Sudah baca informasi global tentang Kawasaki kan? Kalau belum, baca dulu disini karena dalam tulisan ini saya ingin berbagi yang obyek wisata seru lainnya dari Kawasaki.

Pada tulisan sebelumnya, beberapa tempat wisata seru dari Kawasaki seperti Kawasaki Daishi TempleMuseum Fujiko F.Fujio , Nihon Minkaen , serta Yomiuriland sudah disinggung sedikit. Selain obyek-obyek wisata tersebut, salah satu obyek populer lain yang sayang untuk dilewatkan adalah Ikuta Ryoukuchi Park. Kali ini saya ingin mengulas lebih lebih jauh tentang Ikuta Ryoukuchi Park, mulai dari apa yang bisa ditemukan disana, waktu terbaik, hingga akses termudah menuju ke sana.

Sekilas tentang Ikuta Ryoukuchi Park

Dari namanya, sudah bisa ditebak jika tempat yang satu ini adalah sebuah taman. Tapi Ikuta Ryoukuchi Park bukan taman biasa. Berlokasi di kawasan suburban Kawasaki, Ikuta Ryoukuchi Park sekaligus merupakan area penghijauan karena ukurannya yang sangat luas.

Selain memiliki area hijau, di taman ini terdapat beberapa fasilitas lain yang membuat Ikuta Ryoukuchi Park menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan.

Ikuta Ryoukuchi Park [foto: Cory/wikimedia]
Ikuta Ryoukuchi Park [foto: Cory/wikimedia]
Ikuta Ryoukuchi Park [foto: Kentaro Ohno/flickr]
Ikuta Ryoukuchi Park [foto: Kentaro Ohno/flickr]
Ikuta Ryoukuchi Park [foto: Kentaro Ohno/flickr]
Ikuta Ryoukuchi Park [foto: Kentaro Ohno/flickr]

Kenapa harus ke Ikuta Ryoukuchi Park?

Alasan pertama mengapa Anda harus mempertimbangkan taman ini, adalah lokasinya tak begitu jauh dari Tokyo. Ikuta Ryoukuchi Park berada di area Tama, daerah suburban di Kawasaki yang berbatasan langsung dengan Tokyo; sehingga ideal dikunjungi oleh wisatawan terutama yang sedang berada di wilayah barat kota Tokyo (seperti Shinjuku, Shibuya, maupun Ebisu).

Alasan kedua, adalah karena adanya fasilitas-fasilitas menarik di taman ini. Sebetulnya, untuk menjelajahi seluruh taman, baik area hijau maupun aneka fasilitasnya, diperlukan waktu seharian.

Itulah mengapa wisatawan yang bermaksud untuk mampir di sela perjalanan menuju Yokohama jarang mampir ke taman ini. Padahal, tak perlu mengelilingi seluruh taman. Cukup mampir ke 1-2 fasilitasnya takkan menghabiskan banyak waktu sehingga masih sangat bisa berkunjung ke berbagai tempat lainnya.

Apalagi karena masuk ke taman ini tidak dikenakan biaya (kecuali untuk mengakses fasilitas tertentu), sehingga layak dilirik oleh budget traveller.

Suasana di Ikuta Ryoukuchi Park [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Suasana di Ikuta Ryoukuchi Park [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Suasana di Ikuta Ryoukuchi Park [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Suasana di Ikuta Ryoukuchi Park [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Suasana di Ikuta Ryoukuchi Park [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Suasana di Ikuta Ryoukuchi Park [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Suasana di Ikuta Ryoukuchi Park [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Suasana di Ikuta Ryoukuchi Park [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
 

Lalu apa saja yang bisa ditemukan di Ikuta Ryoukuchi Park? Salah satu yang paling populer adalah Nihon Minka-en, alias Japan Open-Air Folk Museum. Ya, museum yang memiliki aneka koleksi rumah dari periode Edo tersebut memang merupakan bagian dari Ikuta Ryoukuchi Park.

Fasilitas lain yang bisa ditemukan disini antara lain Kawasaki Municipal Science Museum(Kawasaki Sora To Midori no Kagaku Kan)Taro Okamoto Museum of Art Kawasaki (Okamoto Taro Bijyutsu-kan), serta Traditional Craft Center (Dento Kougei Kan). Karena Nihon Minka-en sudah disinggung sebelumnya, maka mari mulai dari Kawasaki Municipal Science Museum.

Kawasaki Municipal Science Museum

Jam operasional: 09.30-17.00, tutup saat Nihon Minka-en tutup
Harga tiket:
Gratis (untuk masuk museum). Untuk planetarium, ¥400* (dewasa), ¥200* (pelajar SMA dan mahasiswa), gratis untuk anak-anak (max SMP) dan usia 65 tahun ke atas.

Museum ini merupakan museum ilmu pengetahuan yang memiliki berbagai eksibisi seputar alam di Ikuta Ryoukuchi Park. Disini terdapat teleskop berukuran besar yang bisa digunakan untuk meneropong langit di siang hari tanpa harus takut silau.

Yang paling direkomendasikan dari museum ini adalah planetariumnya yang telah menggunakan MEGA STAR 3-fusion. Jadi jika memiliki waktu senggang tak ada salahnya mencoba planetarium di Kawasaki Municipal Science Museum.

Kawasaku Municipal Science Museum [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Kawasaku Municipal Science Museum [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Kawasaku Municipal Science Museum [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Kawasaku Municipal Science Museum [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Kawasaku Municipal Science Museum [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Kawasaku Municipal Science Museum [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Kawasaku Municipal Science Museum [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Kawasaku Municipal Science Museum [foto: by Kentaro Ohno/flickr]

Taro Okamoto Museum of Art Kawasaki

Jam operasional: 09.30-17.00
Harga tiket:
¥500* (untuk eksibisi reguler). Untuk eksibisi temporer, harga bervariasi. Pelajar SMP dan usia dibawahnya, serta usia 65 tahun ke atas gratis tiket masuk.

Museum ini bertujuan untuk menyimpan dan menampilkan beragam karya dari Taro Okamoto dan kedua orang tuanya, Kanoko dan Ippei. Taro Okamoto adalah seorang seniman abstrak ternama di Jepang, yang bisa disebut sebagai Picasso-nya Jepang. Beliau meninggal pada Januari 1996 pada usia 84 tahun. Menariknya, museum ini tak hanya karya dari Taro Okamoto, melainkan juga menyimpan beragam karya baru lainnya yang terinspirasi oleh Taro Okamoto.

Taro Okamoto Museum of Art Kawasaki [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Taro Okamoto Museum of Art Kawasaki [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Taro Okamoto Museum of Art Kawasaki [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Taro Okamoto Museum of Art Kawasaki [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Taro Okamoto Museum of Art Kawasaki [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Taro Okamoto Museum of Art Kawasaki [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Taro Okamoto Museum of Art Kawasaki [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Taro Okamoto Museum of Art Kawasaki [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Selain aneka fasilitas tersebut, masih ada beberapa fasilitas lainnya seperti observation platform (di puncak Gunung Masukata), fountain square, dan taman mawar. Daya tarik lain juga terletak pada suasana tamannya.

Saking luasnya, taman ini memiliki suasana yang cukup beragam. Ada yang menyerupai hutan, namun ada juga yang dirancang seperti taman pada umumnya. Vegetasi di taman ini juga terbilang bervariasi, sehingga cocok untuk dikunjungi di musim apapun.

Display lain di Ikuta Ryoukuchi Park [foto: Cory/wikimedia]
Display lain di Ikuta Ryoukuchi Park [foto: Cory/wikimedia]
Display lain di Ikuta Ryoukuchi Park [foto: Kentaro Ohno/flickr]
Display lain di Ikuta Ryoukuchi Park [foto: Kentaro Ohno/flickr]
Display lain di Ikuta Ryoukuchi Park [foto: Kentaro Ohno/flickr]
Display lain di Ikuta Ryoukuchi Park [foto: Kentaro Ohno/flickr]
Display lain di Ikuta Ryoukuchi Park [foto: Kentaro Ohno/flickr]
Display lain di Ikuta Ryoukuchi Park [foto: Kentaro Ohno/flickr]

Rekomendasi

Taman Mawar, atau Rose Garden, termasuk salah satu yang direkomendasikan untuk dikunjungi. Taman ini memiliki luas 1,2 hektar, dengan jumlah lebih dari 4700 bunga yang terdiri dari 533 varietas. Rose Garden akan dibuka untuk umum pada periode bunga Mawar bermekaran, yaitu di musim semi (Mei-Juni) dan musim gugur.

Biasanya, pada masa tersebut akan diadakan juga berbagai aktifitas lain seperti pertunjukan musik. Jika berkunjung selain di musim semi dan musim gugur, bisa juga mengunjungi taman bunga lainnya: hutan plum di bulan Maret; taman Azalea di bulan Mei; danau Iris di bulan Juni; dan Hidrangea/Ajisai di bulan Juni-Juli.

Rose Garden [foto: Cory/wikimedia]
Rose Garden [foto: Cory/wikimedia]
Rose Garden [foto: Lover of Romance/wikimedia]
Rose Garden [foto: Lover of Romance/wikimedia]
Taman bunga lainnya [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Taman bunga lainnya [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Taman bunga lainnya [foto: by Kentaro Ohno/flickr]
Taman bunga lainnya [foto: by Kentaro Ohno/flickr]

Akses ke Ikuta Ryoukuchi Park

Ikuta Ryoukuchi Park bisa diakses melalui 2 stasiun: Stasiun Noborito (JR Nambu Line, ¥290*, 27 menit, dari Stasiun Kawasaki) dan Stasiun Mukogaoka-yuen (Odakyu Odawara Line, ¥120*, 1 menit, dari Stasiun Noborito).

Jika dari Stasiun Noborito, wisatawan harus berjalan kaki selama 25 menit untuk mencapai Ikuta Ryoukuchi Park; sedangkan dari Stasiun Mukogaoka-yuen kira-kira 13 menit jalan kaki.

Sedangkan untuk akses langsung dari Tokyo, yang termudah adalah berangkat dari Stasiun Shinjuku: Odakyu Odawara Line, ¥240*, 20-30 menit (tergantung naik kereta local atau express). Turun di Stasiun Mukogaoka-yuen.

Untuk stasiun besar lainnya (Shinagawa, Shibuya, maupun Stasiun Tokyo), harus transit dulu di Shinjuku maupun di Stasiun Kawasaki sebelum menuju ke Stasiun Mukogaoka-yuen. Detil lengkap akses ke Stasiun Kawasaki bisa dibaca disini.

Trivia

Ikuta Ryoukuchi Park (pintu utama) tak begitu jauh dari Museum Fujiko F.Fujio. Jika berjalan kaki, waktu yang dibutuhkan kurang lebih 13-15 menit. Bisa juga dengan naik bus transit menuju museum Doraemon (¥200*, 11 menit) dan sebaliknya. Jadi, jika memang telah memiliki rencana untuk pergi ke Museum Fujiko F.Fujio, bisa sekaligus mengunjungi Ikuta Ryoukuchi Park.

Museum Fujiko F.Fujio [foto: Richard, enjoy my life!/flickr]
Museum Fujiko F.Fujio [foto: Richard, enjoy my life!/flickr]
Museum Fujiko F.Fujio [foto: Richard, enjoy my life!/flickr]
Museum Fujiko F.Fujio [foto: Richard, enjoy my life!/flickr]
Museum Fujiko F.Fujio [foto: Richard, enjoy my life!/flickr]
Museum Fujiko F.Fujio [foto: Richard, enjoy my life!/flickr]
Museum Fujiko F.Fujio [foto: monoprixgourmet_bis/flickr]
Museum Fujiko F.Fujio [foto: monoprixgourmet_bis/flickr]

* * *

* Harga dapat berubah sewaktu-waktu.
** Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya.

Comments

comments