“Mereka yang bosan dengan Tokyo, berarti bosan dengan kehidupan.”

Begitulah pendapat yang santer digaungkan oleh mereka yang telah jatuh cinta dengan salah satu kota tersibuk di dunia ini. Pendapat itu bukan omong kosong belaka. Sebagai kota terbesar di Jepang, Tokyo punya banyak kejutan dan harta karun yang tersembunyi di setiap pelosoknya. Salah satunya adalah bertaburannya ragam destinasi wisata yang bakal membuat wisatawan terpana, terpesona, dan akhirnya enggan untuk pulang.

Namun, ada sebuah fakta yang layak kalian ketahui sebelum buru-buru membagikan Tokyo dalam galeri Instagram kalian. Kota ini nggak hanya dikenal sebagai ibukota Jepang saja lho, namun sekaligus menjadi salah satu destinasi wisata utama di Jepang.

Karenanya, nggak heran jika postingan dengan hashtag #tokyo di Instagram jumlahnya bak jamur di musim hujan, alias banyak banget. Nggak heran juga jika beberapa destinasi favorit terlihat ‘setia’ wara-wiri di berbagai galeri Instagram, terkadang dengan sudut pandang yang itu-itu saja, dan akhirnya lekat dengan kata “mainstream!”.

Jika Tokyo masuk dalam checklist kota impian untuk dijelajahi saat kalian jalan-jalan ke Jepang, bisa jadi kalian akan mampir juga ke berbagai destinasi mainstream tersebut. Bisa jadi juga kalian lantas turut berpartisipasi menambah daftar foto mainstream dalam barisan hashtag #tokyo.

Nggak mau itu terjadi? Coba deh simak kumpulan inspiratips (inspirasi dan tips) berikut ini untuk mengakali tampilan aneka destinasi mainstream di Tokyo agar tetap terlihat ciamik dan nggak pasaran di galeri Instagram kalian.

*             *             *             *             *

1. Petualangan di Tokyo nggak lengkap kalau nggak mulai dari Tokyo Tower, simbol lama kota Tokyo yang selalu ada di hati.

Tokyo Tower dan hujan, via hirozzzz/instagram
Tokyo Tower dan hujan, via hirozzzz/instagram

Setiap kota pasti memiliki sesuatu yang jadi landmark kota. Untuk Tokyo, sudah sejak lama ‘jabatan’ sebagai simbol Tokyo disematkan pada Tokyo Tower, menara merah yang bentuknya akan mengingatkan kalian pada Menara Eiffel di Prancis.

Walau saat ini masa kejayaannya sebagai menara pemancar sekaligus menara observasi semakin pudar, menara ini tetap saja jadi salah satu sasaran jepretan favorit para wisatawan ke Tokyo untuk dibagikan dalam akun Instagram mereka. Dengan kata lain, Tokyo Tower itu obyek foto super mainstream di Tokyo.

Agar Tokyo Tower jepretan kalian terlihat lebih istimewa, coba deh jangan melulu mengambil foto dari kaki menara atau diam-diam memotretnya dari gedung lain yang lebih tinggi. Itu mainstream banget! Ulik sudut pandang kalian. Carilah sudut yang paling sedikit dilirik oleh Instagrammer lain, dan jika perlu, manfaatkan cuaca saat itu. Terkadang, menara ini bisa terlihat keren sekalipun dari balik kaca yang basah terkena percikan air hujan lho; dan pastinya, unik.

Akses:
– 5 menit jalan kaki dari Akabanebashi Gate di Stasiun Akabanebashi (via Metropolitan Subway Oedo Line);
– 6 menit jalan kaki dari Exit no.A1 di Stasiun Onarimon (via Metropolitan Subway Mita Line);
– 7 menit jalan kaki dari Exit no.1 di Stasiun Kamiyacho (via Tokyo Metro Hibiya Line);
– 10 menit jalan kaki dari Exit A6 di Stasiun Daimon (via Metropolitan Subway Asakusa Line);
– 15 menit jalan kaki dari North Exit di Stasiun Hamamatsucho (via JR Line).
Alamat: 4-chome-2-8 Shibakoen, Minato, Tokyo 105-0011
Jam operasional: 09.00-23.00
Website http://www.tokyotower.co.jp/eng/

*             *             *             *             *

2. Buktikan jika Tokyo SkyTree itu menara tertinggi di Tokyo (dan di dunia) dengan mengabadikan sosoknya yang menjulang anggun diantara bangunan lainnya.

Siluet Tokyo SkyTree dan bangunan lainnya di Tokyo, via mox6/instagram
Siluet Tokyo SkyTree dan bangunan lainnya di Tokyo, via mox6/instagram

Tokyo Tower disebut sebagai simbol lama kota Tokyo, sedangkan posisi sebagai ‘simbol baru Tokyo’ kini disandang oleh Tokyo SkyTree. Menara yang digadang-gadang sebagai menara tertinggi kedua di dunia ini memang layak menjadi wajah baru kota Tokyo. Strukturnya yang cantik dan bentuknya yang modern sangat cocok untuk mewakili sisi modern Tokyo, yang akhirnya membuat Tokyo SkyTree menjadi salah satu bintang favorit untuk dibagikan dalam akun Instagram.

Sebetulnya, cukup banyak yang tertarik mengabadikan detail struktur Tokyo SkyTree. Begitu juga dengan mereka yang mencoba memotret menara keren ini dari atas hingga bawah, maupun mengabadikannya saat tengah diberi iluminasi cantik. Untuk sentuhan yang sedikit berbeda, coba deh menyandingkan menara ini dengan bangunan lainnya untuk menonjolkan ukuran Tokyo SkyTree. Di foto ala siluet juga keren kok!

Akses: Stasiun Tokyo SkyTree (via Tobu Isesaki Line) dan/atau Stasiun Oshiage (via Asakusa Subway Line, Hanzomon Subway Line, Keisei Oshiage Line).
Alamat: 1-chome, Oshiage, Sumida-ku, Tokyo
Jam operasional: 08.00-22.00
Website http://www.tokyo-skytree.jp/en/

*             *             *             *             *

3. Dari Tokyo SkyTree, saatnya menyematkan pesona Gerbang Kaminarimon milik Kuil Sensoji ke dalam galeri Instagram kalian.

Kaminarimon Asakusa, via ghanim92/instagram
Kaminarimon Asakusa, via ghanim92/instagram

Salah satu kuil terpopuler di Tokyo adalah Sensoji Temple di Asakusa. Berita baiknya, kuil ini hanya berjarak satu stasiun dari Tokyo SkyTree sehingga bisa kalian kunjungi dalam waktu yang berdekatan. Berita kurang baiknya, kuil ini termasuk salah satu yang paling banyak disambangi dan diabadikan oleh wisatawan, khususnya bagian gerbang terluarnya yang menjadi pintu masuk utama menuju Kuil Sensoji, yaitu Kaminarimon. Dengan kata lain, destinasi ini cukup mainstream deh.

Gerbang Kaminarimon ini punya bentuk yang khas: berwarna merah menyala dengan lentera berukuran super besar di bagian tengahnya. Kebanyakan wisatawan suka mengabadikan foto dirinya yang berpose di depan lentera merah tersebut, mulai dari pose malu-malu hingga pose gokil.

Untuk nuansa yang sedikit berbeda, coba mundurkan jarak pandang kalian dan abadikan Kaminarimon beserta suasana disekitarnya. Siapa tahu kalian bisa sekaligus menangkap obyek keren lainnya, seperti pengendara rickshaw yang memang banyak berseliweran di Asakusa, dan tentunya menambah sisi unik dalam jepretan kalian.

Akses: via Stasiun Asakusa (Ginza Subway Line, Asakusa Subway Line, Tobu Railways)
Alamat: (Sensoji Temple) 2-3-1 Asakusa, Taito-ku, Tokyo
Jam operasional: 24 jam
Website http://www.senso-ji.jp/about/index_e.html

*             *             *             *             *

4. Bicara tentang Tokyo nggak lengkap kalau nggak menyebut tentang Shibuya dan Shibuya Crossing-nya yang fenomenal itu.

Shibuya Crossing, via hirozzzz/instagram
Shibuya Crossing, via hirozzzz/instagram

Distrik Shibuya sangat dikenal sebagai salah satu distrik-nya anak muda gaul di Tokyo. Dan, jika menyebut nama Shibuya, pastinya nggak bisa dipisahkan dari Shibuya Crossing-nya yang super populer itu.

Shibuya Crossing sejatinya merupakan persimpangan jalan biasa. Hal luar biasa baru terjadi saat lampu hijau bagi pejalan kaki mulai menyala dan lautan manusia seketika memadati jalanan Shibuya. Karena faktor pergerakan manusia yang jadi fokus utama dari spot ini, sudah banyak fotografer yang mengabadikan padatnya para penyeberang jalan di Shibuya.

Sebagian lainnya lebih suka menjepretkan kameranya dari lantai 2 atau 3 untuk menonjolkan kesan fenomenal dari destinasi ini. Namun hanya beberapa saja yang ‘terbang’ lebih tinggi dengan memotret dari ketinggian yang berbeda untuk menangkap kontrasnya suasana Shibuya Crossing dengan lingkungan sekitarnya. Hasilnya? Sebuah foto yang unik dan nggak pasaran dari sebuah destinasi yang super mainstream.

Akses: Stasiun Shibuya (via JR Yamanote Line, Keio Inokashira Line, Hanzomon Line, Fukutoshin Line, Ginza Line)

*             *             *             *             *

5. Dan, mengunjungi Shibuya pun takkan lengkap jika belum berpose di depan patung Hachiko.

Patung Hachiko di depan Stasiun Shibuya, via brainzfornomz/instagram
Patung Hachiko di depan Stasiun Shibuya, via brainzfornomz/instagram

Ada sebuah pepatah yang kerap diucapkan untuk mereka yang berniat menyambangi distrik Shibuya. Katanya, main-main ke Shibuya belum sah kalau belum berpose di depan patung Hachiko. Pasti pada tau dong siapa Hachiko itu?

Untuk menyegarkan kembali ingatan kalian, Hachiko adalah nama seekor anjing yang dianggap sebagai lambang loyalitas tanpa batas. Hachiko terus setia menunggu kedatangan sang majikan yang sebetulnya sudah meninggal, hingga ajal menjemputnya. Untuk mengenang Hachiko, dibangunlah sebuah patung di tempat Hachiko setia menanti hingga ajal menjemputnya yang berlokasi di dekat Stasiun Shibuya.

Patung itu lantas dianggap sebagai simbol Shibuya, dan populer sebagai tempat meeting point. Itulah sebabnya ada anggapan kalau belum sah mengunjungi Shibuya jika belum berpose bersama patung Hachiko.

Sebagai sebuah meeting point, patung Hachiko ini layak disebut mainstream. Namun jika kalian tetap bisa menampilkan sisi unik dari patung ini yang reatif jarang disorot oleh Instagrammer lain.

Tambahkan saja unsur dramatis, salah satunya dengan memotret dari sisi punggung patung Hachiko. Dengan efek yang tepat, nuansa sepi yang dilalui oleh Hachiko saat menanti majikannya akan semakin terasa. Jangan salahkan jika ada follower Instagram kalian yang mendadak mellow setelah melihat foto itu!

Akses: Stasiun Shibuya (via JR Yamanote Line, Keio Inokashira Line, Hanzomon Line, Fukutoshin Line, Ginza Line)

*             *             *             *             *

6. Jika Shinjuku jadi destinasi utama kalian di Tokyo, maka Tokyo Metropolitan Government Building jadi salah satu spot wajib untuk dimasukkan dalam galeri Instagram kalian.

TMG Building, via orangutangogogo/instagram
TMG Building, via orangutangogogo/instagram

Sebagai distrik yang jadi pusat pemerintahan Tokyo, Shinjuku memiliki banyak spot menarik untuk ditambahkan efek filter khas Instagram. Salah satu yang paling populer adalah gedung Tokyo Metropolitan Government (TMG) yang memiliki menara kembar. Umumnya wisatawan suka mengabadikan sosok gedung TMG yang menjulang tinggi, maupun mengambil foto gedung ini dari gedung lain yang lebih tinggi.

Tapi, nggak salah kok jika sesekali bermain dengan cahaya dan cuaca. Misalnya saja seperti yang dilakukan oleh Instagrammer orangutangogogo yang berhasil menangkan mentari yang malu-malu muncul di antara menara kembar. Hasilnya keren kan?

Psst, jangan langsung buru-buru pergi setelah sukses mengabadikan gedung ini. TMG Building ini punya ruang observasi yang terletak di ketinggian 202 meter dari permukaan tanah. Kalian dapat puas berburu foto Tokyo dari ketinggian melalui ruang observasi ini, dan berita baiknya, ruang observasi ini dapat disambangi oleh siapa saja secara gratis.

Akses: via Stasiun Tocho-mae (Oedo Subway Line). Stasiun ini terletak di basement TMG.
Alamat: 8-1 Nishi-shinjuku 2-chome, Shinjuku-ku, Tokyo 163-8001
Jam operasional: [obervatorium utara] 09.30-23.00, tutup setiap hari Senin ke-2 dan ke-4 setiap bulan. [observatorium selatan] 09.30-17.30 (hingga pukul 23.00 saat observatorium utara tutup), tutup setiap hari Selasa ke-1 dan ke-3 setiap bulannya. Kedua observatorium tutup setiap tanggal 29 Desember-3 Januari.
Website http://www.metro.tokyo.jp/ENGLISH/

*             *             *             *             *

7. Mumpung lagi di Shinjuku, sekalian mampir ke patung LOVE yuk!

LOVE Shinjuku, via lauraen92/instagram
LOVE Shinjuku, via lauraen92/instagram

Salah satu public art paling populer di dunia adalah patung LOVE yang pertama kali diciptakan oleh seniman Amerika Robert Indiana. Saking populernya, patung ini mudah ditemukan di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Untuk wilayah Tokyo, patung ini salah satunya bisa kalian temukan di sekitar i-Land Tower, Shinjuku, yang hanya berjarak beberapa menit jalan kaki dari Stasiun Shinjuku.

Ngomong-ngomong, berhubung patung LOVE ini sudah cukup tersohor, kenapa nggak sekalian ikutan mejeng dan berpose narsis bersama patung ini. Eksplorasi gaya mana yang paling unik untuk dilakukan di patung LOVE. Siapa tahu kalian menemukan pose unik yang membedakan foto kalian dengan foto patung LOVE lainnya (yang jumlahnya nggak bisa dibilang sedikit).

Akses: 10 menit jalan kaki dari West Exit di Stasiun Shinjuku, atau 2 menit jalan kaki dari Stasiun Nishi-shinjuku (via Marunouchi Line)

*             *             *             *             *

8. Tokyo Dome City nggak hanya melulu tentang Tokyo Dome saja. Aneka wahananya pun sangat keren untuk dibagikan pada follower kalian.

Tokyo Dome City, via gecchi/instagram
Tokyo Dome City, via gecchi/instagram

Tokyo Dome yang terdapat di kompleks Tokyo Dome City, populer sebagai tempat pelaksanaan berbagai event olah raga dan juga sebagai venue aneka pertunjukan musik. Bentuknya yang khas pun populer sebagai obyek fotografi, khususnya jika dilihat dari arah atas.

Namun, selain Tokyo Dome, aneka wahana di Tokyo Dome City juga nggak kalah keren untuk dipajang di Instagram lho. Dan jika kalian beruntung, kalian bisa mendapat foto dengan momen istimewa, seperti saat roller coaster di Tokyo Dome City tengah melaju menembus lubang di dinding.

Roller coaster di Tokyo Dome City, via oliveburger/instagram
Roller coaster di Tokyo Dome City, via oliveburger/instagram

Akses: beberapa menit jalan kaki dari Stasiun Suidobashi (via JR Chuo-sobu line, Mita Line), Stasiun Korakuen (via Marunouchi Line, Namboku Line), atau Stasiun Kasuga (via Oedo Line)
Alamat: 1 Chome-1-1Kasuga, Bunkyo, Tokyo 112-0003
Jam operasional: berbeda-beda tergantung fasilitasnya
Website http://www.tokyo-dome.co.jp/e/

*             *             *             *             *

9. Walau Rainbow Bridge digadang-gadang sebagai jembatan paling fotogenik di Tokyo, selalu ada spot istimewa yang jarang di ekspos oleh Instagrammer.

Rainbow Bridge dilihat dari sudut yang berbeda, via tinyweapon/instagram
Rainbow Bridge dilihat dari sudut yang berbeda, via tinyweapon/instagram

Sebagai jembatan yang menghubungkan kawasan Odaiba dengan kawasan lainnya di Tokyo, Rainbow Bridge punya tempat tersendiri di hati para wisatawan yang juga hobi fotografi.

Walau bentuk jembatan ini nggak bisa dibilang langka, alias cukup pasaran dan sudah ada di belahan dunia lainnya, tetap saja Rainbow Bridge ini punya pesona tersendiri yang membuatnya laris manis mejeng di berbagai galeri Instagram. Salah satu pesonanya muncul saat jembatan ini mulai bertabur cahaya dan berpadu cantik dengan bakground kota Tokyo dibelakangnya.

Bagian kerennya, jembatan ini tetap memiliki beberapa spot yang hanya dijamah oleh mereka yang hobi bereksplorasi. Contohnya, bagian jalan melingkar yang menjadi transisi dari jalan di daratan utama menuju Rainbow Bridge dan sebaliknya. Kalian juga bisa mengambil sisi bagian bawah jembatan ini. Intinya, banyak spot ‘harta karun’ yang masih menunggu untuk ditemukan oleh para petualang fotografi deh.

Alamat: Minato-ku, Tokyo

*             *             *             *             *

10. Sebagai penutup, pukau follower Instagrammu dengan menampilkan sisi modern kota Tokyo yang bisa diwakili oleh Tokyo International Forum

Tokyo International Forum, via hirozzzz/instagram
Tokyo International Forum, via hirozzzz/instagram 

Tokyo International Forum memang bukan destinasi wisata major di Tokyo. Namun desainnya yang keren selalu sukses memancing mereka yang hobi fotografi untuk sengaja berkunjung kesana dan kemudian ikut narsis serta eksis bersama karya fotonya. Karenanya, nggak heran jika foto-foto Tokyo International Forum terasa begitu familiar, walau mungkin kalian nggak hapal dengan nama bangunannya.

Salah satu spot yang paling banyak diabadikan dari bangunan ini adalah rangkaian struktur di bagian atas yang berbentuk melengkung ke bawah, serta bagian dindingnya yang juga berbentuk lengkung. Supaya nggak terkesan pasaran, kalian bisa mencoba mengulik sudut pandang lainnya. Atau jika memang sudah jatuh cinta dengan spot itu, setidaknya kalian bisa bereksplorasi dengan cahaya untuk memberikan nuansa yang berbeda dari foto-foto lainnya.

Akses:
– 1 menit jalan kaki dari Stasiun Yurakucho (JR Line);
– 5 menit jalan kaki dari Stasiun Tokyo (JR Line), Stasiun Hibiya (Hibiya Line, Mita Line), Stasiun Ginza (Hiibya Line, Chiyoda Line, Marunouchi Line);
– 7 menit jalan kaki dari Stasiun Hibiya (Chiyoda Line), Stasiun Ginza (Ginza Line), Stasiun Kobayashi (Ginza Line).
Alamat: 3 Chome-5-1 Marunouchi, Chiyoda-ku, Tokyo 100-0005
Jam operasional: berbeda-beda tergantung fasilitasnya
Website http://www.t-i-forum.co.jp/en/

 

baca juga :

Aneka Festival Musim Gugur Di Tokyo

[Sample Itinerary Tokyo] Shopaholic Journey

Comments

comments