fbpx
Home Guides Visit Seoul, The Soul Of Asia

Visit Seoul, The Soul Of Asia

Dalam beberapa tulisan kemarin saya sudah mengajak teman-teman untuk jalan-jalan ke Gangnam, sebuah distrik elit di Seoul yang popularitasnya semakin melejit gara-gara lagu Gangnam Style-nya Psy. Dari Gangnam, saya ingin mengajak teman-teman untuk kenalan lebih lanjut dengan Seoul.

Tadinya saya nggak berencana untuk menulis tentang Seoul, karena setelah saya mengintip di website Jalan2, sudah ada banyak sekali informasi tempat wisata yang ada di Seoul. Namun setelah saya pikir-pikir ulang, Seoul, yang notabene adalah ibukota Korea Selatan, nggak melulu hanya berisi obyek wisata saja kok.

Ada beberapa informasi teknis yang harus diketahui oleh wisatawan yang berencana untuk wisata ke Seoul. Selain itu, saya rasa wisatawan sebaiknya perlu mengetahui apa daya tarik utama dari kota tersebut dan apa saja yang bisa ditemukan di Seoul sebelum memutuskan untuk berwisata ke Seoul.

Dengan mengetahui isi dari Seoul, kemungkinan untuk melakukan eksplorasi tempat wisata jauh lebih banyak dibanding mereka yang berpikir “yang penting pergi ke Seoul! Titik!”. Betul nggak?

Seperti biasa, sebelum menulis tentang hal detail, saya lebih suka memberikan gambaran global dulu tentang Seoul. Baru selanjutnya saya akan berbagi informasi detail tentang Seoul, khususnya yang perlu diketahui oleh wisatawan asing. Mari mulai dulu dengan mengenal apa sih Seoul itu?

Sejarah singkat

Seperti yang sudah saya sebut di awal, Seoul merupakan sebuah kota yang menjadi ibukota negara Korea Selatan. Sejarah Seoul sebagai ibukota Korea sudah dimulai sejak 2000 tahun yang lalu sejak kota ini pertama dibentuk pada abad ke-18.

Dulu nama kota ini adalah Wirye-seong (pada era Baekje), dan berganti menjadi Hanju, Namgyeong, Hanseong, Hanyang, Gyeongseong, sebelum kini menjadi Seoul (yang dipercaya berasal dari kata Seorabeol yang artinya ibukota negara).

Sekilas tentang Seoul

Saat ini, Seoul tercatat sebagai kota terbesar di Korea dan Seoul Capital Area (meliputi seluruh wilayah provinsi Gyeonggi dan kota Incheon) diakui sebagai kota metropolitan terbesar ketiga di dunia untuk kategori urban function landmass.

Bagi yang penasaran dengan urutan 1 dan 2, kota metropolitan terbesar di dunia adalah New York Metropolitan Area (luas total 17405 kilometer persegi), disusul oleh Greater Tokyo Area (7800 kilometer persegi) di posisi kedua. Supaya nggak simpang siur, selanjutnya yang saya bahas hanya kota Seoul saja dan bukannya Seoul Capital Area.

Seoul [foto: Ta183ta/wikimedia]
Seoul [foto: Ta183ta/wikimedia]
Seoul [foto: Francisco Anzola/wikimedia]
Seoul [foto: Francisco Anzola/wikimedia]
Seoul [foto: Jimmy McIntyre/wikimedia]
Seoul [foto: Jimmy McIntyre/wikimedia]
Seoul [foto: Jimmy McIntyre/wikimedia]
Seoul [foto: Jimmy McIntyre/wikimedia]
 

Secara administratif, Seoul terbagi atas 25 distrik (dalam bahasa Korea disebut gu) yang areanya bervariasi antara 10 hingga 47 kilometer persegi. Masing-masing distrik tersebut antara lain (berdasarkan alfabet): Dobong, Dongdaemun, Dongjak, Eunpyeong, Gangbuk, Gangdong, Gangnam, Gangseo, Geumcheon, Guro, Gwanak, Gwangjin, Jongno, Jung, Jungnang, Mapo, Nowon, Seocho, Seodaemun, Seongbuk, Seongdong, Songpa, Yangcheon, Yeongdeungpo, dan Yongsan.

Pembagian distrik di Seoul [foto: Ralf/wikimedia]
Pembagian distrik di Seoul [foto: Ralf/wikimedia]

Yang menarik dari Seoul

Obyak wisata yang akan saya highlight hanya yang cukup menonjol saja, dimulai dari wisata sejarah.

Walau statusnya sebagai kota metropolitan, Seoul memiliki banyak spot wisata sejarah. Sebagian diantaranya sudah termasuk dalam UNESCO World Heritage Site seperti Changdeokgung, salah satu istana tua di Seoul.

Istana lainnya yang bisa ditemukan di kota ini adalah Changgyeonggung, Deoksugung, Gyeongbokgung, dan Gyeonghuigung, yang seluruhnya terletak di distrik Jongno dan Jung. Jadi bagi yang tertarik berwisata sejarah, kedua distrik tersebut layak untuk dilirik.

Changgyeonggung [foto: via wikimedia]
Changgyeonggung [foto: via wikimedia]
Deoksugung [foto: Ddol-mang/wikimedia]
Deoksugung [foto: Ddol-mang/wikimedia]
Gyeongbok-gung [foto: Johannes Barre/wikimedia]
Gyeongbok-gung [foto: Johannes Barre/wikimedia]
Gyeonghuigung [foto: Jtm71/wikimedia]
Gyeonghuigung [foto: Jtm71/wikimedia]
 

Selain istana, masih ada beberapa spot wisata sejarah lainnya seperti reruntuhan tembok kota. Ya, dulu Seoul memang dikelilingi tembok untuk melindungi wilayahnya dari serangan pihak lain.

Tembok-tembok yang tersisa (maupun situsnya saja) tetap menarik untuk dikunjungi, seperti Pungnap ToseongMongchon Toseong (saat ini berlokasi di dalam Olympic Park), dan the Fortress Wall of Seoul.

Pungnap Tocheon [foto: Straitgate/wikimedia]
Pungnap Tocheon [foto: Straitgate/wikimedia]
Fortress Wall of Seoul [foto: Gaël Chardon/wikimedia]
Fortress Wall of Seoul [foto: Gaël Chardon/wikimedia]
Fortress Wall of Seoul [foto: Shiwon Cho/wikimedia]
Fortress Wall of Seoul [foto: Shiwon Cho/wikimedia]
Fortress Wall of Seoul [foto: Mark Froelich/wikimedia]
Fortress Wall of Seoul [foto: Mark Froelich/wikimedia]
 

Itu baru wisata sejarahnya saja. Bagi yang suka wisata masa kini, wisatawan bisa memilih untuk melakukan wisata arsitektur, wisata belanja, wisata alam, wisata budaya, dan wisata religi. Untuk wisata arsitektur, di Seoul banyak gedung yang memiliki bentuk arsitektur unik, seperti N Seoul TowerJongno TowerTower PalaceWorld Trade Center SeoulSeoul City Hall, dan banyak lagi.

Salah satu gedung yang sedang dibangun, yaitu Lotte World Tower, digadang-gadang akan menjadi gedung pencakar langit tertinggi dan observation deck tertinggi di dunia saat selesai dibangun pada tahun 2016.

N Seoul Tower [foto: Danleo/wikimedia]
N Seoul Tower [foto: Danleo/wikimedia]
Jongno Tower [foto: Michell Zappa/flickr]
Jongno Tower [foto: Michell Zappa/flickr]
Seoul City Hall [foto: Sam-son/wikimedia]
Seoul City Hall [foto: Sam-son/wikimedia]
Lotte World Tower [foto: Mtfr/wikimedia]
Lotte World Tower [foto: Mtfr/wikimedia]
 

Soal wisata belanja, yang sudah membaca ulasan saya tentang Gangnam dan Gangnam City Tour Bus mungkin sudah bisa membayangkan bahwa kota ini termasuk salah satu kota tujuan belanja.

Namun bukan hanya Gangnam yang memiliki spot untuk wisata belanja seperti Apjugeong Rodeo Street dan Cheongdam-dong, karena area shopping utama di Seoul adalahMyeong-dong yang memiliki banyak butik fashion kelas wahid. Daerah wisata belanja populer lainnya adalah ItaewonSinchon, dan Hongdae.

Namun jika butik papan atas bukan selera Anda, cobalah untuk melirik Dongdaemun Market yang disebut-sebut sebagai pasar terbesar di Seoul. Alternatif lainnya adalah Namdaemun MarketInsa-dong, dan Gyeongdong Market.

Myeong-dong [foto: Kirakirameister/wikimedia]
Myeong-dong [foto: Kirakirameister/wikimedia]
Dongdaemun Market [foto: Feth/wikimedia]
Dongdaemun Market [foto: Feth/wikimedia]
Namdaemun Market [foto: IGEL/wikimedia]
Namdaemun Market [foto: IGEL/wikimedia]
Hongdae [foto: Michaela Den/wikimedia]
Hongdae [foto: Michaela Den/wikimedia]
 

Bagaimana dengan wisata alam? Seoul memiliki beberapa taman yang sayang untuk dilewatkan seperti Namsan ParkChildren’s Grand Park, dan Seoul Olympic Park. Tak hanya taman, kota ini punya banyak spot wisata alam lainnya seperti gunung untuk melakukan hiking. Sedangkan untuk wisata budaya, Seoul memiliki banyak museum.

Konon terdapat lebih dari 100 museum yang terdiri dari museum nasional, museum daerah, dan museum lainnya. Untuk museum nasional, yang dianggap terbaik se-Korea Selatan adalah National Museum of Korea. Museum nasional lainnya yang menarik untuk dikunjungi adalah National Folk Museum.

Tentu saja masih banyak museum asyik lainnya seperti Kimchi Museum dan Simone Handbag Museum. Untuk wisata religi, banyak kuil Konghucu dan gereja Katedral yang menarik dikunjungi di Seoul, seperti Jongmyo Shrine dan Myeongdong Cathedral.

Seoul Children's Grand Park [foto: Integral/wikimedia]
Seoul Children’s Grand Park [foto: Integral/wikimedia]
Seoul Grand Park [foto: Ziggymaster/wikimedia]
Seoul Grand Park [foto: Ziggymaster/wikimedia]
National Museum of Korea [foto: Ian Muttoo/wikimedia]
National Museum of Korea [foto: Ian Muttoo/wikimedia]
National Folk Museum [foto: Julian Fong/wikimedia]
National Folk Museum [foto: Julian Fong/wikimedia]

***

Demikian sekilas info tentang Seoul. Untuk info lainnya, tunggu tulisan-tulisan selanjutnya yah.

***

* Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

 

baca juga :

Yang Gratis-gratis di Seoul Korea Selatan

Wajib Tahu! Aneka Tourist Information Center Di Seoul

Kulineran Di Seoul, Makan Apa?

Comments

comments