunung Selasih, dan Gunung Tujuh. Danau yang terletak di ketinggian 2100 mdpl ini termasuk salah satu danau yang tertinggi di Asia Tenggara, dan keindahannya nggak kalah dengan Ranukumbolodi Gunung Semeru.

Google maps: < link >

  • Air Terjun Segerincing
Air terjun Segerincing, via beritadaerah
Air terjun Segerincing, via beritadaerah

Berlokasi di Gunung Masurai yang cukup populer sebagai obyek wisata di Jambi, air terjun Segerincing ini justru terkenal karena masih relatif sepi dari pengunjung. Bukan karena air terjun setinggi 62 meter ini nggak cantik, namun karena jalan untuk menuju kesana yang agak berliku. Tapi justru itu asyiknya, karena kalian dapat menikmati air terjun ini bersama segelintir orang saja sehingga nyaris seperti air terjun pribadi.

*   *   *

8. Dan, Pesona Jambi yang Sesungguhnya Pun Bisa Kalian Cicipi Saat Mengarungi Aneka Sungai-nya.

Salah satu cara asyik – sekaligus memacu adrenalin – untuk menikmati keindahan suatu daerah adalah dengan melakukan arung jeram. Betapa tidak? Nggak hanya bisa berbasah ria dan menantang diri melewati aneka jeram, kalian juga dapat menikmati pemandangan menuju ke lokasi arung jeram – dan tentunya menikmati pemandangan di sepanjang trek jeram.

Ngomong-ngomong, berikut ini 2 lokasi arung jeram yang wajib kalian jajal saat berada di Jambi:

  • Arung Jeram Merangin
Arung jeram sungai Merangin, via indonesia360derajat.wordpress
Arung jeram sungai Merangin, via indonesia360derajat.wordpress

Jika Geopark Merangin masuk dalam daftar tempat yang akan kalian kunjungi di Jambi, tutup acara wisata dengan melakukan arung jeram di Sungai Merangin. Disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia, sungai Merangin ini memang punya beberapa jeram yang menantang. Salah satunya adalah Jeram Amin, yang diambil dari nama seorang wartawan yang meninggal disana. Hmm… Berani mencoba berarung jeram di Merangin?

Lokasi: Desa Air Batu, Kabupaten Merangin, Jambi
Akses: 2 jam perjalanan darat dari Kota Bangko, atau 6 jam perjalanan dari Kota Jambi

  • Arung Jeram Teluk Wang Sakti
Teluk Wang Sakti, via widowati.unja.ac.id
Teluk Wang Sakti, via widowati.unja.ac.id

Masih berada di sekitar Geopark Merangin, ini dia salah satu lokasi arung jeram di Jambi yang memiliki jeram dengan berbagai tingkat kesulitan, mulai dari skala nasional hingga skala internasional. Ngomong-ngomong, Teluk Wang Sakti ini juga lekat dengan beberapa kisah mistis. Yang pertama, jika kita berfoto membelakangi sebuah gua yang ada di trek ini, kabarnya akan muncul penampakan bayangan keris! Dan yang kedua, di sekitar lokasi trek terdapat air terjun jodo. Konon sih yang mandi di air terjun itu bisa cepat dapat jodoh.

Lokasi: Desa Biuku Tanjung, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin, Jambi

*   *   *

9. Akhiri Petualangan Kalian dengan Mengunjungi Masjid Agung Al Falah, dan Jangan Lupa Sisipkan Doa Agar Jambi Bebas dari Bencana Asap untuk Seterusnya.

Masjid Agung Al Falah, via masurai
Masjid Agung Al Falah, via masurai

Seandainya kalian menjadikan kota Jambi untuk menutup acara jalan-jalan di Jambi, jangan lupa untuk mampir ke Masjid Agung Al Falah. Masjid yang berjuluk Masjid Seribu Tiang ini merupakan simbol kota Jambi yang didirikan di bekas lokasi Istana Sultan Thaha (sudah hancur pada jaman penjajahan Belanda).

Sekalipun berjuluk Masjid Seribu Tiang, sesungguhnya tiang di masjid ini hanya 265 buah saja. Lho, kok banyak? Itu karena masjid terbesar di Jambi ini dirancang tanpa dinding, dan justru itulah yang membuatnya unik. Jadi, jika kalian tengah berada di Jambi, sempatkanlah untuk mengunjungi masjid ini. Lebih baik lagi jika kalian sekaligus mendoakan agar Jambi (dan kota lainnya di Indonesia) bisa terbebas dari bencana asap untuk seterusnya, aamiin!

Google maps: link >
Alamat: Jalan Sultan Thaha no 60, Legok, Kecamatan Telanaipura, Jambi.

*   *   *

Note & Disclaimer:
– Tulisan ini saya persembahkan untuk Jambi dan kota-kota lainnya yang terdampak asap pembakaran hutan. Semoga bencana asap ini betul-betul berlalu dan jangan sampai terulang lagi, aamin!
– Foto dalam artikel ini mungkin saja telah melalui proses resize tanpa editan tambahan lainnya. Silahkan klik link source foto untuk melihat ukuran aslinya.

 

baca juga :

Panduan Wisata Lembang Untuk Pemula: Mengenal Primadona Wisata Bandung Raya

25 Tempat di Indonesia yang Akan Memuaskan Hasrat Menapaki Luar Negeri

Belum Ada Budget Untuk Liburan ke Maladewa? Main Saja Dulu ke Tempat-Tempat Ini Yuk!

Comments

comments