Akhirnya sampai sudah di tulisan terakhir dari seri menginap di Bandara Haneda. Bagi yang baru berkunjung kesini, silahkan mengenal dulu tentang Bandara Haneda pada tulisan Tips dan Trik Menginap di Haneda International Airport (1). Untuk tips menginap di public area, bisa dibaca disini: Tips dan Trik Menginap di Haneda International Airport (2); sedangkan untuk menginap di lounge dan di restoran 24 jam bisa dibaca disini: Tips dan Trik Menginap di Haneda International Airport (3).

Untuk bagian ini saya ingin mengulas tentang alternatif tempat menginap lainnya bagi wisatawan yang tertarik untuk menginap di Bandara Haneda namun keberatan untuk tidur di publik area, tidak bisa ataupun malas mengakses lounge, dan ingin lebih dari sekedar nongkrong di restoran 24 jam.

Intinya, tempat berikut hanya untuk wisatawan yang ingin menginap di hotel dengan penuh gaya. Jika teman-teman termasuk dalam kategori tersebut, cobalah untuk melirik aneka kabin dan hotel yang ada di dalam Bandara Haneda. Simak detailnya berikut ini.

  • Menginap di hotel/kabin/lainnya

Di lingkungan Bandara Haneda sebetulnya terdapat beberapa tempat menginap seperti hotel dan kabin, namun yang saya utamakan adalah hotel di Terminal Internasional dulu mengingat di Terminal Internasional-lah wisatawan dapat bermalam dengan bebas.

Di Terminal Internasional ini ada sebuah hotel, yaitu Royal Park Hotel The Haneda, yang dapat digunakan sebagai hotel (untuk menginap semalam) maupun sebagai transit hotel (biaya sewa per-jam). Hotel ini juga menyediakan refresh room (dengan biaya sewa per-jam), dan juga memiliki fasilitas pelengkap seperti restoran dimana tamu dapat bersantai sejenak sambil makan dan minum sebelum terbang maupun setelah mendarat.

Royal Park Hotel The Haneda ini baru dibuka pada tanggal 30 September 2014, yang berarti masih baru banget. Jenis kamarnya cukup banyak, mulai dari single hingga deluxe twin (universal), serta refresh room (harga mulai dari 2000 yen*/1 jam dan 1000 yen*/setiap 30 menit selanjutnya).

Mahal? Ada gaya, ada harga. Dan semua kembali pada kebutuhan masing-masing. Yang pasti, hotel ini bisa di akses dari Public Area di lantai 3 maupun dari International Departures Area lantai 3 di dekat Gate 114 (untuk transit hotel).

Itu baru hotel yang ada di Terminal International saja. Untuk keseluruhan Bandara Haneda, yaitu meliputi Terminal 1 dan Terminal 2 (selain Terminal Internasional), totalnya terdapat 3 hotel termasuk Royal Park Hotel The Haneda. 2 hotel lainnya masing-masing terdapat di terminal 1 (First Cabin Haneda) dan terminal 2 (Haneda Excel Hotel).

Dari kedua jenis akomodasi tersebut, mungkin salah satu yang wajib dicoba oleh wisatawan adalah First Cabin. Tempat ini mirip-mirip dengan hotel kapsul. Hanya saja, jika hotel kapsul punya ukuran yang “press body”, maka First Cabin ini berbentuk seperti kabin kecil. Bagi yang belum punya bayangan seperti apa kabin itu, berikut penampakannya.

First Cabin Haneda, first class [foto: via publimetro.com.mx]
First Cabin Haneda, first class [foto: via publimetro.com.mx]
First Cabin Haneda, first class [foto: via topicstock.pantip.com]
First Cabin Haneda, first class [foto: via topicstock.pantip.com]
First Cabin Haneda, business class [foto: via 100tokyo.jp]
First Cabin Haneda, business class [foto: via 100tokyo.jp]
 

Menarik bukan? First Cabin memiliki 164 kabin yang terdiri dari 101 kabin untuk pria dan 63 kabin untuk wanita. Prinsipnya sih kurang lebih seperti kapsul hotel, dimana kabin murni untuk tidur dan aktifitas membersihkan badan/toilet dilakukan di ruang bersama. Bagi yang tertarik mencoba akomodasi unik ini, First Cabin Haneda terletak di lantai 1 Haneda Airport Terminal 1.

Untuk first class, harganya 6000 yen*/malam atau 1000 yen*/waktu (short time), dan 3000 yen*/3 jam (mulai pukul 5.00-10.00). Sedangkan untuk business class, harganya 5000 yen*/malam, atau 800 yen*/jam.

Trus bagaimana caranya pergi ke Terminal 1 jika mendarat di Terminal Internasional? Caranya bisa dengan menggunakan taksi maupun shuttle bus (gratis). Sayangnya shuttle bus ini hanya beroperasi hingga jam 24.00 saja. Jadi jika memang modus utamanya hanyalah karena rasa penasaran ingin menginap di dalam kabin, sebaiknya menginap di waktu yang lebih senggang atau gunakan taksi untuk mencapai terminal 1.

Akses dari Bandara Haneda ke Tokyo

Bandara Haneda ini bisa dicapai dengan menggunakan 4 cara, yaitu dengan kereta, monorail, bus, maupun taksi. Dan keempat cara tersebut juga bisa digunakan untuk mengakses Bandara Haneda (masing-masing terminal punya stasiun sendiri).

Jika menggunakan kereta, cara paling mudah pergi dari Bandara Haneda ke Tokyo adalah dengan menggunakan Keikyu Railways. Keikyu Railways ini menghubungkan Bandara Haneda dengan Stasiun Shinagawa dan juga terhubung dengan jalur Asakusa Subway Line. Waktu tempuh yang dibutuhkan kira-kira 15 menit, 410 yen* (hingga stasiun Shinagawa).

Hanya saja perlu diingat jika jalur ini hanya beroperasi antara puku 05.26 pagi hingga pukul 00.01. Jika mendarat di Bandara Haneda sebelum tengah malam dan sempat naik kereta terakhir, sebaiknya turun di Stasiun Shinagawa maupun Stasiun Hamamatsucho.

Di kedua stasiun tersebut ada jalur JR Yamanote Line yang beroperasi hingga pukul 01.00 dini hari. Jalur JR Yamanote Line ini merupakan sebuah jalur berbentuk loop yang menghubungkan aneka distrik utama di Tokyo (termasuk distrik besar seperti Ikebukuro, Shinjuku, dan Shibuya).

Jika menggunakan monorail, dari Bandara Haneda tinggal naik Tokyo Monorail menuju ke Stasiun Hamamatsucho yang dilalui oleh JR Yamanote Line. Waktu tempuhnya kurang lebih 15 menit, biayanya 490 yen*. Hanya saja monorail ini hanya beroperasi hingga pukul 00:10, jadi jika teman-teman mendarat selepas tengah malam, sebaiknya pertimbangkan opsi lain maupun menginap di bandara.

Jika menggunakan bus, ada beberapa perusahaan yang mengoperasikan bus dari Bandara Haneda ke berbagai distrik di Tokyo. Waktu tempuhnya bervariasi, begitu juga dengan harganya (rata-rata antara 620 -2000 yen*).

Bus ini beroperasi dari jam 04.30 hingga pukul 01.00 dini hari. Saat tengah malam, bus ini bisa menjangkau berbagai distrik besar mulai dari Akihabara, Ginza, Shinagawa, dan lain-lain. Tapi perlu diketahui jika menjelang tengah malam tarifnya jauh lebih mahal (bisa 2x dari tarif normal).

Trus bagaimana dengan taksi? Wah, saya nggak merekomendasikan taksi kalau nggak kepepet banget. Di siang hari saja tarif taksi dari Bandara Haneda ke Tokyo bisa berkisar antara 5000 yen* hingga 11000 yen*.

Menjelang tengah malam, tarifnya akan naik kira-kira 20%. Wow banget kan? Daripada menghabiskan uang 5000-11000 yen* untuk naik taksi demi tidur beberapa jam di hotel, mengapa tidak tidur di bandara dan menggunakan budget tersebut untuk keperluan lain. Betul nggak?

Semoga informasinya bermanfaat yah!

***

Tips Dan Trik Menginap Di Haneda International Airport (Part 1)

Tips Dan Trik Menginap Di Haneda International Airport (Part 2)

Tips Dan Trik Menginap Di Haneda International Airport (Part 3)

Transit Di Narita, Main Kesini Dulu Yuk!

***

*Harga sewaktu-waktu dapat berubah.

Comments

comments