Semula, saya ingin langsung membahas berbagai obyek wisata menarik yang ada di Kamakura seperti yang sudah saya lakukan untuk obyek wisata di Yokohama (Yokohama Chinatown dan Minato Mirai) dan Kawasaki (Ikuta Ryoukuchi Park). Tapi setelah dipikir ulang, sepertinya akan lebih menarik jika berbagai obyek wisata tersebut langsung disusun dalam bentuk itinerary wisata.

Selain memberikan info seputar obyek wisata menarik, juga sekaligus memberi gambaran bagi wisatawan yang akan pulang-pergi dari Tokyo ke Kamakura dan sebaliknya, baik dari segi biaya maupun waktu perjalanan.

Untuk itinerary pertama, saya mencoba menyusun itinerary aneka obyek wisata populer yang dikombinasikan dengan hiking trail, yaitu Tokeiji Temple – Zeniarai Benten – The Great Buddha of Kamakura dan Kotokuin Temple – Hasedera Temple.

Budget traveller yang suka melakukan hiking, silahkan mengintip rute dan obyek wisata yang ditawarkan, beserta perkiraan waktu tempuh dan biaya yang diperlukan. Untuk rute yang lebih jelas, bisa meng-klik “google maps†yang ada di setiap rute. Semoga informasinya bermanfaat..

Rute 1:

  • Stasiun Kita-Kamakura – Tokeiji Temple

google maps >

Biaya: ¥0
Waktu tempuh: 3 menit jalan kaki (200 meter)

Untuk akses termudah menuju Stasiun Kita-Kamakura, lihat disini.

  • Tokeiji Temple

(asumsi waktu: 15-30 menit)

Harga tiket: ¥100* untuk kuil, dan Â¥300* untuk museum.
Jam operasional: 08.30-17.00 (Maret-Oktober), 08.30-16.00 (November-Februari)

Kuil Tokeiji, atau Shokozan Tokeiji, atau Kakekomi-dera, merupakan sebuah kuil kecil yang menjadi cabang dari Engakuji School dari Sekte Rinzai di Zen Buddhism. Walau kecil, kuil ini memiliki sejarah menarik karena menjadi tempat berlindung bagi wanita yang melarikan diri dari suaminya, maupun yang ingin mengajukan perceraian.

Point menarik lainnya dari kuil ini adalah adanya museum yang memiliki benda-benda koleksi bernilai tinggi, memiliki koleksi bunga yang mekar di berbagai musim, serta wisatawan bisa mencoba mengikuti upacara minum teh.

Tokei-ji Temple [foto: Tarourashima/wikimedia]
Tokei-ji Temple [foto: Tarourashima/wikimedia]
Tokei-ji Temple [foto: Tarourashima/wikimedia]
Tokei-ji Temple [foto: Tarourashima/wikimedia]
Tokei-ji Temple [foto: Ktmchi/wikimedia]
Tokei-ji Temple [foto: Ktmchi/wikimedia]
Tokei-ji Temple [foto: KimonBerlin/flickr]
Tokei-ji Temple [foto: KimonBerlin/flickr]

***

Rute 2:

  • Tokeiji Temple – Zeniarai Benten Shrine, via Daibutsu Hiking Trail

google maps >

Biaya: ¥0
Waktu tempuh: 25 menit jalan kaki (1,9 km)

  • Zeniarai Benten Shrine

(asumsi waktu: 30 menit)

Harga tiket: free
Jam operasional: 08.00-17.00

Kuil Zeniarai Benten Shrine (atau Zeniarai Benzaiten Ugafuku Shrine), dibangun oleh Minamoto Yoritomo dengan tujuan untuk membawa kedamaian bagi seluruh negara. Sebetulnya, kuil ini termasuk sulit di akses dari mana-mana.

Tidak ada transportasi umum yang langsung menuju ke tempat ini. Namun jika memang bertujuan untuk hiking, kuil ini menarik untuk dikunjungi karena berada di jalur hiking populer, yaitu Daibutsu Hiking Trail.

Walau termasuk sulit di akses, ada legenda unik yang berkembang di kuil ini sehingga membuatnya terus dikunjungi oleh wisatawan. Konon jika mencuci uang di mata air Zeniarai Benten Shrine, maka uangnya akan bertambah (note: Zeniarai sendiri berarti “mencuci koin”).

Tradisi tersebut dimulai oleh Hojo Tokiyori, yang percaya jika membasuh koin di kuil tersebut, maka koin-koin itu akan diberkati dan dilipatgandakan oleh Ugafukujin (dewa yang disembah di kuil tersebut). Tertarik untuk mencoba?

Zeniarai Benten [foto: SBA73/flickr]
Zeniarai Benten [foto: SBA73/flickr]
Zeniarai Benten [foto: Bernat/flickr]
Zeniarai Benten [foto: Bernat/flickr]
Zeniarai Benten [foto: Bernard Gagnon/wikimedia]
Zeniarai Benten [foto: Bernard Gagnon/wikimedia]
Mencuci uang di Zeniarai Benten [foto: Bernat/flickr]
Mencuci uang di Zeniarai Benten [foto: Bernat/flickr]

***

Rute 3:

  • Zeniarai Benten Shrine – The Great Buddha of Kamakura dan Kotokuin Temple, via Daibutsu Hiking Trail

google maps >

Biaya: ¥0
Waktu tempuh: 20 menit jalan kaki (1,6 km)

  • The Great Buddha of Kamakura & Kotokuin Temple

(asumsi waktu: 30-60 menit)

Alamat: 4-2-28, Hase, Kamakura, Kanagawa 248-0016
Harga tiket: ¥200* (usia 13 tahun ke atas), ¥150* (usia 6-12 tahun), tambahan ¥20* untuk masuk ke dalam Great Buddha.
Jam operasional:
Kuil: 08.00-17.30 (April-September), 08.00-17.00 (Oktober-Maret).
Interior Great Buddha: 08.00-16.30
Toko kuil: 08.30-16.45

The Great Buddha of Kamakura, atau Kamakura Daibutsu, merupakan obyek wisata paling populer di Kamakura. Patung setinggi 13,35 meter (atau 18,03 meter jika dihitung dari dasar) ini merupakan patung Budha terbesar kedua di Jepang (yang pertama ada di Nara) yang dibuat dengan teknik yang cukup rumit. Kamakura Daibutsu menjadi bagian dari kuil Kotokuin. Jadi jika berkunjung kemari, wisatawan bisa sekaligus melihat-lihat kuil Kotokuin.

Kamakura Daibutsu [foto: Specialoperations/flickr]
Kamakura Daibutsu [foto: Specialoperations/flickr]
Kamakura Daibutsu [foto: *_*/flickr]
Kamakura Daibutsu [foto: *_*/flickr]
Interior Kamakura Daibutsu [foto: Torsodog/wikimedia]
Interior Kamakura Daibutsu [foto: Torsodog/wikimedia]
Kotokuin Temple [foto: Horschmology/flickr]
Kotokuin Temple [foto: Horschmology/flickr]

***

Rute 4:

  • The Great Buddha of Kamakura – Hasedera Temple

google maps >

Biaya: ¥0 (jika jalan kaki), ¥170* (jika jalan kaki+naik bus)
Waktu tempuh: 9 menit jalan kaki (700 meter), 7 menit jalan kaki+naik bus

  • Hasedera Temple

(asumsi waktu: 30-60 menit atau lebih)

Alamat: 3-11-2 Hase, Kamakura City, Kanagawa
Harga tiket: ¥300* (usia 12 tahun ke atas), ¥100* (anak-anak)
Jam operasional: 08.00-17.00 (Maret-September), 08.00-16.30 (Oktober-Februari)

Hasedera, atau Hase Kannon Temple, merupakan sebuah kuil Budha dari sekte Jodo. Kuil ini terkenal karena memiliki patung Kannon setinggi 9,18 meter yang mirip dengan patung Kannon yang terdapat di Kuil Hasedera di prefektur Nara. Selain itu, kuil Hasedera juga populer karena memiliki taman dan danau yang indah, dan gua yang dipenuhi dengan patung Benten (dewi kecantikan dan kemakmuran) dan patung-patung lainnya.

Hasedera Temple [foto: Horschmology/flickr]
Hasedera Temple [foto: Horschmology/flickr]
Hasedera Temple [foto: Ryosuke yagi/flickr]
Hasedera Temple [foto: Ryosuke yagi/flickr]
Hasedera Temple [foto: Michael Cornelius/flickr]
Hasedera Temple [foto: Michael Cornelius/flickr]
Hasedera Temple [foto: Ryosuke yagi/flickr]
Hasedera Temple [foto: Ryosuke yagi/flickr]
Tambahan informasi, kuil Hasedera juga memiliki observation platform. Dari sini pengunjung bisa menikmati kota Kamakura dan pemandangan ke arah laut. Kuil Hasedera juga memiliki restoran kecil, dan spot untuk melakukan piknik. Jadi jika telah lelah berjalan kaki, bisa istirahat dan makan dulu disini.

Hasedera Temple [foto: Jeremydeades/flickr]
Hasedera Temple [foto: Jeremydeades/flickr]
Hasedera Temple [foto: KimonBerlin/flickr]
Hasedera Temple [foto: KimonBerlin/flickr]
Hasedera Temple [foto: KimonBerlin/flickr]
Hasedera Temple [foto: KimonBerlin/flickr]
View dari Hasadera Temple [foto: Jeremydeades/flickr]
View dari Hasadera Temple [foto: Jeremydeades/flickr]

***

Rute 5:

  • Hasedera Temple – Stasiun Hase

google maps >

Biaya: ¥0
Waktu tempuh: 4 menit jalan kaki (350 meter)

Rute 6:

  • Stasiun Hase – Stasiun Kamakura

google maps >

Biaya: ¥190*
Waktu tempuh: 5 menit

Dari Stasiun Hase, gunakan Enoden (atau Enoshima Electric Railway) menuju Stasiun Kamakura. Enoden sendiri merupakan streetcar yang menghubungkan Kamakura dan Enoshima. Dari Stasiun Kamakura, bisa langsung kembali ke Tokyo atau menuju obyek wisata populer lainnya di Kamakura seperti Tsurugaoka Hachimangu.

Untuk inspirasi lain seputar itinerary wisata di Kamakura, tunggu tulisan-tulisan berikutnya ya..

* * *

* Harga dapat berubah sewaktu-waktu.
** Seluruh foto diambil melalui creative commons. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia. Tidak ada perubahan dari foto aslinya.

Comments

comments