fbpx
Home Guides Wah, Ternyata Negara-Negara Tujuan Wisata Populer Ini Tidak Familiar Dengan Bahasa Inggris!

Wah, Ternyata Negara-Negara Tujuan Wisata Populer Ini Tidak Familiar Dengan Bahasa Inggris!

Ada sebuah kepercayaan (dan memang sejak dari masa sekolah kita selalu diajarkan untuk percaya) jika bahasa Inggris adalah bahasa Internasional yang bisa diterima dimanapun. Karenanya, yang paling penting itu belajar bahasa Inggris. Belajar bahasa lain itu nggak penting-penting amat, karena cukup dengan menguasai bahasa Inggris kalian bisa pergi kemanapun dan diterima dimanapun.

Well, faktanya, tahukah teman-teman jika di Planet Bumi ini bahasa Inggris hanya digunakan oleh kira-kira 1,8 milyar orang saja, yang berarti kira-kira hanya digunakan oleh 1/3 populasi manusia. Itu berarti 2/3 nya tidak mengerti bahasa Inggris dan tentu saja itu jumlah yang cukup banyak. Tak percaya?

Gambar peta dunia negara yang menggunakan bahasa Inggris. Warna biru tua menggambarkan negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi, dan warna biru muda menggambarkan negara dimana bahasa Inggris jadi bahasa resmi namun bukan bahasa utama [foto: Shardz/wikimedia]
Gambar peta dunia negara yang menggunakan bahasa Inggris. Warna biru tua menggambarkan negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi, dan warna biru muda menggambarkan negara dimana bahasa Inggris jadi bahasa resmi namun bukan bahasa utama [foto: Shardz/wikimedia]
Peta penyebaran jumlah pengguna bahasa Inggris dalam berbagai negara. Warna hijau tua menggambarkan 80-100% dan secara bertahap gradasi menuju hijau muda menunjukkan prosentase jumlah pengguna 60-80%, 40-60%, 20-40%, dan warna hijau paling muda 0-20% [foto: Wikipedia]
Peta penyebaran jumlah pengguna bahasa Inggris dalam berbagai negara. Warna hijau tua menggambarkan 80-100% dan secara bertahap gradasi menuju hijau muda menunjukkan prosentase jumlah pengguna 60-80%, 40-60%, 20-40%, dan warna hijau paling muda 0-20% [foto: Wikipedia]
Nah, bagi yang masih belum percaya jika bahasa Inggris tidak seinternasional yang dibayangkan, yuk mari mengintip beberapa negara berikut yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa nasionalnya, dan malahan tidak terlalu familiar dengan bahasa Inggris. Namun uniknya, negara-negara berikut termasuk populer sebagai negara tujuan wisata. Berikut daftarnya.

Indonesia

Saya akan mulai dari negara kita tercinta terlebih dulu. Sebagai negara yang memiliki Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, bahasa Inggris memang tidak digunakan secara luas disini. Sekalipun dewasa ini pelajaran Bahasa Inggris sudah mulai diberikan sejak usia Sekolah Dasar (dan bahkan sejak pra-sekolah), tetap saja akan sulit menemukan orang yang dapat berbahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari, khususnya jika melancong ke daerah yang jauh dari pusat keramaian dan juga bukan di pusat kota besar.

Pengecualian jika kalian pergi ke daerah wisata populer seperti Bali yang memang kebanyakan penduduknya (yang hidup dari pariwisata) menguasai beberapa bahasa sekaligus. Walau begitu, siapa yang bisa menyangkal jika Indonesia memang memiliki segudang obyek wisata menarik yang terus saja mengundang wisatawan asing untuk datang kemari.

Pantai Dreamland, Bali [foto: Krismartin/wikimedia]
Pantai Dreamland, Bali [foto: Krismartin/wikimedia]

Jepang

Saat pertama mendengar jika Jepang merupakan negara yang tidak familiar dengan bahasa Inggris, saya sempat tak percaya. Masa iya negara semodern dan juga salah satu negara termaju di dunia ini nggak familiar dengan bahasa Inggris? Pada kenyataannya memang demikian.

Orang Jepang, walau rata-rata akan dengan senang hati membantu wisatawan yang membutuhkan bantuan, mayoritas tidak menguasai bahasa Inggris (dan bahkan menghindar jika ditanya dalam bahasa Inggris). Yang semakin membuat wisatawan kesulitan, adalah karena Jepang memiliki bahasa nasional dan juga huruf tradisional yang khas (yaitu hiragana, katakana, kanji).

Untungnya dewasa ini beberapa petunjuk jalan maupun informasi publik sudah dilengkapi dengan bahasa Inggris, sehingga wisatawan yang hanya bermodalkan bahasa Inggris nggak akan terlalu “buta arah†saat berwisata ke Jepang.

Gunung Fuji di Jepang [foto: Midori/wikimedia]
Gunung Fuji di Jepang [foto: Midori/wikimedia]

Thailand

Thailand juga termasuk salah satu surga wisata di dunia. Seorang blogger traveling bahkan pernah mengatakan, “Coba kalian pejamkan mata dan membayangkan tentang surga. Siapa tahu yang kalian bayangkan adalah Thailand”, untuk menggambarkan betapa indahnya negara Thailand.

Namun, walau di pusat kota dan di berbagai hotel bahasa Inggris cukup bisa diterima, lain halnya jika berwisata ke daerah pinggiran dimana penduduk lokalnya rata-rata tidak menguasai bahasa Inggris. Yang lebih “mantap”, adalah karena harga untuk turis dan penduduk lokal dibuat berbeda, dimana harga untuk penduduk lokal ditulis dalam bahasa Thai, sementara warga asing biasanya mendapat harga yang lebih mahal.

Maya Beach, Thailand [foto: Diego Delso/wikimedia]
Maya Beach, Thailand [foto: Diego Delso/wikimedia]

Vietnam

Vietnam juga termasuk salah satu negara populer untuk wisata yang tidak terlalu familiar dengan bahasa Inggris. Di pusat informasi wisata, mungkin ada beberapa yang bisa menguasai sedikit bahasa Inggris. Namun diluar itu, khususnya di daerah pinggiran, akan sangat jarang menemukan orang yang bisa berbahasa Inggris.

Lanskap Tam Coc, Vietnam [foto: [Tycho], shansov.net/wikimedia]
Lanskap Tam Coc, Vietnam [foto: [Tycho], shansov.net/wikimedia]

Cina (kecuali Hong Kong dan Macau)

Sudah jadi rahasia umum jika penduduk Cina (kecuali Hong Kong dan Macau yang memang rata-rata fasih berbahasa Inggris) rata-rata tidak menguasai bahasa Inggris. Bahkan di kota-kota besar seperti Tibet, Yunnan, dan Xian, bahasa Inggris kurang familiar disana (dan bagian yang paling menyulitkan adalah karena bahasa Cina ditulis dalam huruf Cina yang sulit dibaca oleh orang asing!).

Namun bukan tak mungkin kalian akan menemukan orang yang dapat berbahasa Inggris 1-2 patah kata jika berwisata ke kota besar, walaupun tetap saja jangan berharap lebih jika berwisata ke daerah pinggiran.

Air terjun Jiulong di Yunnan, Cina [foto: Zhangmoon618/wikimedia]
Air terjun Jiulong di Yunnan, Cina [foto: Zhangmoon618/wikimedia]

Eropa

Eropa termasuk salah satu destinasi wisata populer, khususnya bagi yang mencari wisata romantis seperti pengantin baru yang sedang berbulan madu. Namun ternyata sebagian negara di Eropa memiliki bahasa masing-masing dan ada juga yang tidak terlalu familiar dengan bahasa Inggris, terutama di wilayah Eropa Barat seperti Rusia dan Prancis.

Di beberapa negara, bahasa yang lebih familiar digunakan antara lain bahasa Prancis, Jerman, maupun Spanyol. Namun tak perlu khawatir karena kalian masih akan cukup mudah menemukan mereka yang dapat berbahasa Inggris di wilayah Eropa barat (terutama karena orang-orang di wilayah tersebut masih mau berusaha untuk bicara dalam bahasa Inggris sekalipun mereka tidak terlalu bisa).

 

Itu baru sebagian negara populer saja yang saya sebut disini. Mungkin teman-teman ada yang mau menambahkan daftar negara tujuan wisata populer yang kurang familiar dengan bahasa Inggris? Namun, walau banyak negara kurang familiar dengan bahasa Inggris, jangan takut untuk pergi berwisata ke negara-negara tersebut. Masih banyak kok tips dan trik untuk mengatasi halangan bahasa, yang kapan-kapan akan saya tulis dalam kesempatan terpisah.

***

*Foto-foto, kecuali foto 01 dan 02, diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

 

baca juga :

Jalan-Jalan Ke Jepang: Tips Bahasa Jepang Untuk Turis

Hal-Hal Berikut Ini Kerap Menggagalkan Rencana Traveling Kita

Percaya atau Nggak, 18 Mitos Traveling Ini Sering Banget Menyesatkan (Calon) Wisatawan Lho! Gimana…

Comments

comments