Suka ngopi? Suka kongkow cantik di tempat yang lagi hits? Suka narsis di Instagram? Maka kalian perlu banget mengunjungi aneka coffee shop di Bandung berikut ini.

Sudah sejak lama Bandung dikenal sebagai kota yang memiliki banyak tempat nongkrong asyik. Semenjak tren coffee shop menjamur dan Instagram menjadi salah satu media sosial yang paling digandrungi oleh berbagai kalangan, Bandung pun kaya akan berbagai coffee shop yang nggak hanya menawarkan kopi enak; namun juga memiliki suasana yang Instagramable.

Beberapa diantaranya bisa kalian temukan dalam artikel berikut ini: Nggak Sekedar Memanjakan Lidah, Beberapa Tempat Ngopi di Bandung Ini Juga Kece Badai Untuk Feed Instagrammu. Namun jika masih belum cukup, simak yuk beberapa rekomendasi coffee shop Instagramable lainnya yang bakalan bikin feed Instagrammu cetar membahana badai.

*             *             *             *             *

1. Mimiti Coffee, Saat Arsitektur Memukau Para Pecinta Kopi

Mimiti Coffee, via instagram.com/vieasano
Mimiti Coffee, via instagram.com/vieasano

Coffee shop dengan interior bergaya urban, industrial, atau bahkan vintage, selalu mampu menarik Instagrammer yang juga penikmat kopi. Maklum, konsep-konsep seperti itu memang bakalan terlihat keren di feed Instagram, dan layak disebut Instagramable. Namun jika kalian mengunjungi Mimiti Coffee, kalian akan menemukan sebuah coffee shop dengan konsep arsitektur yang lain daripada lainnya. Kira-kira apa yang bikin unik ya?

Pintu masuk ke Mimiti Coffee, via instagram.com/vieasano
Pintu masuk ke Mimiti Coffee, via instagram.com/vieasano

Coffee shop yang terletak di bilangan Jalan Setiabudhi ini memang unik. Saat coffee shop lain berlomba-lomba menata interiornya dengan berbagai pernak-pernik Instagramable, Mimiti Coffee ini justru tampil polos dan apa adanya; khas arsitektur modern-minimalis-kontemporer.

Interiornya nyaris tanpa dekorasi yang berlebih, dengan dinding beton ekspos (atau material menyerupai beton) berwarna abu-abu. Namun ruangan dalam tidak terasa membosankan karena pengaruh penggunaan dinding kaca, yang membuat cahaya matahari masuk secara maksimal ke dalam bangunan.

Interior Mimiti Coffee, via instagram.com/vieasano
Interior Mimiti Coffee, via instagram.com/vieasano

Menariknya, area duduk di bagian dalam coffee shop tidak terlalu banyak. Justru mayoritas tempat duduk terletak di ruang luar (outdoor) yang juga ditata dengan dominasi unsur beton. Untuk mengatasi masalah kebisingan (karena coffee shop ini posisinya tepat di tikungan jalan), Mimiti Coffee memutar aneka lagu dengan volume yang cukup keras.

Ngomong-ngomong, ruang outdoor di coffee shop ini menjadi favorit para tamu lho. Terdapat beberapa spot yang cukup Instagramable disana, jadi kalian bisa foto-foto cantik di sela waktu menikmati makanan dan minuman.

Ruang outdoor yang Instagramable, via instagram.com/vieasano
Ruang outdoor yang Instagramable, via instagram.com/vieasano

Untuk makanan dan minuman, coffee shop ini hanya menjual makanan ringan saja seperti pie dan brownies. Rata-rata harga snack-nya dibandrol dengan harga 20-25 ribuan/potong. Sedangkan untuk minuman, tersedia aneka jenis kopi dan non-kopi. Sayangnya coffee shop ini nggak menjual house blend maupun single origin.

Menu dalam foto ini: Hot Cappucino, Americano, Cinnamon Roll (atau bread?), dan Quiche, via instagram.com/vieasano
Menu dalam foto ini: Hot Cappucino, Americano, Cinnamon Roll (atau bread?), dan Quiche, via instagram.com/vieasano

Sebagai tambahan informasi, di pintu masuk Mimiti Coffee ini terdapat sebuah taksi Jepang. Taksi ini menjadi salah satu spot yang juga mencuri perhatian para Instagramers karena desainnya yang khas.

Sedangkan di dalam coffee shop terdapat sebuah distro mungil. Dan, jika kalian membawa mobil pribadi, tersedia layanan valet karena area parkir di coffee shop ini terbatas.

Taksi Jepang, via instagram.com/vieasano
Taksi Jepang, via instagram.com/vieasano

Alamat: Jalan Karangsari no.1, Sukajadi, Bandung 40161
Jam operasional: 08.00-20.00

Ambience: 4/5
Food: 2.5/5
Drink: 3.5/5
Service: 3/5
Price: mulai dari IDR20000-40000 (makanan dan minuman)
Toilet: 3/5
Payment methods: tunai/debit

Berkunjung kesini tanggal: 14 September 2016
Apa saya akan re-visit tempat ini lagi? YES.
Apa saya akan merekomendasikan tempat ini? YES.

*             *             *             *             *

2. Walau Agak Nyempil, Perjuangan Mencapai Eugene the Goat Sebanding dengan Suasana yang Ditawarkan.

Eugene the Goat, via instagram.com/vieasano
Eugene the Goat, via instagram.com/vieasano

Nama Eugene the Goat mungkin tak terlalu santer terdengar di berbagai rekomendasi tempat ngopi keren di Bandung. Hal tersebut mungkin saja karena lokasinya yang memang agak nyempil dan cukup sulit dicari, kecuali jika kalian terbiasa menjelajah daerah di sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra dan Cukang Kawung.

Maklum, akses termudah menuju tempat ngopi ini memang melalui Jalan Cukang Kawung yang ukurannya pas untuk dua mobil, tidak terlalu mulus di beberapa bagiannya, dan agak menanjak. Jika menggunakan kendaraan, kalian memerlukan waktu kira-kira 10 menitan dari TMP Cikutra. Cukup nyempil, kan?

Suasana di Eugene the Goat, via instagram.com/vieasano
Suasana di Eugene the Goat, via instagram.com/vieasano

Namun percaya deh, Eugene the Goat ini layak banget untuk diperjuangkan. Coffee shop yang menjadi bagian dari fasilitas Clove Garden Hotel ini memiliki suasana yang mungkin akan sulit kalian temukan dari tempat ngopi lainnya.

Area makannya tidak dibatasi dinding sama sekali, dengan pilihan view terbaik menghadap ke arah lembah. Jika kebetulan angin bertiup cukup kencang, siap-siap saja menggigil kedinginan. Serius! Apalagi jika kalian berkunjung ke tempat ini di waktu sore maupun menjelang malam. Nggak percaya?

Suasana di Eugene the Goat, via instagram.com/vieasano
Suasana di Eugene the Goat, via instagram.com/vieasano

Trus gimana dengan menu makanan dan minumannya?

Eugene the Goat menawarkan aneka menu kopi dan non-kopi, serta panganan ringan seperti aneka croissant dan roti. Banyak yang bilang kalau Banana Bread di coffee shop ini adalah salah satu yang terenak di Bandung.

Namun bagi saya pribadi, croissant di coffee shop ini juaranya. Rotinya renyah diluar namun lembut di dalam. Beberapa kali mencoba croissant-nya (aneka varian), selalu saja ingin kembali ke sana untuk mencicipi varian lainnya lagi.

Menu dalam foto ini: Affogato, Matcha Latte, dan Nutella Banana Croissant, via instagram.com/vieasano
Menu dalam foto ini: Affogato, Matcha Latte, dan Nutella Banana Croissant, via instagram.com/vieasano

Tips:

Alamat: Jalan Awiligar Raya I no.2, Cibeunying, Cimenyan, Bandung 40191
Jam operasional: 08.00-22.00

Ambience: 4/5
Food: 3/5
Drink: 3.5/5
Service: 3/5
Price: dibawah IDR100000 (makanan dan minuman)
Toilet: 4/5
Payment methods: tunai/debit

Berkunjung kesini tanggal: Juli 2016 (1st visit), Agustus 2016 (3rd visit)
Apa saya akan re-visit tempat ini lagi? YES.
Apa saya akan merekomendasikan tempat ini? YES.

*             *             *             *             *

3. Nggak Sekedar Menawarkan Suasana Tenang, Fortunate Coffee Juga Punya Menu Vegan yang Enak-enak Lho.

Fortunate Coffee, via dok.pribadi/2016
Fortunate Coffee, via dok.pribadi/2016

Fortunate Coffee termasuk salah satu coffee shop yang relatif jarang ditemukan dalam berbagai rekomendasi tempat nongkrong keren di Bandung. Saya pun secara kebetulan menemukan tempat ini saat tengah mengambil jalan pintas lewat Jalan Kebon Sirih (yang harusnya hanya boleh di akses oleh penghuni setempat).

Saat pertama melihat eksterior coffee shop ini, otomatis saya langsung memasukkan tempat ini dalam list yang wajib dikunjungi – walau realitanya baru bisa mampir ke Fortunate Coffee beberapa minggu kemudian.

Interior, via instagram.com/vieasano
Interior, via instagram.com/vieasano

Coffee shop yang satu ini punya ambience yang cukup unik. Di area outdoor-nya kita bisa melihat tempat duduk dan meja yang terbuat dari drum bekas. Begitu masuk ke area dalam, nuansa tenang dan dramatis cukup terasa di coffee shop ini. Terdapat beberapa spot yang cukup Instagramable, salah satunya seperti yang bisa dilihat dalam foto berikut ini.

Interior, via instagram.com/vieasano
Interior, via instagram.com/vieasano

Untuk menu, diluar dugaan ternyata coffee shop ini hanya menyajikan menu vegan saja. Mulai dari makanan berat hingga roti, semua dibuat tanpa unsur protein hewani sama sekali. Sebagai karnivora, saya sempat ragu.

Memangnya enak ya menu tanpa daging? Namun setelah mencicipi beberapa menu di Fortunate Coffee (dalam dua kali kunjungan), ternyata menu-menu vegan bisa terasa lezat di lidah lho. Rotinya pun enak banget, terasa fresh karena selalu dibuat baru setiap harinya.

Nasi Goreng Fortunate, via instagram.com/vieasano
Nasi Goreng Fortunate, via instagram.com/vieasano

Must try di Fortunate Coffee:

– Cobain kopi single origin-nya.
– Cicipi menu Nasi Goreng Fortunate. Nasi gorengnya warna hijau, dan rasanya ringan di lidah.
– Beli rotinya.

Roti dan V60, via dok.pribadi/2016
Roti dan V60, via dok.pribadi/2016

Alamat: Jalan Kebon Sirih no.21 A, Bandung
Jam operasional: 10.00-21.00

Ambience: 4/5
Food: 4/5
Drink: 4/5
Service: 4/5
Price: mulai dari IDR10000 (food) dan IDR20000 (drink)
Toilet: 4/5
Payment methods: tunai/debit

Berkunjung kesini tanggal: Agustus 2016 (1st & 2nd visit)
Apa saya akan re-visit tempat ini lagi? YES.
Apa saya akan merekomendasikan tempat ini? YES.

*             *             *             *             *

4. Cari Tempat Nongkrong Asyik di Ciumbuleuit? Ke Jack Runner Roastery Aja!

Jack Runner Roastery, via instagram.com/vieasano
Jack Runner Roastery, via instagram.com/vieasano

Jalan Ciumbuleuit memang memiliki banyak spot nongkrong keren. Maklum, di jalan tersebut ada salah satu kampus favorit di Kota Bandung. Otomatis di sekitar Jalan Ciumbuleuit bertaburan aneka fasilitas, mulai dari rumah kos hingga tempat gaul.

Mesin kopi di Jack Runner Roastery, via dok.pribadi/2016
Mesin kopi di Jack Runner Roastery, via dok.pribadi/2016

Namun jika kalian mengaku sebagai pecinta kopi dan mencari tempat ngopi enak di Ciumbuleuit, nama Jack Runner Roastery ini wajib masuk dalam daftar teratas untuk dikunjungi. Coffee shop ini me-roasting sendiri biji kopinya, sehingga kalian akan selalu bisa dapat kopi dengan cita rasa yang fresh.

Di coffee shop ini pun ada beberapa beans yang sulit didapat di tempat lain, dan rasanya dewa banget! Poin plus lainnya, barista-nya enak diajak ngobrol tentang kopi dan bisa men-suggest menu yang cocok untuk mood pelanggan.

Interior, via dok.pribadi/2016
Interior, via dok.pribadi/2016

Seandainya pun kalian nggak terlalu suka ngopi, suasana di Jack Runner Roastery ini cukup asyik untuk dinikmati. Interiornya didominasi oleh unsur kayu yang hangat, dengan pernak-pernik unik di berbagai sudutnya. Di coffee shop ini pun terdapat rak buku mungil, walau saya sendiri nggak sempat lihat-lihat ke spot itu.

Interior, via dok.pribadi/2016
Interior, via dok.pribadi/2016

Untuk menu, rata-rata menu yang ditawarkan adalah western food. Sayangnya waktu kunjungan tersebut ada beberapa menu yang kosong, jadi saya hanya memesan menu yang available saja. Berikut penampakan salah satu menu yang dipesan waktu itu:

Penampakan menu, via dok.pribadi/2016
Penampakan menu, via dok.pribadi/2016

Note:
– Jack Runner Roastery memiliki barista class, lho. Kalian yang bercita-cita jadi barista bisa mempertimbangkan untuk ikutan kelas ini.
– Tempat parkir mobil sangat sedikit. Disarankan pakai motor atau kendaraan umum, atau siap-siap saja parkir di pinggir jalan.

Alamat: Jalan Ciumbuleuit no.42, Hegarmanah, Cidadap, Bandung 40141
Jam operasional: 10.00-23.00

Ambience: 4/5
Food: 3.5/5
Drink: 4/5
Service: 3.5/5
Price: IDR18000-60000 (makanan dan minuman)
Toilet: 3.5/5
Payment methods: tunai/debit

Berkunjung kesini tanggal: 4 September 2016
Apa saya akan re-visit tempat ini lagi? YES.
Apa saya akan merekomendasikan tempat ini? YES.

*             *             *             *             *

5. Back Alley Coffee & Kitchen, Bagi Kalian yang Ingin Ngopi di Ruangan Bertema Industrial.

Back Alley Coffee & Kitchen, via facebook.com/vieasano
Back Alley Coffee & Kitchen, via facebook.com/vieasano

Lagi-lagi saya menemukan tempat ini secara nggak sengaja, karena coffee shop ini lokasinya dekat banget dengan dokter yang akan saya kunjungi. Untuk membunuh waktu menunggu hingga jam kontrol yang disepakati, kami pun nongkrong cantik dulu di Back Alley Coffee & Kitchen.

Coffee shop ini berada satu lokasi dengan Triple Seven Bed & Breakfast. Tepatnya, Back Alley Coffee & Kitchen berlokasi di lantai 2 b&b tersebut. Kalian bisa menggunakan tangga yang ada di luar b&b untuk mencapai Back Alley Coffee & Kitchen.

Interior, via facebook.com/vieasano
Interior, via facebook.com/vieasano

Coffee shop ini dirancang dengan nuansa industrial yang Instagramable. Nggak heran sewaktu saya berkunjung ke tempat ini, banyak muda-mudi yang asyik banget berpose di beberapa sudut coffee shop. Back Alley Coffee & Kitchen ini juga memiliki beberapa spot dengan dekorasi yang unik, yang memang keliatan keren saat ditambahkan efek filter Instagram.

Tempat duduk yang ada diluar coffee shop (smoking area), via facebook.com/vieasano
Tempat duduk yang ada diluar coffee shop (smoking area), via facebook.com/vieasano

Ada yang unik saat kami akan memesan makanan. Sebelum order, kasirnya sempat bertanya apakah kami muslim atau bukan. Tenang, bukan berarti kasirnya rasis kok. Ternyata itu karena menu-menu di Back Alley Coffee & Kitchen ini terdiri dari menu halal dan non-halal.

Katanya sih alat masaknya memang dipakai untuk memasak kedua jenis menu tersebut, walau selalu dicuci lebih dulu. Namun jika kalian (terutama muslim/muslimah) tidak terlalu yakin, boleh kok tanya-tanya dulu pada kasir yang bertugas menu mana yang aman dipesan untuk muslim/muslimah.

Berikut penampakan menu yang kami pesan waktu itu. Perhatikan presentasinya yang lucu dan unik, khususnya pada alas makannya.

Menu dalam foto ini: Cinnamon French Toast Bites, Ice Caramel Machiato, dan V60, via facebook.com/vieasano
Menu dalam foto ini: Cinnamon French Toast Bites, Ice Caramel Machiato, dan V60, via facebook.com/vieasano
Menu dalam foto ini: Pitch Black Burger, via facebook.com/vieasano
Menu dalam foto ini: Pitch Black Burger, via facebook.com/vieasano

Tambahan informasi:

Back Alley Coffee & Kitchen menggunakan beans dari Jack Runner Roastery. Jadi jangan heran kalau cita rasa kopi di tempat ini hampir sama seperti yang bisa kalian temukan di Jack Runner Roastery.

Alamat: Jalan Pesantren Wetan 20 (Pandu), Bandung
Jam operasional: 08.00-22.00

Ambience: 3.5/5
Food: 4/5
Drink: 4/5
Service: 4/5
Price: dibawah IDR100000 (makanan dan minuman)
Toilet: 4/5
Payment methods: tunai/debit

Berkunjung kesini tanggal: 17 Oktober 2016
Apa saya akan re-visit tempat ini lagi? YES.
Apa saya akan merekomendasikan tempat ini? YES.

*             *             *             *             *

6. Ingin Ngopi Sambil Lihat Demonstrasi Kecil? Mampir ke G’ Food & Coffee Factory Ya!

G’ Food & Coffee Factory, via instagram.com/vieasano
G’ Food & Coffee Factory, via instagram.com/vieasano

Bandung kaya akan coffee shop yang Instagramable. Namun jika kalian ingin nongkrong di tempat yang lebih dari sekedar menawarkan suasana, masukkan G’ Food & Coffee Factory dalam list must visit coffee shop di Bandung.

Suasana di sekitar meja bar, via facebook.com/vieasano
Suasana di sekitar meja bar, via facebook.com/vieasano

G’ Food & Coffee Factory ini terletak di DIPA Junction, jalan Aria Jipang. Untuk mencapai coffee shop ini kalian memerlukan waktu 2-5 menit berkendara dari Gedung Sate maupun dari Dago Bawah. Kami pertama kali tahu tentang tempat ini dari sebuah liputan stasiun televisi.

Kabarnya, di G’ Food & Coffee Factory ini para pengunjung nggak hanya sekedar bisa pesan kopi seperti di tempat lain. Namun, kita juga bisa melihat demonstrasi penyajian kopi yang dilakukan di masing-masing meja. Wah, bikin penasaran kan?

Interior di lantai 2, via facebook.com/vieasano
Interior di lantai 2, via facebook.com/vieasano

Setelah dikonfirmasi langsung, ternyata informasi itu benar adanya. Untuk beberapa jenis minuman kopi, penyajian memang langung dilakukan di meja pengunjung. Dengan kata lain, kita berkesempatan untuk melihat demo yang dilakukan oleh waiter/waitress/barista yang tengah bertugas. Kita juga boleh tanya-tanya tentang proses yang akan dilakukan, sehingga bisa menambah wawasan tentang dunia perkopian. Asyik banget ya!

Seorang barista tengah menyiapkan demonstrasi pembuatan V60 cold brew, via facebook.com/vieasano
Seorang barista tengah menyiapkan demonstrasi pembuatan V60 cold brew, via facebook.com/vieasano

Untuk menu, G’ Food & Coffee Factory ini memiliki varian menu yang cukup lengkap, mulai dari appetizer hingga dessert. Menunya terdiri dari kombinasi menu western dan lokal. Mau tahu bagian asyiknya? Walau tempatnya terbilang keren, harga menu di coffee shop ini terbilang wajar. Untuk menu minumannya saja dimulai dari 12 ribuan, sementara makanannya dimulai dari 21 ribuan (belum termasuk pajak). Relatif bersahabat kan?

Menu dalam foto ini: Ayam Taliwang (disajikan dengan nasi, kerupuk, dan pecel), via facebook.com/vieasano
Menu dalam foto ini: Ayam Taliwang (disajikan dengan nasi, kerupuk, dan pecel), via facebook.com/vieasano
Menu dalam foto ini: Black Avocado Coffee, via facebook.com/vieasano
Menu dalam foto ini: Black Avocado Coffee, via facebook.com/vieasano

Saya mengunggah video demo pembuatan V60 cold brew (beans yang digunakan: Mandailing) dalam akun Instagram saya. Video tersebut bisa dilihat disini (klik link).

Alamat: Jalan Aria Jipang no 1-3, DIPA Junction, Bandung 40115
Jam operasional: 10.00-23.00

Ambience: 3/5
Food: 4/5
Drink: 4/5
Service: 4/5
Price: mulai dari IDR21000 (makanan) dan IDR12000 (minuman)
Toilet: 2/5
Payment methods: tunai/debit

Berkunjung kesini tanggal: 5 November 2016
Apa saya akan re-visit tempat ini lagi? YES.
Apa saya akan merekomendasikan tempat ini? YES.

 

baca juga :

Panduan Wisata Lembang Untuk Pemula: Mengenal Primadona Wisata Bandung Raya

Menyusuri Aroma Kolonial di Kota Kembang Bandung dalam Waktu Sehari Saja? Bisa Banget!

Hal-hal Senilai 20 Ribu-an (Bahkan Kurang) yang Bisa Kalian Dapatkan di Bandung

Comments

comments