Tak dapat disangkal jika Bandung adalah kota sejuta kenangan bagi para penduduknya maupun bagi para pendatang yang rutin mengunjungi ibu kota Provinsi Jawa Barat tersebut. Ada banyak cara untuk menggambarkan kota Bandung; mulai dari udaranya yang sejuk dan dingin, keramahan penduduknya, dan salah satu yang paling penting, adalah betapa mudahnya menemukan berbagai hal yang ekonomis dengan kualitas yang maksimal di kota kembang itu.

Ya, walau dewasa ini populasi mall, factory outlet, dan kafe yang menyasar pendatang dari kota lain untuk membelanjakan uangnya semakin menjamur dan seolah menaikkan standar harga di Bandung, masih banyak kemewahan murah lainnya yang berserakan di kota nan molek tersebut.

Hal-hal berikut ini hanyalah sebagian kecil dari hal-hal keren yang bisa kalian cicipi di Bandung dengan harga 20 ribuan saja. Bahkan beberapa diantaranya bisa kalian dapat kurang dari 20 ribu! Sangat bersahabat bagi kalian yang punya kondisi kantong layaknya mahasiswa di akhir bulan sekalipun. Mau tahu apa saja hal-hal mewah nan murah tersebut?

Sebuah catatan kecil bagi yang ingin bertualang ke Bandung:

Harga-harga berikut ini merupakan harga resmi maupun harga terakhir yang diketahui dari tempat tersebut. Harga dapat berubah sewaktu-waktu.

 

1. Mari mulai dari atraksi wisata populer di Bandung yang bisa kalian jajal dengan harga minimalis, bahkan ada yang gratis lho! Misalnya saja aneka taman tematiknya yang keren.

Taman Film Bandung, via properti.kompas
Taman Film Bandung, via properti.kompas

Sejak Ridwan Kamil, seorang arsitek ternama, menjadi Walikota Bandung pada tahun 2013, kota Bandung terus menerus berbenah agar menjadi kota yang nyaman dan ramah. Salah satunya adalah dengan menata ulang beberapa taman lama dan memberinya “kehidupan” yang baru dengan mengubahnya jadi taman tematik. Ada Taman Pasupati a.k.a Taman Jomblo, Taman Fitness, Taman Fotografi, Taman Film, Taman Musik Centrum; dan ya, semua bisa kalian kunjungi secara cuma-cuma alias gratis.

 

2. Dengan 10 ribu rupiah, kalian bisa mengelilingi kota Bandung sambil bergaya keren di atas Bus Bandros.

Bus Bandros, via travellozan.blogspot
Bus Bandros, via travellozan.blogspot

Nggak hanya punya taman tematik nan keren yang mengundang kalian untuk kongkow dan foto-foto selfie, Bandung juga memiliki bus wisata keren berwarna merah menyala dan kuning terang bernama Bandros, yang merupakan singkatan dari Bandung Tour on the Bus. Bus 2 tingkat ini –tingkat keduanya tidak memiliki atap alias open top double decker–  siap melayani penumpang yang ingin berkeliling-keliling kota Bandung dengan harga tiket yang lumayan murah, yaitu 10 ribu rupiah saja. Sayangnya saat ini bus Bandros tengah dihentikan operasionalnya hingga waktu yang tak terbatas.

 

3. Salurkan hasratmu jadi koboi dengan naik kuda. Harganya mulai dari 5 ribuan saja lho.

Naik kuda di Jalan Puter,
Naik kuda di Jalan Puter,

Jauh sebelum ada bus Bandros, Bandung sudah lebih dulu memiliki kuda sebagai daya tarik wisatanya. Aktifitas menunggang kuda termasuk salah satu aktifitas yang wajib dilakukan oleh wisatawan dari luar Bandung saat berkunjung ke kota kembang, khususnya jika membawa anak-anak.

Sebetulnya, ada beberapa titik yang populer sebagai tempat untuk menunggang kuda, dua diantaranya adalah Jalan Ganesha dan Jalan Cilaki. Namun harga naik kuda di kedua tempat tersebut semakin melambung seiring dengan semakin banyaknya peminat, sehingga mungkin saja kini harganya sudah lebih dari 20 ribu per-putaran; kecuali jika kalian jago bernegosiasi dengan tukang kudanya.

Jika ingin naik kuda dengan harga yang relatif murah di bilangan kota Bandung, mampirlah ke Jalan Puter. Letak jalan tersebut cukup dekat dengan Lapangan Gasibu, dengan akses utama dari Jalan Surapati.

Di sekitar lapangan Jalan Puter banyak tukang kuda yang menawarkan kesempatan untuk naik kuda mengelilingi lapangan dengan harga yang terjangkau, yaitu 5 ribu rupiah saja per-putaran. Hanya saja, karena kuda di jalan Puter ini rata-rata masih kecil, disarankan hanya anak-anak saja yang naik kuda disini (kecuali jika diijinkan oleh tukang kudanya).

Tips:

– Jangan lupa pastikan harga sebelum naik kuda, karena harga dapat berubah sewaktu-waktu. Nggak dosa kok jika kalian ingin menawar harga, selama masih dalam tarif yang wajar.

– Pastikan jika satu keliling dihitung setelah kalian tiba di titik awal lagi untuk mencegah kecurangan yang mungkin dilakukan oleh oknum tukang kuda.

 

4. Ingin tahu seperti apa suasana pasar terapung? Nggak usah jauh-jauh ke Thailand karena di Bandung pun ada Floating Market.

Floating Market Lembang, via sebandung
Floating Market Lembang, via sebandung

Pasar terapung memang menjadi salah satu obyek wisata populer di Thailand. Tapi warga Bandung boleh berbangga hati karena di Bandung, tepatnya di Lembang, juga ada sebuah pasar terapung yang terdapat di kawasan obyek wisata Floating Market.

Kerennya, di Floating Market ini nggak hanya melulu tentang pasar terapung lho. Kalian bisa menikmati beragam variasi suasana, mulai dari suasana danau hingga pedesaan, melihat-lihat display kereta api mini, tanding catur dengan pengunjung yang ada di area Floating Market, dan banyak lagi.

Catatan tambahan untuk kalian:

Tiket masuk ke Floating Market ini kira-kira 10 ribu rupiah saja, dan bisa ditukarkan dengan minuman maupun produk lain (tergantung promo dari pengelola). Banyak yang nggak tahu (atau lupa) tentang hal tersebut dan akhirnya melewatkan promo terbaru dari Floating Market.

 

5. Terkadang, wisata murah bisa begitu dekat dengan bintang. Nggak percaya? Mampir saja ke Observatorium Bosscha yang ada di bilangan Lembang untuk membuktikannya.

Observatorium Bosscha, via travelinghematnusantara
Observatorium Bosscha, via travelinghematnusantara

Berapa banyak di antara kalian yang pernah mengunjungi observatorium di luar waktu karya wisata sekolah? Dan, berapa banyak di antara kalian yang tahu, jika observatorium bisa dikunjungi untuk wisata perseorangan/keluarga dengan harga tiket yang relatif terjangkau?

Jika kalian nggak percaya, coba deh datang ke Observatorium Bosscha yang ada di bilangan Lembang. Observatorium ini nggak hanya menerima kunjungan dari sekolah, tapi kalian juga dapat mengunjungi tempat ini secara perorangan (khusus untuk hari Sabtu). Dengan harga tiket 15 ribu rupiah/orang, kalian bisa mengenal lebih dekat langit yang selama ini menaungi bumi, melihat cara kerja teleskop Zeiss, maupun sekedar mengagumi arsitektur bangunannya yang apik sambil berguling-guling di atas permukaan rumput di sekitar observatorium.

 

6. Walau bukan obyek wisata mayor, Cagar Alam Junghuhn layak untuk dikunjungi oleh kalian yang menghargai jasa para pahlawan.

Cagar Alam Junghuhn, via bastiawanade.blogspot
Cagar Alam Junghuhn, via bastiawanade.blogspot

Terkadang, kita perlu berwisata bukan untuk menghibur diri, tapi untuk mengenang dan menghargai jasa seseorang. Contoh yang paling nyata bisa kalian dapatkan dengan mengunjungi Cagar Alam Junghuhn. Sebagai obyek wisata, nama Cagar Alam Junghuhn memang kurang populer bahkan untuk orang Bandung sekalipun.

Namun cagar alam ini dibangun untuk mengenang dan menghormati jasa-jasa Franz Wilhelm Junghuhn (sekaligus menjadi makam beliau), seorang botanikus berkebangsaan Jerman-Belanda yang meneliti pulau Jawa dan daerah Batak (Sumatera) dari sudut pandang botanik, geologi, ilmu bumi, dan juga volkanologi.

Jasa Junghuhn yang paling besar adalah upayanya mengangkat Bandung sebagai penghasil bubuk kina yang menjadi obat Malaria. Mengingat besarnya jasa Junghuhn, nggak ada salahnya kan jika kalian menyempatkan diri untuk mengunjungi Cagar Alam Junghuhn saat berada di kawasan Lembang?

 

7. Air terjun Maribaya selalu menjadi favorit bagi mereka yang mencintai suasana alam dengan budget yang ekonomis.

Air terjun Maribaya, via quadranplus
Air terjun Maribaya, via quadranplus

Nggak heran jika Lembang jadi destinasi wisata favorit di Bandung, karena Lembang memang kaya akan obyek wisata yang bersahabat dengan kantong. Contohnya adalah Air Terjun Maribaya, yang jaraknya kira-kira 15 kilometer dari kota Bandung.

Sejuknya udara khas pegunungan dan gemercik suara air terjun, semua bisa kalian dapatkan dengan membayar tiket resmi sebesar 8 ribuan saja. Dan, dengan membayar tiket tambahan, kalian juga bisa sekaligus berendam di kolam air panas Maribaya. Total harga tiket masuk ke Air Terjun Maribaya dan kolam air panas masih dibawah 20 ribuan lho!

 

8. Dan, dari Maribaya, kalian bisa langsung menuju Taman Hutan Raya Juanda. Harga tiketnya sama ekonomisnya lho.

THR Juanda, via alam.uniknya
THR Juanda, via alam.uniknya

Nggak perlu jauh-jauh pergi ke daerah pegunungan untuk menghirup udara yang sejuk segar, karena di Taman Hutan Raya Juanda (biasa disingkat THR Juanda) ini kalian bisa menikmati suasana di hutan konservasi yang lokasinya nggak terlalu jauh dari keramaian Bandung. Dengan harga tiket kira-kira 11 ribuan saja, kalian sudah dapat merasakan sedikit ketenangan tanpa harus terlalu jauh dari perkotaan. Dan, kalian pun bisa sekaligus mengakses Maribaya dari THR Juanda, lho.

 

9. Untuk melengkapi kunjungan di Taman Hutan Raya Juanda, sekalian saja mampir ke tempat selfie paling populer di Bandung, yaitu Tebing Keraton.

Tebing Keraton, via travel.detik
Tebing Keraton, via travel.detik

Masih di area Taman Hutan Raya Juanda, ada sebuah obyek wisata populer lain yang juga bisa kalian sambangi. Tebing Keraton, itulah nama tempat yang disebut-sebut sebagai tempat selfie paling populer di Bandung.

Di tempat ini, selain bisa menikmati udara sejuk segar khas pegunungan yang akan membebaskan paru-paru kalian dari himpitan pengapnya udara perkotaan, kalian juga dapat mengagumi hamparan pepohonan hijau yang ada di bawah sana. Untuk momen terbaik, coba deh datang saat mentari baru akan menyapa hari, dan sinarnya menelusup malu-malu di sela-sela pepohonan yang berselimutkan kabut.

 

10. Menikmati sejuknya udara Bandung bisa kalian lakukan sambil mengenal ragam fauna di Kebun Binatang Bandung.

Danau di Kebun Binatang Bandung, via susankrisanti.wordpress
Danau di Kebun Binatang Bandung, via susankrisanti.wordpress

Nggak ada yang menyangkal jika Bandung semakin ramai dipadati oleh hutan beton dan penduduknya pun semakin padat. Namun, kenangan tentang rimbunnya kota Bandung dan udaranya yang sejuk segar masih bisa kalian dapatkan di Kebun Binatang Bandung.

Selain memiliki koleksi fauna yang beragam, area kebun binatang ini dipenuhi dengan pepohonan yang tinggi dan rimbun, sehingga udaranya sangat sejuk dan nyaman. Setelah puas mengenal aneka fauna, kalian dapat bersantai menikmati suasana di atas tikar yang disewakan, atau naik perahu mengelilingi danau yang berada di tengah rimbunnya pepohonan.

 

11. Area Bandung Selatan juga punya banyak obyek wisata yang menyayangi kantong kalian. Misalnya saja wisata Kawah Putih-nya yang super populer itu.

Kawah Putih, via catcha
Kawah Putih, via catcha

Kini saatnya bergeser ke arah kawasan Bandung Selatan. Di sekitar Pangalengan dan Ciwidey pun banyak lho obyek wisata dibawah 20 ribuan yang bisa kalian sambangi disini. Salah satunya adalah Kawah Putih, yang super populer sebagai tempat untuk melakukan foto pre-wedding. Harga tiket masuk untuk hari biasa kira-kira 18 ribu rupiah saja, namun untuk bisa melakukan foto pre-wedding, kalian harus membayar biaya ekstra yang harganya berkali-kali lipat.

 

12. Untuk kalian para pecinta wisata alam dan pengagum nilai-nilai romantisme, Situ Patenggang menjadi tempat yang wajib kalian sambangi di Bandung.

Situ Patenggang, via indonesiawisata
Situ Patenggang, via indonesiawisata

Situ Patenggang yang terletak di Ciwidey sudah lama populer sebagai obyek wisata favorit di daerah Kabupaten Bandung. Menariknya, Situ Patenggang tak hanya dikenal karena luasnya hamparan danau di tempat wisata ini, maupun rimbunnya pepohonan nan asri di tepian danau; melainkan karena adanya legenda Batu Cinta dan Pulau Asmara yang sarat akan romantisme. Konon, mereka yang mengunjungi batu ini bersama pasangan, cintanya akan abadi. Menarik untuk dicoba, ya!

 

13. Mampirlah ke Pemandian Air Panas Cibolang yang akan menghangatkan tubuh kalian dari gigitan udara dingin di Ciwidey.

Pemandian Air Panas Cibolang, via rerecandy.blogspot
Pemandian Air Panas Cibolang, via rerecandy.blogspot

Bicara tentang pemandian air panas di sekitar Bandung, mungkin yang pertama terbayang adalah pemandian air panas Ciater yang posisinya lebih dekat ke Bandung Utara. Tapi jika kalian berada di Bandung Selatan, disana juga banyak alternatif pemandian air panas yang bahkan bisa kalian kunjungi dengan kocek yang lebih tipis.

Cobalah untuk melongok Pemandian Air Panas Cibolang yang terletak di bilangan Ciwidey. Kawasan pemandian air panas seluas 2 hektar yang terletak di ketinggian 1450 di atas permukaan laut ini akan menawarkan kehangatan untuk kalian yang tengah menggigil karena dinginnya udara di Ciwidey.

 

14. Cibolang bukan satu-satunya tempat yang dapat menghangatkan tubuh kalian saat dingin. Kunjungi saja Taman Wisata Alam Cimanggu yang juga menawarkan kolam pemandian air panas alami.

Cimanggu, via ceritakucantik.blogspot
Cimanggu, via ceritakucantik.blogspot

Ciwidey memiliki beberapa tempat pemandian air panas alami, yang asyiknya, rata-rata bisa kalian jamahi dengan harga tiket kurang dari 20 ribu saja (khususnya untuk hari kerja). Jika Pemandian Air Panas Cibolang sudah menawan hati kalian, nggak ada salahnya sekaligus mengunjungi Taman Wisata Alam Cimanggu yang juga memiliki kolam pemandian air panas alami. Disana juga terdapat cottage yang dapat kalian sewa, tentunya dengan harga di atas 20 ribu ya.

 

15. Atau, mampirlah ke pemandian Air Panas Alami Walini/Rancawalini juga populer di wilayah Ciwidey. Kalian dapat menikmati suasana berendam air panas di tengah perkebunan teh.

Pemandian air panas Walini, via sebandung
Pemandian air panas Walini, via sebandung

Berita baik bagi kalian yang mencintai aktifitas berendam di pemandian air panas alami dan memilih menjejakkan kaki di kawasan Bandung Selatan. Area Bandung Selatan, terutama di Ciwidey, memang kaya akan pemandian air panas alami yang nggak hanya dapat melenturkan otot yang kaku, namun juga memberi banyak manfaat karena kandungan mineral di dalamnya.

Dan, jika kalian menginginkan tempat wisata air panas yang telah tertata dengan cukup baik, salah satu yang cukup keren untuk kalian lirik adalah pemandian air panas Walini. Selain telah dikelola dengan cukup baik, pemandian air panas Walini ini juga dikelilingi oleh perkebunan teh yang membentuk hamparan permadani hijau nan asri.

 

16. Wisata di Ciwidey akan semakin lengkap jika kalian berjalan-jalan di tengah Perkebunan Teh Rancabali. Pemandangannya yang indah akan membuat siapapun mendadak suka mengambil foto.

Perkebunan teh Rancabali, via bimextravel
Perkebunan teh Rancabali, via bimextravel

Nggak hanya punya sumber air panas alami yang berlimpah dan dapat dinikmati di berbagai tempat wisata, Ciwidey pun memiliki perkebunan teh yang luas; membentuk karpet hijau yang akan menyejukkan mata siapapun yang melihatnya.

Kelokan jalan yang membelah area perkebunan teh, lahan yang berkontur, ditambah dengan garis-garis yang membelah area perkebunan lantas membentuk mozaik indah yang akan menggoda siapa saja untuk mengeluarkan kamera dan mengabadikan setiap sudutnya.

 

17. Untuk menutup wisata hemat di Bandung, mampirlah ke Pasar Gedebage untuk belanja pakaian second berkualitas bagus. Harganya? Murah meriah!

Harga di Pasar Cimol Gedebage, via niaheryani21.blogspot
Harga di Pasar Cimol Gedebage, via niaheryani21.blogspot

Kayaknya, nggak lengkap jika belum melakukan wisata belanja di Bandung. Dan, nggak ada tempat yang lebih mantap untuk melakukan wisata belanja hemat kalau nggak di Pasar Cimol Gedebage.

Barang-barang yang ada di pasar ini sebagian memang second, tapi soal kualitas rata-rata masih cukup baik. Harga yang kalian dapat sangat tergantung pada keahlian negosiasi alias tawar menawar. Di tempat ini, bukan mustahil kalian akan mendapat 1 potong pakaian dengan uang 20 ribu rupiah, bahkan lebih jika skill menawar kalian sudah masuk level dewa. Tertarik untuk mencoba?

Comments

comments