fbpx
Home Guides Ternyata Naruto Itu Nama Kota Di Jepang, Lho!

Ternyata Naruto Itu Nama Kota Di Jepang, Lho!

Jika menyebut nama Naruto, yang terbayang pastilah sosok ini ninja berambut kuning yang hobi makan ramen. Ya, ninja yang memiliki nama lengkap Naruto Uzumaki ini memang sedang berada di puncak kepopulerannya.

Anime Naruto rutin masuk ke dalam jajaran list anime terpopuler, begitu juga manga-nya yang telah mencapai 67 volume dan masih berlanjut hingga sekarang. Saking populernya, saya yakin banyak Jalan2ers yang juga familiar dan mungkin mengidolakan sosok Naruto ini (walau saya pribadi lebih suka Kakashi Hatake dan Shikamaru Nara, hehe)..

Saya kembali tertarik dengan Naruto saat sedang mengotak-atik bahan untuk menulis Aneka Rail Pass di Seluruh Jepang (sekalian promosi, baca disini ya: bagian 1bagian 2bagian 3). Saat menulis tentang rail pass yang berlaku di pulau Shikoku (yaitu pulau terkecil di kepulauan Jepang yang terdiri dari prefektur Kagawa, Ehime, Tochi, dan Tokushima), ada sebuah kota di prefektur Tokushima yang langsung mencuri perhatian.

Kota tersebut bernama Naruto, yang langsung membuat saya teringat pada ninja saingan Sasuke Uchiha itu. Oke, mungkin itu hanya kebetulan saja. Namun yang membuat saya tertarik dengan kota ini, adalah karena di kota Naruto terdapat atraksi utama yang cukup istimewa, yaitu fenomena alam berbentuk pusaran air yang disebut sebagai Naruto Whirpools (Naruto no Uzushio). Pusaran air tersebut (lagi-lagi) membuat saya teringat pada Naruto, tepatnya salah satu jurusnya yang disebut Cakra. Ah, jadi semakin penasaran dengan kota yang satu itu!

Posisi kota Naruto dalam peta Jepang [foto: Wikimedia Commons] via creative commons
Posisi kota Naruto dalam peta Jepang [foto: Wikimedia Commons] via creative commons
Onaruto Bridge [foto: m-louis] via creative commons
Onaruto Bridge [foto: m-louis] via creative commons 
 

Sebelum membahas tentang Naruto Whirpools (untuk selanjutnya akan disebut sebagai Pusaran Naruto), kenalan dulu yuk dengan kota Naruto. Kota yang satu ini terdapat di prefektur Tokushima, salah satu prefektur di pulau Shikoku. Naruto adalah kota yang terdekat dengan pulau Awaji, sebuah pulau kecil yang berada di antara pulau Shikoku dan pulau Honshu, pulau terbesar di Kepulauan Jepang.

Antara Naruto dan pulau Awaji dihubungkan dengan sebuah jembatan yang disebut Onaruto Bridge. Jembatan sepanjang 1629 meter (dengan bentangan utama sepanjang 876 meter) itu melintasi Selat Naruto, sebuah selat di antara pulau Shikoku dan pulau Awaji. Dan di Selat Naruto itulah terdapat fenomena alam Pusaran Naruto.

Onaruto Bridge
Onaruto Bridge
Onaruto Bridge dan Pusaran Naruto [foto: wikimedia commons, via creative commons]
Onaruto Bridge dan Pusaran Naruto [foto: wikimedia commons, via creative commons]

Sebetulnya pusaran air di lautan adalah hal yang biasa. Namun pusaran Naruto ini memiliki ukuran yang cukup besar, yaitu bisa mencapai diameter 20 meter dalam kondisi ideal. Pusaran Naruto pun juga termasuk salah satu yang tercepat di Jepang dan juga di dunia, sehingga akhirnya pusaran ini menjadi daya tarik utama dari kota Naruto.

Banyak yang sengaja datang ke Naruto untuk menikmati pusaran air yang bisa dilakukan dengan beberapa cara menarik. Yang pertama adalah dengan naik kapal wisata yang akan bergerak sedekat mungkin dengan pusaran Naruto.

Jika takut naik kapal, bisa mencoba cara kedua yaitu dengan berjalan menyusuri Onaruto Bridge. Di jembatan ini terdapat beberapa lantai kaca, dan pengunjung dapat menikmati pusaran Naruto yang terdapat 45 meter di bawah jembatan. Takut ketinggian? Cobalah cara ketiga, yaitu dengan pergi ke Naruto Park yang lokasinya tak jauh dari Onaruto Bridge.

Dari sini pengunjung dapat menikmati pemandangan ke arah pusaran Naruto, sekaligus mengunjungi Onaruto Bridge Museum Eddy, sebuah museum yang menyimpan berbagai hal seputar pembangunan Onaruto Bridge dan pusaran Naruto.

Memang menikmati Pusaran Naruto dari tempat ini relatif lebih jauh dibanding dua opsi sebelumnya, namun paling aman dilakukan oleh wisatawan yang takut air maupun takut ketinggian. Tambahan informasi, pusaran ini tak muncul setiap saat. Jika ingin menikmati Pusaran Naruto, bisa melihat jadwal perkiraannya disini. Kalau nggak ngerti bahasa Jepang, bisa gunakan google translate seperti yang saya lakukan..

Pusaran Naruto [foto: Mike B in Colorado] via creative commons
Pusaran Naruto [foto: Mike B in Colorado] via creative commons
Wonder Naruto, salah satu kapal pesiar yang berlayar di dekat Pusaran Naruto [foto: Ume-y] via creative commons
Wonder Naruto, salah satu kapal pesiar yang berlayar di dekat Pusaran Naruto [foto: Ume-y] via creative commons
 

Ada fakta penting lain tentang kota Naruto. Terbentuk pada tahun 1947, kota yang memiliki luas area 135.46 kilometer persegi ini termasuk salah satu kota penting di pulau Shikoku. Itu karena di kota Naruto terdapat kuil Ryozen-ji dan Gokuraku-ji, dua kuil Budha yang menjadi awal dari Shikoku Pilgrimage (atau Ziarah Shikoku).

Aktifitas Ziarah Shikoku sendiri merupakan kegiatan ritual penting yang sudah dilakukan sejak era Heian (tahun 794-1185), dan dipercaya berkaitan dengan Kobo Daishi (atau Kukai), seorang pendeta Budha dari Cina yang memiliki pengaruh besar dalam mengembangkan ajaran Budha di Jepang.

Adapun bentuk ziarahnya adalah dengan mengelilingi 88 kuil yang tersebar di berbagai kota di pulau Shikoku dengan total jarak tempuh kira-kira 1200 km, yang diawali dari kedua kuil di kota Naruto (yaitu Ryozen-ji dan Gokuraku-ji). Dulu perjalanan Ziarah Shikoku ini dilakukan dengan berjalan kaki dan membutuhkan waktu 30-60 hari, namun saat ini banyak juga yang menggunakan berbagai alternatif transportasi untuk berkeliling ke 88 kuil.

Ryozen-ji Temple [foto: Wikimedia Commons, via creative commons]
Ryozen-ji Temple [foto: Wikimedia Commons, via creative commons]
Ryozen-ji Temple [foto: Wikimedia Commons, via creative commons]
Ryozen-ji Temple [foto: Wikimedia Commons, via creative commons]
Gokuraku-ji Temple [foto: Wikimedia Commons, via creative commons]
Gokuraku-ji Temple [foto: Wikimedia Commons, via creative commons]
Gokuraku-ji Temple [foto: Wikimedia Commons, via creative commons]
Gokuraku-ji Temple [foto: Wikimedia Commons, via creative commons]
 

Jadi bagi yang ingin melakukan Ziarah Shikoku maupun melihat-lihat Pusaran Naruto, silahkan main ke kota Naruto. Masih banyak obyek wisata menarik lain selain yang telah disebutkan sebelumnya. Untuk memudahkan Jalan2ers yang ingin berkunjung ke Naruto, berikut beberapa alternatif cara untuk pergi ke Naruto dari Tokyo.

Via pesawat terbang:

Ada beberapa penerbangan domestik dari Haneda Airport di Tokyo ke Tokushima Airport, dengan durasi penerbangan 80 menit (biayanya kira-kira ¥29600-an). Dari Tokushima Airport, tinggal naik bus ke Stasiun Naruto. Jumlah bus-nya antara 1-2 bus per-jam, dan memerlukan waktu tempuh kurang lebih 15 menit.

Via bus malam:

Naik bus malam yang dioperasikan oleh Tokubus dan Keihin Bus. Bus ini berangkat dari Shinagawa Bus Terminal, Shibuya Mark City, dan Hamamatsucho Bus Terminal, yang nantinya bisa berhenti di Kosoku Naruto Bus Stop. Biayanya kurang lebih ¥10000 (untuk sekali jalan) atau ¥18000 (untuk bolak balik).

Via kereta:

Ada beberapa alternatif kereta dari Tokyo menuju ke Naruto. Berikut salah satu alternatif yang di cover oleh JR Pass, atau setidaknya cukup ekonomis jika tanpa JR Pass. Dari Stasiun Tokyo, naik shinkansen menuju ke Stasiun Shin-Osaka di Osaka, dilanjutkan dengan naik kereta JR menuju Stasiun Osaka. Dari sana tinggal naik beberapa highway bus menuju ke Stasiun Tokushima (bisa berhenti di Naruto Park maupun Kosoku Naruto Bus Stop). Hanya saja perjalanan menggunakan highway bus ini tidak di cover oleh JR Pass (biaya kurang lebih ¥3150).

Otsuka Museum of Art, obyek wisata populer lain di Naruto [foto: Wikimedia Commons, via creative commons]
Otsuka Museum of Art, obyek wisata populer lain di Naruto [foto: Wikimedia Commons, via creative commons]
Otsuka Museum of Art, obyek wisata populer lain di Naruto [foto: Wikimedia Commons, via creative commons]
Otsuka Museum of Art, obyek wisata populer lain di Naruto [foto: Wikimedia Commons, via creative commons]
Otsuka Museum of Art, obyek wisata populer lain di Naruto [foto: Wikimedia Commons, via creative commons]
Otsuka Museum of Art, obyek wisata populer lain di Naruto [foto: Wikimedia Commons, via creative commons]
* Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia
** Harga bisa berubah sewaktu-waktu

Comments

comments