Di setiap negara, pasti ada saja sebuah jalan yang memiliki pemandangan eksotis dan indah, maupun unik, yang akhirnya populer sebagai sebuah destinasi wisata. Begitu juga dengan Jepang. Negara ini juga memiliki beberapa jalan setapak yang fenomenal dan akhirnya populer hingga ke manca negara. Dimanasajakah aneka jalan tersebut? Berikut daftarnya:

1. Menelusuri lorong Sakura di Philosopher’s Path di Kyoto

Philosopher's path, Kyoto. Foto: blog.viajeglobal
Philosopher’s path, Kyoto. Foto: blog.viajeglobal

Jalan ini merupakan salah satu jalan yang paling fenomenal di Kyoto, bersama dengan Arashiyama Bamboo Forest yang ada di point nomor 2. Philosopher’s Path (atau Tetsugaku-no-michi) ini merupakan sebutan untuk sebuah jalan setapak yang menyusuri kanal Danau Biwa.

Nama tempat ini konon diambil dari Kitaro Nishida, seorang profesor di Universitas Kyoto yang konon suka berjalan-jalan melalui jalan setapak ini sambil memikirkan berbagai hal secara mendalam.

Tapi, bukan faktor sejarahnya yang membuat jalan ini terkenal. Philosopher’s Path ini ditumbuhi oleh pohon Sakura di sepanjang sisinya, sehingga saat musim semi tiba dan bunga Sakura bermekaran, kalian akan seperti tengah menembus lorong Sakura.

Namun diluar musim semi pun tempat ini masih tetap menyajikan pesona lain yang tak kalah indahnya. Dan bagian yang paling asyik, adalah karena Philosopher’s Path ini menghubungkan beberapa obyek wisata ternama di Kyoto, mulai dari Ginkaku-ji TempleEikando Temple, dan Nanzenji Temple.

 

2. Mendengar gemerisik nyanyian bambu di Arashiyama Bamboo Forest, Kyoto

Arashiyama Bamboo Forest. Foto: smilepost
Arashiyama Bamboo Forest. Foto: smilepost

Jalan ini tak hanya populer di Kyoto, namun juga menarik perhatian wisatawan manca negara. Itu karena hutan bambu yang kerap disebut juga dengan sebutan Sagano Bambo Forest dan Arashiyama-Sagano Bamboo Path ini juga kerap dijadikan wallpaper desktop. Jika kalian berwisata ke Kyoto, jalan ini jelas menjadi salah satu jalan yang wajib untuk dikunjungi, baik dengan berjalan kaki maupun sambil naik jinrikisha (alias becak Jepang).

 

3. Melintasi lorong penuh warna di Wisteria Flower Tunnel, Kitakyushu

Mungkin kalian pernah melihat lorong bunga ini di berbagai website, namun tak sedikit yang hanya memuat fotonya tanpa menuliskan keterangan tentang lokasi dari lorong bunga ini. Tempat ini berlokasi di Kawachi Fuji Garden, di kota Kitakyushu, Fukuoka. Jaraknya kira-kira 6 jam perjalanan dari Tokyo (menurut Google Maps) menggunakan shinkansen.

Di taman tersebut terdapat lebih dari 150 tanaman wisteria yang terdiri dari 20 jenis. Lorong ini paling keren dikunjungi pada akhir April hingga pertengahan Mei. Pada saat itu, kalian akan dapat melihat bunga Wisteria yang beraneka warna, mulai dari warna ungu, merah muda, putih, biru, dan banyak lagi.

Wisteria tunnel yang penuh warna. Foto: coca
Wisteria tunnel yang penuh warna. Foto: coca

4. Menikmati keindahan pesona jalanan di Hitachi Seaside Park di semua musim

Berjalan di tengah birunya lautan bunga baby-blue di Hitachi Seaside Park. Foto: girlschannel
Berjalan di tengah birunya lautan bunga baby-blue di Hitachi Seaside Park. Foto: girlschannel

Saya pernah mendapat order istimewa dari seorang klien yang minta dibuatkan itinerary ke Hitachi Seaside Park. Padahal rangkaian itinerary dari klien berkisar di Osaka, Kyoto, dan Tokyo, yang berarti prefektur Ibaraki (tempat Hitachi Seaside Park berada) tidak termasuk dalam daftar wisata. Namun klien tersebut sengaja bela-belain pergi ke Ibaraki yang berjarak kira-kira 1,5 jam dari Tokyo. Hasilnya? Semua puas dan merekomendasikan tempat ini untuk dikunjungi oleh siapa saja.

Hitachi Seaside Park ini memang keren. Taman publik seluas 190 hektar ini dipenuhi dengan beragam bunga yang mekar sepanjang tahun. Salah satu pemandangan ikonik dari taman ini adalah pemandangan ladang bunga baby-blue (nemophilas), hamparan bunga tulip, dan semak-semak yang berubah warna menjadi merah tua.

 

5. Indah dan menakjubkan! Lorong torii di Fushimi Inari Taisha, Kyoto

Dua gadis ber-kimono menyusuri senbon torii di Fushimi Inari Taisha. Foto: kay
Dua gadis ber-kimono menyusuri senbon torii di Fushimi Inari Taisha. Foto: kay

Satu lagi jalan ikonik yang berlokasi di Kyoto dan kerap dijadikan wallpaper desktop. Jika kalian pernah melihat film Memoirs of Geisha yang booming beberapa tahun silam, kalian mungkin mengingat adegan saat sang tokoh utama berlari melintasi lorong yang dibentuk oleh torii (=gerbang kuil) berwarna merah.

Tempat tersebut betul-betul ada (disebut sebagai senbon torii), dan berlokasi di Fushimi Inari Taisha. Kuil ini dapat dikunjungi secara cuma-cuma lho. Jadi bagi yang ingin mencoba merasakan sensasi berjalan menembus ratusan (bahkan ribuan) torii, berkunjunglah ke kuil Fushimi Inari Taisha saat berada di Kyoto.

 

6. Hanyut dalam keheningan mistis di Kumano Kodo, Kumano

Kumano Kodo. Foto: cnn
Kumano Kodo. Foto: cnn

Jalan setapak yang satu ini sebetulnya merupakan suatu rangkaian jalan di rute ziarah yang terdapat di wilayah Kansai. Jalan di Kumano Kodo ini menghubungkan beberapa wilayah suci di Kii Peninsula, antara lain Kumano Sanzan (yang terdiri dari Hongu Taisha, Hayatama Taisha, dan Nachi Taisha), dengan Gunung Koya (atau Koya-san) dan Gunung Omine.

Jadi jangan heran jika rute ini banyak menembus hutan, dan memiliki atmosfir yang sangat tenang dan mistis. Sayangnya beberapa rute kini sudah tersentuh modernisasi. Jadi jika kalian berencana untuk hikingdan menikmati kesunyian di jalur ini, jangan lupa untuk meneliti lebih lanjut rute mana saja yang cukup mudah untuk dilalui dan masih terjaga suasananya.

Magose pass di Kumano Kodo. Foto: pref.mie.lg
Magose pass di Kumano Kodo. Foto: pref.mie.lg

7. Cape Kamui dan jalan yang berujung di lautan

Cape Kamui. Foto: 663Highland/commons.wikimedia
Cape Kamui. Foto: 663Highland/commons.wikimedia

Hokkaido yang berada di sisi utara Jepang boleh saja terkenal sebagai negeri salju. Namun pulau sekaligus prefektur di Jepang ini juga memiliki beberapa tempat yang menawarkan pemandangan yang eksotis, dengan jalan setapak yang melalui tempat-tempat eksotis tersebut. Salah satunya adalah Cape Kamui yang terletak di Shakotan Peninsula, sebelah barat Hokkaido.

Untuk mencapai tempat ini, kalian hanya dapat menggunakan mobil maupun bus. Namun setelah tiba disana, kalian pasti akan melupakan segala lelah di perjalanan karena keindahan pemandangan disekitarnya, yang bisa kalian lihat dalam foto di atas. Jika berminat datang ke tempat ini, salah satu waktu terbaik adalah di musim panas, yaitu saat rumput mulai menghijau dan laut terlihat begitu biru.

 

Dari sekian banyak jalan di atas, mana yang paling indah menurut kalian? Dan mana yang paling ingin kalian lalui?

Comments

comments