Saat melakukan sebuah perjalanan wisata, mampir ke obyek wisata ternama tentunya menjadi salah satu agenda yang wajib masuk ke dalam itinerary. Sayangnya tak semua obyek wisata bisa menjadi “sahabat” bagi budget traveller, entah dari harga tiketnya yang mahal maupun transportasi menuju ke lokasi tersebut yang cukup menguras kantong.

Nah, kali ini saya ingin berbagi tips mencari aneka tempat wisata yang murah meriah tapi tetap seru selama berwisata di Jepang. Selain tips, saya juga ingin berbagai ide aktifitas wisata hemat tanpa harus masuk ke berbagai obyek wisata yang menguras kantong. Tulisan ini sendiri masih lanjutan dari seri “hemat-hemat di Jepang” yang pernah saya janjikan sebelumnya. Bagi yang ingin membaca tentang tips mencari makanan hemat di Jepang, bisa dibaca disini. Sedangkan bagi yang mencari akomodasi murah di Jepang, bisa diintip disini.

Datang ke tempat wisata gratisan

Lupakan Tokyo Disneyland maupun Universal Studio jika budget wisata terbatas! Jika ingin masuk ke berbagai obyek wisata, carilah aneka tempat wisata yang bisa di akses secara cuma-cuma. Di Tokyo ada beberapa obyek wisata ternama yang dapat di akses secara cuma-cuma, seperti observation deck di Tokyo Metropolitan Government Building, Ueno Park, Tsukiji Fish Market, dan masih banyak lagi. Begitu juga dengan kota-kota lainnya, banyak tempat wisata gratisan yang tak kalah menarik untuk dikunjungi.

Tokyo Metropolitan Government Building [foto: Bizmac, via community commons]
Tokyo Metropolitan Government Building [foto: Bizmac, via community commons]
Ueno Park [foto: Svachalek, via community commons]
Ueno Park [foto: Svachalek, via community commons]

Eksplorasi distrik tertentu

Tak ada budget untuk masuk ke obyek wisata ternama? Tak masalah. Sebagai gantinya, kenapa nggak mengeksplorasi distrik maupun kawasan tertentu saja? Kota-kota besar di Jepang biasanya memiliki banyak distrik/kawasan yang memiliki keunikan tersendiri sehingga menarik untuk dijelajahi.

Misalnya saja Tokyo memiliki distrik elektronik Akihabara; Shibuya, Harajuku dan Ginza yang terkenal sebagai pusat mode, serta Odaiba yang memiliki banyak fasilitas unik dan menarik. Di Kyoto ada distrik Gion dan Higashiyama yang memiliki suasana ala kota tua. Dan masih banyak distrik menarik lainnya yang bisa dijelajahi secara cuma-cuma, tentunya selama nggak keberatan berjalan kaki dan juga nggak pakai acara belanja maupun hangout di kafe ya..

Shibuya [foto: DubsarPR, via community commons]
Shibuya [foto: DubsarPR, via community commons]
Gion [foto: Mrhayata, via community commons]
Gion [foto: Mrhayata, via community commons]

Berkunjung ke kuil

Rasanya belum lengkap berkunjung ke Jepang kalau nggak melakukan wisata kuil. Untungnya sih mayoritas kuil terbilang bersahabat dengan kantong, terutama jika melakukan wisata ke Tokyo yang kuil-kuil ternamanya seperti Sensoji Temple, Yasukuni Jinja, maupun Meiji Jingu dapat dikunjungi secara cuma-cuma.

Namun lain halnya dengan Kyoto. Sebagian besar kuil di kota tersebut menerapkan sistem tiket masuk, yang biasanya masih relatif terjangkau yaitu berkisar antara ¥100 hingga ¥500 (kecuali untuk kuil tertentu seperti Saihoji/Kokodera yang tiketnya saja mencapai ¥3000/orang).

Ada juga yang hanya menerapkan tiket masuk untuk area tertentu di kuil tersebut, seperti kuil Kiyomizudera. Jadi jika ingin melakukan wisata hemat dengan mengunjungi kuil, nggak ada salahnya melakukan survey terlebih dulu apakah kuil yang akan dikunjungi menerapkan tiket masuk atau tidak, dan apakah harga tiketnya cukup bersahabat atau tidak.

Saihoji/Kokodera Temple [foto: Norio.Nakayama, via community commons]
Saihoji/Kokodera Temple [foto: Norio.Nakayama, via community commons]

Main ke taman kota

Sama seperti kuil, sebagian taman dapat dikunjungi secara cuma-cuma. Sebagian lainnya menerapkan tiket masuk, namun biasanya cukup terjangkau (antara ¥100-¥500) sehingga masih bersahabat dengan budget.

Berkunjung ke taman juga bisa menjadi alternatif wisata hemat bagi yang melakukan wisata bersama keluarga, karena hampir seluruh taman memiliki kebijakan memberikan diskon tiket bagi anggota keluarga di atas 65 tahun maupun untuk anak di bawah usia tertentu. Taman juga biasanya menawarkan diskon menarik bagi wisatawan yang datang bersama rombongan (biasanya mulai 20 orang ke atas).

Yoyogi Park [foto: Skl8em, via community commons]
Yoyogi Park [foto: Skl8em, via community commons]
Rikugien [foto: Vera46, via community commons]
Rikugien [foto: Vera46, via community commons]

Mengunjungi aneka landmark kota

Saat berwisata ke suatu daerah, rasanya belum “sah” jika belum mampir ke landmark daerah tersebut. Misalnya saja Tokyo dengan Tokyo Tower maupun Tokyo Skytree-nya; Nagoya dengan Nagoya Castle dan Oasis 21; Kyoto dengan Kinkaku-ji (Kuil Paviliun Emas) dan Kyoto Tower, dan lain-lain.

Beberapa landmark populer, seperti Tokyo Tower maupun Tokyo Skytree memang tidak dapat dimasuki secara cuma-cuma. Untuk menyiasatinya, Anda bisa datang ke aneka landmark tersebut namun jangan sampai masuk ke bagian berbayarnya. Cukup hingga ambil foto di sekitar lokasi landmark saja. Solusi lainnya, carilah landmark yang bisa di akses secara gratis. Salah satu contohnya adalah Rainbow Bridge di Tokyo, maupun Arashiyama Bamboo Forest dan Fushimi Inari Taisha di Kyoto.

Rainbow Bridge [foto: Fakelvis, via community commons]
Rainbow Bridge [foto: Fakelvis, via community commons]
Oasis 21 [foto: Emrank, via community commons]
Oasis 21 [foto: Emrank, via community commons]

Ikut tour gratisan

Jepang memiliki banyak sekali istana kekaisaran yang tersebar di Tokyo dan Kyoto, seperti Tokyo Imperial Palace, Imperial Palace Garden, Sento Imperial Palace, dan banyak lagi. Menariknya, aneka obyek wisata tersebut bisa dikunjungi secara cuma-cuma lho. Wisatawan hanya perlu melakukan registrasi untuk mengikuti tour resmi yang diselenggarakan oleh Imperial Household Agency, karena hanya dengan cara itulah wisatawan dapat masuk ke istana-istana tersebut.

Selain tour ke istana kaisar, masih ada beberapa tour gratis lainnya yang tak kalah menarik untuk diikuti. Misalnya saja Toyota Factory Tour (tour mengunjungi pabrik Toyota) di Nagoya (harus reservasi terlebih dulu), maupun mengikuti tour Museum of Yebisu Beer di Tokyo (gratis untuk tour mengunjungi museum dan hanya perlu membayar ¥500 jika ingin mencicipi bir sepuasnya).

Berburu aneka gratisan untuk wisatawan asing

Di Jepang, ada obyek wisata yang menawarkan diskon khusus maupun menggratiskan tiket masuknya khusus untuk wisatawan asing. Salah satunya adalah Yoshikien, sebuah taman bergaya Jepang yang terdapat di Nara. Selain Yoshikien, banyak tempat wisata lain di Nara yang menawarkan gratisan untuk wisatawan asing. Jadi tak ada salahnya melakukan sedikit browsing untuk mencari informasi penawaran khusus untuk wisatawan asing di kota tujuan wisata Anda.

Menghadiri matsuri maupun aneka event gratisan lainnya

Banyak event yang bisa dihadiri secara cuma-cuma, salah satunya adalah menghadiri matsuri (festival khas Jepang) yang berlangsung pada waktu wisata Anda. Selain bisa merasakan langsung meriahnya budaya lokal, mengunjungi matsuri juga membuka kesempatan untuk melakukan icip-icip aneka kuliner khas matsuri.

Info hemat lainnya

Beberapa tempat wisata di Jepang membebaskan tiket masuknya pada tanggal tertentu, biasanya pada hari ulang tahun tempat wisata tersebut, tanggal 4 Mei (hari penghijauan), dan tanggal 1 Oktober (Tokyo Citizen’s Day). Ada juga yang membebaskan tiket masuk maupun memberikan diskon khusus pada hari ulang tahun kaisar.

Informasi tentang diskon maupun tiket gratis tersebut biasanya tersedia di website masing-masing wisata. Hanya saja perlu diketahui, pada tanggal-tanggal tersebut biasanya berbagai tempat wisata akan penuh sesak oleh wisatawan lokal. Jadi jika Anda lebih mengutamakan kenyamanan wisata, hindari berkunjung di tanggal-tanggal tersebut ya..

Info lainnya, biasanya ada diskon maupun penawaran khusus untuk wisatawan asing. Salah satunya adalah Tobu Nikko Free Passes yang menawarkan diskon tiket tempat wisata dan juga transportasi untuk masuk ke aneka obyek wisata di Nikko dan Kinugawa. Informasi aneka diskon khusus tersebut bisa di dapat di berbagai pusat informasi wisata di kota tujuan Anda.

Banyak tempat wisata yang suka memberikan kupon diskon bagi wisatawan. Kupon diskon tersebut biasanya disebar di berbagai pusat informasi wisata maupun dibagikan secara cuma-cuma melalui website masing-masing obyek wisata. Jadi sebelum waktu kunjungan wisata yang direncanakan, nggak ada salahnya berburu aneka tiket diskon di kota tujuan yang diinginkan.

Untuk info hemat lainnya, tunggu tulisan selanjutnya ya..

Comments

comments