Sudah baca tulisan aneka side-trip from Tokyo lainnya? Beberapa yang sudah diulas antara lain Yokohama, Kawasaki, dan Kamakura. Nah, kali ini saya ingin membahas tentang Enoshima, sebuah pulau kecil yang dikenal sebagai pulau wisata.

Secara administratif, Enoshima termasuk dalam wilayah kota Fujisawa. Posisinya sendiri lebih dekat dengan Kamakura, hanya berjarak 4 km dari pantai Kamakura, sehingga Enoshima seringkali dijadikan alternatif side-trip dari Kamakura. Semula saya ingin membahas Enoshima sebagai bagian dari Kamakura.

Namun karena ada juga akses dari Tokyo yang menuju Enoshima tanpa harus melalui Kamakura, serta karena banyaknya obyek wisata yang sayang jika hanya disinggung sekilas lalu, maka Enoshima sengaja ditulis terpisah dari Kamakura. Mudah-mudahan bisa menginspirasi wisatawan yang akan berwisata ke Tokyo dan berminat untuk singgah ke Kamakura, untuk sekaligus mampir ke Enoshima.

Sejarah singkat

Menurut legenda, Enoshima diciptakan oleh Benzaiten (dikenal juga dengan nama Benten maupun Sarasvati), dewi musik dan hiburan yang mengangkat pulau ini ke permukaan laut pada abad ke-6. Karena itulah pulau ini lalu dipersembahkan untuk Benzaiten. Enoshima baru mulai berkembang saat pemerintah Meiji, kira-kira pada tahun 1880, memutuskan untuk mengembangkan pulau ini.

Seorang pedagang dari Inggris bernama Samuel Cocking lalu membeli sebagian tanah di pulau Enoshima dan mengembangkan taman botani dengan rumah kaca berukuran luas. Enoshima pun semakin berkembang menjadi pulau wisata dengan bertambahnya berbagai fasilitas lain yang menarik perhatian turis.

Pulau Enoshima [foto: Wikimedia]
Pulau Enoshima [foto: Wikimedia]
Pulau Enoshima [foto: Σ64/wikimedia]
Pulau Enoshima [foto: Σ64/wikimedia]
Pulau Enoshima [foto: Yoppy/flickr]
Pulau Enoshima [foto: Yoppy/flickr]
Pulau Enoshima [foto: Ys*/flickr]
Pulau Enoshima [foto: Ys*/flickr]   

Yang seru di Enoshima

Saat ini, di Enoshima terdapat beberapa obyek wisata yang lokasinya tersebar di berbagai sudut pulau. Salah satu atraksi utama di pulau ini adalah Enoshima Shrine, atau kuil Enoshima. Kuil ini terdiri dari 3 kuil yang berdiri di lokasi terpisah, yaitu Hetsu-no-miya (yang paling dekat), Nakatsu-no-miya (kuil yang ada di bagian tengah), dan Okutsu-no-miya (kuil di bagian paling dalam).

Atraksi utama lainnya adalah Samuel Cocking Garden. Walau sempat hancur paska Gempa Besar Kanto tahun 1923, rumah kaca dan taman botani tersebut masih ada hingga saat ini dan menjadi salah satu atraksi di Enoshima. Terdapat observation tower yang merangkap sebagai mercusuar setinggi 60 meter, dan dari sini pengunjung dapat melihat-lihat pulau Enoshima dan sekitarnya.

Zuishinmon [foto: Danirubioperez/flickr]
Zuishinmon [foto: Danirubioperez/flickr]
Hetsu-no-miya [foto: Aimaimyi/wikimedia]
Hetsu-no-miya [foto: Aimaimyi/wikimedia]
Okutsu-no-miya [foto: Dr. Koto/wikimedia]
Okutsu-no-miya [foto: Dr. Koto/wikimedia]
Natsu-no-miya [foto: Aimaimyi/wikimedia]
Natsu-no-miya [foto: Aimaimyi/wikimedia]   
 

Masih banyak atraksi lain di Enoshima, seperti Iwaya CavesEnoshima Aquarium (di pulau utama dekat Enoshima), Enoshima Island Spa, dan berbagai kuil lainnya. Wisatawan juga bisa mengunjungi Love Bell yang terletak di puncak Enoshima. Konon pasangan yang bersama-sama membunyikan lonceng dan meninggalkan gembok bertuliskan nama mereka di pagar, maka cinta mereka akan abadi.

Di pulau Enoshima juga terdapat pantai dengan laut yang populer sebagai tempat berenang dan berselancar. Dan masih banyak lagi wisata seru lainnya yang bisa ditemukan di Enoshima.

Samuel Cocking Garden [foto: *_*]
Samuel Cocking Garden [foto: *_*]
Iwaya Cave [foto: *_*]
Iwaya Cave [foto: *_*]
Enoshima Aquarium [foto: Abasaa/wikimedia]
Enoshima Aquarium [foto: Abasaa/wikimedia]
Enoshima Island Spa [foto: Abasaa/wikimedia]
Enoshima Island Spa [foto: Abasaa/wikimedia]   

Rekomendasi

Jika berminat untuk mengelilingi Enoshima selama sehari penuh, disarankan untuk membeli Enopass. Enopass adalah tiket terusan untuk mengakses berbagai atraksi dan fasilitas di Enoshima, dan juga berfungsi sebagai kartu diskon untuk beberapa fasilitas maupun toko. Enopass bisa dibeli di pusat informasi turis di dekat Stasiun Katase Enoshima.

Suasana di Enoshima [foto: Tomotaka/flickr]
Suasana di Enoshima [foto: Tomotaka/flickr]
Suasana di Enoshima [foto: Yoppy/flickr]
Suasana di Enoshima [foto: Yoppy/flickr]
Suasana di Enoshima [foto: Aimaimyi/wikimedia]
Suasana di Enoshima [foto: Aimaimyi/wikimedia]
Suasana di Enoshima [foto: *_*/flickr]
Suasana di Enoshima [foto: *_*/flickr]
Suasana di Enoshima [foto: Danirubioperez/flickr]
Suasana di Enoshima [foto: Danirubioperez/flickr]
Suasana di Enoshima [foto: Olis Olois/flickr]
Suasana di Enoshima [foto: Olis Olois/flickr]
Suasana di Enoshima [foto: Danirubioperez/flickr]
Suasana di Enoshima [foto: Danirubioperez/flickr]
Suasana di Enoshima [foto: *_*/flickr]
Suasana di Enoshima [foto: *_*/flickr]   

Akses termudah dari Tokyo dan Kamakura

Ada beberapa cara untuk mengakses Enoshima (menggunakan transportasi publik), yaitu dengan menggunakan Enoden (atau Enoshima Electric Railway), kereta api, serta monorail. Ketiga moda transportasi tersebut akan berhenti di stasiun berbeda. Enoden berhenti di Stasiun Enoshima, kereta berhenti di Stasiun Katase Enoshima, dan monorail di Stasiun Shonan Enoshima.

Ketiga stasiun tersebut hanya berhenti di pulau utama (yang termasuk dalam wilayah Katase), dan jika ingin mengakses pulau Enoshima wisatawan dapat berjalan kaki menyusuri jembatan sepanjang 600 m, atau naik Bentenmaru Ferry (¥400*, 10 menit perjalanan, hanya di akhir pekan saja) di ujung jembatan.

Stasiun Enoshima [foto: SElefant/wikimedia]
Stasiun Enoshima [foto: SElefant/wikimedia]
Stasiun Katase-Enoshima [foto: Lover of Romance/wikimedia]
Stasiun Katase-Enoshima [foto: Lover of Romance/wikimedia]
Stasiun Shonan-Enoshima [foto: SElefant/wikimedia]
Stasiun Shonan-Enoshima [foto: SElefant/wikimedia]
Jalan di jembatan penghubung Enoshima [foto: Danirubioperez/flickr]
Jalan di jembatan penghubung Enoshima [foto: Danirubioperez/flickr]   
 

Dari Stasiun Shinjuku:

  • JR Shonan-Shinjuku Line (via Tokaido Line), ¥950*, 51 menit, turun di Stasiun Fujisawa. Dari Stasiun Fujisawa, naik Odakyu Enoshima Line, ¥150*, 7 menit, turun di Stasiun Katase-Enoshima.Total biaya ¥1100*.
  • Odakyu Odawara Line (pilih kereta express), ¥570*, 37 menit, turun di Stasiun Sagami-Ono. Transfer ke Odakyu Enoshima Line (pilih kereta express), ¥0*, 24 menit, turun di Stasiun Fujisawa. Dari Stasiun Fujisawa, naik Enoshima Electric Railway (Enoden), Â¥210*, 11 menit, turun di Stasiun Enoshima. Total biaya ¥780*.

Dari Stasiun Shinagawa:

  • JR Tokaido Line, ¥740*, 38 menit, turun di Stasiun Fujisawa. Dari Stasiun Fujisawa, naik Enoshima Electric Railway, ¥210*, 11 menit, turun di Stasiun Enoshima. Total biaya ¥950*.
  • JR Tokaido Line, ¥620*, 33 menit, turun di Stasiun Ofuna. Dari Stasiun Ofuna, naik Shonan Monorail, ¥300*, 16 menit, turun di Stasiun Shonan-Enoshima. Total biaya ¥920*.
  • JR Tokaido Line, ¥740*, 38 menit, turun di Stasiun Fujisawa. Dari Stasiun Fujisawa, naik Odakyu Enoshima Line, ¥150*, 7 menit, turun di Stasiun Katase-Enoshima. Total biaya ¥890*.
  • JR Yokosuka Line, ¥690*, 47 menit, turun di Stasiun Kamakura. Dari Stasiun Kamakura, naik Enoshima Electric Railway, ¥250*, 25 menit, turun di Stasiun Enoshima. Total biaya ¥940*.

Dari Stasiun Tokyo:

  • JR Yokosuka Line, ¥890*, 56 menit, turun di Stasiun Kamakura. Dari Stasiun Kamakura, naik Enoshima Electric Railway, ¥250*, 24 menit, turun di Stasiun Enoshima. Total biaya ¥1140*.
  • JR Tokaido Line, ¥950*, 49 menit, turun di Stasiun Fujisawa. Dari Stasiun Fujisawa, naik Odakyu Enoshima Line, ¥150*, 7 menit, turun di Stasiun Katase-Enoshima. Total biaya ¥1100*.

Sedangkan dari Kamakura, akses termudah adalah dari Stasiun Kamakura ke Stasiun Enoshima, via Enoshima Electric Railway (¥250*, 24 menit). Akses ke Stasiun Kamakura lihat disini.

Tambahan informasi, jika tertarik untuk menjelajah Kamakura dan Enoshima dalam satu hari kalender, sebaiknya mempertimbangkan untuk membeli Enoshima Kamakura Free Pass maupun Kamakura Enoshima Pass. Detailnya bisa dibaca disini.

Semoga bermanfaat!

* * *

* Harga dapat berubah sewaktu-waktu.
** Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya.

 

Side Trip From Tokyo (1): Yokohama

Side Trip From Tokyo (2): Kawasaki

Side Trip From Tokyo (3): Kamakura

Side Trip From Tokyo (5): Narita

Comments

comments