Beberapa hari lalu saya telah menulis tentang Hakone dalam tulisan Another Trip from Tokyo (1): Hakone. Jika setelah membaca tulisan tersebut teman-teman masih belum memiliki bayangan apa yang paling menarik dari Hakone, maka kalian harus mencoba aneka pemandian air panas alami-nya. Dan itulah yang akan saya bagikan dalam tulisan kali ini.

Tentang air panas alami dan Hakone

Sebetulnya, sumber air panas alami di Jepang memang bukan di Hakone saja. Bahkan jika dilihat secara angka, Hakone hanya menempati posisi kelima jika dilihat dari volume air panas alaminya jika dibandingkan dengan resort onsen lainnya di seluruh Jepang. Namun tetap saja Hakone memiliki daya tarik tersendiri.

Sudah sejak jaman kuno Hakone dikenal sebagai salah satu onsen spa resort terpopuler. Alasan utamanya adalah karena sumber air panas alami di Hakone dikenal memiliki kualitas air yang sangat baik. Tak hanya baik, namun memiliki kandungan mineral yang sangat bervariasi sehingga baik untuk kesehatan dan kecantikan.

Lokasi Hakone juga cukup mudah dijangkau dari Tokyo, dan tak jauh dari Gunung Fuji sehingga dari Hakone wisatawan bisa berendam sambil menikmati keindahan Gunung Fuji. Tak heran jika Hakone selalu berhasil menarik wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara yang ingin merasakan manfaat air panas alami di Hakone.

Resor Onsen Hakone [foto: Kounoichi/wikimedia]
Resor Onsen Hakone [foto: Kounoichi/wikimedia]

Sebelum membahas tentang lokasi, saya ingin menjelaskan dulu tentang keistimewaan air panas alami di Hakone. Sudah pada tahu kan jika air panas alami merupakan air panas yang bersumber dari dalam bumi, yang berarti mengandung mineral tertentu.

Nah, di Hakone ini setidaknya ada 20 jenis air panas alami yang memiliki kandungan mineral yang berbeda-beda, mulai dari tipe simple alkaline springs, gypsum springs, dan lain-lain. Macam-macam kandungan mineral tersebut dipercaya memiliki khasiat yang berbeda-beda. Mau tambah cantik? Bisa. Mau tambah sehat? Juga bisa. Bahkan jika mau kurus, ada kok pemandian air panas yang punya khasiat bagus untuk diet. Keren kan?

Dimana saja onsen resor di Hakone?

Gimana, sudah mupeng mau berendam di Hakone? Supaya lebih mudah untuk mencari onsen mana yang wajib dikunjungi saat berwisata ke Hakone, saya akan mengelompokkan lokasi onsen berdasarkan jenis onsen dan khasiatnya. Ingat, yang akan saya bagikan ini bukan nama onsennya yah, melainkan lokasi/wilayah dimana onsen tersebut bisa ditemukan.

  • Hydrogen Carbonate Springs dan Alkaline Springs

Kedua jenis onsen tersebut memiliki air yang dipercaya dapat membersihkan kulit dan melembutkannya. Cocok bagi mereka yang memiliki masalah kulit kering, kasar, dan sejenisnya. Onsen dengan jenis air Hydrogen Carbonate Springs mudah ditemukan di daerah Gora, Ubako, Sengokuhara, dan Ninotaira; sementara Simple Alkaline Springs terdapat di daerah Yumoto, Tonosawa, Kowakudani, dan Ashinoko (Danau Ashi).

Ichinoyu Honkan, salah satu Onsen di Yumoto, Hakone [foto: Ichinoyu/wikimedia]
Ichinoyu Honkan, salah satu Onsen di Yumoto, Hakone [foto: Ichinoyu/wikimedia]
  • Sulfate Springs

Onsen jenis ini memiliki khasiat seperti toner, yaitu melembabkan kulit. Cocok bagi siapa saja yang memiliki masalah kulit (seperti kulit kasar dan kering), maupun ingin mencegah keriput. Sulfate Springs ini bisa ditemukan di daerah Yumoto, Gora, Ubako, Takogawa, Ninotaira, Miyagino, dan Sengokuhara.

Salah satu onsen di Yumoto [foto: Travis/flickr]
Salah satu onsen di Yumoto [foto: Travis/flickr]
  • Chloride Springs

Jenis onsen ini mengandung garam dalam airnya dan itu sangat baik untuk kelembaban kulit. Tak hanya bermanfaat untuk kecantikan, onsen jenis ini juga baik untuk mengusir rasa dingin. Manfaat lainnya, onsen ini juga berkhasiat untuk membakar lemak sehingga baik juga untuk mereka yang sedang diet. Chloride Springs banyak terdapat di Yumoto, Gora, Takogawa, Miyanishita, Sengokuhara, Sokokura.

Salah satu onsen di Gora [foto: Chris 73/wikimedia]
Salah satu onsen di Gora [foto: Chris 73/wikimedia]
  • Sulfur Springs

Sulfur Springs dipercaya berkhasiat untuk detoksifikasi dan membersihkan kulit. Punya masalah dengan noda di kulit? Atau pori-pori terlalu besar? Atau ingin menghilangkan sel kulit mati? Berendam saja di onsen yang terdapat di daerah Ubako, Yunohanazawa, dan Ashinoyu.

Salah satu onsen di Hakone [foto: Paul Pichota/flickr]
Salah satu onsen di Hakone [foto: Paul Pichota/flickr]
  • Acidic Springs

Nah, onsen ini cocok bagi siapa saja yang khawatir akan masalah-masalah kulit seperti kulit kendur dan kelelahan. Acidic Springs dipercaya berkhasiat mengencangkan kulit, dan onsen ini bisa ditemukan di Gora dan Sengokuhara.

Onsen Himeshara no yu [foto: NY066/wikimedia]
Onsen Himeshara no yu [foto: NY066/wikimedia]
Itu baru sebagian jenis onsen yang ada di Hakone. Masih ada beberapa jenis onsen lainnya, namun onsen-onsen di atas merupakan yang paling banyak diminati oleh wisatawan. Oya, onsen-onsen ini biasanya menjadi satu dengan ryokan dan hotel. Jadi sekalipun Hakone bisa dikunjungi pulang pergi dari Tokyo, untuk pengalaman yang lebih lengkap, akan lebih baik jika sekalian menginap di ryokan maupun hotel di Hakone.

Biaya ber-onsen

Pertanyaan berikutnya yang terlontar setelah menemukan tempat onsen yang ingin dituju adalah, berapa biaya yang harus dikeluarkan? Maka jawabannya akan sangat bervariasi, tergantung dimana lokasi onsen tersebut berada.

Maksudnya, apakah onsen tersebut berdiri sendiri (biasanya hanya mengenakan tiket masuk saja), atau menjadi bagian dari ryokan/hotel (yang umumnya khusus untuk tamu yang menginap sehingga biayanya dihitung juga dengan biaya menginap maupun biaya makan). Perbedaan biaya tersebut juga bisa dilihat dari jam masuk ke dalam onsen Namun jika ditarik range harga, biayanya bisa bervariasi antara 800 yen hingga 15000 yen.

Seputar etika ber-onsen

Sebetulnya etika ber-onsen nggak jauh berbeda dengan etika menggunakan sento (pemandian air panas ala Jepang). Aturan yang paling mendasar adalah wajib melepas seluruh pakaian dan juga wajib membasuh diri sebelum masuk ke dalam kolam berendam untuk menjaga kebersihan air. Mereka yang ingin berendam juga wajib menjaga kebersihan air dengan tidak mencemari air rendaman dengan apapun, mulai dari sabun hingga kotoran.

Untuk tambahan informasi, agar terhindar dari dehidrasi, biasakan untuk minum minimal 15 menit sebelum waktu berendam. Lalu jangan berendam dalam kondisi badan terlalu lelah (misalnya setelah menempuh perjalanan jauh) untuk mencegah bahaya yang mungkin timbul karena bersentuhan langsung dengan air panas.

Dan sebaiknya jangan berendam terlalu lama, terutama bagi yang belum biasa. Waktu ideal untuk berendam adalah 5 menit, 8 menit, dan 3 menit yang diselingi waktu istirahat. Berendam dengan cara seperti itu lebih efektif untuk melancarkan peredaran darah dan juga menurunkan berat badan.

Siap untuk berendam di Hakone?

***

*Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

 

baca juga :

Gunung Fuji Memang Keren, dan Kalian Dapat Mengaguminya Sambil Berendam di Onsen-onsen Berikut Ini

8 Hotel Budget di Kaki Gunung Fuji yang Siap Memanjakanmu, Wahai Para Penakluk Gunung.

Comments

comments