Finally, tiba juga saatnya membahas tentang Winter in Korea (tadinya mau saya beri judul “Winter Sonata”, tapi kok maksa ya? Hehe). Sempat tergoda juga untuk “selingkuh” sejenak dengan topik lain tentang tempat lain, tapi sayang juga kalau ada judul yang berbeda diantara deretan judul lain yang satu tema. Nggak penting sih, ini cuma curhatan pengidap OCD saja (=obsessive compulsive dissorder), haha.

Akhirnya, dengan sedikit meneguhkan hati, saya melanjutkan lagi seri tulisan 4 musim di Korea Selatan. Seperti biasa, tulisan ini akan menjadi intro dari aneka tulisan lain bertema musim dingin di Korea Selatan.

Periode waktu

Secara teoritis, musim dingin di Korea Selatan jatuh pada bulan Desember hingga Februari. Itu karena musim semi berlangsung mulai bulan Maret-Mei, musim panas antara bulan Juni-Agustus, dan musim gugur mulai bulan September-November. Namun pada kenyataannya, hingga awal bulan Maret udara masih cukup dingin untuk sebuah musim semi sehingga tak sedikit pula yang menganggap musim dingin berlangsung mulai bulan Desember hingga pertengahan Maret.

Suasana musim dingin di beberapa tempat di Korea Selatan [foto: Yeoganghs/wikimedia]
Suasana musim dingin di beberapa tempat di Korea Selatan [foto: Yeoganghs/wikimedia]
Suasana musim dingin di beberapa tempat di Korea Selatan [foto: Jpbarrass/wikimedia]
Suasana musim dingin di beberapa tempat di Korea Selatan [foto: Jpbarrass/wikimedia]
Suasana musim dingin di beberapa tempat di Korea Selatan [foto: Republic of Korea/wikimedia]
Suasana musim dingin di beberapa tempat di Korea Selatan [foto: Republic of Korea/wikimedia]
Suasana musim dingin di beberapa tempat di Korea Selatan [foto: Robert/wikimedia]
Suasana musim dingin di beberapa tempat di Korea Selatan [foto: Robert/wikimedia]   

Perkiraan suhu udara

Musim dingin di Korea Selatan jelas merupakan musim terdingin di antara keempat musim lainnya (ya iyalah, namanya juga musim dingin!). Suhu rata-rata musim dingin relatif bervariasi, tergantung lokasinya. Contohnya kota Seoul, suhu rata-ratanya bervariasi mulai dari 0,2 derajat Celcius di bulan Desember; -2,5 derajat Celcius di bulan Januari; -0,3 derajat Celcius di bulan Februari; dan memasuki musim semi menjadi 5,2 derajat Celcius.

Untuk daerah dengan suhu terdingin, yaitu Hongcheon, suhu rata-ratanya mulai dari -2,7 derajat Celcius (bulan Desember), -5,6 derajat Celcius (Januari), -2,8 derajat Celcius (Februari), dan 3,4 derajat Celcius menjelang musim semi. Adapun pulau tropis di Korea Selatan, yaitu pulau Jeju, relatif lebih hangat karena suhunya stabil di kisaran 6-8,9 derajat Celcius.

What to wear

Walau musim dingin di Korea Selatan bisa sangat dingin, perlu diketahui bahwa di negara tersebut dikenal adanya fenomena samhansaon yang kurang lebih artinya “3-4 hari dingin, diikuti dengan periode hangat selama beberapa hari, kembali ke periode dingin, dan seterusnya”.

Fenomena tersebut terjadi karena pengaruh tekanan udara dari Siberia. Jadi, walau secara umum trend fashion musim dingin tak jauh-jauh dari jaket tebal+sweater+scarf panjang+sarung tangan+topi+sepatu boot, selalu siapkan pakaian yang lebih ringan untuk mengantisipasi datangnya hari-hari dengan suhu hangat.

Yang harus diperhatikan

  • Udara saat musim dingin betul-betul dingin dan kering. Saya nggak bosan-bosan mengingatkan untuk membawa keperluan pelembab kulit dan bibir untuk melindungi kulit dari kekeringan (tips ini bisa ditemukan juga di musim semi dan musim gugur).
  • Bulan terdingin selama periode musim dingin adalah bulan Januari, kira-kira pertengahan hingga akhir Januari.
  • Saat musim dingin, matahari lebih cepat tenggelam sehingga durasi siang hari jauh lebih pendek dari malam hari. Biasanya ini mempengaruhi jam operasional dari tempat tujuan wisata (tutup lebih cepat saat musim dingin). Jadi bagi yang merencanakan wisata saat musim dingin, jangan lupa pastikan jam operasional saat musim dingin tiba.
  • Salju paling banyak turun di daerah utara dan timur Korea Selatan. Daerah pegunungan seperti Gangwon-do menerima salju lebih lama dibanding daerah lainnya. Jika tujuan utamanya ingin mencari salju, cari tempat wisata yang ada di wilayah utara dan/atau timur.

Aktifitas musim dingin

Diluar dugaan, ada cukup banyak aktifitas seru yang bisa dilakukan selama musim dingin di Korea Selatan. Berikut beberapa contekan aktifitas yang bisa membuat wisatawan anti mati gaya selama musim dingin.

  • Main ke ski resort

Mumpung lagi musim dingin, kenapa nggak sekalian bermain di salju? Bukan sekedar membuat boneka salju yah, namun mencoba untuk main ski. Korea Selatan memiliki 13 ski resort yang rata-rata terdapat di sebelah utara negeri Ginseng tersebut, dan masing-masing memiliki ciri khas yang membuatnya menarik untuk dicoba satu persatu.

  • Mengikuti tour spa

Korea Selatan memiliki banyak sumber air panas alami yang tersebar di berbagai daerah. Bagi yang ingin “kabur” sejenak dari udara dingin, kenapa tidak menjelajah aneka pemandian air panas? Tak sedikit lho yang sudah berbentuk resort dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas menarik. Selain itu, jangan lewatkan juga kesempatan untuk merasakan sensasi berendam air panas outdoor sambil menikmati salju di sekitar kolam. Seru!

  • Bermain ke theme park

Berhubung di musim dingin ada beberapa event besar seperti libur Natal, tahun baru, dan juga valentine, tak sedikit taman bermain yang menampilkan event dan promo khusus. Menikmati musim dingin sambil bersenang-senang di taman bermain? Kenapa tidak!

  • Skating

Ice skating? Bukankah di Indonesia juga ada? Ya, tapi itu ice skating indoor. Sama seperti Tokyo saat musim dingin, di Korea Selatan juga ada area ice skatingoutdoor saat musim dingin.

  • Memancing di es

Ha, memancing di es? Ya, betul. Lebih tepatnya, memancing ikan melalui lubang yang dibuat di atas es. Ada beberapa kota di Korea Selatan yang menawarkan kesempatan untuk memancing di es. Jadi bagi yang penasaran dengan sensasi memancing dan perasaan ngeri karena berdiri di atas es, boleh mencoba aktifitas ini.

  • Mencicipi kuliner khas musim dingin

Sama seperti musim lainnya, musim dingin juga memiliki kuliner khas yang menarik untuk dicicipi. Ada kuliner yang bisa ditemukan di berbagai restoran, ada juga kuliner jalanan yang menawarkan cemilan ala musim dingin. Semuanya menarik untuk dicoba, terutama

  • Pergi ke berbagai event Natal

Di Korea Selatan, sama seperti Jepang, Natal identik dengan romantisme pasangan (bukan acara keluarga seperti di negara barat). Jadi jangan heran jika saat Natal banyak event yang menawarkan moment dan fasilitas untuk kencan romantis seperti aneka konser dan promo restoran.

  • Berburu diskon

Saat musim dingin, biasanya ada event diskon besar-besaran yang melibatkan puluhan ribu outlet seperti Korea Grand Sale. Bagi shopaholic, event-event tersebut bisa jadi alasan untuk berbelanja lho.

  • Menikmati matahari pertama di tahun baru

Jepang memiliki tradisi khusus saat tahun baru, seperti hatsumode dan menikmati matahari pertama di tahun baru. Beberapa tempat bahkan memiliki festival khusus untuk melihat matahari pertama. Nanti saya ulas lebih detail di bagian festival yah.

***

* Seluruh foto diambil melalui crestive commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia

 

baca juga :

Winter In Korea, Kulineran Yuk!

Winter In Korea, Saatnya Main Salju!

Winter In Korea: Sunrise Festival

Comments

comments