fbpx
Home Guides Kulineran Di Matsuri (Festival) Yuk!

Kulineran Di Matsuri (Festival) Yuk!

Saat melakukan wisata ke Jepang, jangan lupa sempatkan diri untuk mencari informasi seputar matsuri (festival tradisional Jepang) yang bisa dikunjungi selama waktu wisata. Jepang memang memiliki matsuri yang tak terhitung banyaknya, sehingga bisa dibilang hampir setiap minggu ada matsuri yang digelar di seluruh Jepang, baik matsuri berskala besar maupun kecil.

Matsuri juga cukup mudah ditemukan di Indonesia, lho. Walau budaya Korea saat ini sedang boomingmatsuri masih sering diadakan di berbagai tempat, mulai dari sekolah, universitas, hingga pusat perbelanjaan (biasanya digelar dengan menyebut embel-embel “matsuri” maupun “bunkasai”/festival budaya).

Bahkan ada juga beberapa matsuri berskala besar yang digelar atas kerjasama dengan pemerintah maupun komunitas masyarakat Jepang, seperti Jakarta Little Tokyo Ennichisai dan Jak Japan Matsuri. Festival-festival tersebut selalu dipadati oleh pengunjung yang tak hanya ingin merasakan suasana festival ala Jepang, namun juga pecinta kuliner yang ingin mencicipi beragam kuliner khas Jepang.

Maklum, seperti lazimnya acara yang mengundang keramaian publik, acara matsuri tak bisa dipisahkan dari aneka stand makanan (dan juga permainan) yang akhirnya menjadi salah satu magnet dari acara tersebut.

Bagi Jalan2ers yang berminat untuk kulineran di matsuri Indonesia maupun Jepang, berikut beberapa kuliner yang wajib masuk dalam daftar icip-icip. Ada beberapa kuliner yang bisa ditemukan di matsuri Jepang dan Indonesia, namun ada juga yang hanya bisa ditemukan di matsuri Jepang. Khusus untuk matsuri Indonesia, perbandingannya kulinernya saya ambil dari gelaran acara yang biasa diadakan di Bandung maupun Jakarta ya..

1. Takoyaki

Kuliner yang satu ini termasuk salah satu yang pasti ada di setiap matsuri. Panganan yang berasal dari Osaka ini berbentuk bulat, dengan isian tako (gurita) di bagian dalamnya. Kuliner ini relatif mudah ditemukan di matsuri berskala kecil hingga besar. Namun jika tak bisa pergi ke festival-festival tersebut, takoyaki kini termasuk mudah ditemukan di berbagai pusat perbelanjaan. Pilihan rasanya pun tak hanya tako, namun bervariasi mulai dari ayam hingga smoked beef and cheese.

Takoyaki [foto: Avlxyz]
Takoyaki [foto: Avlxyz]
Pembuatan takoyaki [foto: zigazou76]
Pembuatan takoyaki [foto: zigazou76]

2. Okonomiyaki

Selain Takoyaki, Okonomiyaki termasuk kuliner yang pasti ada di matsuri Jepang maupun Indonesia. Kuliner yang juga berasal dari Osaka ini terdiri dari campuran sayur, terigu, dan juga toping tertentu. Di matsuri Jepang, topingnya bervariasi antara daging babi, seafood, dan keju.

Sedangkan di matsuri Indonesia, biasanya antara tako, smoked beef, maupun ayam. Sama seperti takoyaki, kepopuleran okonomiyaki juga telah merambah berbagai pusat perbelanjaan (salah satunya Okirobox) dan berbagai kota (seperti Kedai Ling-ling di Bandung). Namun tetap saja cara paling mantap untuk menikmati kuliner ini adalah dengan memakannya langsung di matsuri.

Okonomiyaki [foto: SteFou!]
Okonomiyaki [foto: SteFou!]
Kedai Okonomiyaki di sebuah matsuri [foto: Robert Swier]
Kedai Okonomiyaki di sebuah matsuri [foto: Robert Swier]

3. Kakigori

Ini salah satu kuliner favorit saya di matsuri (kalau nggak lagi batuk maupun pilek ya ). Sebetulnya kakigori hanyalah es serut biasa. Namun aneka pilihan toping sirupnya yang membuat jadi luar biasa. Biasanya kita bisa memilih maksimal 2-3 campuran sirup sehingga menghasilkan kombinasi warna yang cantik dengan rasa yang unik.

Kakigori [foto: nSeika]
Kakigori [foto: nSeika]

4. Yakitori

Sekilas penampilan yakitori mengingatkan pada sate ayam. Ya, yakitori secara literal berarti “ayam panggang” memang punya kemiripan dengan sate ayam: sama-sama daging ayam yang ditusuk dan dipanggang/bakar. Perbedaannya terletak pada bumbunya, dan yakitori dilengkapi dengan daun bawang disela-selanya. Yakitori termasuk jarang ditemukan di matsuri Indonesia. Namun menu ini sudah cukup mudah ditemukan di berbagai resto Jepang (salah satunya Hanamasa).

Yakitori [foto: TAKA@P.P.R.S]
Yakitori [foto: TAKA@P.P.R.S]

5. Yakiudon

Yakiudon alias mie goreng memang mudah dibuat dimana saja. Tapi yakiudon di matsuri memiliki daya tarik tersendiri. Mie yang digoreng di wajan besar dan langsung dibuat dalam jumlah banyak, membuat wanginya tersebar kemana-mana sehingga membuat lidah bergoyang. Yakiudon cukup mudah ditemukan di matsuri Indonesia, baik di matsuri besar maupun matsuri kecil, dan mudah juga ditemukan di berbagai restoran Jepang di Indonesia.

Yakiudon [foto: TheGirlsNY]
Yakiudon [foto: TheGirlsNY]

6. Taiyaki

Taiyaki termasuk salah satu makanan matsuri populer di Jepang. Namun di Indonesia, taiyaki hanya ditemukan di matsuri besar seperti Ennichisai dan Jak Japan Matsuri. Kue berbentuk ikan ini biasanya memiliki 2 rasa: original (isi kacang merah) dan keju. Namun akhir-akhir ini ada juga yang mengkreasikan taiyaki dengan isian lain, seperti coklat.

Taiyaki [foto: watashiwani]
Taiyaki [foto: watashiwani]
Pembuatan taiyaki [foto: ope]
Pembuatan taiyaki [foto: ope]

7. Ikayaki

Ikayaki (atau cumi panggang) termasuk salah satu kuliner yang sering ditemukan di matsuri di Jepang. Biasanya, cumi-cumi yang telah dipanggang lalu disajikan dengan cara ditusuk. Di matsuri Indonesia, kuliner ini termasuk sulit ditemukan. Saya sendiri baru sekali menemukan ikayaki sewaktu di Ennichisai Blok M. Itu juga bentuknya lebih menyerupai pancake dan bukan cumi utuh yang ditusuk lalu dibakar.

Ikayaki [foto: itamendelson]
Ikayaki [foto: itamendelson]
Ikayaki berbentuk pancake [foto: jetalone]
Ikayaki berbentuk pancake [foto: jetalone]

8. Ringo Ame

Pada prinsipnya, ringo ame adalah buah apel yang dibalut dengan lapisan gula. Jadi perlu waktu cukup lama untuk bisa menggigit buah apel karena harus lebih dulu menghabiskan lapisan gula. Panganan ini relatif mudah ditemukan di berbagai matsuri Indonesia.

Ringo ame [foto: wikimedia commons]
Ringo ame [foto: wikimedia commons]
Stand ringo ame [foto: nSeika]
Stand ringo ame [foto: nSeika]

9. Watame (Gula-gula kapas)

Gula-gula kapas juga tak pernah absen dari daftar kuliner di matsuri Jepang. Di Indonesia beberapa kali sempat melihat kuliner ini (pada matsuri ya, bukan di mall), tapi tidak dibungkus dengan kemasan lucu-lucu seperti di contoh gambar.

Watame [foto: Dick Thomas Johnson]
Watame [foto: Dick Thomas Johnson]

10. Dango

Dango sejatinya adalah bola-bola ketan yang mirip mochi. Isian dan variannya beragam, dan bisa disajikan dengan cara rebus maupun bakar (yaki dango). Pada acara matsuri, biasanya dango disajikan dalam sebuah tusukan agar mudah dinikmati sambil berjalan-jalan. Kuliner ini termasuk jarang ditemukan di matsuri Indonesia. Seingat saya baru 1x menemukan dango di matsuriIndonesia, itu pun saya lupa dimana dan tahun berapa.

Dango [foto: Charlie Applebottom]
Dango [foto: Charlie Applebottom]
Yaki dango [foto: gusjer]
Yaki dango [foto: gusjer]
Selain kuliner-kuliner di atas, masih ada beberapa varian kuliner khas matsuri lainnya seperti Jyaga Butter (kentang panggang yang disajikan dengan kulitnya), karaage (ayam goreng khas Jepang), crepes, karumeyaki (karamel panggang), choco banana (pisang salut coklat), dan banyak lagi.

Namun kuliner-kuliner tersebut agak sulit (bahkan bisa dibilang sulit) ditemukan di matsuriIndonesia. Sedangkan di matsuri Indonesia juga ada beberapa kuliner khas seperti sosis panggang dan es jelly. Banyak kan pilihan kuliner yang bisa dijajal di matsuri?

Choco banana [foto: jeremydeades]
Choco banana [foto: jeremydeades]
* Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

Comments

comments