Ingin bepergian secara mudah selama berwisata ke Jepang? Gunakan saja beragam kartu IC yang berlaku di Jepang. Saat ini di Jepang terdapat banyak pilihan kartu IC yang dapat digunakan sebagai kartu transportasi sekaligus uang elektronik.

Semula kartu-kartu IC tersebut hanya berlaku di wilayah tertentu saja. Namun sejak tahun 2013, setidaknya sudah ada 10 kartu yang saling terintegrasi, sehingga masing-masing kartu kini sudah bisa digunakan hampir di seluruh tempat di Jepang.

Melanjutkan tulisan di bagian pertama, dimana sudah dijelaskan tentang 5 kartu IC yang sudah saling terintegrasi, berikut 5 kartu lainnya yang juga sudah saling terintegrasi dan bisa diterima secara luas di Jepang.

  • Icoca, singkatan dari IC Operating Card, merupakan kartu IC yang dikeluarkan oleh JR West. Kartu ini semula berlaku di daerah Greater Osaka (KyotoOsaka-Kobe). Kartu Icoca ini selain berfungsi sebagai kartu transportasi, juga berfungsi seperti kartu komuter dan juga e-money. Jenisnya cukup beragam, mulai dari kartu standar, kartu komuter, hingga kartu untuk anak-anak.
Icoca. Foto: via orange.ap.teacup.com
Icoca. Foto: via orange.ap.teacup.com
  • Pitapa, singkatan dari Postpay IC for Touch and Pay, merupakan kartu IC yang berlaku di wilayah Kansai (Kyoto, Osaka, dan sekitarnya) dan dikeluarkan oleh perusahaan non-JR. Namun, berbeda dengan kartu-kartu IC lainnya, kartu Pitapa ini lebih cocok untuk warga setempat karena menerapkan sistem paska-bayar. Jumlah penggunaan diakumulasi dan baru ditagihkan secara otomatis melalui rekening bank masing-masing penggunanya.
Pitapa. Foto: akkey.air-nifty.com
Pitapa. Foto: akkey.air-nifty.com
  • Nimoca, atau Nice Money Card, merupakan kartu IC yang awalnya hanya berlaku di wilayah Fukuoka. Kartu ini terdiri dari 3 jenis, mulai dari kartu nimoca biasa, kartu nimoca dengan registrasi, dan kartu kredit.
    nimoca Foto : via japandaily.jp
    nimoca Foto : via japandaily.jp
  • Sugoca, singkatan dari Smart Urban Going Card, juga merupakan sebuah kartu IC yang berasal dari prefektur Fukuoka. Kartu ini dikeluarkan oleh JR Kyushu, dan terdiri dari beberapa tipe, mulai dari tiket biasa (tanpa registrasi dan dengan registrasi), dan kartu komuter.
Sugoca. Foto: via d.hatena.ne.com
Sugoca. Foto: via d.hatena.ne.com
  • Hayakaken, yang bisa diartikan sebagai “karena cepat” (dalam dialek Hakata), sama seperti Nimoca dan Sugoca, merupakan kartu IC yang berasal dari prefektur Fukuoka. Jika Nimoca dikeluarkan oleh Nishi-Nippon Railroad (Nishitetsu) dan Sugoca dikeluarkan oleh JR Kyushu, maka Hayakaken ini dikeluarkan oleh Fukuoka City Transportation Bureau.
Hayakaken. Foto: via u-note.me.com
Hayakaken. Foto: via u-note.me.com

Selain ke-10 kartu yang sudah terintegrasi tersebut, sebetulnya masih banyak kartu IC lainnya seperti LuLuCa (berlaku di Shizuoka), dan NicePass (untuk jaringan Enshu Railway). Hanya saja kartu-kartu tersebut sifatnya masih regional dan belum bisa digunakan secara luas.

Cara pembelian dan isi ulang kartu IC

Kartu-kartu IC tersebut dapat dibeli di mesin tiket yang ada di berbagai stasiun, maupun di counter tiket. Biasanya kartu-kartu tersebut sudah tersedia dengan jumlah pilihan nominal tertentu, dengan dipotong 500 yen* untuk deposit. Kartu-kartu tersebut juga dapat diisi ulang di berbagai mesin tiket yang ada di stasiun kereta dan tempat-tempat strategis lainnya, dengan jumlah nilai maksimum adalah 20000 yen.

Jika kartu telah selesai digunakan, kartu tersebut bisa dikembalikan dan nominal yang tersisa+uang deposit bisa dikembalikan dengan dipotong sejumlah biaya tertentu untuk handling fee.

Contoh mesin penjualan tiket dan isi ulang Suica. Mesin di sebelah kiri untuk membeli kartu Suica, sedangkan mesin berwarna hijau bertuliskan "ticket" untuk mengisi ulang. Foto: via welscua.blogspot.com
Contoh mesin penjualan tiket dan isi ulang Suica. Mesin di sebelah kiri untuk membeli kartu Suica, sedangkan mesin berwarna hijau bertuliskan “ticket” untuk mengisi ulang. Foto: via welscua.blogspot.com

Cara menggunakan kartu IC

Cara penggunaan kartu IC ini cukup mudah. Saat akan melalui gerbang otomatis (di stasiun kereta), scan kartu di card reader ujung pintu masuk. Sistem akan men-scan kartu dan secara otomatis mengurangi jumlah nominalnya saat kartu di scan di pintu keluar. Jadi penting sekali untuk men-scan kartu sebelum naik kereta/subway dan setelah keluar.

Menariknya, kartu bisa disimpan di tas bagian luar, maupun di kantong bagian luar dari dompet, dan card reader tetap bisa membaca kartu jika tas dan dompet di scan (tanpa harus mengeluarkan kartu).

Contoh pintu otomatis di stasiun yang dilengkapi dengan card reader. Foto: via fun-japan.com
Contoh pintu otomatis di stasiun yang dilengkapi dengan card reader. Foto: via fun-japan.com
Scan kartu dengan cara meletakkannya di atas card reader. Foto: via jnto.go.jp
Scan kartu dengan cara meletakkannya di atas card reader. Foto: via jnto.go.jp

Sedangkan jika naik bus, scan kartu di card reader yang diletakkan di pintu masuk dan/atau pintu keluar, dan jangan lupa scan lagi saat akan turun. Biasanya sisa nominal kartu juga akan ditampilkan saat kartu di scan.

Tambahan informasi, kartu-kartu IC tersebut tidak bisa digunakan oleh lebih dari 1 orang ya. Soalnya saya pernah ditegur oleh kondektur bus karena mencoba men-scan kartu berkali-kali karena saya pikir kartu ini bisa digunakan oleh multi person.

FAQ

T: Jika saya membeli kartu Suica di Tokyo, dan akan saya gunakan untuk bepergian ke kota lainnya, bisakah saya me-refund nominal yang tersisa dan uang deposit di kota terakhir yang saya kunjungi?

J: Walau sekarang berbagai kartu IC tersebut sudah saling terintegrasi, sayangnya kalian tidak bisa me-refund sisa nominal maupun uang deposit di luar daerah tempat kartu tersebut berasal. Jadi pertimbangkan hal tersebut sebelum memutuskan untuk mengisi ulang kartu kalian.

T: Kartu IC ada masa kadaluarsanya nggak?

J: Masa kadaluarsa kartu adalah 10 tahun sejak kartu terakhir digunakan (bukan sejak kartu pertama dibeli)

T: Apa kartu IC bisa dibeli menggunakan kartu kredit?

J: Tidak, karena kartu IC hanya bisa dibeli menggunakan uang tunai.

T: Bisakah menggunakan kartu IC untuk membayar tiket shinkansen?

J: Tidak, karena jumlah nominal maksimal kartu IC reguler tidak bisa untuk naik shinkansen.

T: Bagaimana kalau untuk naik kereta limited express?

J: Harga tiket kereta limited express biasanya terdiri dari 2 faktor: basic fare dan supplement fee. Kartu IC hanya bisa digunakan untuk membayar basic fare, sedangkan untuk supplement feeharus dibeli terpisah melalui mesin tiket maupun kantor tiket.

Demikian beberapa informasi yang bisa saya bagikan terkait kartu IC di Jepang. Semoga bermanfaat!

Comments

comments