fbpx
Home Guides Side Trip From Tokyo (1): Yokohama

Side Trip From Tokyo (1): Yokohama

Prolog

Kemarin-kemarin saya iseng melakukan sedikit riset. Kecil-kecilan saja, sebatas riset di forum Jalan2. Semua berawal dari rasa penasaran, dari sekian banyak kota yang ada di Jepang, kota mana yang paling menarik perhatian Jalan2ers untuk dikunjungi? Menariknya, dari beberapa Jalan2ers yang berencana untuk berwisata ke Jepang, kota Tokyo termasuk kota tujuan wisata yang laris manis masuk dalam itinerary.

Tokyo memang menawarkan banyak pilihan tempat wisata, mulai dari wisata modern hingga wisata bertema masa lalu. Tapi sebetulnya masih ada daya tarik lain dari Tokyo lho, yaitu posisinya yang dikelilingi oleh beberapa kota maupun tempat wisata menarik lainnya.

Kemudahan akses dari Tokyo membuat tempat-tempat tersebut mudah dikunjungi dengan waktu tempuh yang cukup singkat. Beberapa kota bahkan bisa ditempuh dalam waktu kurang dari satu jam, sehingga bisa menjadi alternatif obyek wisata di sela-sela waktu wisata ke Tokyo.

Bagi Jalan2ers yang akan berwisata ke Tokyo, atau setidaknya tertarik menjadikan Tokyo sebagai kota tujuan wisata jika suatu saat nanti memiliki kesempatan untuk pergi ke Jepang, saya ingin berbagi informasi seputar kota-kota tujuan wisata sampingan yang letaknya tak begitu jauh dari Tokyo, atau memiliki waktu tempuh yang cukup singkat karena faktor kemudahan akses.

Informasi ini akan saya tulis secara global saja, dan jika ada point yang betul-betul menarik, baru akan saya tulis secara terpisah. Harapannya, mudah-mudahan dapat menginspirasi Jalan2ers yang ingin mencari alternatif aktifitas wisata saat berada di Tokyo, maupun bagi yang sedang mempertimbangkan alternatif side trip dari Tokyo..

Sekilas tentang Yokohama

Bicara tentang kota tujuan wisata sampingan saat berada di Tokyo, nama Yokohama jelas berada di urutan teratas. Kota yang satu ini dikenal sebagai kota terbesar kedua di Jepang (posisi pertama dipegang oleh Tokyo dan posisi ketiga oleh Osaka) sekaligus menjadi ibu kota dari prefektur Kanagawa.

Dulu saat Jepang masih tertutup dari pengaruh Barat (pada Periode Edo 1603-1867), pelabuhan di Yokohama termasuk salah satu yang pertama dibuka untuk asing. Kota yang semula hanyalah kota pelabuhan kecil pun akhirnya semakin berkembang, dan kini Yokohama dikenal sebagai salah satu kota besar di Jepang.

Yokohama [foto: Skyseeker/flickr]
Yokohama [foto: Skyseeker/flickr]
Yokohama Bay Bridge [foto: Xiquinhosilva/flickr]
Yokohama Bay Bridge [foto: Xiquinhosilva/flickr]
Yokohama Bay Bridge [foto: skyseeker/flickr]
Yokohama Bay Bridge [foto: skyseeker/flickr]

Kenapa Yokohama?

Alasan pertama kenapa harus mencoba pergi ke Yokohama, adalah karena lokasinya yang sangat dekat dari Tokyo. Yokohama dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 30 menit menggunakan kereta. Tak heran jika kota ini populer sebagai alternatif kota tujuan saat berwisata ke Tokyo karena dapat dikunjungi pulang-pergi dari Tokyo.

Alasan kedua, karena kota ini juga memiliki banyak obyek wisata menarik. Sebagai kota terbesar kedua di Jepang, banyak sekali yang dapat dilihat di Yokohama. Salah satu yang paling populer adalah Yokohama Chinatown (Yokohama Chukagai), chinatown terbesar di Jepang.

Selain chinatown, tempat populer lainnya untuk dikunjungi di Yokohama adalah Minato Mirai. Kawasan ini merupakan kawasan urban yang lokasinya tepat berada di tepi laut dan memiliki banyak atraksi menarik. Untuk Yokohama Chinatown dan Minato Mirai, jika sempat akan saya tulis terpisah ya..

Chinatown gate [foto: Focx photography/flickr]
Chinatown gate [foto: Focx photography/flickr]
Minato Mirai [foto: Luke,ma/flickr]
Minato Mirai [foto: Luke,ma/flickr]
Minato Mirai [foto: Zaimoku_woodpile/flickr]
Minato Mirai [foto: Zaimoku_woodpile/flickr]
Minato Mirai [foto: Xiquinhosilva/flickr]
Minato Mirai [foto: Xiquinhosilva/flickr]
 

Masih banyak lho tempat menarik lain di Yokohama selain chinatown dan Minato Mirai. Sebagai kota pelabuhan, Yokohama memiliki obyek wisata menarik yang berhubungan dengan laut dan kehidupannya. Sebut saja Yamashita Park, taman yang lokasinya berada di sekitar Yokohama’s Waterfront.

Dari taman ini pengunjung bisa menikmati suasana di pelabuhan Yokohama. Dari Yamashita Park, pengunjung juga dapat mampir ke Osanbashi Pier, pelabuhan yang terletak di antara Minato Mirai dan Yamashita Park. Sedangkan jika ingin menikmati kehidupan laut, bisa mampir ke Hakkeijima Sea Paradise; taman hiburan yang memiliki berbagai fasilitas lengkap mulai dari akuarium hingga wahana permainan.

Osanbashi pier [foto: Skyseeker/flickr]
Osanbashi pier [foto: Skyseeker/flickr]
Osanbashi pier [foto: Stéfan/flickr]
Osanbashi pier [foto: Stéfan/flickr]
 

Sebagai kota dengan pelabuhan pertama yang dibuka untuk asing, Yokohama memiliki kawasan yang menjadi saksi pertemuan antara budaya asing dan budaya lokal Jepang. Kawasan Yamatesalah satu contohnya. Disini banyak terdapat bangunan-bangunan bergaya Barat, pemakaman asing, sisa-sisa pemukiman ala Barat (yang telah dialihfungsikan menjadi museum dan sebagainya), dan banyak lagi.

Masih banyak daya tarik lain dari Yokohama, seperti taman-taman, aneka museum, kebun binatang, dan lain sebagainya. Untuk museum, beberapa yang direkomendasikan adalah Cup Noodles MuseumRamen Museum, dan NYK Maritime Museum. Intinya, tak perlu ragu untuk pergi ke Yokohama karena banyak hal menarik yang bisa ditemukan di kota pelabuhan ini..

Red Brick Warehouse/Akarenga [foto: Scarletgreen/flickr]
Red Brick Warehouse/Akarenga [foto: Scarletgreen/flickr]
Red Brick Warehouse/Akarenga [foto: Scarletgreen/flickr]
Red Brick Warehouse/Akarenga [foto: Scarletgreen/flickr]
Red Brick Warehouse/Akarenga [foto: skyseeker/flickr]
Red Brick Warehouse/Akarenga [foto: skyseeker/flickr]
Taman di dekat Red Brick Warehouse [foto: Yoshikazu Takada/flickr]
Taman di dekat Red Brick Warehouse [foto: Yoshikazu Takada/flickr]

Akses di/menuju Yokohama (dari Tokyo)

Tak jauh berbeda dengan Tokyo, moda transportasi utama di Yokohama adalah kereta api dan bus. Terdapat 2 stasiun utama di Yokohama, yaitu Stasiun Yokohama dan Stasiun Shin-Yokohama. Yokohama juga menarik untuk dijelajahi dengan berjalan kaki dan akses untuk pejalan kaki di Yokohama cukup baik.

Untuk akses menuju Yokohama, yang paling mudah tentu saja adalah menggunakan kereta api. Berikut beberapa cara untuk mengakses Yokohama dari stasiun-stasiun besar yang ada di Tokyo plus perkiraan waktu dan biaya transportasinya:

Stasiun Shinagawa:

  • JR Tokaido Line, ¥280*, 20 menit. Turun di Stasiun Yokohama.
  • JR Yokosuka Line, ¥280*, 20 menit.
  • JR Keihin-Tohoku Line, ¥280*, 30 menit. Turun di Stasiun Yokohama.
  • Keikyu Keihinkyuko Line, ¥290*, 20 menit. Jalur ini juga menghubungkan Stasiun Shinagawa dengan Bandara Haneda.

Stasiun Tokyo:

  • JR Tokaido Line, ¥450*, 25 menit.
  • JR Yokosuka Line, ¥450*, 30 menit.
  • JR Keihin-Tohoku Line, ¥450*, 40 menit.
  • JR Tokaido Shinkansen, turun di Stasiun Shin-Yokohama. Harga tiketnya mulai dari ¥480* (belum termasuk biaya reservasi tempat duduk), dan waktu tempuhnya kurang lebih 18-20 menit.

Stasiun Shibuya:

  • Toyoko Line, ¥260*, 25 menit, turun di Stasiun Yokohama. Merupakan akses termurah menuju Yokohama. Untuk akses cepat, pilih kereta jenis limited express maupun express (harga tiket sama dengan kereta lokal).
  • JR Shonan Shinjuku Line, ¥380*, 20 menit.

Stasiun Shinjuku:

  • JR Shonan Shinjuku Line, ¥540*, 30 menit.

* * *

Tak sulit kan bepergian dari Tokyo ke Yokohama? Jadi bagi yang ingin mencari suasana lain selain Tokyo, silahkan berkunjung ke Yokohama. Untuk informasi side trip lainnya, tunggu tulisan berikutnya ya..

* Semua foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya.

 

Side Trip From Tokyo (2): Kawasaki

Side Trip From Tokyo (3): Kamakura

Side Trip From Tokyo (4): Enoshima Island

Side Trip From Tokyo (5): Narita

Comments

comments