Seperti biasa, setelah mengulas tentang sebuah musim secara global, saya akan mengulas aneka festival yang ada di musim tersebut. Berhubung kemarin sudah ada intro tentang musim gugur di Korea Selatan, jadi pada tulisan ini saya akan mulai membahas aneka festival musim gugur yang diawali dari bulan September.

Note:

Seperti biasa, ada kemungkinan tanggal pelaksanaan event dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu double check sebelum memutuskan memasukkan event tersebut dalam itinerary wisata.

September 2014 (tentatif)
  • Busan Biennale

Lokasi: Busan Museum of Art
Alamat: 58, APEC-ro, Haeundae-gu, Busan
Akses: 100 meter dari Exit 5 di Stasiun Busan Museum of Art (via Busan Subway Line 2)
Harga tiket: KRW4000* (usia 7-18 tahun), KRW7000* (usia 19-64 tahun), KRW15000* (untuk keluarga dengan 2 dewasa dan 2 anak dibawah 18 tahun)
Waktu pertunjukan: 10.00-20.00 (penjualan tiket terakhir pukul 19.00)

Pameran seni berskala besar ini bertujuan untuk mempromosikan karya seni lokal ke kancah internasional, serta mempromosikan seni modern ke daerah sekitarnya. Festival ini rutin digelar setiap 2 tahun sekali dan selalu melibatkan puluhan artis baru maupun artis ternama.

5-9 September
  • Wonju Hanji Festival

Lokasi: Gangwon-do Wonju-si Hanji Theme Park area
Alamat: 151, Hanjigongwon-gil, Wonju-si, Gangwon-do
Akses: Dari Dong Seoul Bus Terminal, naik intercity bus menuju Wonju. Dari Wonju Intercity Bus Terminal, naik taksi ke Hanji Theme Park.
Harga tiket: KRW2000* (dewasa), KRW1000* (anak-anak)

Ada yang tahu apa itu hanjiHanji merupakan kertas tradisional khas Korea. Jadi Wonju Hanji Festival ini jelas merupakan sebuah festival bertema hanji yang diadakan di daerah Wonju, yang populer sebagai produsen hanji. Poin menariknya, di festival ini terdapat lebih dari 100 event (termasuk program dan pertunjukan) sehingga pengunjung dijamin tidak akan merasa bosan dengan acara festival.

5-14 September 2014
  • Pyeongchang Hyoseok Cultural Festival

Lokasi: Pyeongchang-gun Bongpyeong-myeon Culture Village
Alamat: 583-1, Pyeongchon-ri, Bongpyeong-myeon, Pyeongchang-gun, Gangwon-do
Akses: naik intercity bus ke Jangpyeong Intercity Bus Terminal. Dari sana, lanjut naik local bus yang menuju ke Bongpyeong atau naik shuttle bus ke Phoenix Park.

Pernah mendengar nama Lee Hyo-seok? Beliau adalah penulis novel populer “When Buckwheat Flowers Bloom”. Nah, festival ini diadakan dengan tujuan untuk menghormati sang penulis yang memang lahir di Bongpyeong. Konsep festivalnya sendiri adalah mengajak pengunjung untuk mengenal keindahan Bongpyeong (yang ditampilkan dalam novel-novel Lee Hyo-seok) melalui berbagai kompetisi ringan, parade kostum, wisata kuliner, dan tentu saja tur menjelajah Bongpyeong.

6 – 9 September
  • Geumsan Insam (Ginseng) Festival

Lokasi: Geumsan Ginseng Museum and the Ginseng & Herb Street
Alamat: 30, Insamgwangjang-ro, Geumsan-eup, Geumsan-gun, Chungcheongnam-do
Akses: dari Seoul Express Bus Terminal, naik intercity bus ke Geumsan. Dari Geumsan Intercity Bus Terminal, naik taksi ke lokasi festival.

Sudah tahu kan jika Korea disebut sebagai negara Ginseng? Tapi mungkin belum banyak yang tahu jika daerah penghasil ginseng terbesar ada di Geumsan, yang setiap tahunnya rutin mengadakan Ginseng Festival.

Di festival ini pengunjung dapat melihat eksibisi bermacam jenis ginseng, mencoba aneka jenis pengobatan, mengikuti berbagai kompetisi bertema ginseng, hingga menikmati aneka hiburan yang lagi-lagi masih berhubungan dengan ginseng.

6-10 September
  • Chungju World Martial Arts Festival

Lokasi: Chungju World Martial Park
Alamat: Chungju-si, Chungcheongbuk-do
Akses: Dari Dong Seoul Bus Terminal, naik intercity bus ke Chungju. Dari Chungju Intercity Bus Terminal, naik taksi ke World Martial Park.

Nggak sulit untuk menebak jika festival ini berhubungan dengan aliran bela diri di berbagai penjuru dunia. Ya, di festival ini memang ada banyak sekali pertunjukan seni beladiri dari berbagai negara, khususnya bela diri khas Korea (Taekkyeon, Takwondo, Hapkido). Beberapa program lain yang ada di event ini antara lain kontes bela diri, museum bela diri, pertunjukan budaya, dan lain-lain.

26 September – 5 Oktober 2014
  • Andong Maskdance Festival

Lokasi: Downtown Andong area, Maskdance Park, Hahoe Village
Alamat: 239, Yuksa-ro, Andong-si, Gyengsangbuk-do
Akses:
-menuju Maskdance Park: Dari Dong Seoul Bus Terminal, naik intercity bus menuju Andong Bus Terminal, dilanjutkan dengan naik taksi ke Maskdance Park.
-menuju Hahoe Folk Village: Dari halte bus di seberang Andong Intercity Bus Terminal, naik bus 46 dan turun di Hahoe Folk Village.
Harga tiket: KRW7000* (usia 19-64 tahun, untuk pertunjukan di Mask Dance Theater), KRW3000* (usia 19-64 tahun, untuk pertunjukan di Hahoe Folk Village).

Andong Maskdance Festival merupakan festival budaya utama yang digelar di wilayah Andong yang sudah sangat dikenal dengan berbagai situs budaya dan sejarahnya. Di festival ini pengunjung dapat menikmati beragam tarian topeng khas Korea, melihat-lihat berbagai eksibisi menarik seperti pameran topeng dan World Mask Competition, serta terlibat dalam program interaktif seperti belajar tari topeng.

Andong Maskdance Festival [foto: Korea.net/wikimedia]
Andong Maskdance Festival [foto: Korea.net/wikimedia]
Andong Maskdance Festival [foto: Korea.net/wikimedia]
Andong Maskdance Festival [foto: Korea.net/wikimedia]
Andong Maskdance Festival [foto: Lismith28/wikimedia]
Andong Maskdance Festival [foto: Lismith28/wikimedia]
Andong Maskdance Festival [foto: Robert/wikimedia]
Andong Maskdance Festival [foto: Robert/wikimedia]   
27 September – 10 November
  • Millennial Anniversary of the Tripitaka Koreana

Lokasi: Gaksamaeul Village main event hall, Haeinsa Temple, Changwon Exhibition Convention Center, CECO
Alamat: Chiin-ri, Gaya-myeon, Hapcheon-gun, Gyeonsangnam-do
Akses: Dari Seoul Express Bus Terminal, naik bus menuju Daegu
Tiket masuk: KRW4000* (usia 7-12 tahun), KRW6000* (usia 13-18 tahun), KRW8000* (usia 19-64 tahun)

Festival ini sejatinya memperingati 1000 tahunnya “Goryeo Daejanggyeong” atau 8000 Tripitaka atau Tripitaka Koreana, sebuah set Tripitaka yang ditempatkan di kuil Haeinsa di Hapcheon-gun. Festival selama 45 hari ini akan menampilkan berbagai pertunjukan dan pameran dengan tujuan memperkenalkan Tripitaka kuno tersebut pada pengunjung di masa kini.

***

* Harga sewaktu-waktu dapat berubah.
** Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

 

baca juga :

Autumn In My Heart, Eh Autumn In Korea

Autumn In Korea, Saatnya Kulineran!

Autumn In Korea: Kalender Festival Oktober

Comments

comments