fbpx
Home Guides Tips Dan Trik Menginap Di Haneda International Airport (Part 3)

Tips Dan Trik Menginap Di Haneda International Airport (Part 3)

Kembali ke tips dan trick untuk menginap di Haneda Airport. Tulisan ini merupakan bagian ketiga, yang mana bagian pertama dan kedua bisa dibaca disini: Tips dan Trik Menginap di Haneda International Airport (1) dan Tips dan Trik Menginap di Haneda International Airport (2). Bagian 3 ini akan melanjutkan tips dan trik yang sudah dibagikan di bagian 2 (jadi sebaiknya baca dulu bagian tersebut ya), dan kali ini saya mulai dengan memperkenalkan lounge sebagai tempat untuk menginap.

  • Memanfaatkan Lounge

Tidak semua orang bisa tidur di publik area bersama sekumpulan orang asing lainnya (dengan asumsi ada banyak traveller yang juga berminat untuk tidur di Bandara Haneda). Dan juga tidak semua orang suka tidur di tempat umum yang banyak orang berlalu lalang dan mungkin saja mengganggu tidur kalian. Nah, jika teman-teman termasuk tipe seperti itu, kenapa tidak coba saja memanfaatkan lounge di Bandara Haneda untuk beristirahat barang beberapa jam?

Layaknya sebuah bandara internasional, Bandara Haneda juga memiliki beberapa lounge. Khusus untuk Terminal Internasional, ada lounge yang dikelola oleh maskapai penerbangan tertentu, ada lounge berbayar, dan juga ada lounge yang digabungkan dengan ruang konferensi.

Untuk lounge yang dikelola oleh maskapai penerbangan, setidaknya ada 2 maskapai yang mengelola lounge di Terminal Internasional ini, yaitu Japan Airlines (JAL) dan All Nippon Airways (ANA). Lounge-lounge tersebut gratis dan bisa digunakan oleh penumpang baik bagi yang ingin beristirahat sejenak maupun ingin mandi (karena ada lounge yang dilengkapi dengan fasilitas shower).

Hanya saja, ada syarat dan ketentuan berlaku. Lounge yang dikelola oleh maskapai rata-rata hanya ditujukan untuk penumpang yang mendarat dengan maskapai mereka, atau untuk penumpang lainnya yang bekerja sama dengan kartu kredit tertentu maupun menjadi member dari maskapai-maskapai tersebut. Jadi saya nggak akan membahas ini terlalu detail.

Sakura Lounge Japan Airlines (JAL) [foto: Granpark407/wikimedia]
Sakura Lounge Japan Airlines (JAL) [foto: Granpark407/wikimedia]

Untuk lounge berbayar, setidaknya ada 4 tempat yang bisa dicoba: Sky Lounge, Tiat Lounge, Sky Lounge Annex, dan Tiat Lounge Annex. Dari keempat lounge tersebut, hanya 2 yang buka 24 jam yaitu Sky Lounge dan Tiat Lounge.

Sky Lounge, berlokasi di International Departures Area, lantai 4 (bagian tengah). Untuk dapat masuk ke lounge ini, pengunjung harus membayar 1030 yen* (bagi pengunjung usia 13 tahun ke atas), 520 yen* (usia 4-12 tahun), dan gratis bagi anak usia di bawah 3 tahun.

Adapun kartu kredit yang dapat digunakan di tempat ini (dan sebetulnya hanya pemegang kartu berikut yang dapat mengakses lounge) adalah yang berasal dari VJA Group, JCB, Diners Club International, DC, UFJ, NICOS, MUFG, UC, SAISON, JACCS, AMERICAN EXPRESS.

TIAT Lounge, berlokasi di International Departure Area, lantai 4 (bagian tengah). Lounge ini hanya dapat dimasuki oleh penumpang dari maskapai China Airlines, Hawaiian Airlines, Delta Airlines, Garuda Indonesia, Air China, dan Cathay Pacific Airways. Adapun kartu kredit yang diterima di tempat ini adalah VJA Group, JCB, Diners Club International, DC, UFJ, NICOS, JACCS.

  • “Mampir” ke Restoran 24 jam

Jika lounge bukan selera teman-teman karena satu dan lain hal, dan tidur di ruang publik bukan gaya kalian, kenapa tidak mampir ke restoran 24 jam yang ada di Terminal Internasional. Tak ada salahnya jika teman-teman mengunjungi resto 24 jam di Terminal Internasional Bandara Haneda. Ngomong-ngomong, saya baru ingat jika dari 5-6 jam pengalaman saya terdampar di Bandara Haneda, sekitar 1,5-2 jam-nya saya habiskan di resto 24 jam (karena maskapai kami meminta para penumpang untuk pindah tempat menunggu).

Saya lupa berada di resto mana, namun seingat saya suasananya seperti kafe dan bangkunya lumayan nyaman. Cukup dengan memesan teh saya sudah memiliki alasan untuk merebahkan badan di sofa sambil tidur tidur ayam. Jadi tips ini bukan teori belaka yah.

Dari 45 restoran yang ada di Terminal Internasional, 4 diantaranya buka 24 jam. Berikut daftar nama dan lokasinya:

  • BEER CLUB Verre Tokyo, lokasi di lantai 3, Gates 109-111. Tempat ini memiliki bar yang menyajikan aneka minuman bir dan minuman lainnya. Menerima kartu kredit VISA, MASTER, AMEX, DINERS, JCB, SAISON, serta menerima pembayaran dengan kartu IC seperti Suica/PASMO.
  • Cafe CARDINAL, lokasi di EDO MARKET di lantai 4. Jenis restonya adalah café dan snack. Wisatawan bisa memesan aneka snack maupun minuman sambil meluruskan kaki di sofa yang empuk, dan mungkin saja akhirnya “tak sengaja tertidur” (maksudnya pura-pura ketiduran, gitu).
  • CAFE & DINNER Pista, lokasi di lantai 2 arrival area. Tempat ini juga sejenis café dan snack, dan tempatnya memungkinkan bagi pengunjung untuk santai maupun beristirahat sejenak. Terdapat 65 tempat duduk, dan menerima pembayaran dengan berbagai kartu kredit.
  • Suginoko, lokasi di Edo Market di lantai 4. Merupakan restoran khas Jepang yang juga menerima pembayaran dengan berbagai kartu kredit.

Selain keempat restoran di atas, ada convenience store Lawson yang terdapat di lantai 1, di dekat entrance plaza. Jadi seandainya pun teman-teman tertarik untuk tidur di area publik dan tidak memanfaatkan lounge maupun aneka restoran 24 jam, kalian dapat mengunjungi Lawson ini untuk membeli snack maupun minuman untuk menemani tidur malam kalian.

Saya masih akan lanjut sedikit lagi dengan spot menginap lainnya di Bandara Haneda, yaitu hotel dan kabin. Dan saya juga akan menjelaskan cara untuk pergi dari Bandara Haneda menuju berbagai tempat lainnya. Ditunggu yah.

***

Tips Dan Trik Menginap Di Haneda International Airport (Part 1)

Tips Dan Trik Menginap Di Haneda International Airport (Part 2)

Tips Dan Trik Menginap Di Haneda International Airport (Part 4 END)

Transit Di Narita, Main Kesini Dulu Yuk!

***

*Harga sewaktu-waktu dapat berubah.
**Foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

Comments

comments