fbpx
Home Guides Never Lost In Seoul: Subway Guide (Part 1)

Never Lost In Seoul: Subway Guide (Part 1)

Dari seluruh aspek menarik yang ada di berbagai kota besar di dunia, saya selalu tertarik untuk kenalan dengan moda transportasi umumnya. Bukan karena saya penggemar moda transportasi publik yaa, namun saya pribadi merasa jika ada kaitan erat antara moda transportasi publik dengan kemajuan sebuah kota.

Misalnya saja Tokyo. Salah satu kota terbesar dan termodern di dunia ini memiliki jaringan kereta dan subway yang sangat rumit dan menjangkau semua sudut kota. Belum lagi ditambah dengan jaringan bus umum-nya. Tak heran jika moda transportasi publik menjadi favorit penduduk Tokyo untuk bermobilisasi sehingga jumlah kendaraan pribadi yang melintas jumlahnya tak terlalu banyak.

Bagaimana dengan Seoul? Sama seperti Tokyo, Seoul juga memiliki jaringan moda transportasi publik yang sangat baik. Untuk muter-muter di dalam kota, ada 3 alternatif yang moda transportasi yang bisa dipilih: subway, bus, dan taksi.

Sedangkan untuk menghubungkan Seoul dengan kota lainnya, ada pilihan kereta, bus antar kota, penerbangan domestik, dan feri. Masing-masing moda transportasi tersebut punya keunikan tersendiri, dan pastinya berbeda dengan transportasi publik yang bisa ditemukan di Indonesia.

Nah, ceritanya kali ini saya lagi mood banget berbagi info seputar moda transportasi publik di Seoul. Harapannya, mudah-mudahan bisa membantu travellers (khususnya first time traveller) yang berencana wisata ke ibukota Korea Selatan tersebut supaya nggak bingung dengan moda transportasi disana. Untuk awal, saya ingin mengupas dulu seputar subway di Seoul dan berbagai tetek bengeknya.

Seputar subway di Seoul

Jujur, dari seluruh moda transportasi publik di Seoul, saya paling penasaran dengan subway-nya. Perbandingannya adalah dengan moda transportasi Kereta & Subway di Tokyo yang sudah saya kenal lebih dulu. Jika di Tokyo ada 2 macam kereta, yaitu densha (kereta di atas tanah) dan chikatetsu (subway), maka di Seoul istilah populernya hanya subway saja.

Stasiun di Seoul [foto: G43/wikimedia]
Stasiun di Seoul [foto: G43/wikimedia]
Stasiun di Seoul [foto: Integral/wikimedia]
Stasiun di Seoul [foto: Integral/wikimedia]
Stasiun di Seoul [foto: Piotrus/wikimedia]
Stasiun di Seoul [foto: Piotrus/wikimedia]
Stasiun di Seoul [foto: Rheo1905/wikimedia]
Stasiun di Seoul [foto: Rheo1905/wikimedia]
Jaringan subway di Seoul sudah diakui sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Bukan hanya dari jalurnya yang sudah meng-cover seluruh kota, namun juga karena jalurnya sudah didukung oleh berbagai teknologi terkini seperti DMB, WiBro, WiFi, dan 4G LTE.

Jam kedatangan dan keberangkatannya tepat waktu, dan berbagai papan petunjuk maupun sumber informasi lainnya sudah dilengkapi dengan penjelasan dalam multi bahasa (minimal ada keterangan dalam bahasa Korea dan Inggris).

Untuk beberapa stasiun besar malah sudah dilengkapi juga dengan informasi dalam bahasa lain seperti Jepang dan Mandarin. Dengan kata lain, subway menjadi moda transportasi publik yang paling direkomendasikan bagi wisatawan asing yang kepingin menjelajah Seoul dengan mudah dan nyaman.

Tanda di berbagai stasiun [foto: Marcopolis/wikimedia]
Tanda di berbagai stasiun [foto: Marcopolis/wikimedia]
Tanda di berbagai stasiun [foto: Marcopolis/wikimedia]
Tanda di berbagai stasiun [foto: Marcopolis/wikimedia]
Tanda di berbagai stasiun [foto: Marcopolis/wikimedia]
Tanda di berbagai stasiun [foto: Marcopolis/wikimedia]
Tanda di berbagai stasiun [foto: ë¶„ë‹¹ì„ M/wikimedia]
Tanda di berbagai stasiun [foto: ë¶„ë‹¹ì„ M/wikimedia]

Harga tiket subway

Harga tiket subway di Seoul terdiri atas 2 hal: faktor usia, dan panjangnya rute yang ditempuh. Berikut daftar harga tiket berdasarkan usia untuk 10 kilometer pertama:

Usia 0-5 tahun: free
Usia 6-12 tahun: KRW500*
Usia 13-18 tahun: KRW1000*
Usia 19 tahun ke atas: KRW1150*

Harga tersebut jika membeli tiket jenis Single Journey Transportation Cards (alias tiket biasa). Untuk pembelian menggunakan kartu transportasi T-money, ada diskon sebesar 50-100 won dari harga tiket dasar.

Bagaimana jika jarak tempuhnya ternyata lebih dari 10 kilometer? Berikut tambahan harga yang harus dibayar:

  • Jika total rute melebihi 10 km (masih di dalam Seoul): +KRW100*/5 km berikutnya
  • Jika total rute melebihi 40 km (masih di dalam Seoul): +KRW100*/10 km berikutnya
  • Jika total rute melebihi 30 km (keluar kota Seoul): +KRW100*/5 km berikutnya

Harga-harga di atas untuk ilustrasi saja. Pada prakteknya, jumlah harga tiket yang harus dibayar akan langsung dihitung otomatis saat Anda membeli tiket. Jadi nggak perlu repot-repot bawa kalkulator maupun mengira-ngira panjang rute yang akan ditempuh.

Cara membeli tiket

Seperti yang sudah saya singgung di atas, ada 2 cara untuk membeli tiket subway. Pertama dengan menggunakan kartu T-money, yang caranya sudah saya singgung dalam tulisan tersebut. Yang kedua, adalah dengan membeli Single Journey Transportation Cards.

Tiket jenis ini dapat dibeli langsung di berbagai Ticket Vending and Card Reload Devices yang ada di stasiun subway, dan hanya dapat digunakan untuk naik subway saja. Berbeda dengan kartu T-money yang bisa digunakan sebagai kartu pembayaran. Prosedur pembelian tiket single ini adalah sebagai berikut:

  1. Cari mesin Ticket Vending and Card Reload Devices.
  2. Pilih bahasa yang diinginkan (rata-rata sudah ada opsi bahasa Inggris).
  3. Pilih gambar Single Journey Ticket (posisinya ada di sisi paling kiri dari layar).
  4. Cari dan pilih stasiun subway tujuan Anda.
  5. Pilih berapa jumlah penumpang yang akan pergi bersama Anda sesuai dengan kategori yang sudah saya cantumkan di atas.
  6. Setelah memasukkan seluruh jumlah penumpang, jumlah total yang harus dibayar akan ditampilkan di layar. Bayar harga tiket tersebut (mesin menerima pecahan KRW1000/5000/10000 dan koin KRW50/100/500).
  7. Tunggu hingga tiket Anda selesai di print.
  8. Setelah tiket selesai diproses, pergi ke gerbang masuk ke stasiun subway (cari yang ada tanda panah warna hijau) dan scan tiket di mesin pembaca yang ada di masing-masing gerbang. Setelah terdengar bunyi “bipâ€, gerbang akan terbuka dan barulah Anda bisa lewat. Lakukan prosedur yang sama saat akan keluar dari stasiun subway.
Aneka mesin di stasiun [foto: Piotrus/wikimedia]
Aneka mesin di stasiun [foto: Piotrus/wikimedia]
Gerbang di stasiun [foto: Piotrus/wikimedia]
Gerbang di stasiun [foto: Piotrus/wikimedia]
Gerbang di stasiun [foto: Revi/wikimedia]
Gerbang di stasiun [foto: Revi/wikimedia]
Cara men-scan kartu [foto: Jon Aslund/flickr]
Cara men-scan kartu [foto: Jon Aslund/flickr]
Oya, tadi ada yang lupa saya sebutkan. Untuk bisa membeli Single Journey Ticket ini Anda harus sekaligus menyertakan deposit sebesar KRW500*. Deposit tersebut bisa diambil lagi saat Anda mengembalikan kartu tersebut. Caranya sebagai berikut:

  1. Cari mesin Deposit Refund Device di subway yang menjadi tujuan akhir.
  2. Masukkan kartu ke tempat yang telah disediakan.
  3. Mesin akan mengeluarkan uang sebesar KRW500*. Silahkan ambil uang tersebut.

Saya akan berbagi info seputar aneka jalur subway di Seoul beserta tips lainnya dalam tulisan berikut yah.

***

* Harga sewaktu-waktu dapat berubah.
** Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

 

baca juga :

Never Lost In Seoul: Subway Guide (Part 2 END)

Yang Gratis-gratis di Seoul Korea Selatan

Comments

comments