Masih seputar kota tujuan yang bisa dijadikan alternatif side-trip saat sedang berwisata ke Tokyo. Sebelumnya, saya telah menulis tentang Yokohama dan Kawasaki, 2 kota terdekat dan juga paling mudah di akses dari Tokyo sehingga bisa dikunjungi pulang-pergi dalam waktu beberapa jam saja. Selain Yokohama dan Kawasaki, kota lainnya yang populer sebagai obyek wisata “selingkuhan” adalah Kamakura.

Kamakura merupakan sebuah kota yang berada di Prefektur Kanagawa. Posisi tepatnya berada di sebelah selatan-barat daya prefektur Tokyo, kira-kira 50 kilometer dari Tokyo. Walau kota ini tak begitu besar, Kamakura termasuk salah satu kota tujuan wisata favorit di Jepang, lho.

Hal tersebut karena selain Kyoto dan Nara, Kamakura merupakan salah satu kota terbaik untuk melakukan wisata sejarah karena banyaknya obyek wisata sejarah di kota ini. Menariknya, kota ini tak hanya memiliki aneka obyek bersejarah, namun juga menawarkan alternatif untuk melakukan wisata alam. Jadi jangan heran jika banyak juga wisatawan yang menjadikan Kamakura sebagai kota tujuan wisata utamanya, dan Tokyo justru menjadi kota tujuan tambahan.

Seperti biasa, tulisan ini hanya akan memuat informasi global seputar Kamakura. Mengingat banyaknya obyek wisata menarik yang ada di Kamakura, rencananya saya akan mengangkat beberapa obyek wisata populer ke dalam tulisan terpisah. Selamat membaca..

Sejarah singkat

Jika melihat peta Jepang, Kamakura hanyalah merupakan sebuah kota kecil yang ada di tepi pantai. Namun beberapa ratus tahun lalu, tepatnya pada tahun 1192, Kamakura menjadi pusatnya kekuatan politik di Jepang. Adalah Minamoto Yoritomo (1147-1199), nama tokoh yang memulai era keshogunan di Kamakura.

Pemerintahan di Kamakura berjalan selama beberapa ratus tahun sebelum akhirnya, pada abad ke-14, kedudukan Kamakura sebagai pusat pemerintahan mulai digantikan oleh Kyoto. Kamakura sempat dipertahankan menjadi pusat politik di wilayah Timur Jepang, namun lama kelamaan kedudukannya terus tergeser dan akhirnya Kamakura betul-betul “turun tahta”.

Walau saat ini hanya berupa kota kecil, masih banyak sisa peninggalan masa lalu yang bisa ditemukan di Kamakura; membuatnya sering disebut sebagai “Kyoto-nya bagian Timur Jepang”.

Kamakura [foto: Sailko/wikimedia]
Kamakura [foto: Sailko/wikimedia]
Kamakura [foto: Michaelvito/flickr]
Kamakura [foto: Michaelvito/flickr]
Kamakura [foto: dbaron/flickr]
Kamakura [foto: dbaron/flickr]
Kamakura [foto: TAKA@P.P.R.S/flickr]
Kamakura [foto: TAKA@P.P.R.S/flickr] 

Yang menarik dari Kamakura

Selain karena faktor waktu tempuh yang cukup singkat dari Tokyo, Kamakura menarik karena kota ini memiliki banyak sekali obyek wisata menarik. Namun secara garis besar, obyek-obyek wisata sejarah, budaya, dan alam merupakan obyek wisata favorit di Kamakura. Untuk wisata sejarah, Kamakura memiliki beberapa kuil maupun monumen populer.

Salah satu monumen yang wajib dikunjungi di Kamakura adalah The Great Buddha of Kamakura, atau Kamakura Daibutsu. Patung perunggu Amida Buddha ini memiliki ketinggian 13,35 meter dan sudah dibangun sejak tahun 1252. Sedangkan untuk kuil, Kamakura memiliki banyak sekali kuil bersejarah.

Beberapa yang populer dikunjungi antara lain: Tsurugaoka Hachimangu Shrine, kuil Shinto terpopuler di Kamakura; Hasedera Temple, salah satu kuil dimana pengunjung bisa menikmati pemandangan ke arah laut; Zeniarai Benten, kuil tempat pengunjung mencuci uangnya; serta beberapa kuil yang berkaitan dengan aliran Nichiren (salah satu aliran Budha), kuil-kuil yang menjadi saksi sejarah di Kamakura, dan kuil-kuil yang termasuk dalam daftar Kamakura’s Great Zen Temple (Kamakura Gozan).

The Great Buddha of Kamakura [foto: Specialoperations/flickr]
The Great Buddha of Kamakura [foto: Specialoperations/flickr]
Tsurugaoka Hachimangu [foto: Chris 73/wikimedia],
Tsurugaoka Hachimangu [foto: Chris 73/wikimedia],
Hasedera Temple [foto: U-kane/wikimedia]
Hasedera Temple [foto: U-kane/wikimedia]
Zeniarai Benten [foto: Bernard Gagnon/wikimedia]
Zeniarai Benten [foto: Bernard Gagnon/wikimedia]
 

Untuk wisata alam, Kamakura memiliki satu hal yang tidak dimiliki oleh Tokyo, yaitu pantai. Walau sama-sama berada di tepi laut, Tokyo hampir tidak memiliki pantai. Pantai paling populer di Tokyo terdapat di Kasai Rinkai Park, itupun merupakan pantai buatan untuk melindungi taman dari air laut.

Kamakura memiliki 5 pantai yang populer dikunjungi saat musim panas. Selain pantai, Kamakura juga memiliki bukit dengan jalur-jalur hiking yang menarik. Tambahan informasi, dari Kamakura wisatawan juga bisa mengakses Enoshima, pulau wisata yang memiliki beraneka obyek wisata menarik: kuil-kuil, taman, gua, dan sebagainya. Untuk detail lebih lengkap mengenai obyek-obyek wisata menarik di Kamakura beserta rekomendasi waktu kunjungan terbaik, ikuti terus tulisan-tulisan selanjutnya ya..

Pantai di Kamakura [foto: Urashimataro/wikimedia]
Pantai di Kamakura [foto: Urashimataro/wikimedia]
Pantai di Kamakura [foto: TAKA@P.P.R.S/flickr]
Pantai di Kamakura [foto: TAKA@P.P.R.S/flickr]
Pantai di Kamakura [foto: Michaelvito/flickr]
Pantai di Kamakura [foto: Michaelvito/flickr]
Pantai di Kamakura [foto: Urashimataro/wikimedia]
Pantai di Kamakura [foto: Urashimataro/wikimedia]  

Rekomendasi

Sebelum menjelajah Kamakura, mampirlah dulu ke Tourism Information Center yang berlokasi di East Exit di Stasiun JR Kamakura (buka setiap hari, pukul 09.15-16.30). Disini pengunjung dapat menyewa audio service dengan harga ¥500*/hari. Audio service tersebut akan aktif secara otomatis saat wisatawan berada di sekitar obyek wisata di Kamakura, dan akan memberikan penjelasan dalam bahasa Inggris maupun Jepang mengenai obyek wisata tersebut.

Jadi wisatawan tak perlu khawatir menjelajah Kamakura sekalipun tidak menggunakan pemandu wisata. Keuntungan lain jika mampir ke pusat informasi tersebut, wisatawan bisa memperoleh informasi mengenai aneka free pass yang berlaku di wilayah Kamakura (baik diskon tiket wisata maupun diskon transportasi).

Jochi-ji Temple [foto: Urashimataro/wikimedia],
Jochi-ji Temple [foto: Urashimataro/wikimedia],
Pemakaman di Jofuku-ji [foto: Tarourashima/wikimedia]
Pemakaman di Jofuku-ji [foto: Tarourashima/wikimedia]
Kaizou-ji Temple [foto: Tarourashima/wikimedia]
Kaizou-ji Temple [foto: Tarourashima/wikimedia]
Museum of Literature [foto: Wiiii/wikimedia]
Museum of Literature [foto: Wiiii/wikimedia]   

Akses dari Tokyo

Di Kamakura, stasiun yang paling mudah di akses dari Tokyo ada 2: Stasiun Kamakura dan Stasiun Kita-Kamakura. Untuk mencapai kedua stasiun tersebut, rata-rata membutuhkan waktu kurang dari 1 jam saja (dari berbagai stasiun di Tokyo). Berikut adalah akses langsung maupun akses termudah dari Tokyo menuju kedua stasiun tersebut:

Dari Stasiun Tokyo:

  • JR Yokosuka Line, ¥780*, 52-55 menit. Turun di Stasiun Kita-Kamakura.
  • JR Yokosuka Line, ¥890*, 54-58 menit. Turun di Stasiun Kamakura.
    Hanya berlaku untuk unreserved seat. Untuk green seat (=first class) harganya beda lagi.

Dari Stasiun Shinagawa:

  • JR Yokosuka Line, ¥690*, 47 menit. Turun di Stasiun Kita-Kamakura.
  • JR Yokosuka Line, ¥690*, 46-50 menit. Turun di Stasiun Kamakura.

Dari Stasiun Shinjuku:

  • JR Shonan-Shinjuku Line (via Tokaido Line), ¥890*, 46 menit. Turun di Stasiun Ofuna, transfer ke JR Yokosuka Line (3 menit), turun di Stasiun Kita-Kamakura atau Stasiun Kamakura.

Dari Stasiun Shibuya:

  • JR Shonan-Shinjuku Line (via Tokaido Line), ¥780*, 35 menit. Turun di Stasiun Totsuka, transfer ke JR Yokosuka Line, 12 menit, turun di Stasiun Kita-Kamakura.
  • Tokyu Toyoko/Minatomirai Line, ¥260*, 32-40 menit (tergantung naik kereta express atau local). Turun di Stasiun Yokohama, transfer ke JR Yokosuka Line: ¥290*, 21 menit, turun di Stasiun Kita-Kamakura; atau ¥330*, 24 menit, turun di Stasiun Kamakura. Ini akses termurah menuju Kamakura.
Stasiun Kamakura [foto: Douglaspperkins/wikimedia]
Stasiun Kamakura [foto: Douglaspperkins/wikimedia]
Stasiun Kamakura [foto: SElefant/wikimedia]
Stasiun Kamakura [foto: SElefant/wikimedia]
Stasiun Kita-Kamakura [foto: LERK/wikimedia]
Stasiun Kita-Kamakura [foto: LERK/wikimedia]
Stasiun Kita-Kamakura [foto: urashimataro/wikimedia]
Stasiun Kita-Kamakura [foto: urashimataro/wikimedia]   
Untuk aneka rail passes di sekitar Kamakura dan Enoshima, lihat disini dan disini.

Trivia

Familiar dengan nama shogun pertama di Kamakura, yaitu Minamoto Yoritomo? Beliau adalah kakak dari Minamoto Yoshitsune, jendral besar yang disebut-sebut sebagai “pahlawan paling tragis se-Jepang” karena dikhianati oleh Yoritomo yang selama ini didukungnya (menurut versi Heike Monogatari atau Tale of the Heike).

Tokoh Yoshitsune ini cukup sering muncul dalam berbagai game dan manga, salah satunya adalah manga berjudul Shanao Yoshitsune. Tokoh Yoritomo juga cukup sering muncul dalam versi pop, antara lain dalam game Genpei Toumaden dan Sengoku Rance (bersama Yoshitsune). Yang penasaran dengan Yoritomo maupun klan Minamoto lainnya, silahkan mampir ke Kamakura..

Patung Minamoto Yoritomo [foto: 掬茶/wikimedia]
Patung Minamoto Yoritomo [foto: 掬茶/wikimedia]
Akses ke makam Minamoto Yoritomo [foto: Tarourashima/wikimedia],
Akses ke makam Minamoto Yoritomo [foto: Tarourashima/wikimedia],
Makam Minamoto Yoritomo [foto: Chris 73/wikimedia]
Makam Minamoto Yoritomo [foto: Chris 73/wikimedia]
Shirahata Jinja, tempat Yoritomo disemayamkan [foto: Urashimataro/wikimedia]
Shirahata Jinja, tempat Yoritomo disemayamkan [foto: Urashimataro/wikimedia]  

* * *

* Harga dapat berubah sewaktu-waktu.
** Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya.

 

Side Trip From Tokyo (1): Yokohama

Side Trip From Tokyo (2): Kawasaki

Side Trip From Tokyo (4): Enoshima Island

Side Trip From Tokyo (5): Narita

Comments

comments