fbpx
Home Guides Family Day Out

[Sample Itinerary Tokyo] Family Day Out

Ngomong-ngomong, ada yang bosan nggak karena selama beberapa hari terakhir ini saya ngobrolin terus tentang sample itinerary di Tokyo? Soalnya kalau sudah asyik dengan satu tema, rasanya gatel aja kalau nggak ngulik sampai maksimal. Tapi supaya nggak pada jenuh kalau mampir di blog ini, sample itinerary untuk wisata di Tokyo saya stop dulu sampai tulisan ini yah.

Sebagai penutup dari rangkaian contoh itinerary di Tokyo, saya ingin berbagi ide rute wisata untuk family trip. Sebetulnya rute ini salah satu sekian rute yang saya rencanakan kalau sempat mengunjungi Tokyo lagi.

Itinerary untuk family trip ini sedikit istimewa dibanding sample itinerary yang sudah saya bagikan sebelumnya karena rutenya tak hanya mengunjungi aneka obyek wisata saja, namun juga mengajak keluarga untuk menikmati Tokyo dengan cara yang berbeda. Penasaran? Berikut ini salah satu koleksi sample itinerary Tokyo untuk family trip versi saya.

Judul trip: Family Days Out

Target pasar: Keluarga dengan anak-anak (kira-kira usia 6-11 tahun)

Jenis trip: Fun, exploring, sightseeing

Starting point: Stasiun Suidobashi

 

Detail rute

#1: Stasiun Suidobashi – Tokyo Dome City

Biaya: ¥0*
Waktu tempuh: ±1-2 menit jalan kaki (untuk mencapai area Tokyo Dome City saja, belum mencapai fasilitas yang dimaksud)

Spot pertama yang ingin saya kunjungi bersama keluarga adalah Tokyo Dome City. Tenang, saya bukannya ingin melihat pertandingan di Tokyo Dome Stadium, namun karena di Tokyo Dome City ini banyak atraksi menarik untuk keluarga.

#2: Tokyo Dome City

(estimasi waktu wisata: 2-3 jam)

Sebetulnya cita-cita sih ingin main ke Tokyo Disneyland atau Tokyo DisneySea. Tapi jika ternyata pas waktu liburan nanti budget nggak mendukung, maka Tokyo Dome City ini termasuk salah satu spot yang saya lirik untuk wisata bersama keluarga. Di tempat ini terdapat banyak fasilitas, salah satunya adalah area permainan untuk keluarga.

Sebagian fasilitas permainan di Tokyo Dome City [foto: 663highland/wikimedia]
Sebagian fasilitas permainan di Tokyo Dome City [foto: 663highland/wikimedia]

#3: Tokyo Dome City – Stasiun Suidobashi – Stasiun Tokyo

Biaya: ¥0* (Tokyo Dome City – Stasiun Suidobashi), ¥160* (Stasiun Suidobashi – Stasiun Tokyo)
Waktu tempuh: ±6 menit naik kereta, ±40 menit jalan kaki.

Oke, opsi untuk jalan kaki mungkin sedikit berlebihan karena mencapai 40 menitan. Namun salah satu opsi rutenya melewati Jimbocho yang dikenal sebagai distriknya aneka buku bekas. Jika mau sekalian melihat-lihat, bisa mengambil rute melalui Jimbocho.

#4: Stasiun Tokyo – Marunouchi (Mitsubishi Building)

Biaya: ¥0*
Waktu tempuh: ±3 menit jalan kaki

Tujuan untuk pergi ke Mitsubishi Building ini adalah untuk naik Sky Hop Bus. Bus tersebut merupakan bus wisata tipe open top double decker, alias bus tingkat atap terbuka. Sebetulnya masih ada pilihan bus wisata lain, namun tujuan saya memilih Sky Hop Bus ini karena bisa hoho (alias hop-on hop-off) di halte yang dilalui oleh bus ini.

#6: Naik Tokyo Sighseeing Bus

(estimasi waktu wisata: bervariasi, tergantung turun di halte mana)

Biaya: ¥1800* (dewasa), ¥900* (usia 6-11 tahun). Ini untuk tiket 1 day pass.

Dari titik keberangkat di Mitsubishi Building, turunlah di halte di dekat Stasiun Ueno. Di sepanjang perjalanan bus ini akan melewati beberapa tempat menarik karena akan melewati halte-halte di Nihonbashi dan Akihabara.

Sky Hop Bus [foto: Comyu/wikimedia]
Sky Hop Bus [foto: Comyu/wikimedia]

#7: Stasiun Ueno – Ueno Park atau Ueno Zoo

Biaya: ¥0*
Waktu tempuh: 6-7 menit jalan kaki

Ada 2 pilihan opsi tempat wisata yang bisa dicapai dalam itinerary ini, antara lain Ueno Park dan Ueno Zoo. Jika budget agak terbatas, sebaiknya jalan-jalan saja di Ueno Park. Namun ada kelebihan budget dan juga tenaga belum terkuras setelah main-main di Tokyo Dome City, silahkan menjelajah Ueno Zoo.

Tokyo SkyTree [foto: Rainmaker47/wikimedia]
Tokyo SkyTree [foto: Rainmaker47/wikimedia]

#8: Stasiun Ueno – Stasiun Tokyo SkyTree (via Sky Hop Bus)

Jangan lupa perhatikan jadwal kedatangan bus di halte tersebut supaya nggak menunggu terlalu lama yah.

#9: Stasiun Tokyo SkyTree – Tokyo SkyTree

Biaya: ¥0*
Waktu tempuh: 1-2 menit

Untuk menyempurnakan waktu jalan-jalan bersama keluarga, tutuplah hari dengan mampir ke Tokyo SkyTree. Namun sebelumnya bisa mencari makan dulu di Tokyo Solamachi, pusat perbelanjaan yang lokasinya di atas Stasiun Tokyo SkyTree dan menjadi dasar dari Tokyo SkyTree.

#10: Tokyo SkyTree

(Estimasi waktu wisata: 1 – 1,5 jam)

Simbol baru kota Tokyo ini pastinya akan disukai oleh anak-anak. Sebagai struktur yang hingga saat ini menjadi yang tertinggi di Jepang, tak ada tempat yang lebih baik untuk menikmati pemandangan Tokyo dari ketinggian selain melalui Tokyo SkyTree. Terlebih di malam hari saat lampu-lampu kota mulai menyala.

Monorail di Ueno Zoo [foto: Fg2/wikimedia]
Monorail di Ueno Zoo [foto: Fg2/wikimedia]

Kira-kira demikian rangkaian sample itinerary Tokyo yang bisa saya bagikan. Untuk detail sample itinerary yang sebelumnya, silahkan men-klik daftar link di bawah ini. Semoga bermanfaat!

***

* Harga sewaktu-waktu dapat berubah.
** Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

 

baca juga :

[Sample Itinerary Tokyo] Wisata Hemat

[Sample Itinerary Tokyo] Shopaholic Journey

[Sample Itinerary Tokyo] Setengah Hari Di Asakusa

Comments

comments