fbpx
Home Guides Jalan-Jalan Ke Shizuoka: Panduan Umum Untuk Pemula

Jalan-Jalan Ke Shizuoka: Panduan Umum Untuk Pemula

Shizuoka. Hm, adakah yang pernah berkunjung ke kota tersebut? Atau jangan-jangan kalian baru mendengar ada kota bernama Shizuoka? Bagi yang belum pernah berkunjung apalagi mendengar tentang Shizuoka, kota tersebut merupakan sebuah kota yang menjadi ibukota dari prefektur Shizuoka. Posisinya berada di tengah-tengah antara Tokyo dan Nagoya, sehingga kota Shizuoka ini menarik untuk dikunjungi oleh kalian yang menjadikan Tokyo maupun Nagoya sebagai destinasi wisata utamanya.

 

Shizuoka, permata di antara Tokyo dan Nagoya

Jika dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya di Jepang yang sudah dikenal sebagai primadona pariwisata seperti Tokyo, Kyoto, Osaka, maupun Nagoya dan Sapporo, nama Shizuoka memang masih kalah pamor dibanding kota-kota tersebut. Faktanya, kota Shizuoka memang bukan kota besar.

Walau secara luas wilayah Shizuoka termasuk salah satu kota dengan luas wilayah terbesar di Jepang, kota Shizuoka ini termasuk kota berukuran sedang yang lebih dikenal sebagai kota penghasil teh maupun kota pelabuhan dibanding sebagai kota tujuan wisata.

Namun, sebetulnya Shizuoka menyimpan beberapa permata pariwisata tersembunyi yang cukup menggoda untuk disambangi. Terlebih karena kota ini dulu pernah dijadikan markas dari Tokugawa Ieyasu (sekaligus menjadi tempat peristirahatannya saat pensiun), pendiri keshogunan Tokugawa yang menguasai Jepang selama lebih dari 2 abad (1603-1868), sehingga kota ini cukup menarik dari sisi sejarah.

Kota Shizuoka juga punya lanskap yang beragam, mulai dari laut, area perbukitan, hingga pegunungan; dan itu berarti ada banyak yang bisa kalian lihat di kota ini. Satu lagi, kota Shizuoka ini menjadi salah satu kota strategis untuk menikmati keindahan Gunung Fuji dari kejauhan. Jadi, bagi kalian yang jenuh dengan kota tujuan wisata yang terlalu mainstream, saatnya mempertimbangkan Shizuoka sebagai destinasi wisata selama berada di Jepang.

Gunung Fuji dilihat dari Nihondaira, Shizuoka, via wakaokami193/blog.livedoor
Gunung Fuji dilihat dari Nihondaira, Shizuoka, via wakaokami193/blog.livedoor

Posisi dan iklim Shizuoka

Shizuoka terletak di prefektur Shizuoka yang berada di wilayah Chubu, pulau Honshu. Dilihat dari posisinya, kota Shizuoka ini berada di tengah-tengah Tokyo dan Nagoya, dan berada dalam lintasan jalur Tokaido Shinkansen. Sedangkan jika dilihat dalam peta Jepang, posisinya adalah sebagai berikut:

Posisi Shizuoka dalam peta Jepang, via shizuoka-cvb
Posisi Shizuoka dalam peta Jepang, via shizuoka-cvb

Pusat kota Shizuoka terletak di sekitar Stasiun Shizuoka. Namun di sekitar daerah Shimizu dan pelabuhannya juga ada pusat kota lainnya, walau tak sebesar pusat kota yang ada di Stasiun Shizuoka. Kedua pusat kota di Shizuoka ini dihubungkan oleh beberapa jalur kereta api yang berjalan paralel.

Pintu Utara di Stasiun JR Shizuoka, via kuboshi/panoramio
Pintu Utara di Stasiun JR Shizuoka, via kuboshi/panoramio

Untuk iklim, Shizuoka ini termasuk kota yang sejuk dan lembab, namun cukup panas di musim panas. Suhu rata-rata tahunannya adalah 16,3 derajat Celcius. Shizuoka juga jarang mendapat salju saat musim dingin tiba. Intinya, kota ini ideal dikunjungi kapan saja sepanjang tahun, namun jangan berharap bisa main salju jika mampir ke kota ini di musim dingin yah.

 

Akses menuju Shizuoka

Kota Shizuoka ini ideal dikunjungi dari Tokyo maupun dari Nagoya, baik menggunakan kereta shinkansen, kereta lokal, maupun naik highway bus.

Jika kalian berangkat dari Tokyo, cara paling mudah adalah dengan naik Shinkansen dari Stasiun Tokyo menuju Stasiun Shizuoka. Lama perjalanan bervariasi antara 60 menit (menggunakan Shinkansen Hikari) dan 90 menit (menggunakan Shinkansen Kodama).

Harga tiketnya kira-kira 6550 yen* (reserved seat), namun perjalanan ini di cover sepenuhnya oleh JR Pass. Sedangkan jika naik kereta lokal, lama perjalanan kira-kira 3 jam-an dengan biaya kurang lebih 3550 yen*. Detailnya kurang lebih sebagai berikut:

Screenshot contoh rute kereta lokal dari Stasiun Tokyo ke Stasiun Shizuoka, via hyperdia
Screenshot contoh rute kereta lokal dari Stasiun Tokyo ke Stasiun Shizuoka, via hyperdia

Sedangkan jika berangkat dari Nagoya, kalian dapat naik shinkansen Hikari (kira-kira 60 menit) maupun shinkansen Kodama (kira-kira 80 menit) dari Stasiun Nagoya menuju Stasiun Shizuoka. Harga tiketnya kurang lebih 6550 yen (reserved seat), dan perjalanan ini sepenuhnya di cover oleh JR Pass. Sedangkan jika naik kereta lokal, kira-kira harga tiketnya 3350 yen*. Berikut ini contoh salah satu rute perjalanan kereta lokal dari Nagoya ke Shizuoka:

Screenshot contoh rute dari Stasiun Nagoya ke Stasiun Shizuoka, via hyperdia
Screenshot contoh rute dari Stasiun Nagoya ke Stasiun Shizuoka, via hyperdia

Tambahan lainnya, kalian bisa mencapai Shizuoka dari Tokyo dan Nagoya dengan menggunakan highway bus. Lama perjalanannya kira-kira 3 jam, dan harga tiketnya rata-rata 3000 yen* untuk sekali jalan.

 

Yang menarik dari Shizuoka

Kota Shizuoka terkenal akan lanskapnya yang bervariasi, sehingga wisatawan dapat menemukan berbagai spot pemandangan indah di Shizuoka. Shizuoka juga memiliki daya tarik wisata dari segi sejarah, mengingat kota ini pernah dijadikan markas kegiatan Tokugawa Ieyasu, shogun pertama di Jepang.

Namun ternyata Shizuoka juga menjadi magnet bagi pecinta scale model karena di kota ini terdapat beberapa perusahaan ternama yang telah berusia cukup lama, salah satunya adalah Tamiya. Nggak heran jika Shizuoka lantas dikenal juga sebagai World Capital of Scale Models.

Secara ringkas, berikut ini beberapa obyek wisata yang direkomendasikan untuk dikunjungi saat berwisata ke Shizuoka.

1. Tamiya Head Office Tour

Tamiya Head Office Tour merupakan tour mengunjungi kantor pusat Tamiya yang terkenal akan produk miniatur plastik dan juga Mini 4WD-nya. Informasi lebih detail tentang tour ini bisa dibaca disini.

2. Shizuoka Hobby Square

Shizuoka Hobby Square, via speedhunters
Shizuoka Hobby Square, via speedhunters

Satu lagi tempat di Shizuoka yang wajib dikunjungi oleh mereka yang memiliki hobi aneka model kit, yaitu Shizuoka Hobby Square. Di tempat ini terdapat ruang pamer bagi berbagai produk hobi (khususnya model kit) yang diproduksi di Shizuoka, dan juga terdapat area untuk menyelenggarakan berbagai event yang berkaitan dengan hobi.

Pecinta mainan model dapat bertemu dan berinteraksi dengan penggemar lainnya yang memiliki hobi sama maupun berbelanja aneka produk original di toko resmi yang ada di Shizuoka Hobby Square.

Alamat: 3rd Fl., SouthSpot Shizuoka, 18-1 Minami-cho, Suruga-ku, Shizuoka City, Shizuoka 422-8067
Jam operasional: 11.00-18.00 (hari kerja), 10.00-18.00 (akhir pekan dan hari libur). Tutup setiap hari Senin, atau Selasa (jika Senin bertepatan dengan hari libur nasional).
Harga tiket: gratis (untuk masuk ke ruang pamer permanen), tentatif (untuk masuk ke area event).
Akses: beberapa menit jalan kaki dari South Exit di Stasiun JR Shizuoka.

3. Kunozan Toshogu Shrine dan Kunozan Toshogu Shrine Museum

Kunozan Toshogu Shrine, via knowshizuoka
Kunozan Toshogu Shrine, via knowshizuoka

Sebagai salah satu kota yang memiliki hubungan nostalgia dengan Tokugawa Ieyasu, nggak heran jika di kota ini terdapat beberapa spot yang identik dengan pendiri Keshogunan Tokugawa tersebut. Salah satunya adalah Kunozan Toshogu Shrine, sebuah kuil shinto yang dipersembahkan untuk Tokugawa Ieyasu.

Dari sekian banyak kuil Toshogu yang dipersembahkan untuk Tokugawa Ieyasu, kuil Kunozan Toshogu ini merupakan kuil Toshogu terpenting kedua di Jepang (yang pertama adalah Toshogu Shrine di Nikko). Namun sebetulnya, kuil ini adalah kuil Toshogu yang pertama yang menginspirasi didirikannya kuil Toshogu di Nikko. Nggak heran jika kuil ini kemudian diakui sebagai important cultural asset.

Kunozan Toshogu Shrine, via c-ute.doorblog
Kunozan Toshogu Shrine, via c-ute.doorblog

Ada banyak hal yang bisa dilihat di kuil yang memiliki dekorasi meriah ini. Di kuil ini terdapat makam dari Tokugawa Ieyasu. Sedikit keluar dari kompleks kuil, ada Kunozan Toshogu Shrine Museum yang memiliki banyak display barang-barang pribadi dari Tokugawa Ieyasu. Diperkirakan terdapat 2000 senjata dan dokumen lama milik Tokugawa yang dikoleksi oleh museum ini.

 

Penting untuk diketahui sebelum menuju kuil ini:

Kuil Kunozan Toshogu ini terletak di puncak bukit. Untuk dapat mencapai area kuil, kalian harus terlebih dulu menaklukkan 1159 anak tangga dari batu. Jadi, siapkan stamina sebelum menuju kuil ini ya! Namun bagi yang nggak mau capek, kalian bisa mencoba alternatif akses lainnya, yaitu dengan naik kereta gantung dari arah Nihondaira (dengan biaya tambahan).

Alamat: 390 Negoya Suruga-ku, Shizuoka < google maps >
Jam operasional:
[kuil] 09.00-17.00 (April-September), 09.00-16.00 (Oktober-Maret);
[museum] 400 yen* (dewasa), 150 yen* (anak-anak).
Harga tiket:
[kuil saja] 500 yen* (dewasa), 200 yen* (anak-anak);
[museum saja] 400 yen*;
[kuil+museum] 800 yen*.
Akses: dari Stasiun Shizuoka, naik Shizutetsu Justline Bus yang menuju ke Shizuoka Kunozan. Turun di halte bus “Kuno Yamashitaâ€, lanjutkan dengan jalan kaki (total perjalanan kurang lebih 40-50 menit). Alternatif lainnya, naik kereta gantung dari Nihondaira.

***

4. Nihondaira

Perkebunan teh di Nihondaira dan Gunung Fuji sebagai latar belakangnya, via maxisciences
Perkebunan teh di Nihondaira dan Gunung Fuji sebagai latar belakangnya, via maxisciences

Salah satu spot yang wajib dikunjungi di kota Shizuoka, dan lokasinya masih satu wilayah dengan Kunozan Toshogu Shrine. Nihondaira merupakan sebuah bukit setinggi 308 meter yang menawarkan pemandangan indah ke arah Port of Shimizu, Cape Omaezaki, South Alps, Izu Peninsula, hingga Gunung Fuji. Nggak heran jika Nihondaira disebut-sebut sebagai 1 dari 100 lanskap terbaik di seluruh Jepang.

Nihondaira ropeway, via stayingglobal.blogspot
Nihondaira ropeway, via stayingglobal.blogspot

Ada beberapa hal yang bisa kalian dapatkan di Nihondaira, selain pemandangan indah ke sekelilingnya. Di Nihondaira ini terdapat pertanian stroberi, perkebunan teh, hingga ladang jeruk.

Jika ingin mencoba merasakan pengalaman memetik teh, datang saja ke Nihondaira Tea Hall yang lokasinya berdekatan dengan Nihondaira. Dan kalian juga dapat mencoba naik kereta gantung menuju Kunozan Toshogu Shrine sambil menikmati pemandangan indah di lembah yang terdapat dibawahnya.

Akses: Dari Stasiun Shizuoka, naik Shizuoka Nihondaira Line Bus dan turun di halte bus Nihondaira.

***

5. Funakoshi-Zutsumi Park

Funakoshi-Zutsumi Park, via 93970414.at.webry.info
Funakoshi-Zutsumi Park, via 93970414.at.webry.info

Bagi yang berencana untuk main-main ke Shizuoka di musim semi, masukkan Funakoshi-Zutsumi Park dalam daftar kalian. Taman ini memiliki lebih dari 1000 pohon Sakura yang akan mengubah area taman ini menjadi lautan warna merah muda, sehingga Funakoshi-Zutsumi Park ini paling menarik dikunjungi saat akhir Maret-awal April. Selain dapat menikmati pohon Sakura, pengunjung juga dapat melihat pemandangan ke arah Suruga Bay dari taman ini.

Alamat: 497 Funakoshi, Shimizu-ku, Shizuoka
Jam operasional: buka 7 hari dalam seminggu
Akses: dari Stasiun JR Shimizu, naik bus Funakoshi-Zutsumi-Koen-sen dan turun di halte bus Funakoshi-Zutsumi.

***

6. Sumpu Park atau Sumpuzyou Park

Patung Tokugawa Ieyasu di Sumpu Park, via only1tanuki/flickr
Patung Tokugawa Ieyasu di Sumpu Park, via only1tanuki/flickr

Jika Funakoshi-Zutsumi Park dikenal akan keindahan pohon Sakura-nya saat musim semi tiba, lain halnya dengan Sumpu Park atau Sumpuzyou Park. Taman yang berjarak 1 kilometer dari Stasiun JR Shizuoka ini menarik dikunjungi karena adanya reruntuhan Sumpu Castle, yaitu kastil yang menjadi tempat peristirahatan Tokugawa Ieyasu saat mengundurkan diri dari dunia perpolitikan Jepang.

Tatsumi Yagura di Sumpu Park, via arcreyes.blogspot
Tatsumi Yagura di Sumpu Park, via arcreyes.blogspot

Saat ini Sumpu Castle memang sudah hancur akibat peperangan. Namun Higashi Gomon Gate (alias pintu gerbang timur) dan Tatsumi Yagura (menara pengawas) dari Sumpu Castle telah direstorasi dengan studi yang mendalam.

Adapun reruntuhan yang bisa kalian lihat adalah reruntuhan dari gerbang utara dan gerbang Shimizu. Oya, di taman ini juga terdapat patung dari Tokugawa Ieyasu, pohon Jeruk Mandarin yang dulu ditanam oleh Ieyasu, dan sebuah taman bergaya Jepang yaitu Momijiyama Japanese Garden.

Alamat: 1-1 Sumpu-koen, Aoi-ku, Shizuoka 420-0855
Jam operasional: 09.00-16.30, tutup setiap hari Senin (kecuali jika Senin adalah hari libur nasional) dan saat liburan tahun baru.
Harga tiket:
[east gate saja] 200 yen* (dewasa), 50 yen* (anak-anak)
[taman saja] 150 yen* (termasuk sewa audio guide)
[east gate+taman] 300 yen*
Akses: 10 menit jalan kaki dari Stasiun JR Shizuoka

***

7. Miho Beach

Miho Beach, via find-travel
Miho Beach, via find-travel

Kota Shizuoka dikenal akan lanskap berbukit dan perkebunannya yang indah. Namun Shizuoka juga memiliki pantai lho, yaitu Miho Beach. Pantai Miho ini menarik untuk dikunjungi karena kalian dapat melihat Gunung Fuji dari pantai ini. Kalian pun dapat berenang (spot untuk berenang ada di sisi utara), memancing, maupun naik yacht di pantai ini.

Hagoromo-no-matsu, via wadaphoto
Hagoromo-no-matsu, via wadaphoto

Di sekitar pantai Miho ini ada beberapa spot yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Hagoromo-no-matsu, yaitu pohon pinus yang konon usianya sudah mencapai 650 tahun! Kalian juga dapat melihat mercusuar beton pertama yang dibangun di Jepang (tahun 1912), maupun melihat-lihat museum laut di Tokai University Marine Science Museum (tiket masuk 1500 yen* untuk dewasa dan 750 yen* untuk anak-anak).

Museum lain yang berada di sekitar pantai Miho ini adalah Tokai University Natural History Museum yang menampilkan bermacam fosil dinosaurus.

Mercusuar di pantai Miho, via panoramio
Mercusuar di pantai Miho, via panoramio

 

8. Port of Shimizu dan area di sekitarnya

Port of Shimizu dan Gunung Fuji, via skyscrapercity
Port of Shimizu dan Gunung Fuji, via skyscrapercity

Sebelum menjadi bagian dari kota Shizuoka, Shimizu merupakan sebuah kota. Setelah menjadi satu dengan Shizuoka, daerah di sekitar Stasiun JR Shimizu menjadi pusat kota kedua bagi Shizuoka. Di sekitar stasiun Shimizu ini terdapat Port of Shimizu (alias pelabuhan Shimizu), sebuah pelabuhan yang konon menjadi salah satu dari 3 pelabuhan terindah di Jepang terutama karena faktor Gunung Fuji yang menjadi latar belakangnya.

Port of Shimizu, via teradanet
Port of Shimizu, via teradanet

Pelabuhan Shimizu ini sudah disebut dalam sejarah sejak periode Nara dimulai (tahun 710-784). Setelah Tokugawa Ieyasu menjadikan Shizuoka sebagai basisnya, dengan sendirinya pelabuhan Shimizu ini berkembang pesat.

Selain berfungsi layaknya pelabuhan pada umumnya, di pelabuhan Shimizu ini terdapat “Kashi-no Ichi” Market; sebuah pasar ikan yang menawarkan berbagai produk seafood sekaligus menyediakan tempat untuk menyantap aneka makanan berbahan seafood segar, seperti sushi.

S-Pulse Dream Plaza, via yulongkuo.blogspot
S-Pulse Dream Plaza, via yulongkuo.blogspot

Pelabuhan Shimizu ini nggak hanya memiliki area pelabuhan dan pasar saja. Di sekitar pelabuhan, terdapat sebuah kompleks hiburan dan pusat perbelanjaan bernama S-Pulse Dream Plaza.

Di kompleks ini terdapat foodcourt khusus sushi, souvenir area, Shimizu Sushi Museum (biaya tiket masuk 300 yen* untuk dewasa dan 200 yen* untuk anak-anak), bermacam toko, hingga Chibi Maruko Land, sebuah theme park yang diangkat dari manga dan anime Chibi Maruko-chan (biaya tiket masuk 500 yen* untuk dewasa dan 300 yen* untuk anak-anak).

Dan, di area kompleks ini juga terdapat sebuah ferris wheelberukuran besar. Kalian dapat menikmati pemandangan ke area pelabuhan hingga melihat Gunung Fuji dari puncak Ferris Wheel.

Chibi Maruko-chan Land di S-Pulse Dream Plaza, via forums.hardwarezone
Chibi Maruko-chan Land di S-Pulse Dream Plaza, via forums.hardwarezone

Tambahan lainnya, di sekitar Pelabuhan Shimizu ini juga terdapat sebuah museum bernama Verkehr Museum (biaya tiket masuk 400 yen* untuk dewasa dan 300 yen* untuk anak-anak). Museum ini menampilkan sejarah dan perkembangan dari Pelabuhan Shimizu.

Verkehr Museum, via walkerplus
Verkehr Museum, via walkerplus

Alamat: 9-25 Hinode, Shimizu-ku, Shizuoka 424-0922
Akses: via Stasiun JR Shimizu. Pelabuhan Shimizu ini membentang beberapa kilometer di sepanjang area waterfront. Dari Stasiun JR Shimizu, kalian dapat naik bis yang menyusuri area waterfront dan turun di halte bus yang terdekat dengan tempat tujuan kalian.

***

9. Mendaki South Alps

Jembatan di atas Danau Ikawa, via walkerplus
Jembatan di atas Danau Ikawa, via walkerplus

Southern Alps, atau Pegunungan Alpin Selatan, merupakan pegunungan dengan puncak tertinggi kedua di Jepang. Pegunungan tersebut membentang di wilayah 3 prefektur, yaitu prefektur Shizuoka, Yamanashi, dan Nagano.

Menariknya, dari 13 puncak gunung yang memiliki ketinggian lebih dari 3000 meter, 10 diantaranya terdapat di kota Shizuoka lho. Jadi, bagi kalian yang hobi menikmati keindahan alam dari ketinggian sambil hiking, Pegunungan Alpin Selatan ini layak untuk kalian jelajahi. Dan jangan lupa juga untuk mengunjungi Lake Ikawa, sebuah danau buatan yang sengaja dibuat untuk menampung air dari Pegunungan Alpin Selatan.

***

10. Berendam di onsen

Suasana di sekitar Umegashima Hot Springs, via travel.rakuten
Suasana di sekitar Umegashima Hot Springs, via travel.rakuten

Setelah lelah menjelajah kota Shizuoka, mengapa nggak mencoba melepaskan ketegangan otot dengan berendam di onsen? Kota Shizuoka memiliki beberapa resort onsen yang menawarkan aneka penginapan bergaya Jepang dan tentunya kolam air panas alami.

Ada Umegashima Hot Springs (resort onsen yang terdiri dari 11 penginapan bergaya Jepang), Konya Hot Springs (resort onsen yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti lapangan tenis), Yuyama Hot Springs (dulu sering dijadikan tempat beristirahat dari para prajurit Lord Imagawa), dan banyak lagi.

Masih ada banyak spot wisata lainnya di kota Shizuoka. Banyak kuil, taman, gunung, hingga pantai yang belum disebut disini. Namun jika kalian terlalu sibuk untuk menjelajah berbagai obyek wisata tersebut, setidaknya kalian dapat mencoba aneka kendaraan wisata di kota ini:

  • Sumpu Roman Bus

Sumpu Roman Bus, via visitshizuoka
Sumpu Roman Bus, via visitshizuoka

Setiap kota yang memiliki perhatian khusus terhadap sisi pariwisata pasti memiliki sebuah moda transportasi yang dirancang untuk memudahkan wisatawan yang ingin menikmati suasana kota. Begitu juga dengan kota Shizuoka.

Di kota ini terdapat sebuah bus wisata yang uniknya nggak dirancang bertipe double decker seperti kota lain pada umumnya, melainkan dirancang dengan nuansa retro yang kental. Sumpu Roman Bus, demikianlah nama bus wisata kebanggaan kota Shizuoka. Bus dengan jalur loop line ini akan mengajak kalian mengelilingi kota Shizuoka dengan total panjang jalus kira-kira 6 kilometer dan durasi perjalanan 40 menit.

Asyiknya, harga tiketnya sangat terjangkau lho, yaitu 100 yen* saja utuk satu penumpang dewasa. Oya, detail rute untuk weekdays dan weekend sedikit berbeda. Berikut detail rutenya:

Peta rute bus, via shizuoka-cvb
Peta rute bus, via shizuoka-cvb

Jam operasional: 10.00-16.20 (weekdays), 10.00-16.15 (weekend dan hari libur nasional)
Harga tiket: 100 yen* (dewasa), 50 yen* (anak-anak)

***

  • Suruga Bay Ferry

Suruga Bay Ferry, via youtube
Suruga Bay Ferry, via youtube

Shimizu Port disebut-sebut sebagai salah satu pelabuhan terindah di Jepang karena dari pelabuhan ini pemandangan ke arah Gunung Fuji jelas terlihat. Selain itu, di sekitar pelabuhan juga terdapat beberapa lanskap yang indah, seperti Nihondaira, Izu Peninsula, dan sebagainya. Nah, jika kalian ingin menikmati suasana di sekitar pelabuhan dengan lebih maksimal, maka kalian harus mencoba Suruga Bay Ferry.

Suruga Bay Ferry ini menghubungkan Pelabuhan Shimizu dan Pelabuhan Toi yang terletak di Izu Peninsula (masih termasuk dalam wilayah prefektur Shizuoka, namun letaknya diluar kota Shizuoka). Kapasitasnya kurang lebih 450 orang, dengan durasi perjalanan kurang lebih 65 menit. Kalian dapat bersantai menikmati pemandangan di sekitar pelabuhan dan juga Gunung Fuji sambil merasakan segarnya hembusan angin laut di atas kapal ini.

Informasi lebih lanjut: Suruga Bay Ferry Port of Shimizu Dock
Jam operasional: 09.00-17.30
Harga tiket: 2200 yen* (dewasa), 1100 yen* (anak-anak usia 6-11 tahun)

***

  • Port of Shimizu Bay Cruise

Port of Shimizu Bay Cruise, via ybtour
Port of Shimizu Bay Cruise, via ybtour

Tertarik untuk mengeilingi area sekitar Pelabuhan Shimizu namun nggak berminat untuk pergi ke Pelabuhan Toi yang terletak di Izu Peninsula? Maka naik saja Port of Shimizu Bay Cruise. Kapal ini bergerak mengelilingi area sekitar Pelabuhan Shimizu dan Suruga Bay dengan 2 pilihan durasi perjalanan: 35 menit dan 45 menit.

Apapun tipe perjalanan yang kalian pilih, dari kapal ini kalian dapat menikmati suasana di sekitar Shimizu Port, Suruga Bay, dan tentu saja Gunung Fuji, yang bisa kalian nikmati dari observation lounge. Cruise ini cocok dicoba untuk kalian yang ingin merasakan wisata singkat di sekitar Suruga Bay karena waktu wisatanya yang jauh lebih pendek dibanding Suruga Bay Ferry.

Harga tiket:
[35 menit] 900 yen* (dewasa), 450 yen* (anak-anak);
[45 menit] 1000 yen* (dewasa), 500 yen* (anak-anak).

***

  • Kereta Lokomotif Uap – Oigawa Railway

Oigawa Railway, via shizuoka-sea
Oigawa Railway, via shizuoka-sea

Naik kereta di Jepang? Sudah biasa. Tapi bagaimana dengan naik kereta api uap dan menyusuri tempat-tempat dengan pemandangan yang indah? Tentu akan jadi sebuah pengalaman wisata yang tak terlupakan.

Apalagi jika kereta api uap tersebut bisa melalui jalanan yang nggak biasa, misalnya saja memiliki jalur yang mendaki dan melewati lereng maupun lembah yang curam namun memiliki pemandangan yang indah. Wah, pasti sensasional sekali rasanya ya!

Ikawa Line, via 500px
Ikawa Line, via 500px

Di Shizuoka, ada lho kereta api uap yang track-nya dapat mendaki dan menuruni lereng yang miring, yaitu Oigawa Railway. Kereta ini sebetulnya beroperasi di prefektur Shizuoka, namun salah satu jalurnya, yaitu Ikawa Line, melintasi dan berhenti di Stasiun Ikawa yang terletak di wilayah Ikawa, distrik Aoi, kota Shizuoka. Ikawa Line ini istimewa karena jalur ini merupakan satu-satunya kereta api di Jepang yang track-nya bertipe rack-and-pinion, alias menggunakan cakram bergerigi di bagian tengahnya sehingga dapat mendaki miring.

Wilayah Ikawa ini merupakan pintu gerbang menuju area Pegunungan Alpin Selatan, jadi jalur Ikawa Line ini jelas akan melalui pemandangan gunung dan lembah yang masih sangat alami. Tepatnya, Ikawa Line ini memiliki panjang rute 25,5 kilometer dan akan melewati 61 terowongan dan 51 jembatan.

Stasiun pemberhentian Ikawa Line, yaitu Stasiun Ikawa, merupakan stasiun tertinggi di Prefektur Shizuoka, tepatnya berada di ketinggian 636 meter di atas permukaan laut. Lokasinya juga berdekatan dengan Danau Ikawa yang memiliki pemandangan indah, terutama saat musim gugur tiba.

Ikawa Line, via Toshinori Baba/wikimedia commons
Ikawa Line, via Toshinori Baba/wikimedia commons

Untuk dapat naik kereta ini, kalian dapat melakukan reservasi melalui website resmi dari Oigawa Railway (dalam bahasa Jepang), atau kalian dapat mengisi formulir yang ada disini (dalam bahasa Inggris) dan menyerahkannya langsung ke counter tiket Oigawa Railway.

Harga tiket:

  • [Oigawa Railway Pass] Rail Pass ini berlaku untuk 2 hari, dan pengguna rail pass ini dapat naik Oigawa Railway Main Line, Ikawa Line, dan Sumata-Kyo Bus yang ada di prefektur Shizuoka. Harganya berbeda tergantung periode waktunya:
    20 Maret – 10 Desember: 6600 yen* untuk dewasa, 3300 yen* untuk anak-anak.
    11 Desember – 19 Maret: 5000 yen* untuk dewasa, 2500 yen* untuk anak-anak.
  • [Oigawa & Abt Line Pass] Rail Pass ini berlaku untuk 2 hari, dan pengguna rail pass ini dapat naik Oigawa Railway Main Line dan Ikawa Line sesuka hati. Harganya berbeda tergantung periode waktunya: 20 Maret – 10 Desember: 5400 yen* untuk dewasa, 2750 yen* untuk anak-anak. 11 Desember – 19 Maret: 4200 yen* untuk dewasa, 2100 yen* untuk anak-anak.

***

  • Sightseeing Taxi

Stasiun JR Shimizu, via hotelquest
Stasiun JR Shimizu, via hotelquest

Kota Shizuoka memiliki layanan taksi yang berfungsi sebagai sightseeing taxi. Jadi, alih-alih mengantarkan penumpang dari titik A ke titik B sesuai permintaan, sightseeing taxi ini akan mengajak penumpang menjelajah rute tertentu dan memperkenalkan obyek wisata yang ada di rute tersebut. Harga sightseeing taxi ini berbeda-beda tergantung rutenya. Detail rute, durasi waktu, serta harganya kurang lebih sebagai berikut:

[berangkat dari Stasiun Shizuoka]

Dikelola oleh Shizuoka City Taxi Society (Shizutetsu Taxi), telp: 054-284-2111gallery_843_1101_6989

[berangkat dari Stasiun Shimizu]

Dikelola oleh Shizuoka Prefecture Taxi Society Seian Branch, telp: 054-352-6703.gallery_843_1101_67480

Festival dan peristiwa penting di kota Shizuoka

Berikut sebagian festival penting yang diadakan di kota Shizuoka:

Pertengahan Maret

  • Umegashima Plum Blossom Festival: sebuah festival menikmati mekarnya bunga Plum yang diadakan di Umegashima Baien Plum Garden.

Hari Sabtu dan Minggu pertama di bulan April

  • Shizuoka Festival: sebuah festival menikmati mekarnya bunga di musim semi yang diadakan dengan gaya yang sedikit berbeda dari festival lainnya karena mengilustrasikan bagaimana Tokugawa Ieyasu saat tengah melakukan hanami. Jadi di festival ini pengunjung dapat melihat hanami ala keluarga penguasa Jepang pada masa tersebut yang akan dilengkapi dengan hiburan meriah.

Pertengahan Mei

  • Shizuoka Hobby Show: pameran perdagangan yang menampilkan produk miniatur terakhir yang dihasilkan oleh pabrikan di Shizuoka. Biasa digelar di Magarikane: Twin Messe.

Sabtu terakhir di bulan Juli

  • Abe River Fireworks: festival kembang api terbesar di kota Shizuoka. Diadakan di Abekawa Bridge.

Akhir Juli

  • Nihondaira Festival: pertunjukan roket dan kembang api di malam hari. Diadakan di Nihondaira.

Akhir pekan pertama di bulan Agustus

  • Port of Shimizu Festival: festival yang diadakan untuk memperingati pembukaan resmi dari Port of Shimizu.

 

Side trip dari kota Shizuoka

Setelah membaca beberapa post di atas, mungkin sekarang sudah banyak yang tahu tentang pesona kota Shizuoka, permata tersembunyi yang terletak di antara kota Tokyo dan Nagoya. Atau jangan-jangan, adakah yang sudah merencanakan untuk trip ke Shizuoka? Untuk melengkapi agenda wisata di Shizuoka, berikut beberapa alternatif side-trip yang bisa kalian lakukan saat berada di kota Shizuoka:

Gunung Fuji dan festival di Fujigoko, via imgur
Gunung Fuji dan festival di Fujigoko, via imgur

 

  • Izu Peninsula

Izu Peninsula ini masih berada di prefektur Shizuoka. Area ini memiliki banyak pemandian air panas dimana sebagian diantaranya memiliki view ke arah laut, museum seni, taman hiburan, dan tentu saja pemandangan ke arah Gunung Fuji.

Kota Atami di Izu Peninsula, via japan-highlightstravel
Kota Atami di Izu Peninsula, via japan-highlightstravel

 

Semoga bermanfaat!

 

*Harga dapat berubah sewaktu-waktu.

Comments

comments