Sebetulnya, saya bermaksud selesai membahas tema Summer in Korea. Toh rekomendasi aneka tempat terbaik untuk dikunjungi selama musim panas sudah selesai saya tulis disini dan disini. Namun setelah dipikir-pikir lagi, saya ingin melanjutkan sedikit tulisan tentang Summer in Korea. Bukan soal tempat wisata, atau juga aneka festivalnya, namun tentang kulinernya. Yes, saya ingin mengajak teman-teman untuk wisata kuliner (secara virtual saja ya, haha).

Lalu kenapa tiba-tiba saya ingin menulis tentang kuliner musim panas? Semua berawal dari tulisan saya disini yang menyebutkan bahwa wisata kuliner termasuk salah satu aktifitas yang wajib dilakukan saat musim panas di Korea Selatan. Kenapa? Karena kuliner musim panas di Korea Selatan (dan juga di negara 4 musim lainnya) berbeda dengan kuliner di musim lainnya.

Yah, sebetulnya nggak aneh sih, karena sepanjang yang saya tahu, rata-rata negara 4 musim memang memiliki kuliner favorit yang berlaku limited edition di musim tersebut. Namun berhubung temanya masih berkisar tentang Summer in Korea, jadi sekalian saja saya infokan aneka kuliner musim panas populer di Korea Selatan. Mudah-mudahan tulisan ini bisa menginspirasi pilihan kulineran bagi teman-teman yang memang ada rencana wisata musim panas ke Korea Selatan.

Oke, langsung pada topik utama. Jika ngobrolin kuliner musim panas, apa yang langsung Anda bayangkan? Apakah es dan aneka minuman serba dingin? Pendapat tersebut nggak salah, namun nggak sepenuhnya benar. Maklum, yang sudah pernah membaca tulisan awal saya tentang musim panas di Korea Selatan mungkin bisa membayangkan seberapa panasnya negara tersebut saat puncak musim panas tiba (kira-kira awal Juli hingga pertengahan Agustus), yang dalam bahasa Korea periode tersebut disebut sebagai sambok deowi. Apalagi yang sedap disantap saat musim panas kalau bukan yang dingin-dingin?

Namun sebetulnya, kuliner musim panas nggak melulu soal yang dingin-dingin lho. Cuaca panas nggak hanya membuat gerah, namun juga membuat stamina cepat terkuras, dehidrasi, dan bisa berujung pada penurunan kondisi badan. Karenanya, ada beberapa kuliner yang sengaja dibuat untuk menguatkan daya tahan tubuh dan menangkal serangan panas.

Tentunya ada juga aneka menu yang sifatnya mendinginkan dan menyegarkan tubuh, dan pastinya tetap mengenyangkan dan menyenangkan. Apa saja menu-menu tersebut? Berikut contekannya, selamat ngiler yah!

Bagi yang berminat mencoba menu untuk menguatkan daya tahan tubuh, cobalah Samgyetang a.k.a Ginseng Chicken Soup. Menu yang satu ini kaya dengan bahan-bahan bergisi yang berkhasiat membuat tubuh tetap bugar saat musim panas tiba, seperti daging ayam muda, jahe, nasi, bawang putih, dan aneka herbal lainnya. Variasi lain dari Samgyetang, seperti Ogolgyetang, juga populer disantap saat musim panas.

Samgyetang [foto: Karendotcom127/wikimedia]
Samgyetang [foto: Karendotcom127/wikimedia]
Samgyetang [foto: Abex/wikimedia]
Samgyetang [foto: Abex/wikimedia]
Samgyetang [foto: Prince Roy/wikimedia]
Samgyetang [foto: Prince Roy/wikimedia]
Ogolgyetang [foto: DongSoo Kim (Kdsoo)/wikimedia]
Ogolgyetang [foto: DongSoo Kim (Kdsoo)/wikimedia]  
 

Selain Samgyetang, Jjimdak juga menjadi kuliner favorit di musim panas. Kuliner yang satu ini merupakan perpaduan antara ayam, lada pedas, wortel, dan berbagai sayuran lainnya yang disajikan dalam kuah kaldu pedas manis.

Jjimdak [foto: Paula/wikimedia]
Jjimdak [foto: Paula/wikimedia]
Jjimdak [foto: Shizu k (shezzz)/wikimedia]
Jjimdak [foto: Shizu k (shezzz)/wikimedia]
Jjimdak [foto: the aimless cook/flickr]
Jjimdak [foto: the aimless cook/flickr]
Jjimdak [foto: Seafaringwoman/flickr]
Jjimdak [foto: Seafaringwoman/flickr]
 

Menu lain yang bermanfaat untuk meningkatkan stamina tubuh adalah Jangeo-gui, alias belut panggang. Kuliner ini terdiri dari belut yang dicampur dengan berbagai bahan (biasanya yang bernuansa pedas) dan bagus untuk meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh karena mengandung banyak vitamin A dan E.

Jangeo-gui [foto: Republic of Korea/wikimedia]
Jangeo-gui [foto: Republic of Korea/wikimedia]
Jangeo-gui [foto: Richy!/wikimedia]
Jangeo-gui [foto: Richy!/wikimedia]
Jangeo-gui [foto: Sung sook/wikimedia]
Jangeo-gui [foto: Sung sook/wikimedia]
Jangeo-gui [foto: Sung sook/wikimedia]
Jangeo-gui [foto: Sung sook/wikimedia]
 

Dari makanan yang menyehatkan, saya ingin berbagi info aneka kuliner dingin non-dessert. Yang pertama saya rekomendasikan adalah Naengmyeon, menu soba (mie tipis) yang populer disantap dalam keadaan dingin.

Ada 2 variasi utama dari Naengmyeon ini, yaitu Pyeongyang Naengmyeon (atau Mul Naengmyeong) dan Hamheung Naengmyeon (atau Bibim Naengmyeon). Perbedaannya terletak pada penyajiaannya saja. Mul Naengmyeon disajikan dalam kaldu dingin, sedangkan Bibim Naengmyeon disajikan dengan saus pedas.

Mul Naengmyeom [foto: Korea.net official page of the Republic of Korea/wikimedia]
Mul Naengmyeom [foto: Korea.net official page of the Republic of Korea/wikimedia]
Mul Naengmyeom [foto: Zanpei/flickr]
Mul Naengmyeom [foto: Zanpei/flickr]
Bibim Naengmyeon [foto: Avlxyz/wikimedia]
Bibim Naengmyeon [foto: Avlxyz/wikimedia]
Bibim Naengmyeon [foto: Korea.net/wikimedia]
Bibim Naengmyeon [foto: Korea.net/wikimedia]
 

Masih ada beberapa menu dingin lainnya yang cukup populer saat musim panas, salah satunya Naeng-kongguksu, sejenis mie yang disajikan dalam kaldu susu kedelai dingin. Cocok disantap oleh mereka yang kehilangan selera makan karena cuaca panas.

Lalu ada Kimchi Mari-guksu yang merupakan perpaduan antara mie dingin dan kimchi (acar khas korea). Untuk varian mie dingin lain, ada Memilguksu yang bisa disajikan dengan 2 cara: panas (disebut Jangguksu) dan dingin (Makguksu). Khusus untuk musim panas, Makguksu lebih populer dibanding Jangguksu.

Kongguksu [foto: Egg (Hong, Yun Seon)/wikimedia]
Kongguksu [foto: Egg (Hong, Yun Seon)/wikimedia]
Memilguksu [foto: Cube300/wikimedia]
Memilguksu [foto: Cube300/wikimedia]
Makguksu [foto: Junho Jung/wikimedia]
Makguksu [foto: Junho Jung/wikimedia]
Makguksu [foto: Pcamp/wikimedia]
Makguksu [foto: Pcamp/wikimedia]
 

Last but not least, inilah aneka dessert favorit di musim panas. Korea Selatan memiliki dessert favorit musim panas yang disebut sebagai bingsu atau bingsooBingsu sejatinya merupakan es serut yang dikombinasikan dengan berbagai bahan lainnya seperti buah-buahan.

Nah, salah satu bingsu terfavorit yang disebut-sebut sebagai rajanya dessert musim panas di Korea Selatan adalah Patbingsu (atau Patbingsoo), yang merupakan kombinasi antara es krim atau es serut, pasta kacang merah (yang dalam bahasa Korea disebut “pat”), mochi, susu, dan kacang. Patbingsu ini juga kerap disajikan dengan berbagai bahan lainnya seperti aneka buah. Berikut penampakan Patbingsu.

Patbingsu [foto: Cube300/wikimedia]
Patbingsu [foto: Cube300/wikimedia]
Patbingsu [foto: Magicinprogress/wikimedia]
Patbingsu [foto: Magicinprogress/wikimedia]
Patbingsu [foto: /wikimedia]
Patbingsu [foto: <==Manji==>/wikimedia]
Patbingsu [foto: Mindme/wikimedia]
Patbingsu [foto: Mindme/wikimedia]  
 

Tak hanya Patbingsu yang populer di musim panas. Beberapa keluarga bingsu juga tak pernah absen diserbu oleh mereka yang ingin mendinginkan tubuh melalui panganan manis dingin.

Beberapa varian bingsu lainnya adalah Melon BingsuGreen Tea BingsuBlack Sesame BingsuMilk Tea BingsuStrawberry BingsuOreo BingsuYoghurt BingsuCoffee Bingsu, dan banyak lagi. Supaya makin ngiler, lihat saja penampakan aneka bingsu tersebut melalui foto-foto berikut ini.

Melon Bingsu [foto: Dhtpgus90/wikimedia]
Melon Bingsu [foto: Dhtpgus90/wikimedia]
Black Sesame Bingsu [foto: Tmannya/wikimedia]
Black Sesame Bingsu [foto: Tmannya/wikimedia]
Green Tea Bingsu [foto: Keepark/wikimedia]
Green Tea Bingsu [foto: Keepark/wikimedia]
Yoghurt Bingsu [foto: Amanda Jin/wikimedia]
Yoghurt Bingsu [foto: Amanda Jin/wikimedia]
 

Demikian aneka kuliner musim panas khas Korea Selatan. Yang kepingin mencicipi versi otentiknya, monggo langsung pesan penerbangan ke Korea. Jika Korea Selatan terlalu jauh atau terlalu mahal, bisa juga langsung berburu ke aneka resto Korea yang akhir-akhir ini menjamur di berbagai kota besar di Indonesia. Selamat makan!

***

* Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

 

baca juga :

Summer In Korea: Apa, Kenapa, Dan Bagaimana

Summer In Korea, Best Place To Visit (Non-Beach)

Autumn In My Heart, Eh Autumn In Korea

Comments

comments