Sesuai janji yang saya buat pada tulisan [sample Itinerary Tokyo] Shopaholic Journey, setelah menulis untuk wisatawan shopaholic dengan tipe medium budget hingga unlimited, kali ini giliran sample itinerary bagi para budget travellers yang ingin mencari alternatif wisata hemat.

Walau dikenal sebagai salah satu kota termahal di dunia, Tokyo tetap memiliki banyak tempat wisata yang bisa di akses secara cuma-cuma, minimal dengan harga tiket yang sangat ramah terhadap kantong. Saya pernah berbagi info tentang tempat-tempat wisata hemat tersebut pada tulisan Mencari Obyek Wisata Murah di Jepang? Ini Tips dan Trik-nya.

Nah, saking banyaknya tempat wisata hemat atau gratisan yang bisa dikunjungi di kota ini, khusus bagi para budget traveller, saya akan memberikan beberapa model itinerary. Semoga bisa menginspirasi teman-teman yang akan berwisata ke Tokyo yah!

Judul trip: Wisata hemat di Tokyo (Part 1)

Target pasar: Budget traveller

Jenis trip: Penjelajahan, pengalaman baru

Starting point: Stasiun Tsukiji

 

Detail rute

#1: Stasiun Tsukiji – Tsukiji Fish Market

Biaya: ¥0*
Waktu tempuh: ±5 menit jalan kaki

Bisa bangun pagi? Kalau bisa, yuk mari mulai wisata hemat di Tokyo dari Tsukiji Fish Market. Kalau pun nggak bisa, sebaiknya sih diusahakan agar bisa bangun pagi. Tsukiji Fish Market memiliki atraksi yang khas, dan asyiknya, semuanya gratis. Jadi mari mulai dari Stasiun Tsukiji dan jalan kaki 5 menit menuju ke Tsukiji Fish Market.

Tsukiji Fish Market [foto: Ovc/wikimedia]
Tsukiji Fish Market [foto: Ovc/wikimedia]

#2: Tsukiji Fish Market

(estimasi waktu wisata: 1-2 jam)

Alamat: 5-2 Tsukiji, Chuo-ku, Tokyo
Harga tiket: free
Jam operasional: mulai dari dini hari hingga pukul 14.00. Khusus untuk wisatawan, sebaiknya datang di atas pukul 09.00 (kecuali jika ingin lihat pelelangan tuna)

Lho, ngapain pagi-pagi ke pasar? Apa kita mau belanja? Walau Tsukiji Fish Market ini merupakan sebuah pasar, tapi bukan berarti kita akan pergi belanja. Di Tsukiji Fish Market ada aktifitas pelelangan tuna yang akhirnya menjadi atraksi yang menarik perhatian wisatawan.

Atraksi ini bisa dinikmati secara cuma-cuma namun terbatas hanya untuk 120 orang saja setiap harinya yang dibagi dalam 2 kloter. Kloter pertama dimulai dari pukul 05.25 dan kloter kedua mulai pukul 06.15. Pendaftaran peserta dimulai sejak pukul 05.00.

Pelelangan tuna [foto: Humanoid one/wikimedia]
Pelelangan tuna [foto: Humanoid one/wikimedia]

Setelah selesai melihat pelelangan tuna, menarik juga lho kalau melihat-lihat isi pasar ini. Dan jika ingin mencari sarapan, di Tsukiji Fish Market ini banyak sekali tempat makan yang menawarkan sushi.

Tentu saja sushi terbaik ada di pasar ini karena bahan-bahannya selalu segar. Jika setelah dari Tsukiji Fish Market ini masih ingin jalan-jalan, mampirlah ke Tsukiji Honganji yang ada di antara Tsukiji Fish Market dan Stasiun Tsukiji.

Tsukiji Honganji [foto: Wiiii/wikimedia]
Tsukiji Honganji [foto: Wiiii/wikimedia]

#3: Stasiun Tsukiiji – Stasiun Tokyo – Tokyo Imperial Palace atau Tokyo Imperial East Garden

Biaya: ¥170*
Waktu tempuh: ±13 menit

Dari Tsukiji Fish Market, kembalilah ke Stasiun Tsukiji dan naik kereta ke Stasiun Tokyo. Ada beberapa opsi jalur kereta, namn kira-kira budgetnya berkisar antara ¥140*-310* dan transit 1x. Dari stasiun Tokyo, jalan kakilah 10 menit ke Tokyo Imperial Palace atau 10-15 menit ke Tokyo Imperial Palace East Garden. Kenapa? Alasannya saya jelaskan di bawah ini yah.

Tokyo Imperial Palace [foto: Kakidai/wikimedia]
Tokyo Imperial Palace [foto: Kakidai/wikimedia]

#4: Tokyo Imperial Palace atau Tokyo Imperial East Garden

(estimasi waktu wisata: 1,5-2 jam)

Ini dia salah satu tour paling populer di Tokyo, yaitu tour mengelilingi istana kaisar di Tokyo. Alternatifnya, bisa mengikuti tour mengililingi taman istana. Menariknya, kedua tour tersebut bisa diikuti secara gratis dengan catatan Anda harus mendaftar dulu jauh-jauh hari sebelumnya, dan jika ingin mengikuti itinerary ini, sebaiknya daftarlah untuk mengikuti tour yang paling pagi. Detailnya bisa dibaca pada hyperlink di atas yah.

Imperial palace east garden [foto: Chris 73/wikimedia]
Imperial palace east garden [foto: Chris 73/wikimedia]

#5: Stasiun Tokyo – Stasiun Ochanomizu – Kanda Myojin Shrine

Biaya: ¥140* (Stasiun Tokyo – Stasiun Ochanomizu), ¥0* (Stasiun Ochanomizu – Kanda Myojin Shrine)
Waktu tempuh: 5 menit + 8 menit jalan kaki (650 meter)

Kemarin saya lupa memasukkan nama kuil ini saat menyusun tulisan [sample Itinerary Tokyo] Otaku’s Day Out. Jadi mari jalan-jalan ke Kanda Myojin Shrine sekarang.

#6: Kanda Myojin Shrine

(estimasi waktu wisata: 30-45 menit)

Alamat: 2-16-2 SotoKanda, Chiyoda-ku, Tokyo
Harga tiket: free

Kalau bicara tentang kuil yang wajib dikunjungi di Tokyo, biasanya nggak jauh-jauh dari nama Sensoji Temple maupun Meiji Jingu Shrine. Namun sebetulnya banyak lho kuil lain di Tokyo yang menarik untuk dikunjungi, seperti Kanda Myojin Shrine ini.

Kuil ini dikenal sebagai kuil khusus otaku lho karena disinilah tempatnya membeli berbagai jimat yang berkaitan dengan dunia otaku. Informasi detailnya bisa baca pada link di atas yah.

Kanda Myojin Shrine [foto: Fg2/wikimedia]
Kanda Myojin Shrine [foto: Fg2/wikimedia]

#7: Stasiun Ochanomizu – Stasiun Shinjuku – Tokyo Metropolitan Government Building

Biaya: ¥170* (Stasiun Ochanomizu – Stasiun Shinjuku), ¥0* (Stasiun Shinjuku – Tokyo Metropolitan Government)
Waktu tempuh: 10 menit + 11 menit jalan kaki (900 meter)

Tokyo Metropolitan Government Building [foto: Markus Leupold-Lwenthal/wikimedia]
Tokyo Metropolitan Government Building [foto: Markus Leupold-Lwenthal/wikimedia]

#8: Tokyo Metropolitan Government

(estimasi waktu wisata: 30-60 menit)

Alamat: 2-8-1 Nishi-Shinjuku, Shinjuku, Tokyo 163-8001
Harga tiket: free
Jam operasional: 09.30-23.00 (untuk north observatory), 09.30-17.30 (untuk south observatory). Tutup setiap hari Senin ke-2 dan ke-4 setiap bulannya (north observatory) dan setiap Selasa ke-1 dan ke-3 setiap bulannya (south observatory).

Ingin menikmati Tokyo dari ketinggian? Naik saja ke Tokyo Metropolitan Government Building lantai 45 karena disana terdapat observation deck. Ada 2 opsi observation deck. Ada 2 opsiobservation deck, yaitu north obseratory dan south observatory dan masing-masing observatory dilengkapi dengan kafe dan toko souvenir.

Lho, kenapa nggak ke Tokyo Tower ataupun Tokyo SkyTree? Itu karena kedua tempat tersebut menerapkan tiket masuk, sementara observation deck di TMG Building ini bisa diakses secara cuma-cuma. Asyik kan?.

Semoga bermanfaat!

***

[Sample Itinerary Tokyo] Wisata Hemat (Part 2)

[Sample Itinerary Tokyo] Wisata Hemat (Part 3 END)

***

* Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

Comments

comments