fbpx
Home Guides Yang Wajib Dikunjungi Di Enoshima

Yang Wajib Dikunjungi Di Enoshima

Seperti biasa, setelah mengulas secara global tentang salah satu kota atau tempat tujuan side-trip dari Tokyo, saatnya membahas beberapa obyek wisata menarik di kota atau tempat tersebut.

Di Enoshima, ada beberapa obyek wisata populer seperti Enoshima Aquarium, Enoshima Jinja, Samuel Cocking Garden, Iwaya Caves, Enoshima Daishi, Enoshima Island Spa, dan lain-lain. Semula saya bermaksud menjelaskan berbagai tempat-tempat tersebut dalam bentuk itinerary sehari di Enoshima.

Namun karena Google Maps untuk pulau Enoshima masih terbatas, jadi beberapa obyek wisata populer tersebut akan diulas dalam bentuk review singkat. Adapun obyek wisata yang akan diulas adalah Enoshima Aquarium, Enoshima Jinja, dan Samuel Cocking Garden.

Jika berminat, ketiga tempat wisata ini juga bisa dikunjungi sekaligus saat berkunjung ke Enoshima karena jaraknya yang tidak terlalu berjauhan, kecuali untuk Enoshima Aquarium yang letaknya ada di dekat jembatan menuju ke Enoshima.

***

Enoshima Aquarium

Alamat: 2-19-1 Katase Kaigan, Fujisawa-shi, Kanagawa 251-0035
Jam operasional: 09.00-17.00 (Maret-November), 10.00-17.00 (Desember-Februari). Jam operasional bisa berubah saat periode liburan seperti Golden Week, libur musim panas, maupun libur tahun baru.
Harga tiket: ¥2000* (dewasa), ¥1500* (pelajar SMA), ¥1000* (pelajar SD dan SMP), ¥600* (usia 3 tahun ke atas)
Akses:
-3 menit jalan kaki dari Stasiun Katase-Enoshima;
-10 menit jalan kaki dari Stasiun Enoshima dan Stasiun Shonan-enoshima. Lihat disini untuk akses dari Tokyo menuju ketiga stasiun tersebut.

Enoshima Aquarium, atau Enosui, merupakan sebuah akuarium modern yang jaraknya sangat dekat dari Stasiun Katase-Enoshima. Dengan kata lain, lokasi akuarium ini sebetulnya tidak tepat berada di pulau Enoshima, namun tetap menarik untuk disinggahi karena posisinya yang dekat dengan stasiun. Dari Enosui, wisatawan tinggal berjalan kaki menyusuri jembatan penghubung ke pulau Enoshima dan bisa mengunjungi obyek wisata lain di pulau tersebut.

Sebagai sebuah akuarium, Enoshima Aquarium memiliki fasilitas dan program yang cukup lengkap. Selain memiliki beragam koleksi hewan air, Enoshima Aquarium juga memiliki beberapa pertunjukan hiburan seperti pertunjukan lumba-lumba, singa laut, dan aneka pertunjukan lain yang ditampilkan oleh staff Enosui.

Terdapat juga beberapa program untuk anak-anak, seperti membuat kerajinan tangan menggunakan bahan-bahan yang bisa ditemukan di pantai. Menariknya, karena lokasi akuarium ini tepat di tepi laut, dari balkon di stadium pertunjukan lumba-lumba (yang ada di lantai paling atas) pengunjung bisa sekaligus menikmati pemandangan ke arah laut, pulau Enoshima, Gunung Fuji, dan Shonan coast.

Bangunan akuarium [foto: Abasaa/wikimedia]
Bangunan akuarium [foto: Abasaa/wikimedia]
Salah satu tanki di akuarium [foto: Kobakou/flickr]
Salah satu tanki di akuarium [foto: Kobakou/flickr]
Dolphin stadium [foto: Saname777/flickr]
Dolphin stadium [foto: Saname777/flickr]
Pantai di dekat akuarium [foto: Teien_off/flickr]
Pantai di dekat akuarium [foto: Teien_off/flickr]   
 

***

Enoshima Jinja

Alamat: 2-3-8, Enoshima, Fujisawa-shi, Kanagawa
Jam operasional: 08.30-17.00
Harga tiket: Free (untuk mengakses area kuil), ¥150* (untuk melihat patung Benzaiten)
Akses: 15-20 menit jalan kaki dari stasiun Katase-Enoshima, Stasiun Enoshima, dan Stasiun Shonan-Enoshima (untuk mencapai kuil Hetsunomiya)

Ulasan singkat mengenai Enoshima Shrine, atau Enoshima Jinja, alias kuil Enoshima, sebetulnya sudah disinggung disini. Namun mengingat kuil ini termasuk salah satu atraksi utama di pulau Enoshima, maka tak ada salahnya jika dibahas lebih detail lagi.

Suasana di sekitar gerbang Enoshima Shrine [foto: *_*/flickr]
Suasana di sekitar gerbang Enoshima Shrine [foto: *_*/flickr]
Suasana di sekitar gerbang Enoshima Shrine [foto: *_*/flickr]
Suasana di sekitar gerbang Enoshima Shrine [foto: *_*/flickr]
Suasana di sekitar gerbang Enoshima Shrine [foto: *_*/flickr]
Suasana di sekitar gerbang Enoshima Shrine [foto: *_*/flickr]
Suasana di sekitar gerbang Enoshima Shrine [foto: Hirotomo/flickr]
Suasana di sekitar gerbang Enoshima Shrine [foto: Hirotomo/flickr]
 

Kuil Enoshina dipercaya sudah dibangun sejak tahun 552. Tujuan pembangunan kuil ini adalah untuk memuja dewi laut dalam ajaran Shinto, yaitu Tagitsuhime, Ichikishimahime, dan Tagirihime; sekaligus memuja Dewi Benzaiten (atau Benten), versi Jepang untuk Dewi Saraswati dalam ajaran Budha. Konon Benten-lah yang mengangkat pulau ini hingga timbul ke permukaan laut, sehingga kemudian Enoshima sangat identik dengan Benten.

Hetsu-no-miya [foto: *_*/flickr]
Hetsu-no-miya [foto: *_*/flickr]
Hetsu-no-miya [foto: NY066/wikimedia]
Hetsu-no-miya [foto: NY066/wikimedia]
Hetsu-no-miya [foto: Aimaimyi/wikimedia]
Hetsu-no-miya [foto: Aimaimyi/wikimedia]
Hetsu-no-miya [foto: Hogeasdf/flickr]
Hetsu-no-miya [foto: Hogeasdf/flickr]
 

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, Enoshima Shrine ini terdiri dari 3 kuil yang berdiri terpisah namun masih berada dalam satu lingkungan. Kuil pertama, yaitu Hetsu-no-miya, konon sudah berdiri sejak tahun 1206 (dan mengalami beberapa kali renovasi).

Di kuil ini terdapat patung Hadaka Benten, atau naked Saraswati, dan untuk melihat patung ini pengunjung harus mengeluarkan sejumlah uang. Kuil kedua, Nakatsu-no-miya, berjarak 3 menit jalan kaki dari Hetsu-no-miya. Kuil berwarna merah ini kabarnya sudah dibangun sejak tahun 853.

Dan kuil terakhir, Okutsu-no-miya, berada di bagian paling dalam (sekaligus paling puncak) yaitu kira-kira berjarak 12 menit jalan kaki dari Nakatsu-no-miya. Takut lelah berjalan menanjak? Wisatawan bisa naik Enoshima Escar, semacam eskalator yang akan membawa pegunjung ke bagian puncak pulau.

Eskalator ini bisa diakses dengan membeli tiket seharga ¥300*, atau gratis jika menggunakan Enopass (tiket terusan yang bisa di beli di pusat informasi turis). Tambahan informasi, kuil ini ternyata juga dikenal sebagai salah satu kuil romantis untuk area Greater Tokyo lho.

Nakatsu-no-miya [foto: Altt311/wikimedia]
Nakatsu-no-miya [foto: Altt311/wikimedia]
Nakatsu-no-miya [foto: Aimaimyi/wikimedia]
Nakatsu-no-miya [foto: Aimaimyi/wikimedia]
Okutsu-no-miya [foto: *_*/flickr]
Okutsu-no-miya [foto: *_*/flickr]
Okutsu-no-miya [foto: Aimaimyi/wikimedia]
Okutsu-no-miya [foto: Aimaimyi/wikimedia]   
 

***

Samuel Cocking Garden

Alamat: 2-3-28 Enoshima, Fujisawa, Kanagawa
Jam operasional: 09.00-18.00; hingga pukul 17.00 (di musim dingin) dan pukul 20.00 (di musim panas)
Harga tiket: ¥200* (taman), ¥500* (taman dan observation tower)

Samuel Cocking Garden, atau Enoshima Samueru Kokkingu En, merupakan sebuah taman botani mini yang dulunya dimiliki oleh Samuel Cocking (1842-1914). Beliau adalah seorang pedagang asal Inggris yang membeli tanah di Enoshima menggunakan nama istrinya yang berkebangsaan Jepang.

Taman yang juga dikenal dengan nama Enoshima Tropical Plants Garden ini sebetulnya sudah hancur oleh Gempa Besar Kanto tahun 1923. Proses penelitian untuk rekonstruksi taman ini memakan waktu bertahun-tahun, dan pada bulan April 2003 akhirnya taman botani ini kembali dibuka untuk umum.

Menariknya, walau mengusung nama taman botani, daya tarik utama dari Samuel Cocking Garden ini terletak pada observation tower-nya. Menara setinggi 60 meter (ketinggian puncak 120 meter dari permukaan laut) juga berfungsi sebagai mercusuar, sehingga dikenal dengan nama Enoshima Sea Candle. Jika sempat berkunjung ke taman ini, setidaknya sempatkan untuk naik ke puncak Enoshima Sea Candle.

Enoshima Sea Candle [foto: *_*/flickr]
Enoshima Sea Candle [foto: *_*/flickr]
Enoshima Sea Candle [foto: *_*/flickr]
Enoshima Sea Candle [foto: *_*/flickr]
Pemandangan yang bisa dilihat dari Enoshima Sea Candle [foto: *_*/flickr]
Pemandangan yang bisa dilihat dari Enoshima Sea Candle [foto: *_*/flickr]
Pemandangan yang bisa dilihat dari Enoshima Sea Candle [foto: *_*/flickr]
Pemandangan yang bisa dilihat dari Enoshima Sea Candle [foto: *_*/flickr]

* * *

Jika berminat mengunjungi ketiga tempat di atas dalam waktu setengah hari, disarankan mulai dari Enoshima Jinja terlebih dulu. Baru setelah itu lanjut ke Samuel Cocking Garden, mengelilingi area Enoshima, dan ditutup dengan mengunjungi Enoshima Aquarium.

Lokasi Enoshima Aquarium yang sangat dekat dengan stasiun membuatnya ideal sebagai tempat terakhir untuk dikunjungi, karena dari sana Anda tinggal naik kereta untuk kembali menuju ke Tokyo.

* * *

* Harga sewaktu-waktu dapat berubah.
** Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

 

baca juga :

Seru-Seruan Di Kamakura, Mulai Dari Pantai Hingga Aneka Event Tahunan

Another Trip From Tokyo : Nikko

Comments

comments