Dari sekian banyak distrik keren yang ada di Tokyo, nama Shibuya termasuk salah satu distrik yang paling wajib disambangi kalau punya kesempatan untuk wisata ke ibu kota Jepang tersebut.

Shibuya memang layak masuk dalam daftar distrik terpopuler di Tokyo, karena distrik ini memang memiliki hampir semua yang dicari oleh wisatawan: tempat kongkow keren, spot yang ikonik, aneka tempat belanja, hingga urban legend populer seperti Hachiko.

Jika kalian baru pertama kali menjejakkan kaki ke Tokyo dan berencana untuk mengunjungi Shibuya, mari simak berbagai tips trivia berikut ini. Ingat, Shibuya itu lebih dari sekedar Shibuya crossing dan Patung Hachiko saja. Jangan puas kalau baru mengetahui kedua spot tersebut, karena sebetulnya di Shibuya masih banyak spot keren lainnya – beberapa diantaranya masih relatif jarang terekspos – yang layak masuk dalam itinerary kalian.

*             *             *             *             *

Informasi Dasar

Shibuya, via Nelo Hotsuma/flickr/creative commons

Kalau menyebut nama Shibuya, biasanya orang akan langsung membayangkan daerah komersial yang ada di sekitar Stasiun Shibuya – termasuk Shibuya crossing-nya yang fenomenal itu. Pendapat tersebut nggak salah, tapi nggak sepenuhnya benar.

Shibuya sejatinya merupakan nama sebuah distrik di Tokyo. Tepatnya, Shibuya merupakan salah satu dari 23 distrik khusus di Tokyo yang terdiri dari beberapa distrik. Dengan kata lain, Shibuya itu luas banget! Kalian mungkin perlu waktu 1-2 harian jika betul-betul ingin menjelajah Shibuya sampai tamat hingga ke ujung gang-nya.

Shibuya, via Candida.Performa/flickr/creative commons

Ingin membayangkan seluas apa distrik Shibuya ini? Mari kita kenalan dulu dengan beberapa distrik dan sub-distrik yang menjadi bagian dari Shibuya: Hatagaya(Sasazuka, Hatagaya, Honmachi), Yoyogi (Uehara, Oyamacho, Nishihara, Hatsudai, Motoyoyogicho, Tomigaya, Yoyogi-kamizonocho), Sendagaya (Sendagaya, Jingumae), Ebisu-Omukai (Kamiyamacho, Sakuragaokacho, Jinnan, Hachiyamacho, Udagawacho, Uguisudanicho, Shoto, Daikan’yamacho, Shinsencho, Ebisunishi, Maruyamacho, Ebisuminami, Dogenzaka, Nanpeidaicho), Hikawa-Shimbashi, Shibuya, Higashi, Ebisu, Hiroo. Luas banget kan?

*             *             *             *             *

Daya Tarik Shibuya

Shibuya, via jonolist/flickr/creative commons

Sudah tahu kan, kalau Shibuya itu luas? Tapi mari kita persempit fokusnya pada hal-hal yang membuat Shibuya ini menarik perhatian wisatawan, yaitu mulai dari fashionnya.

Shibuya memang terkenal sebagai salah satu distrik fashion ternama di Tokyo. Tepatnya, Shibuya dikenal sebagai kiblatnya fashion wanita muda. Berbeda dengan Harajuku yang lebih cocok untuk segmen remaja.

Berbagai tren mode fashion terbaru lahir dari distrik Shibuya, dan itulah yang membuat para pecinta fashion wajib mampir ke sana saat memiliki kesempatan untuk wisata ke Tokyo. Di Shibuya ada banyak toko-toko fashion dan berbagai pusat perbelanjaan yang wajib dikunjungi oleh pecinta fashion, salah satunya adalah Shibuya 109 dan PARCO (sementara ditutup untuk proses renovasi, dan baru dibuka lagi tahun 2019).

Shibuya Crossing, via Yoshikazu TAKADA/flickr/creative commons

Hal lain yang membuat Shibuya terasa begitu seksi dikunjungi oleh wisatawan, adalah karena di distrik ini bertabur spot ikonik yang kerap muncul dalam berbagai media – seperti film dan buku.

Misalnya saja, di Shibuya ada patung Hachiko yang diangkat dari kisah anjing Hachiko yang legendaris. Kemudian ada Shibuya Crossing yang pernah muncul dalam berbagai film terkenal seperti The Fast and the Furious: Tokyo Drift dan Resident Evil: Afterlife. Jangan lupakan juga kalau Harajuku dengan Takeshita-dori nya itu masih termasuk dalam wilayah Shibuya.

Karaoke, via vanityfair

Shibuya juga kaya akan tempat kongkow yang asyik. Mulai dari resto biasa, aneka resto tematik, hingga izakaya (bar khas Jepang), semua bisa ditemukan di Shibuya. Bahkan jika kalian tiba-tiba kangen kehidupan malam saat tengah berada di Tokyo, beberapa klub terbaik bisa kalian sambangi di Shibuya. Atau, jika ingin sekedar karaoke, Shibuya juga memiliki banyak tempat karaoke keren lho.

Hal lain yang membuat Shibuya begitu menarik adalah banyaknya sub-distrik keren di distrik ini. Masing-masing sub-distrik memiliki ciri khas tersendiri, seperti Daikanyama yang terkenal sebagai spot belanja barang bermerk, atau Ebisu yang memiliki sejumlah bar dan restoran kelas atas. Detailnya bisa dilihat pada bagian selanjutnya.

*             *             *             *             *

Yang Harus Dilakukan di Shibuya

Sebetulnya, ada banyak sekali variasi aktifitas yang bisa dilakukan di Shibuya. Maklum, hampir semua hal bisa ditemukan di distrik ini. Berikut ini beberapa aktifitas populer dan semi-populer untuk dilakukan oleh wisatawan di Shibuya.

* Mengeksplorasi Area di Sekitar Stasiun Shibuya

Punya waktu traveling yang sangat terbatas? Kalau begitu, fokus saja menjelajah area di sekitar Stasiun Shibuya. Mayoritas daya tarik Shibuya memang ada di sekitar Stasiun Shibuya. Berikut ini beberapa spot keren yang bisa kalian temukan disana:

  • Patung Hachiko
Patung Hachiko, via IQRemix/flickr/creative commons

Meeting poin paling populer di Shibuya. Patung Hachiko dibuat untuk mengenang anjing Hachiko, sosok anjing yang setia menunggui tuannya di depan Stasiun Shibuya hingga ajal menjemputnya. Kalian belum sah mengunjungi Shibuya kalau belum melihat patung yang ada di depan Stasiun Shibuya ini.

  • Shibuya Crossing
Shibuya Crossing, via WIL/flickr/creative commons

Sejatinya, Shibuya Crossing ini merupakan zebra cross biasa. Yang membuatnya unik adalah karena banyaknya jumlah pejalan kaki yang menyeberangi zebra cross ini dalam satu waktu.

  • Shibuya 109
Shibuya 109, via timeout

Salah satu shopping center paling populer di Shibuya. Bangunannya yang ikonik membuat Shibuya 109 ini sering muncul dalam berbagai manga dan film. Sekedar informasi, berbagai tren fashion di Tokyo banyak yang lahir dari tren di Shibuya 109 ini.

  • Patung Moyai
Patung Moyai, via retrip

Selain Patung Hachiko, patung Moyai juga menjadi salah satu meeting point populer di Shibuya – walau masih kalah populer dari Patung Hachiko. Patung ini dihadiahkan oleh orang-orang dari pulau Niijima pada tahun 1980.

  • Shibuya Hikarie
Shibuya Hikarie (bangunan di sebelah kiri), via Dick Thomas Johnson/flickr/creative commons

Gedung pencakar langit setinggi 34 lantai yang lokasinya sangat dekat dengan Stasiun Shibuya. Gedung ini memiliki department store seluas 8 lantai, dan dilengkapi dengan beberapa fasilitas keren seperti teater, museum, ruang pamer, restoran, dan lain-lain.

 

* Shopping, Shopping, Shopping!

Pusat perbelanjaan di Shibuya, via barnimages.com/flickr/creative commons

Sebagai salah satu distrik fashion ternama, tentu saja Shibuya memiliki banyak sekali shopping spot keren. Mulai dari toko kecil di berbagai sudut Shibuya, hingga aneka department store dan shopping mall besar, semua bisa kalian temukan di Shibuya. Jika kalian (terutama wanita muda) memang termasuk shopaholic, Shibuya jelas akan menjadi salah satu surga belanja favorit di Tokyo.

Menariknya, Shibuya nggak hanya didominasi oleh fashion saja. Di distrik ini pun terdapat beberapa toko bagi para otaku (sebutan untuk die hard fans) manga dan anime. Bagi penggemar segala pernak-pernik Disney, di Shibuya ada Disney Store Shibuya yang menjual bermacam merchandise Disney. Kalau kalian nggak sempat pergi ke Tokyo Disneyland ataupun Tokyo DisneySea, kalian bisa memuaskan hasrat belanja souvenir dengan mampir ke toko ini.

 

* Menjelajah Hingga ke Sudut Shibuya

Jangan puas hanya keliling-keliling di depan Stasiun Shibuya! Jangan merasa cukup setelah melihat Patung Hachiko, menyeberangi Shibuya Crossing, maupun belanja di Shibuya 109. Shibuya juga memiliki banyak jalan dan kawasan yang menarik untuk dijelajahi; beberapa diantaranya masih relatif jarang disebutkan dalam berbagai panduan wisata Shibuya. Jika kalian termasuk doyan jalan kaki dan hobi sightseeing, yuk mari intip beberapa jalan dan kawasan favorit di Shibuya berikut ini.

  • Center Gai
Center Gai, via kcomiida/flickr

Center Gai merupakan jalur pedestrian utama di Shibuya. Kawasan ini lokasinya dekat sekali dengan Stasiun Shibuya. Di blok ini banyak terdapat bermacam jenis toko, restoran, hingga bar dan klab malam. Center Gai ini cukup menarik untuk dilalui oleh mereka yang hobi window shopping, atau sekedar ingin kongkow di tengah keramaian Shibuya.

  • Love Hotel Hills
Love Hotel Hill, via irubyourbrog.blogspot

Sesuai dengan namanya, Love Hotel Hills ini merupakan sebuah kawasan di Shibuya yang memiliki konsentrasi Love Hotel lebih banyak dibanding daerah lainnya. Di kawasan ini banyak terdapat bangunan dengan gaya arsitektur yang nyentrik, dan tentu saja, deretan Love Hotel yang bisa kalian coba (kalau penasaran). Hanya saja, sekedar pemberitahuan, rata-rata Love Hotel di Shibuya ini memiliki rate yang lebih tinggi dibanding tempat lainnya.

  • Spain Slope
Spain Slop, via de.jal.com

Spain Slope a.k.a Supein-zaka merupakan sebuah jalan sempit sepanjang 100 meter yang menghubungkan PARCO dan Inogashira Street. Jalan ini dinamakan “Spain Slope” karena suasananya yang mengingatkan pada suasana jalanan di Spanyol. Di sepanjang jalan ini banyak terdapat kafe kecil, toko-toko, dan juga restoran.

  • Dogenzaka Street
Dogenzaka, via User:Piotrus/wikimedia commons

Salah satu jalan utama sekaligus jalan tersibuk di Shibuya. Jalan yang dimulai dari Hachiko Square dan membentang ke arah Barat ini memiliki banyak tempat makan, tempat belanja, perkantoran, dan klub malam.

  • Koen Dori
Koen Dori, via irubyourbrog.blogspot

Suka belanja? Maka kalian perlu banget mampir ke Koen Dori (=jalan taman). Jalan sepanjang 450 meter tersebut merupakan salah satu shopping street populer di Shibuya yang memiliki banyak department stores dan bangunan yang menarik. Jalan ini dimulai dari Marui Department Store mengarah ke Yoyogi Park di Harajuku.

  • Sakuragaoka-cho
Sakuragaoka-cho, via Momotarou2012/wikimedia commons

Kawasan yang terletak di sebelah Barat Daya Stasiun Shibuya ini memiliki banyak kafe dan restoran. Dibanding kawasan lain di Shibuya, Sakuragaoka-cho ini relatif lebih tenang dan suasananya pun menyenangkan.

  • Bunkamura Dori

Jalan di dekat Shibuya 109 yang dipenuhi dengan berbagai tempat makan, belanja, serta hiburan.

  • Nonbei Yokocho
Nonbei Yokocho, via Rs1421/wikimedia commons

Salah satu kawasan di Shibuya yang memiliki suasana ala Tokyo sebelum Perang Dunia II. Di kawasan ini banyak terdapat bangunan kecil, dan restoran berkapasitas 3-4 tamu saja. Suasana di Nonbei Yokocho ini mirip-mirip dengan Golden Gai di Shinjuku.

  • Cat Street
Shibuya Cat Street, vi Aw1805/wikimedia commons

Jalan ini terletak di antara Shibuya dan Harajuku. Suasana jalan ini terbilang menyenangkan, karena mayoritas areanya diperuntukkan bagi pejalan kaki, sementara di setiap sisi jalannya mayoritas dipenuhi oleh aneka toko kecil dan kafe yang trendi.

 

* Kulineran dan Minum-minum

Alcatraz ER, sebuah kafe tematik di Shibuya, via Aleksi M/flickr

Shibuya memiliki banyak tempat makan keren untuk berbagai jenis tamu. Mulai dari izakaya, restoran fine dining, hingga restoran tematik, semua bisa ditemukan di Shibuya.

 

* Dugem, Atau Sekedar Nonton Musik

Pengunjung di Club Asia, via MIXTRIBE/wikimedia commons

Yes, Shibuya memang terkenal juga sebagai salah satu distrik yang memiliki beberapa klub terbaik di Tokyo. Jika kalian mendadak ingin dugem saat berada di Shibuya, kalian bisa mencoba main ke beberapa club berikut ini: Wombs (salah satu klub terbesar di Tokyo), Club Asia (terkenal karena kerap memutar musik trance sepanjang malam), Camelot (klub malam yang memiliki banyak ruang yang memutar bermacam aliran musik), dan Sound Museum Vision (klub underground di Dogenzaka yang memiliki sound system unik).

Sebagai tambahan informasi, di Shibuya juga kerap digelar berbagai pertunjukan musik. Saat berkunjung ke Shibuya, coba deh cek jadwal pertunjukan artis kesayangan kalian. Siapa tahu waktunya bertepatan dengan konser/pertunjukan mereka yang digelar di Shibuya.

 

* Mengunjungi Kuil dan Tempat Ibadah Lainnya

Konno Hachimangu Shrine, via Rs1421/wikimedia commons

Shibuya mungkin nggak memiliki kuil-kuil besar seperti yang terdapat di Asakusa dan Harajuku (walau secara teknis, Harajuku masih termasuk wilayah Shibuya). Tapi di Shibuya ada beberapa kuil yang memiliki nilai sejarah tinggi, dan layak disambangi kalau kalian sudah bosan dengan hiruk pikuk Shibuya. Dua diantaranya adalah Konno Hachimangu Shrine dan Miyamasu Mitake Shrine.

Konno Hachimangu Shrine merupakan sebuah kuil yang didirikan di bekas rumah klan Shibuya yang dulu menguasai daerah tersebut (dan namanya diabadikan sebagai nama distrik itu). Sedangkan Miyamasu Mitake Shrine merupakan tempat bersemayamnya Kaisar Keikou, salah satu pahlawan legenda di Jepang.

Selain memiliki kuil, di Shibuya pun terdapat masjid terbesar di Tokyo, yaitu Tokyo Camii. Bagi traveller muslim, berkunjung ke Tokyo Camii bisa menjadi alternatif wisata yang menyenangkan saat berada di Shibuya.

 

* Main-main ke NHK Studio Park

Salah satu aktifitas di NHK Studio Park, via planetyze

Di Shibuya memang tidak ada theme park besar seperti DisneylandDisneySea, maupun Tokyo Dome. Tapi di Shibuya ada NHK Studio Park, sebuah theme park interaktif milik NHK (Nippon Hoso Kyokai), sebuah stasiun televisi dan radio di Jepang. Di theme park ini pengunjung dapat melihat bagaimana proses recording berbagai program populer, merasakan serunya menjadi dubber, melihat teater 3D, dan lain-lain.

 

* Menghadiri Beberapa Festivalnya

Kemeriahan pesta Halloween di Shibuya, via Hideya Hamano/flickr

Mengingat distrik Shibuya itu cukup luas, sebetulnya banyak sekali event yang bisa kalian sambangi di sepanjang tahun. Tapi jika ada event yang harus diberi highlight, maka itu adalah event Halloween (31 Oktober). Setiap pelaksanaan Halloween, banyak muda-mudi berkostum yang akan memadati Center Gai. Suasana pun akan sangat meriah, dan pastinya, banyak sekali obyek menarik yang bisa dijepret selama momen kemeriahan Halloween di Shibuya.

 

* Main-main ke Beberapa Spot Populer di Shibuya

  • Daikanyama
Daikanyama T-Site, via 江戸村のとくぞう (Edomura no Tokuzo)/wikimedia commons

Salah satu kawasan di Shibuya yang terkenal sebagai kawasan perumahan high class dan memiliki banyak butik fashion ternama. Di Daikanyama juga terdapat banyak restoran, toko-toko unik, dan tempat nongkrong keren seperti Hillside Terrace dan Daikanyama T-Site.

  • Ebisu
Ebisu Garden Place, via Guilhem Vellut/flickr/creative commons

Ebisu populer sebagai salah satu area perumahan mewah di Shibuya. Di kawasan ini pun terdapat area perkantoran, dan sebuah shopping complex populer Ebisu Garden Place. Di Ebisu pun terdapat The Museum of Yebisu Beer, sebuah museum bir Ebisu yang dapat dimasuki secara cuma-cuma; dan sebuah museum fotografi.

  • Sendagaya
Hatonomori Hachiman Jinja di Sendagaya, via 110kuwahara/wikimedia commons

Kawasan perumahan di Shibuya yang lokasinya berbatasan dengan Shinjuku dan Aoyama. Sendagaya relatif lebih tenang dibanding daerah lainnya di Shibuya, sehingga mungkin terkesan kurang meriah di mata wisatawan. Tapi di kawasan ini terdapat beberapa spot yang cukup menarik, seperti National Noh Theatre, Tokyo Metropolitan Gymnasium and Sport Comple, sebagian area Shinjuku Gyoen National Garden, beberapa kuil, dan lain-lain.

  • Harajuku, Omotesando, Aoyama

Detail tentang ketiga tempat tersebut dapat dibaca disini: Serba-serbi Harajuku Untuk Pemula, dan Kenapa Kalian Wajib Kesana Saat di Tokyo.

 

Akses

Di depan Stasiun Shibuya, via IQRemix/wikimedia commons

Cara paling mudah untuk mencapai Shibuya tentu saja dengan menggunakan kereta api. Sebagi salah satu stasiun tersibuk di Tokyo, Stasiun Shibuya dilalui oleh berbagai jalur kereta api. Stasiun ini pun dilalui oleh jalur Yamanote Line, sebuah jalur kereta berbentuk loop line di Tokyo. Pokoknya, nggak sulit deh untuk mencapai Shibuya jika kalian berangkat dari berbagai tempat lainnya di Tokyo.

Comments

comments