fbpx
Home Guides Setengah Hari Di Asakusa

[Sample Itinerary Tokyo] Setengah Hari Di Asakusa

Berhubung sepertinya banyak Jalan2ers yang akan pergi ke Tokyo dalam waktu dekat, kali ini saya ingin mencoba berbagi aneka contoh itinerary yang bisa dilakukan di Tokyo. Tentu saja contoh itinerary yang akan saya share ini merupakan itinerary kasar, karena untuk membuat itinerary sedetail seperti yang saya perlu kejelian ekstra (dan tentunya cost ekstra, haha). Tapi mudah-mudahan sih contoh itinerary berikut bisa menginspirasi teman-teman yang masih bingung menyusun itinerary wisata ke Tokyo yah.

Saya akan mulai dulu dari obyek wisata populer di Tokyo seperti distrik Asakusa. Monggo disimak detail teknisnya berikut ini:

Judul trip: Setengah hari di Asakusa

Target pasar: Medium paced traveller

Jenis trip: Sejarah, fun, dan exploring

Starting point: Stasiun Subway Asakusa

 

Detail rute

#1: Stasiun Subway Asakusa – cari pos pemberhentian rickshaw (ada di sekitar stasiun)

Biaya: ¥0*
Waktu tempuh: ±1-2 menit*

Biasanya, saat menyusun itinerary di Asakusa, rute standarnya adalah stasiun Asakusa-Kaminarimon (gerbang terluar kuil Sensoji, atraksi utama di Asakusa). Namun kali ini saya ingin mengusulkan aktifitas lain di Asakusa, yaitu naik rickshaw! Jadi, dari Stasiun Asakusa, cari dulu pos pemberhentian rickshaw yang ada di sekitar stasiun.

#2: Naik Rickshaw di Asakusa – Sensoji Temple

Biaya: Bervariasi, mulai dari ¥3000*/10 menit, ¥8000*/30 menit, hingga paket 1 jam
Durasi waktu: bervariasi, tergantung paket perjalanan yang dipilih

Ingin mencoba petualangan lebih saat di Asakusa? Cobalah naik rickshaw, alias jinrikisha, alias becak tradisional Jepang. Walau judulnya sama-sama becak, tapi jinrikisha ini beda dengan becak di Indonesia karena ditarik menggunakan tenaga manusia, sehingga ada sensasi adrenalin tambahan setiap kali becak dijalankan.

Contoh itinerary ini menggunakan rute naik rickshaw 10 menit, yang diawali dari Stasiun Asakusa dan berakhir di pintu samping Sensoji Temple (di titik ini).

Naik jinrikisha di Asakusa [foto: Clanchou from Moto-Asakusa, Taito/wikimedia]
Naik jinrikisha di Asakusa [foto: Clanchou from Moto-Asakusa, Taito/wikimedia]
Tips: ingin lebih menikmati perjalanan? Pilih pengemudi becak yang bisa berbahasa Inggris (kecuali jika teman-teman bisa berbahasa Jepang).

#3: Sensoji Temple

(estimasi waktu wisata: 30-45 menit)

Alamat: 2-3-1 Asakusa, Taitou-ku, Tokyo
Harga tiket: free
Jam operasional: 06.00-17.00 (untuk main hall saja). Untuk area kuil lainnya selalu buka 24 jam

Salah satu kuil yang wajib dikunjungi di Tokyo. Walau kuil ini merupakan hasil rekonstruksi (karena kuil aslinya sudah hancur karena serangan udara), kuil Sensoji tetap menarik untuk dilihat-lihat karena banyaknya bangunan yang bisa dilihat disini. Jika bisa berbahasa Jepang, cobalah mengambil ramalan di kuil ini yang konon hasilnya 100% tepat walau sudah diulang beberapa kali.

Main hall di Sensoji Temple [foto: Arcimboldo/wikimedia]
Main hall di Sensoji Temple [foto: Arcimboldo/wikimedia]

#4: Sensoji Temple – Asakusa Hanayashiki

google maps >

Biaya: ¥0*
Waktu tempuh: ±3 menit jalan kaki (240 meter)

#5: Asakusa Hanayashiki

(estimasi waktu wisata: 1,5-2 jam)

Alamat: 2-28-1 Asakusa, Taito-ku, Tokyo
Harga tiket:
– Untuk tiket masuk saja, ¥1000* (usia 13-64 tahun), ¥500* (usia 7-12 tahun dan 65 tahun ke atas), gratis (usia di bawah 6 tahun).
– Untuk tiket terusan, ¥2300* (usia 13-64 tahun), ¥2000* (usia 7-12 tahun), ¥1800* (usia 6 tahun ke bawah dan 65 tahun ke atas)

Jam operasional: 10.00-18.00, tutup setiap hari Selasa

Konon Asakusa Hanayashiki merupakan taman bermain modern tertua di Jepang. Walau mainan di tempat ini tentu saja kalah canggih dibanding taman bermain besar lainnya, namun taman bermain ini punya suasana yang cukup menyenangkan. Jika membawa anak-anak, bisa mempertimbangkan untuk main kesini.

Asakusa Hanayashiki [foto: Ocdp/wikimedia]
Asakusa Hanayashiki [foto: Ocdp/wikimedia]
Jika tak tertarik untuk mampir ke tempat ini, ganti saja aktifitasnya dengan jalan-jalan mengitari Asakusa. Di Asakusa banyak bangunan yang menarik, mulai dari bangunan bergaya arsitektur tradisional hingga modern. Bisa juga mampir ke Kappabashi dan melihat-lihat berbagai perlengkapan dapur.

Bangunan Asakusa Tourist Information Center, karya arsitek ternama Kengo Kuma [foto: 江戸村のとくぞう/wikimedia]
Bangunan Asakusa Tourist Information Center, karya arsitek ternama Kengo Kuma [foto: 江戸村のとくぞう/wikimedia]

#6: Asakusa Hanayashiki – Sensoji Temple – Nakamise-dori

google maps >

Biaya: ¥0*
Waktu tempuh: ±3 menit jalan kaki (270 meter)

Dari Asakusa Hanayashiki, kembali lagi ke Sensoji Temple. Namun kali ini langsung menuju ke gerbang Hozomon yang menjadi ujung Nakamise-dori.

Hozomon Gate [foto: 663highland/wikimedia]
Hozomon Gate [foto: 663highland/wikimedia]

#7: Nakamise-dori – Kaminari-mon

google maps >

Biaya: ¥0* (kecuali jika mau belanja di Nakamise-dori yah)
Waktu tempuh: ±4 menit jalan kaki (±300 meter) jika murni hanya jalan saja, 30-60 menit jika sambil mengeksplorasi Nakamise-dori

Nakamise-dori merupakan salah satu shopping street terpanjang dan tertua di Tokyo. Sejarahnya konon sudah dimulai sejak ratusan tahun silam. Bagi yang ingin cari oleh-oleh, di Nakamise-dori ini banyak terdapat toko souvenir. Yang suka kulineran atau sedang cari makan siang, juga bisa mengeksplorasi shopping street ini karena terdapat banyak kios makanan dan restoran.

Nakamise-dori [foto: Gorgo/wikimedia]
Nakamise-dori [foto: Gorgo/wikimedia]

#8: Kaminari-mon – Stasiun Asakusa

google maps >

Biaya: ¥0*
Waktu tempuh: ±4 menit

#9: Stasiun Asakusa – Stasiun Tokyo SkyTree

Biaya: ¥150*
Waktu tempuh: ±3 menit naik kereta (via Tobu Skytree Line Local), atau ±15 menit jalan kaki

#10: Stasiun Tokyo SkyTree – Tokyo Solamachi

Biaya: ¥0*
Waktu tempuh: ±1 menit jalan kaki (Stasiun Tokyo SkyTree dibawah Tokyo Solamachi)

Punya waktu luang setelah jalan-jalan di Asakusa? Main saja ke Tokyo Solamachi. Mall yang satu ini berada di atas Stasiun Tokyo SkyTree dan jaraknya hanya ±3 menit saja dari Asakusa. Kalau budget wisata masih ada, sekalian saja main ke simbol baru kota Tokyo, yaitu Tokyo SkyTree.

#11: Tokyo SkyTree

(estimasi waktu wisata: 30 menit – 1,5 jam)

Alamat: 1-1-2 Oshiage, Sumida, Tokyo 131-0045
Harga tiket:
– Untuk mengakses Tembo Deck di Tokyo SkyTree (observation 1), ¥2060* (usia 18 tahun ke atas), ¥1540* (usia 12-17 tahun), ¥930* (usia 6-11 tahun), ¥620* (usia 4-5 tahun).
– Untuk mengakses Tembo Galeria (observation deck 2), ¥1030* (usia 18 tahun ke atas), ¥820* (usia 12-17 tahun), ¥510* (usia 6-11 tahun), ¥310* (usia 4-5 tahun).

Jam operasional: 08.00-22.00

Inilah simbol baru kota Tokyo. Tokyo SkyTree merupakan menara tertinggi di Jepang dan struktur tertinggi kedua di dunia (saat menara ini dibangun). Dari menara ini wisatawan bisa melihat-lihat Tokyo dari ketinggian, dan jika cuaca cerah, bisa melihat hingga ke arah Gunung Fuji lho.

Tokyo SkyTree [foto: Childe Harold/wikimedia]
Tokyo SkyTree [foto: Childe Harold/wikimedia]

***

* Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

 

baca juga :

[Sample Itinerary Tokyo] Family Day Out

[Sample Itinerary Tokyo] Wisata Hemat

Inspirasi Itinerary Kamakura: Obyek Wisata + Hiking Trail

Comments

comments