fbpx
Home Guides Panduan Menjelajahi Seoul, Ibukota Negara Korea Selatan Bagian Kedua

Panduan Menjelajahi Seoul, Ibukota Negara Korea Selatan Bagian Kedua

Panduan Menjelajahi Seoul, Ibukota Korea Selatan Bagian Pertama

 

Masih dari kota Seoul, kamu tentu penasaran dengan tempat wisata apa saja yang wajib dikunjungi di kota yang keren ini. Pada artikel kali ini, kita akan melanjutkan membahas panduan menjelajahi Seoul, ibukota negara Korea Selatan bagian kedua.

 

Hari Ketiga

Lanjutkan Perjalananmu di Seoul dengan Mengunjungi Tempat Lainnya yang Tidak Kalah Menyenangkan

Setelah puas mengelilingi Star Avenue, kini waktunya kamu untuk mulai menjelajahi tempat lainnya yang tidak kalah menyenangkan. Kali ini, kamu dapat meluangkan waktumu untuk mengunjungi Seoul Chicken Museum of Art yang unik.

Mengunjungi Seoul Chicken Museum of Art via https://lh4.googleusercontent.com

Seoul Museum of Chicken Art terletak di Buchon Hanok Village. Di tempat ini, kamu akan melihat begitu banyak karya seni yang dilukis di atas sebuah patung berbentuk ayam. Semua yang terdapat di museum ini berbentuk ayam. Unik sekali, bukan?

Kamu dapat mulai menjelajahi museum ini dengan mengunjungi pameran permanen yang terdapat di lantai dasar museum ini. Kemudian, setelah itu, kamu dapat mengunjungi pameran spesial yang terletak di lantai dua museum ini.

Museum ini dibuka dari pukul 10 pagi hingga 5 sore dan tutup setiap hari Senin. Ayam dibuat sangat spesial di tempat ini sebab konon ayam dipercaya sebagai pembawa pesan antara bumi dengan langit.

Mengunjungi Palace di Seoul

Seoul memiliki banyak palace yang dapat kamu kunjungi. Bahkan, saat berjalan kaki di dekat jalan utama di Seoul saja kamu dapat melihat beberapa benteng dan palace yang ada di sana. Nah, salah satunya adalah yang satu ini.

Mengunjungi Gyeongbok-gung Palace

Istana ini adalah sebuah istana yang didirikan pada masa Dinasti Joseon. Istana ini telah berdiri sejak tahun 1395. Istana ini pernah dibakar pada masa invasi Jepang ke Korea tahun 1592 hingga 1598, namun dibangun kembali pada tahun 1867.

Istana ini merupakan istana yang paling luas dari semua grand palace yang terdapat di Kota Seoul. Semua istana yang terdapat di Kota Seoul sendiri merupakan istana yang berasal dari Dinasti Joseon.

Di istana ini sendiri terdapat tempat tinggal, pavilion, kuil, area resmi kerajaan dan lain-lain. Kompleks istana ini memang tergolong sangat luas.

Di dalamnya terdapat Geunjeonjeon, yaitu tempat raja dan ratu secara resmi menggelar upacara pribadi di kediaman resminya. Kemudian, terdapat pula The National Palace Museum of Korea yang memamerkan budaya kerajaan.

Selain itu, di tempat ini terdapat juga National Folk Museum of Korea dimana siklus kehidupan bangsa Korea Selatan di masa lalu dapat diamati. Yang paling menyenangkan, kamu dapat melihat upacara penggantian prajurit kerajaan setiap hari pada pukul 10 pagi hingga 3 sore.

Menyaksikan proses upacara penggantian prajurit tersebut tentu menjadi sangat menyenangkan untuk dinikmati karena kamu dapat melihat lebih dekat kebudayaan Korea Selatan, atau Dinasti Joseon pada khususnya.

Pada bulan Maret hingga Oktober, istana ini buka dari pukul 9 pagi hingga 6 sore. Sementara dari bulan November hingga Februari, istana ini buka dari pukul 9 hingga 5 sore. Jika kamu ingin mengikuti tur gratis dengan pemandu berbahasa Inggris, kamu sebaiknya datang pada pukul 11.00, 13.30 dan 15.30.

 

Hari Keempat

Waktunya Untuk Lebih Bersantai dan Menikmati Seoul Lebih Dekat

Mengunjungi Insadong Market via http://2.bp.blogspot.com

Untuk mengawali hari keempatmu di Seoul, kamu dapat memulainya dengan mengunjungi Insadong. Insadong adalah sebuah kawasan yang terletak di District Jongno-gu, Seoul.

Insadong terkenal sebagai sebuah daerah yang menjual souvenir khas Korea Selatan dengan harga yang terjangkau. Sehingga, tidak berlebihan rasanya jika memasukkan tempat ini ke dalam daftar wajib tempat wisatamu selama berlibur di Seoul.

Selain terkenal sebagai tempat berburu oleh-oleh, Insadong juga terkenal sebagai tempat untuk berburu wisata kuliner dan makanan tradisional pinggir jalan di Seoul. Menyenangkan bukan, membayangkan kamu bisa berbelanja oleh-oleh sekaligus berwisata kuliner di satu tempat yang sama?

Makanan yang wajib kamu coba di Insadong adalah kkutarae dan es krim unik jjipangyi. Insadong juga terkenal dengan banyak toko barang antiknya dimana 40% toko barang antic dan galeri seni dari Korea semua ada di sini.

Di Insadong kamu juga dapat melihat perpaduan antara bangunan kuno dan bangunan modern yang dapat kamu nikmati setiap kali kamu berjalan di Insadong.

Mengunjungi Gwangjang Market via http://tong.visitkorea.or.kr

Setelah puas mengunjungi Insadong, perjalananmu dapat kamu lanjutkan dengan mengunjungi Gwangjang Market. Gwangjang Market adalah salah satu pasar tradisional yang terdapat di Seoul. Nah, dengan mengunjungi pasar ini, kamu dapat merasa lebih dekat dengan penduduk lokal Seoul.

Gwangjang Market juga terletak di lokasi Jongno-gu District, sehingga pasar ini terletak tidak begitu jauh dari Insadong. Di tempat ini kamu dapat menemukan banyak toko yang menjual buah, sayuran, daging, ikan, roti, baju, souvenir, kerajinan tangan dan lain-lain.

Di tempat ini kamu juga dapat menemukan para pedagang yang menjual makanan tradisional Korea, namun yang terkenal adalah bindaetteok (sejenis pancake) dan mayak gimbap. Pastikan kamu mencoba dua jenis makanan ini ketika mengunjungi pasar ini.

Jika kamu berminat untuk membeli Hanbok dan berbagai kostum tradisional Korea, kamu juga dapat mengunjungi pasar yang satu ini.

Mengunjungi Namdaemun Market via http://1.bp.blogspot.com

Setelah puas mengelilingi Gwangjang Market, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dengan mengunjungi Namdaemun Market. Namdaemun Market merupakan pasar retail terbesar di Korea Selatan.

Pasar ini terletak di dekat Great South Gate atau Namdaemun. Namun demikian, Namdaemun sangat terkenal sebagai salah satu pasar yang dapat kamu kunjungi di Seoul. Di tempat ini kamu dapat merasakan enaknya hotteok.

Namdaemun Market merupakan pasar retail yang menjual harga grosiran sehingga kamu dapat mendapatkan barang dengan harga yang terjangkau. Sehingga, kamu tidak perlu heran ketika melihat ada banyak orang yang berbelanja lalu membawa barang dagangan yang besar di sini.

 

Hari Kelima

Melihat Keseruan Lain yang Ditawarkan oleh Kota Seoul

Awali Perjalanan Hari Kelima-mu di Seoul dengan Mengunjungi Lotte World via http://explorerguidebook.blogspot.com

Untuk mengawali perjalanan hari kelima-mu di Seoul, kamu dapat mengunjungi Lotte World. Kompleks tempat rekreasi ini terdiri dari theme park indoor, taman hiburan outdoor, museum rakyat Korea, mall, bioskop, sebuah hotel mewah serta fasilitas wisata.

Yang paling mengagumkan dari tempat ini adalah dinobatkannya tempat ini sebagai theme park indoor terluas di dunia oleh Guiness Book of Record.

Lotte World juga seringkali dijadikan sebagai tempat syuting para pemeran serial drama Korea. Beberapa contoh serial drama yang seringkali memakai Lotte World sebagai lokasi syuting, antara lain Full House, Boys Before Flowers, dan Stairway to Heaven.

Taman hiburan di Lotte World terbagi menjadi dua bagian, yaitu Adventure di bagian indoor dan Magic Island di bagian outdoor. Wahana hiburan di Adventure antara lain adalah komedi putar Camelot Carrousel, Bioskop 3D, Cinderella’s Castle, Alice in Wonderland, monorail dan masih banyak lagi.

Perjalananan menuju Lotte World sendiri bisa ditempuh dengan cara naik subway jalur 2 atau 8, kemudian turun di Stasiun Jamsil. Kamu dapat turun langsung di pintu keluar 3 atau 4 yang langsung membawamu menuju Lotte World. Jadi tunggu apa lagi? Bila ingin mendapatkan pengalaman hiburan yang menyenangkan, segera datanglah ke Lotte World.

Bersantai di Mangwon Hangang Park via http://res.heraldm.com

Setelah puas bermain di Lotte World, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dengan mengunjungi Mangwon Hangang Park. Taman ini berada di bagian utara Sungai Han dan merupakan tempat yang tepat jika kamu ingin bersantai dan merasakan sejenak menjadi penduduk lokal.

Di taman ini disediakan fasilitas olahraga seperti sepakbola, basket, voli, baseball, tenis, rental sepeda hingga kolam renang. Pemerintah Kota Seoul memang membangun taman-taman di sekitar Sungai Han dengan tujuan untuk relaksasi bagi warga kota.

Selain fasilitas olahraga, kamu juga bisa menikmati fasilitas budaya di taman ini, yaitu paviliun Mangwon dan Kuil Jedoulsan. Perjalanan menuju ke taman ini dapat kamu tempuh dengan menggunakan subway menuju Hapjeong Station (Line 2 atau 6, Exit 1) lalu dilanjutkan dengan menggunakan bus nomor 9 dan turun di Halte Mangwon Suyuji.

Relaksasi sambil belajar di Seonyudo Hangang Park via https://www.flickr.com

Selain memiliki Mangwon Hangang Park, daerah di tepian Sungai Han juga memiliki taman-taman lain yang tidak kalah menarik. Salah satunya adalah Seonyudo Hangang Park.

Taman ini merupakan salah satu taman yang terkenal di Kota Seoul karena terhubung dengan jembatan yang berarsitektur menarik, yaitu Senyudo Bridge atau jembatan pelangi. Yang paling mengasyikkan adalah kamu dapat melihat pemandangan kota Seoul dari taman ini.

Selain itu, terdapat berbagai fasilitas menarik yang tersedia di taman ini. Fasilitas itu seperti taman untuk anak-anak, aquatic botanical garden, rumah kaca dan lain-lain. Taman ini dibuka dari mulai pukul 09.00-18.00.

Perjalanan menuju ke taman ini dapat ditempuh dengan menggunakan subway menuju Hapjeong Station (Line 2 atau 6, exit 6). Setelah itu kamu dapat menggunakan bus bernomor 5714 dan berhenti di depan pintu masuk taman ini (Yanghwadaegyo Bridge Bus Stop).

Selain menggunakan rute tersebut, kamu juga bisa menggunakan subway menuju Dangsan Station (Line 2 atau 9, exit 1). Kemudian mengambil bus bernomor 5714 dan berhenti tepat di depan pintu masuk taman ini (Yanghwadaegyo Bridge Bus Stop).

 

Hari Keenam

Menikmati Indahnya Kota Seoul

Mengunjungi Istana Changdeokgung via http://upload.wikimedia.org

Istana Changdeokgung adalah sebuah istana yang terdapat di Kota Seoul. Istana ini terletak di sebuah taman yang luas yang terdapat di District Jongno-gu. Istana ini juga termasuk dalam five grand palaces yang dibangun pada masa kependudukan Dinasti Joseon.

Istana Changdeokgung juga merupakan salah satu istana favorit para putri kerajaan dari Dinasti Joseon. Taman ini juga mengalami kerusakan yang dahsyat pada masa kependudukan Jepang yaitu tahun 1940 hingga 1945.

Istana ini dibangun pada tahun 1935 dan memiliki julukan “East Palace” atau Istana Timur karena letaknya yang menghadap ke arah timur. Bangunan yang terdapat di istana ini memang cenderung tidak beraturan, namun hal ini disebabkan karena istana ini mengikuti letak kontur dan topografi tempatnya berada.

Karena keunikan tersebutlah, istana ini kemudian dinobatkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1997, sementara keempat istana lainnya tidak. Pada bagian depan istana ini dijadikan sebagai area pemerintahan, sementara pada bagian belakang istana ini dijadikan sebagai area pribadi kerajaan.

Di istana ini juga terdapat sebuah taman yang indah dengan luas sekitar 32 hektar yang bernama Huwon. Di tempat ini, raja biasanya sering menggelar upacara-upacara kerajaan. Di taman ini terdapat kolam teratai, beberapa pavilion, halaman rumput, bunga, serta pepohonan.

Di taman ini terdapat kurang lebih 26.000 pohon yang berasal dari 100 spesies yang berbeda. Yang menarik, beberapa pohon yang terdapat di taman ini telah berusia lebih dari 300 tahun. Wah, cukup tua juga bukan?

Di tempat ini terdapat Ongnyucheon, yaitu sejenis saluran air berbentuk U dengan air terjun kecil dan sebuah puisi terukir di atasnya. Namun, ada pula area khusus untuk raja-raja yang disebut Geumwon atau Forbidden Garden. Namun saat ini tempat tersebut lebih dikenal dengan sebutan Secret Garden.

Istana ini buka dari pukul 09.00 hingga 16.00. Namun demikian, istana ini tutup pada hari Senin. Kamu juga dapat mengikuti tur khusus berbahasa Inggris setiap pukul 11.30 dan 13.30. Harga tiket yang harus kamu bayar adalah sekitar 3.000 Won.

Mengunjungi Deoksugung Palace via https://paulaandbrianskoreanblog.files.wordpress.com

Setelah puas mengelilingi istana sebelumnya, kali ini kamu dapat melanjutkan perjalananmu dengan mengunjungi Istana Deoksugung. Istana Deoksugung adalah sebuah istana yang sempat ditinggali oleh keluarga kerajaan Korea pada awal abad ke 20.

Istana ini juga sebelumnya dijadikan sebagai tempat kediaman Prince Wolsan, kakak Raja Seongjong. Beberapa bangunan yang terdapat di istana ini dibangun dengan gaya Western.

Istana ini juga merupakan salah satu istana dari The Five Grand Palaces yang dibangun pada masa Dinasti Joseon. Di dalam istana ini, kamu juga dapat menemukan sebuah patung yang didedikasikan untuk Raja Sejong serta National Museum of Art.

National Museum of Art seringkali menggelar berbagai pameran yang dapat pula kamu saksikan jika kamu berminat. National Museum of Art berlokasi tidak jauh dari City Hall Station.

Istana Deoksugung memiliki julukan lain, yaitu West Palace. Saat ini, Deoksugung terdiri dari sejumlah bangunan dengan konstruksi yang bervariasi seperti kayu dan semen. Istana ini juga memiliki daya tarik tersendiri lainnya yang dapat kamu nikmati, yaitu taman berhutan.

Istana ini dibuka setiap hari pada pukul 09.00 hingga 21.00. Namun, istana ini tutup pada hari Senin. Selain itu, kamu juga dapat menikmati fasilitas mengikuti tur gratis berbahasa Inggris pada hari Selasa hingga hari Jumat pada pukul 10.00.

Harga tiket masuk yang harus kamu keluarkan jika kamu ingin mengunjungi istana ini adalah sekitar 1.000 Won. Untuk mencapai istana ini, kamu dapat menaiki subway jalur 1 atau 2 kemudian turun di City Hall. Setelah itu, kamu dapat keluar pada pintu 3.

 

Nah, itulah dia itinerary menjelajahi kota Seoul, ibukota negara Korea Selatan bagian kedua. Seoul rupanya bukan hanya menjadi magnet bagi para penggemar Kpop atau serial drama Korea, namun juga memiliki banyak pesona wisata yang dapat kamu kunjungi.

Semoga itinerary ini dapat membantu membuat liburanmu selama berada di Seoul menjadi lebih menyenangkan. Happy traveling!

 

baca juga :

Yang Gratis-gratis di Seoul Korea Selatan

Wajib Tahu! Aneka Tourist Information Center Di Seoul

Wajib Coba Di Seoul: Aneka Street Food Ala Korea

Comments

comments