Ladies, punya rencana untuk traveling ke tempat baru? Sebelum mengemas koper kalian dan berangkat ke tempat baru, coba deh simak 60 hal random berikut ini khusus untuk ladies traveller; khususnya jika kalian berencana melakukan solo traveling untuk pertama kalinya.

*             *             *             *             *

Fakta Random Secara Umum

Female traveller, via thongtinkhoahoc
Female traveller, via thongtinkhoahoc
  1. Akui saja, bahaya itu ada dimana-mana. Walau saat ini banyak orang bilang kalau dunia sudah cukup aman untuk dijelajahi sendirian, namun tetap saja bahaya itu ada. Apalagi, sudah jadi stigma umum kalau female traveller (apalagi solo traveller) kerap dianggap sebagai calon mangsa empuk oleh orang-orang jahat. Tetap harus waspada dan ekstra hati-hati saat melangkah ke tempat baru ya, ladies!
  2. Disisi lain, cinta pun ada dimana-mana. Traveling ke tempat baru mungkin terasa menakutkan, apalagi jika kalian terlanjur paranoid. Tapi percaya deh, bukan cuma bahaya saja yang ada dimana-mana. Cinta pun bisa kalian temukan dimana-mana, termasuk di tempat baru. Coba saja buka mata dan telinga kalian, dan rasakan betapa banyaknya kebaikan hati yang kalian terima dari orang-orang baru.
  3. Suka atau tidak, solo traveller wanita akan selalu menghadapi potensi terjadinya kejahatan seksual. Cara terbaik untuk melindungi diri, adalah dengan mempercayai insting kalian sendiri. Jangan pergi ke tempat-tempat berbahaya seorang diri. Jangan terlalu mudah percaya dengan orang baru. Berhati-hatilah saat menumpang kendaraan orang lain. Dan berhati-hatilah saat memilih akomodasi (lihat bagian akomodasi).
  4. Tak ada salahnya melakukan riset mengenai scam yang kerap terjadi di daerah yang akan kalian kunjungi. Berjaga-jaga selalu lebih baik daripada menyesal kemudian, kan?
  5. Selalu ada orang yang mengatakan kalau cewek nggak boleh melakukan solo traveling karena bahaya. Namun percayalah, wanita pun bisa melakukan solo traveling! Selama kalian selalu menggunakan common sense dan mempercayai insting sendiri, semuanya akan baik-baik saja.
  6. Walau begitu, jangan lupa untuk selalu keep in touch dengan orang-orang di rumah. Jangan sampai mereka merasa khawatir karena kesulitan menghubungi kalian. Jika perlu, bagikan itinerary kalian pada orang rumah.
  7. Dan, selalu ada orang-orang yang mengasihani solo traveler perempuan. Apalagi jika kalian telah mencapai usia yang cukup untuk menikah. Biasanya sih karena solo traveller wanita dianggap sebagai jomblo nggak laku (karena traveling sendirian), atau sebagai orang yang suka main-main (karena lebih memilih traveling dibanding fokus menata masa depan). Menghadapi orang-orang seperti itu sih cukup dengan santai saja. Toh kalian traveling menggunakan uang sendiri, jadi ngapain repot memikirkan pandangan orang lain?
  8. Nggak perlu terlalu detail dalam merencanakan semua hal. Kadang sedikit improvisasi bisa membuat perjalanan kalian menjadi lebih berkesan.
  9. Traveling sendirian itu kerap disisipi hal-hal tak terduga, dan kalian belum tentu bisa memprediksi semuanya. Saat terjadi hal-hal diluar rencana, ‘bersikap tenang’ dan ‘selalu tersenyum’ menjadi tips terbaik untuk menyelamatkan hari kalian.
  10. Kalian boleh saja mengagungkan konsep traveling hemat. Tapi jika ada hal-hal yang layak untuk ditebus dengan harga yang sedikit lebih mahal, kenapa tidak? Misalnya saja, daripada menginap di losmen super murah yang keamanan dan kebersihannya meragukan, nggak ada salahnya mencari penginapan lain yang sedikit lebih mahal namun jauh lebih aman dan lebih bersih.
  11. Begitu juga saat membeli perlengkapan untuk traveling. Lebih baik berinvestasi sedikit lebih mahal untuk membeli koper atau tas berkualitas baik, dibanding membeli tas murah tapi gampang rusak.
  12. Merasahomesicksaat traveling sendirian itu wajar, dan itu bukan berarti kalian cengeng atau over sensitif.
  13. Bersahabatlah dengan traveller wanita lainnya yang kalian temui di perjalanan. Biasanya, sesama traveller wanita ada keinginan untuk saling menjaga satu sama lain.
  14. Bepergian saat tengah dapat ‘tamu’ mungkin akan merepotkan bagi sebagian orang. Selain faktor repot, kalian juga harus berjuang menghadapi keram perut dan emosi yang cenderung kurang stabil pada masa-masa seperti itu. Solusinya, jika memungkinkan, bepergianlah di waktu yang aman dari tamu bulanan. Jika tidak mungkin, atur ulang itinerary agar tidak terganggu oleh tamu bulanan.
  15. Jangan takut berkata ‘tidak’. Atau jika diperlukan, berlatihlah untuk mengucapkan aneka kebohongan berikut ini:Walau Bohong Itu Dosa, tapi 10 Kebohongan Ini Perlu Kalian Ketahui, Dear Solo Traveller…
  16. Sebaiknya, hindari menampakkan kesan jika kalian adalah turis. Karenanya, saat kalian tersesat dan perlu melihat ke peta maupun ke handphone, jangan lakukan di tempat umum. Masuklah ke kafe maupun toko terdekat, dan baru cek peta/handphone disana.
  17. Tak ada salahnya men-scan semua dokumen perjalanan yang dimiliki (seperti: scan passport, itinerary, booking hotel, booking pesawat, dan sebagainya), kemudian unggah di tempat yang aman dan mudah diakses dari komputer manapun seperti Google Drive maupun DropBox.
  18. Asuransi perjalanan mungkin terasa seperti nggak penting dan buang-buang uang. Namun nggak ada salahnya membeli asuransi. Kita takkan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan, bukan?
  19. Kalian memang harus waspada menghadapi orang baru. Tapi bukan berarti semua orang harus dicurigai. Jadi, nggak ada salahnya menjalin pertemanan dengan penduduk lokal. Selain kalian bisa bertanya tentang hal-hal yang tidak ada dalam buku panduan wisata, kalian juga bisa lebih cepat meminta bantuan seandainya memerlukan sesuatu.
  20. Saat bepergian ke tempat baru yang sangat jauh berbeda dengan negara kita (baik dari segi budaya maupun penampilan fisik penduduknya), biasanya traveller wanita lebih cepat mendapat sorotan – sekaligus mengundang pandangan mata. Apalagi jika kalian pergi sendirian. Jadi, siapkan mental dengan baik sebelum pergi sendirian ke tempat-tempat seperti itu.
  21. Sayangnya, wanita masih kerap diperlakukan atau dipandang sebelah mata di beberapa tempat. Nggak ada salahnya kalian membiasakan diri untuk mempelajari karakteristik budaya dari sebuah tempat yang akan dikunjungi (secara global saja), sehingga kalian nggak sampai mengalami gegar budaya.
  22. Demi keamanan, jangan meng-update rencana perjalananmu di media sosial. Lebih baik posting tentang aktifitas wisata kalian lakukan setelah pulang.

*             *             *             *             *

Packing, Packing, Packing

Packing seringkas mungkin, via dvoured
Packing seringkas mungkin, via dvoured
  1. Kalian akan pergi melakukan traveling, bukan fashion show. Jadi, bawa pakaian secukupnya saja. Bagaimanapun, packing secukupnya akan memudahkan mobilitas, serta nggak perlu khawatir akan masalah kelebihan bagasi.
  2. Dengan packing seringan mungkin, kalian pun bisa meminimalisir resiko diincar oleh orang-orang yang berniat jahat. Coba pikir saja dengan logika. Diantara dua orang ini: solo traveller yang membawa 4 koper besar, dan solo traveller yang hanya membawa sebuah backpack atau sebuah koper saja; menurut kalian mana yang paling mudah diincar oleh orang jahat?
  3. Dan, karena traveling bukan fashion show, kalian pun nggak perlu membawa makeup lengkap dengan peralatannya. Lip gloss, foundation ber-spf, eyeshadow dengan warna natural, beberapa ikat rambut (khusus bagi yang berambut panjang), dan krim perawatan dalam ukuran travel pack sudah cukup untuk acara travelingmu. Tinggalkan saja hairdryer dan catokan rambut di rumah!
  4. Jangan lupa untuk membawa sunscreen ataupun sunblock!
  5. Tisu basah dan gel antiseptic juga termasuk item yang tidak boleh lupa masuk dalam kantong. Ingat, nggak semua daerah yang akan kita kunjungi terjamin kebersihannya.
  6. Suka memotret atau melakukan selfie? Maka kalian wajib banget membawa tongsis.
  7. Salah satu cara mudah untuk mengukur apakah kalian terlalu banyak membawa barang, adalah dengan mencoba mengangkat tas/koper kalian. Jika kalian kesulitan membawanya, berarti saatnya menyeleksi lagi barang-barang yang akan dibawa.
  8. Jangan membawa uang di satu tempat. Lebih baik uangnya dipecah dalam beberapa tempat. Salah satu tempat penyimpanan terbaik ada di dalam kotak/wadah pembalut. Memangnya siapa yang akan mengecek sampai kesana?
  9. Jangan ragu membawa beberapa barang yang dirasa bisa meningkatkan perasaan nyaman. Misalnya saja, membawa alarm pintu atau jendela portable (berguna jika kalian akan menginap di penginapan yang agak diragukan keamanannya).
  10. Percaya deh, kalian mungkin saja akan kesulitan menemukan tampon di beberapa tempat yang agak terpencil. Kalaupun ada, belum tentu kalian akan cocok dengan tampon tersebut. Jika waktu perjalanan kalian bertepatan dengan periode bulanan, nggak ada salahnya berbekal tampon dalam jumlah yang cukup.
  11. Selalu siapkan pakaian renang walau kalian tidak berencana untuk berenang. Siapa tahu godaan untuk berenang mendadak muncul saat liburan, kan? Jika tak yakin model baju renang apa yang harus disiapkan, model one piece selalu menjadi model yang aman di hampir semua lokasi wisata.

*             *             *             *             *

Tentang Pakaian

Scarf selalu jadi sahabat traveller wanita, via tranquilshores
Scarf selalu jadi sahabat traveller wanita, via tranquilshores
  1. Beberapa tempat mensyaratkan dress code tertentu, khususnya bagi traveller wanita. Untuk menghormati budaya dan tradisi setempat, nggak ada salahnya melakukan sedikit riset mengenai dress code yang berlaku di daerah tersebut. Intinya, berpakaian seperti penduduk lokal merupakan salah satu cara terbaik agar cepat diterima di sebuah lingkungan.
  2. Scarf dan kain lebar adalah teman terbaik bagi female traveller. Saat kalian nggak yakin apakah sudah mengenakan pakaian yang tepat saat mengunjungi sebuah tempat baru, scarf dan kain lebar selalu berhasil membantu mengatasi masalah salah kostum.
  3. Prioritaskan membawa pakaian yang polos dengan warna-warna netral, sehingga mudah dipadupadankan dengan aksesoris lain. Dengan demikian, kalian tetap nggak bakalan tampil membosankan walau membawa baju sedikit.
  4. Atau, kalian bisa membawa scarf multifungsi seperti ini:
Scarf multifungsi, via artizanfashion
Scarf multifungsi, via artizanfashion
  1. Malas mencuci dan menyetrika? Daripada membawa pakaian penuh renda nan gemerlapan, lebih baik membawa baju-baju yang mudah kering saat basah, dan tidak mudah kusut.
  2. Percaya deh, high heels memang cantik dan bikin kita terlihat menarik. Tapi saat melakukan solo traveling, flat shoes yang nyaman untuk digunakan berjalan akan terasa lebih menyenangkan dibanding high heels.
  3. Nggak ada salahnya membawa 1-2 legging. Selain tidak memakan tempat, legging juga sangat fungsional untuk mempercantik penampilan, hingga menghangatkan kaki saat udara tiba-tiba dingin.
  4. Daripada membawa jaket atau mantel super tebal, pertimbangkan untuk membawa beberapa pakaian tipis yang bisa dikenakan berbarengan untuk menghalau udara dingin.

*             *             *             *             *

Obyek Wisata

Traveller wanita sedang melakukan bungee jumping, via formulalubvi
Traveller wanita sedang melakukan bungee jumping, via formulalubvi
  1. Suka atau tidak, nggak semua obyek wisata bisa dikunjungi oleh traveller wanita. Beberapa ada yang masih bisa dikunjungi dalam kondisi tertentu, sementara ada juga yang betul-betul melarang wanita menginjakkan kaki di tempat tersebut. Kalian bisa baca artikel ini untuk lebih detailnya:Ladies, Inilah Beberapa Tempat di Dunia yang Membatasi Akses Kunjungan Wanita
  2. Nggak semua tempat mengijinkan wanita dengan hotpant dan tanktop (atau pakaian minim lainnya), apalagi tempat tersebut tempat ibadah maupun tempat suci. Jadi jangan tersinggung kalau melihat larangan tersebut di tempat yang akan kalian datangi.
  3. Kalian bisa bebas menentukan destinasi yang ingin kalian kunjungi. Hanya saja, demi keamanan, usahakan telah tiba di hostel/hotel sebelum malam tiba. Apalagi jika kalian betul-betul baru mengunjungi tempat tersebut, dan masih belum yakin dengan faktor keamanannya.
  4. Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru. Bungee jumping? Parasailing? Why not!

*             *             *             *             *

Seputar Transportasi

Ilustrasi, via trendsandlife
Ilustrasi, via trendsandlife
  1. Jika bepergian dengan menggunakan moda transportasi publik, usahakan jangan sampai tertidur. Selain berpotensi untuk melewatkan tempat tujuan, kalian akan terlihat jauh lebih mudah diganggu/dikerjai saat tidur.
  2. Kaki adalah moda transportasi terbaik. Jangan ragu untuk berinvestasi dengan membeli sepatu jalan yang bagus, dan jelajahi daerah tujuan wisata kalian dengan berjalan kaki.
  3. Saat naik kendaraan umum, sebaiknya pilih kendaraan yang sudah berisi penumpang. Lebih baik lagi jika kalian duduk di dekat pintu keluar atau masuk sehingga lebih mudah keluar jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
  4. Untuk membunuh waktu selama di perjalanan, biasanya kita kerap mendengarkan musik menggunakan earphone. Agar tetap menjaga kewaspadaan, setidaknya gunakan earphone hanya di sebelah telinga saja.
  5. Jika memungkinkan, hindari menggunakan transportasi malam (seperti bus malam maupun kereta malam), kecuali jika kalian menggunakan moda transportasi malam yang sudah terjamin keamanannya. Tapi jika ini pertama kalinya kalian mengunjungi daerah tersebut, percayalah, lebih aman bepergian saat matahari menguasai hari.
  6. Takut dibuntuti saat jalan sendirian maupun saat naik kendaraan umum? Kalian bisa berpura-pura menelepon seseorang, dan katakan jika kalian sudah hampir tiba di tempat janjian. Dengan demikian, orang lain yang mendengar akan berasumsi jika kalian pergi bersama orang lain.

*             *             *             *             *

Makanan dan Minuman

Ilustrasi, via protothema
Ilustrasi, via protothema
  1. Percayalah, kadang-kadang makanan terbaik di sebuah daerah dapat kalian temukan di pedagang kaki limanya. Jadi, jangan dulu alergi dan takut untuk mencoba jajanan pinggir jalan ya! Walau begitu, kalian tetap harus memperhatikan faktor kebersihan dari makanan dan lingkungan sekitar. Pasti nggak mau kan terkena sakit saat tengah traveling sendirian?
  2. Walau kalian merasa kuat minum minuman beralkohol, tetap saja itu tidak bisa dijadikan alasan untuk lose control saat tengah traveling sendirian. Sebaiknya batasi konsumsi alkohol, atau hindari sama sekali. Ingat, berjaga-jaga selalu lebih baik dibanding menyesal kemudian kan?
  3. Jangan sembarangan minum air, apalagi yang diberikan oleh orang lain. Lebih baik hanya minum air yang betul-betul terjamin kebersihan dan keamanannya.

*             *             *             *             *

Akomodasi dan Pernak-perniknya

Salah satu dormitory khusus wanita di sebuah hostel, via hostelgeeks
Salah satu dormitory khusus wanita di sebuah hostel, via hostelgeeks
  1. Ingin punya banyak teman baru? Menginaplah di hostel. Kalaupun kalian merasa tak nyaman menginap satu kamar dengan traveller pria, pilihlah hostel yang memiliki kamar khusus untuk wanita.
  2. Jangan lupa pastikan kalau hostel yang akan kalian inapi memiliki locker untuk menyimpan barang-barang pribadi.
  3. Seandainya tertarik untuk mencoba menginap di rumah orang lain (misalnya saja dengan menggunakan Air BnB maupun Couchsurfing), HANYA menginaplah di tempat yang memiliki banyak review ataupun rekomendasi yang sangat baik. Sudah jadi rahasia umum jika beberapa host kerap memiliki maksud tersembunyi terhadap traveller, khususnya traveller wanita.
  4. Untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya pilih host perempuan. Tentunya kalian juga harus mempertimbangkan track record dari host tersebut ya!
  5. Nggak ada salahnya berteman dengan petugas perempuan di hostel/hotel yang kalian inapi. Kalian bisa bertanya tempat-tempat yang aman untuk dikunjungi oleh perempuan pada mereka.
  6. Jangan sekali-sekali menunjukkan tanda jika kalian menginap sendirian, apalagi jika kalian menginap di losmen atau hotel yang keamanannya kurang terjamin. Nggak ada salahnya menggantungkan tanda DO NOT DISTURB di pintu, dan biarkan televisi menyala sekalipun kalian tidak ada di dalam kamar.

*             *             *             *             *

baca juga :

Beberapa Pengalaman “unik” Saat Travelling Bersama Orang Yang Baru Dikenal

Ups! Ini Dia Aneka Kesalahan Yang Biasa Dilakukan Traveller Pemula

Comments

comments