Kemarin saya sudah berbagi contoh itinerary untuk menjelajah distrik Asakusa pada tulisan [sample Itinerary Tokyo] Setengah Hari di Asakusa yang ditutup dengan mengunjungi Tokyo SkyTree. Kali ini saya ingin berbagi usulan itinerary bagi otaku yang tertarik untuk menjelajah Tokyo.

Dari seluruh kota yang ada di Jepang, Tokyo memang menjadi surga bagi para otaku khususnya karena di kota ini ada distrik otaku paling populer se-jagat raya, yaitu Akihabara. Tapi Tokyo nggak melulu berisi Akihabara.

Saya memang pernah menulis juga tentang distrik otaku lainnya di Tokyo (baca disini: Menjelajahi Surganya Para Otaku di Tokyo), namun jika disusun dalam bentuk itinerary, kira-kira rutenya seperti apa ya? Dan adakah tempat lain yang bisa dikunjungi diluar Akihabara? Berikut contoh alternatif itinerary untuk otaku:

Judul trip: Otaku’s Day Out

Target pasar: Otaku, dengan tipe anggaran medium budget

Jenis trip: Fun, penjelajahan, dan petualangan

Starting point: Stasiun Mitaka

 

Detail rute

#1: Stasiun Mitaka – Museum Ghibli

google maps >

Biaya: ¥210* (naik bus+jalan kaki), ±¥700* (naik taksi)
Waktu tempuh: ±10 menit*

Lupakan sejenak tentang Akihabara. Jika mengaku sebagai otaku, khususnya pecinta anime, saya rasa salah satu tempat terbaik untuk memulai petualangan ala otaku adalah dengan mengunjungi Museum Ghibli.

Jadi yang pertama dilakukan untuk memulai petualangan ala otaku adalah dengan naik kereta dan turun di Stasiun Mitaka, lalu lanjut naik bus menuju Museum Ghibli. Alternatif lainnya, bisa juga dengan turun di Stasiun Kichijoji dan jalan kaki 20 menit menuju Museum Ghibli, melewati Inokashira Park. Kalau punya waktu senggang, boleh tuh sekalian mampir melihat-lihat Inokashira Park Zoo.

#2: Museum Ghibli

(estimasi waktu wisata: 1,5-2 jam)

Alamat: 1-1-83 Shimorenjaku, Mitaka, Tokyo
Harga tiket: ¥1000* (usia 19 tahun ke atas), ¥700* (usia 13-18 tahun), ¥400* (usia 7-12 tahun), ¥100* (usia 4-6 tahun)
Jam operasional: 10.00-18.00, tutup setiap hari Selasa, akhir tahun, dan periode libur tahun baru

Museum Ghibli [foto: via wikimedia]
Museum Ghibli [foto: via wikimedia]

Suka dengan anime karya studio Ghibli? Maka berkunjunglah ke Museum Ghibli. Museum ini memiliki ruang-ruang yang dirancang dengan tema tertentu, dan terdapat juga mini studio yang memutar aneka film pendek karya Studio Ghibli.

Salah satu sudut Studio Ghibli [foto: Su--may/flickr]
Salah satu sudut Studio Ghibli [foto: Su–may/flickr]

Tips: Jika memang berniat untuk main ke museum ini, belilah tiket 3 bulan sebelum waktu kunjungan yang diinginkan. Pilih juga waktu berkunjung sepagi mungkin supaya bisa main ke tempat lain setelah selesai mengelilingi Museum Ghibli. Detail bisa dibaca pada link yang sudah disertakan.

#3: Museum Ghibli – Stasiun Mitaka

google maps >

Biaya: ¥210* (kombinasi jalan kaki+naik bus)
Waktu tempuh: ±13 menit

#4: Stasiun Mitaka – Stasiun Nakano

google maps >

Biaya: ¥170*
Waktu tempuh: ±11-13 menit (via JR Chuo Line)

Jangan hanya terpaku dengan Akihabara. Di Nakano juga ada surganya para otaku, yaitu Nakano Broadway. Berhubung Stasiun Nakano hanya berjarak 11-13 menit dari Stasiun Mitaka, jadi yuk mari main-main ke Nakano.

#5: Stasiun Nakano – Nakano Broadway

google maps >

Biaya: ¥0*
Waktu tempuh: ±5 menit jalan kaki (450 meter) dari pintu utara Stasiun Nakano

#6: Nakano Broadway

(estimasi waktu wisata: 30 menit-1 jam)

Alamat: 5-52-15 Nakano, Nakano-ku, Tokyo
Jam operasional: rata-rata buka pada pukul 12.00-20.00, dan sebagian toko tutup di hari Rabu

Tempat ini populer dengan sebutan indoor Akihabara, dan hampir semua yang bisa ditemukan di Akihabara ada di Nakano. Sayangnya karena di mata wisatawan asing tempat ini tidak sepopuler Akihabara, agak sulit menemukan petunjuk dalam bahasa Inggris.

Jika datang ke tempat ini bertepatan dengan waktu makan siang, bisa sekalian mampir ke Café & Cake Bar Pirate of Ryoma, yang manajernya selalu berkostum ala Kapten Jack Sparrow dalam film Pirates of the Carribean.

Pintu masuk Nakano Broadway [foto: via wikimedia]
Pintu masuk Nakano Broadway [foto: via wikimedia]

#7: Nakano Broadway – Stasiun Nakano

google maps >

Biaya: ¥0*
Waktu tempuh: ±5 menit jalan kaki (450 meter)

#8: Stasiun Nakano – Stasiun Akihabara

google maps >

Biaya: ¥220*
Waktu tempuh: antara 17-25 menit, tergantung apakah naik kereta rapid (harus transit dulu 1x) atau naik kereta lokal (tanpa transit, namun lebih lambat)

Belum sah jadi otaku jika belum menginjakkan kaki 1x saja di Akihabara. Jadi, selepas dari Nakano, mari menuju ke Stasiun Akihabara untuk mengeksplorasi surganya otaku tersebut.

#9: Akihabara

(estimasi waktu wisata: mulai dari 30 menit hingga tidak terbatas)

Dan akhirnya, inilah tanah suci-nya para otaku. Ada banyak hal yang bisa dilakukan di distrik ini, mulai dari sekedar berjalan-jalan mengelilingi Akihabara, maupun mencari barang-barang tertentu. Berikut beberapa aktifitas yang disarankan dilakukan di Akihabara:

  • Mengunjungi Maid Café. Di Akihabara ada banyak pilihan maid café, dan uniknya, nggak sedikit yang menawarkan konsep tertentu.
Maid di jalanan Akihabara [foto: Ricky G.Willems/wikimedia]
Maid di jalanan Akihabara [foto: Ricky G.Willems/wikimedia]
  • Mengunjungi AKB48 Theatre di Akihabara. Ya, Akihabara merupakan kampung halaman group idol ternama AKB48. Jadi rasanya belum sah jika mengunjungi teater AKB48 di gedung Don Quijote. Namun jika ingin melihat pertunjukan di teater tersebut, baca detail persyaratannya di hyperlink tadi yah.
Gedung Don Quijote, tempat teater AKB48 berada [foto: Dick Thomas Johnson/flickr]
Gedung Don Quijote, tempat teater AKB48 berada [foto: Dick Thomas Johnson/flickr]
  • Mampir ke kafe tematik. Maksud kafe tematik disini bukanlah maid café, namun kafe dengan tema khusus seperti Gundam Café dan AKB48 Official Café & Shop Akihabara. Yang merasa jones, alias jomblo ngenes, boleh juga nih kalau mau mencoba Akihabara Soine-ya.
Gundam Café Akihabara [foto: Terrykimura/flickr]
Gundam Café Akihabara [foto: Terrykimura/flickr]

Kira-kira demikian contoh itinerary untuk otaku yang ingin menghabiskan waktu wisata di Tokyo. Jika masih ada waktu, bisa lanjut mengunjungi Ikebukuro. Para ladies yang kurang tertarik dengan maid café pasti akan menyukai Ikebukuro karena di distrik tersebut banyak pilihan butler café.

Semoga bermanfaat yah.

***

* Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

 

baca juga :

[Sample Itinerary Tokyo] Family Day Out

[Sample Itinerary Tokyo] Wisata Hemat

Comments

comments