"Otaku" [credit: magic robot, via ccsearch]
“Otaku” [credit: magic robot, via ccsearch]

Otaku.

Pernah mendengar istilah tersebut? Bagi pecinta kebudayaan Jepang, khususnya budaya pop-nya, istilah otaku pastilah sudah tak asing lagi di telinga. Menurut Wikipedia, otaku merupakan sebutan bagi fans yang memiliki tingkat obsesi yang luar biasa terhadap sesuatu. Dengan kata lain, otaku adalah sebutan untuk die hard fans.

Wikipedia sebetulnya hanya mencantumkan anime [=animasi khas Jepang] dan manga [=komik Jepang] saja yang menjadi objek ke-otaku-an. Namun belakangan die hard fans untuk kategori gametokusatsu [=film monster/super hero dengan spesial efek khusus seperti Kamen Rider maupun Godzilla], super sentai [=seri super hero yang melibatkan kelompok khusus seperti Power Rangers], bahkan artis maupun idol, juga disebut sebagai otaku.

Bicara tentang otaku, berarti kita bicara tentang sebuah budaya yang mungkin akan sulit dipahami oleh awam. Pastinya banyak pernak-pernik yang mungkin sepele bagi awam, namun ternyata menjadi harta karun bagi para otaku.

Nah, sebagai ibu kota dari sebuah negara yang memiliki budaya pop yang luar biasa, Tokyo dikenal sebagai surganya para otaku. Eits, tunggu dulu. Jangan langsung membayangkan Akihabara ya. Memang Akihabara merupakan surga utama bagi para otaku di Tokyo.

Namun Tokyo tak hanya berisi Akihabara, dan bukan Akihabara saja yang siap memanjakan para otaku. Untuk lengkapnya, berikut beberapa tempat yang populer sebagai surganya para otaku di Tokyo.

 

Akihabara

Saat menyebut kata “surga bagi otaku”, mau tak mau kata pertama yang terpikir pastilah Akihabara. Ya, sudah menjadi rahasia umum jika Akihabara (biasa disingkat menjadi Akiba) dikenal sebagai tanah suci bagi para otaku.

Rasanya belum sah menjadi otaku jika belum singgah sejenak di Akihabara, setidaknya sekali dalam seumur hidup. Review tentang distrik ini pun berjibun dan hampir seluruhnya menasbihkan kawasan ini di puncak daftar tempat yang wajib dikunjungi para otaku selama berada di Tokyo.

Akihabara [credit: bordas, via ccsearch]
Akihabara [credit: bordas, via ccsearch]
Walau begitu, tak banyak yang menjelaskan tentang sejarah dari kawasan tersebut, padahal Akihabara pun tak serta merta menjadi surga bagi para otaku lho. Semula kawasan ini memang terkenal sebagai pusatnya barang-barang elektronik. Namun karena ketatnya persaingan dengan distrik lain yang juga dikenal sebagai distrik barang elektronik, Akihabara pun mulai dikembangkan untuk menyasar kalangan otaku.

Perubahan image itu pun membuat kawasan ini kembali hidup dan bisnis per-otaku-an semakin menggeliat. Puncaknya adalah saat group idol ternama, AKB 48, menjadikan Akihabara sebagai pusat aktifitas mereka. Tak pelak lagi Akihabara pun semakin mengukuhkan diri sebagai tanah suci para otaku.

Maid cosplay di Akihabara [credit: -mrPink-, via ccsearch]
Maid cosplay di Akihabara [credit: -mrPink-, via ccsearch]

Apa saja yang bisa ditemukan di Akihabara? Jawabannya adalah “apapun yang Anda cari”. Di distrik ini terdapat semua hal yang akan dicari oleh para otaku, mulai dari benda koleksi langka, spare part khusus, hingga kafe tematik maupun role playing café seperti Gundam Café maupun maid café.

Ingin mencari komik edisi terbatas? CD musik super langka? Atau mencari berbagai benda koleksi yang berkaitan dengan anime maupun idol? Semua ada di Akihabara dan dapat dengan mudah ditemukan di berbagai pertokoan besar maupun di lorong-lorong kecil.

Bahkan jika Anda mencari spare part khusus untuk membuat sebuah produk elektronik, tak sedikit toko yang sengaja mengkhususkan diri untuk menjual spare part khusus. Jadi, tak perlu khawatir untuk datang ke Akihabara sekalipun Anda belum melakukan survey tempat mana yang harus dikunjungi, saking banyaknya alternatif toko yang terdapat di kawasan ini.

 

Ikebukuro

Kepopuleran Akihabara sebagai surganya para otaku memang tak diragukan lagi. Namun masih ada beberapa distrik lain yang wajib dikunjungi oleh para otaku, salah satunya adalah Ikebukuro.

Otome Road di Ikebukuro [credit: daroldhiga, camknows, via ccsearch]
Otome Road di Ikebukuro [credit: daroldhiga, camknows, via ccsearch]
Otome Road di Ikebukuro [credit: daroldhiga, camknows, via ccsearch]
Otome Road di Ikebukuro [credit: daroldhiga, camknows, via ccsearch]
 

Oke, kawasan ini mungkin masih kalah populer dibanding Akihabara sebagai destinasi para otaku. Namun Ikebukuro sudah lama dikenal sebagai surga lain bagi para otaku lho. Pecinta produk-produk elektronik dapat menjelajah 2 pusat perbelanjaan besar, yaitu Bic Camera dan Yamada Denki yang berlokasi tak jauh dari Stasiun Ikebukuro.

Untuk pusat budaya otaku di Ikebukuro ini terdapat di Otome Road, dimana disana banyak terdapat aneka doujinshi. Masih ada tempat lainnya yang juga akan memanjakan para otaku, beberapa diantaranya adalah Mandarake [toko buku bekas], K-Books, dan Animate.

Lalu apa kelebihan dari Ikebukuro dibandingkan dengan Akihabara? Salah satu yang membuat Ikebukuro ini memiliki keistimewaan dari Akihabara, khususnya di mata para wanita, adalah adanya butler café. Butler café adalah role playing café dimana pelayannya seluruhnya laki-laki yang bertindak sebagai butler.

Bandingkan dengan role playing café di Akihabara yang didominasi oleh maid café, yang pastinya akan memanjakan otaku pria. Jadi para ladies, masukkan Ikebukuro ke dalam daftar tempat yang wajib dikunjungi selama berada di Tokyo, terlepas apakah Anda seorang otaku atau bukan.

 

Nakano Broadway di Nakano

Nakano Broadway [credit: Lucamascaro, via ccsearch]
Nakano Broadway [credit: Lucamascaro, via ccsearch]

Jika Akihabara sudah terlalu mainstream, dan Ikebukuro masih dirasa kurang memuaskan dahaga para otaku, saatnya menjelajah surga lainnya. Pergilah ke Nakano dan temukan Nakano Broadway, sebuah pusat perbelanjaan yang juga populer sebagai tempat tujuan para otaku di Tokyo.

Pusat perbelanjaan ini sudah eksis sejak tahun 1960-an, namun baru berubah image menjadi surganya para otaku mulai tahun 1980-an. Di gedung setinggi 10 lantai ini [hanya 4 lantai yang difungsikan sebagai pusat perbelanjaan], 3 lantai diantaranya berisi aneka macam toko yang akan memanjakan para otaku.

Terdapat toko yang menjual beragam pernak-pernik animemangacosplay, aneka barang bekas langka yang akan diburu oleh para otaku. Toko buku bekas yang telah memiliki nama besar, seperti Mandarake, juga memiliki beberapa counter di pusat perbelanjaan ini.

Intinya, semua yang bisa ditemukan di Akihabara dapat juga ditemukan di Nakano Broadway tanpa harus keluar gedung. Tak heran jika Nakano Broadway juga dikenal dengan sebutan indoor Akihabara.

 

baca juga :

[Sample Itinerary Tokyo] Otaku’s Day Out

Shibuya untuk Pemula, Mulai dari Patung Hachiko Hingga Tempat Dugem Populer

Comments

comments